Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » 111 Desa Terpencil di NTT Dialiri Listrik Sepanjang Tahun 2020

111 Desa Terpencil di NTT Dialiri Listrik Sepanjang Tahun 2020

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 29 Des 2020
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perusahaan Listrik Negara (PLN) selalu berupaya menghadirkan listrik hingga ke seluruh negeri. Sepanjang Tahun 2020, PLN  menyambungkan listrik ke 111 desa atau sejumlah 82.484 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Terima kasih PLN yang telah menyalakan listrik di desa kami di mana dulu desa ini terisolasi, Sekarang kebutuhan masyarakat selama ini sudah terjawab, listrik sudah hadir dan terang,” tutur Warga Desa Fatulunu, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Yusuf Misa.

Dirinya menambahkan, hanya beberapa warga saja yang mampu gunakan genset dengan biaya lebih kurang 200 ribu semalam. Cukup berat bagi masyarakat yang rata–rata berprofesi sebagai petani. Kini, masyarakat desanya hanya perlu membayar paling banyak Rp.100 ribu per bulan karena telah menikmati listrik dari PLN.

Guna menghadirkan infrastruktur listrik di 111 desa, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 664 kilo meter sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 738 kms dan 209 unit gardu dengan total kapasitas mencapai 10.450 kilo volt Ampere (kVA).

Sementara, khusus Desa Fatulunu, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 2,6 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 5,4 kms, dan 1 buah gardu dengan kepasitas 50 kilo Volt Ampere (kVA).

“Ini upaya kami untuk mempercepat peningkatan Rasio Elektrifikasi (RE). Dalam lima tahun terakhir, RE Provinsi NTT meningkat sebanyak 33,69 persen. Dari sebelumnya 52,47 persen, sekarang sudah mencapai 86,16 persen,” tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT Agustinus Jatmiko.

Tidak hanya menambah desa berlistrik, PLN juga  meningkatkan jam listrik menyala di 12 desa di NTT yakni Desa Pasir Panjang, Pasir Putih, Mbakung Kabupaten Manggarai Barat, Desa Bila, Kakaha, Prai Bakul, Kananggar dan Praisalura di Kabupaten Sumba Timur, Desa Probur di Kabupaten Alor, Desa Kebirangga Selatan Kabupaten Ende, Desa Ledeke Kabupaten Sabu Raijua, dan Desa Lelogama di Kabupaten Kupang. (*)

Sumber berita dan foto (*/Communication and CSR PLN)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Tambah Pos Penyekat Halau Mudik Lebaran 2021 Jadi 381 Titik

    Polri Tambah Pos Penyekat Halau Mudik Lebaran 2021 Jadi 381 Titik

    • calendar_month Sel, 4 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono menambah pos penyekatan peniadaan mudik. Dari sebelumnya 333 titik kini, pos penyekatan untuk menghalau pemudik berjumlah 381 titik. “Iya (pos penyekatan bertambah) jadi 381 titik,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Istiono, pada Selasa, 4 Mei 2021 sembari mengungkapkan bahwa pos penyekatan berjumlah 381 […]

  • Langkah Kementerian Hukum dan HAM Atasi Eskalasi Covid-19

    Langkah Kementerian Hukum dan HAM Atasi Eskalasi Covid-19

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Angka positif Covid-19 Indonesia mengalami eskalasi ‘peningkatan’ tajam selama beberapa minggu terakhir. Semua kalangan masyarakat, baik itu instansi pemerintahan, swasta maupun masyarakat umum turut terdampak pandemi Covid-19 ini. Merespons peningkatan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan HAM, Andap Budhi Revianto segera mengambil langkah-langkah pengendalian untuk memutus penyebaran Covid-19 melalui aktivitas […]

  • Kasus di KPI Pusat, Yusi Yusuf : Korban ‘Bullying’ Pegawai KPI Itu Teman Saya

    Kasus di KPI Pusat, Yusi Yusuf : Korban ‘Bullying’ Pegawai KPI Itu Teman Saya

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat ini, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bakal menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis dan bully ‘perundungan’ yang terjadi di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. “Saya sudah arahkan untuk lidik,” kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, pada Kamis, 2 September 2021. Ketua Forum Lingkar Pena (FLP Jakarta) periode 2013—2015 […]

  • Pemprov NTT Dorong Sistem Pertanian pada Musim Tanam April—September

    Pemprov NTT Dorong Sistem Pertanian pada Musim Tanam April—September

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekitar 65 persen penduduk NTT merupakan petani dengan menggunakan musim tanam hanya pada Oktober hingga Maret (terutama pada musim hujan), kondisi ini memicu dan memacu perhatian dan intervensi Pemprov NTT melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk mendorong mekanisme pertanian lahan kering yang belum dikelola secara maksimal dan masih menggunakan cara […]

  • BI & Pemda di Sumba Optimalkan Ekonomi Lokal Pecut Ketahanan Pangan

    BI & Pemda di Sumba Optimalkan Ekonomi Lokal Pecut Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Komoditas seperti porang, cengkeh, kopi, dan jambu mete menjadi potensi ekonomi lokal yang menjadi atensi Bank Indonesia melalui pemanfaatan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP).   Sumba | Bank Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Timur konsisten mendorong upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi beberapa komoditas unggulan di pulau Sumba. Komoditas seperti porang, cengkeh, kopi, dan jambu […]

  • Gempa Tektonik M5,7 Guncang Cilacap, Dirasakan Hingga Bandung

    Gempa Tektonik M5,7 Guncang Cilacap, Dirasakan Hingga Bandung

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Cilacap, Garda Indonesia | Minggu, 9 Juni 2019, pukul 16.32.23 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,5. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,68 LS dan 108,82 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak […]

expand_less