Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » 5 Hewan Pelari Tercepat di Dunia

5 Hewan Pelari Tercepat di Dunia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
  • visibility 147
  • comment 0 komentar

Loading

Macan tutul adalah hewan liar yang sangat disukai banyak orang. Ukurannya tidak sebesar harimau, tetapi memiliki keterampilan yang lebih baik daripada harimau dalam semua aspek. Penampilan macan tutul yang indah juga menjadi daya tarik bagi beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab, yang menyebabkan penurunan tajam terhadap jumlah populasi hewan liar yang satu ini.

Cheetah (istilah ilmiahnya Acinonyx jubatus) adalah kucing karnivora, dan merupakan satu-satunya spesies dalam genus Cheetah. Dibagi menjadi lima subspesies dan satu varian. Yang terbesar adalah subspesies Afrika Utara, dengan jantan dewasa berbobot 29—71 kg, semuanya berbobot 45 kg, dan betina dewasa berbobot 21—63 kg, semuanya berbobot 38 kg; bobot dewasa empat subspesies lainnya umumnya di bawah 35 kg. Mereka disebut cheetah karena penampilannya mirip dengan macan tutul dan kecepatan larinya yang sangat cepat.

Selain cheetah, ada beberapa spesies macan tutul lain yang ada di dunia, sebagai berikut:

  1. Jaguar

Jaguar adalah kucing terbesar di benua Amerika dan makanannya sangat bervariasi. Secara umum, sebagian besar mangsa jaguar terdiri dari lumba-lumba air dan rusa, tetapi ketika makanan langka, mereka juga akan turun ke sungai untuk berburu buaya. Meskipun jaguar memiliki pola yang sama dengan macan tutul, struktur tubuhnya mirip dengan harimau, oleh karena itu disebut jaguar. Jaguar sangat kuat dan mirip dengan harimau, dan dapat bertarung dengan beruang grizzly.

  1. Macan Tutul

Macan tutul umumnya hidup di sabana Afrika dan seperti kucing lainnya, mereka lebih suka menyendiri. Macan tutul memiliki kemampuan memanjat pohon yang kuat dan kecepatan memanjatnya sebanding dengan babon, sehingga macan tutul juga sering memangsa babon. Secara umum, kemampuan bertarung macan tutul jauh lebih tinggi daripada babon, dan dengan kemampuan memanjat pohon, hampir tidak ada musuh yang berani melawannya di padang rumput selama macan tutul tidak ceroboh. Bahkan singa pun terkadang tidak dapat melawan mereka.

  1. Macan Tutul Emas

Macan tutul emas utamanya bermukim di daerah pegunungan dan perbukitan. Macan ini termasuk ke dalam keluarga kucing. Macan tutul dan macan tutul emas secara teknis merupakan subspesies yang sama, tetapi dengan cabang yang berbeda. Macan tutul mengacu pada subspesies Afrika, sedangkan macan tutul emas mengacu pada subspesies Asia. Masih ada perbedaan dalam penampilan mereka juga. Macan tutul emas berwarna lebih gelap, ukurannya sedikit lebih kecil, dan beratnya sekitar 70 kg, sehingga lebih lemah daripada macan tutul dalam hal kekuatan bertarung.

  1. Macan Tutul Salju

Macan tutul salju dikenal sebagai rajanya pegunungan bersalju dan merupakan karnivora dataran tinggi. Saat ini macan tutul salju merupakan hewan yang dilindungi, dan jumlah hewan liar ini bahkan lebih langka daripada panda raksasa. Macan tutul salju berukuran antara 50—80 kg, dengan tubuh yang relatif proporsional dan bintik-bintik hitam di sekujur tubuhnya, yang sangat bermanfaat bagi mereka untuk bersembunyi di bawah bebatuan pegunungan bersalju. Ketika mangsa seperti kambing mendekat, mereka dapat berlari keluar dan berburu dengan tingkat efisiensi yang tinggi.(*)

Sumber (*/picinstyle)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkominfo Pastikan Pemerintah Tak Intervensi UU Pers

    Menkominfo Pastikan Pemerintah Tak Intervensi UU Pers

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers merupakan acuan mendasar bagi insan pers di Tanah Air. Undang-Undang tersebut lahir sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam mewujudkan pers yang independen dan berkualitas. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memastikan bahwa pemerintah tidak akan mengintervensi sedikit pun terkait aturan-aturan dalam beleid tersebut. Baik melalui Peraturan […]

  • Kerja Jalan Tak Sesuai Target, CV. Putra Buana Belu Kena Surat Peringatan I

    Kerja Jalan Tak Sesuai Target, CV. Putra Buana Belu Kena Surat Peringatan I

    • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Pengerjaan lanjutan jalan sepanjang 4 (empat) kilo meter di Dusun Halidais, Desa Nanaet dan Dusun Haliwen, Desa Dubesi, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tak sesuai target waktu kontrak yang ditentukan. Sesuai papan informasi, program peningkatan jalan desa strategis Desa Beremuti – Dubesi – Talerun, Kecamatan Nanaet […]

  • Ayo ‘Aware’ Lakukan ‘Medical Check Up’ Untuk Deteksi Penyakit Kanker

    Ayo ‘Aware’ Lakukan ‘Medical Check Up’ Untuk Deteksi Penyakit Kanker

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Loading

    Kanker selalu diturunkan?, Kanker bisa dicegah?, Kanker tidak bisa disembuhkan?, Kanker kalau kena pisau bisa menyebar? Inilah beberapa pertanyaan dan rumor yang beredar di masyarakat Kupang-NTT, Garda Indonesia | Zaman dahulu pasien kanker datang ke rumah sakit pasti saat sudah ada keluhan, padahal kanker sendiri tidak ada gejala khusus pada stadium awal dan jika telah […]

  • Per 21 Juni 2023, Pemerintah Cabut Status Pandemi COVID-19

    Per 21 Juni 2023, Pemerintah Cabut Status Pandemi COVID-19

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Indonesia akhirnya memasuki masa endemi. Hal itu menyusul presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang secara resmi mengumumkan pencabutan status pandemi COVID-19 di Indonesia pada Rabu, 21 Juni 2023 di Istana Merdeka, Jakarta. “Setelah tiga tahun lebih kita berjuang bersama menghadapi pandemi COVID-19, sejak hari ini Rabu 21 Juni 2023, pemerintah memutuskan […]

  • Kasus Meningkat, Kemen PPPA Ajak Kaum Milenial Cegah KDRT

    Kasus Meningkat, Kemen PPPA Ajak Kaum Milenial Cegah KDRT

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Kab. Batang-Jateng, Garda Indonesia | Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dari Kekerasan dalam Rumah Tangga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Ali Khasan menyebutkan, angka Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) sudah sangat mengkhawatirkan. Kondisi ini didasarkan pada angka KDRT yang mengalami peningkatan. “Menurut Catatan Tahunan (CATAHU) Komnas Perempuan pada 6 Maret 2019, jumlah […]

  • Kapuspenkum Kejagung Pinta IMO-Indonesia Jadi Pemersatu Bangsa

    Kapuspenkum Kejagung Pinta IMO-Indonesia Jadi Pemersatu Bangsa

    • calendar_month Jum, 9 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia terus menjalin sinergisitas dengan berbagai lembaga mitra, salah satunya Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI). Guna membangun kerja sama dan sinergisitas tersebut, maka IMO Indonesia bersilaturahmi dengan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum), Ketut Sumedana di kantornya pada Kamis, 8 Juni 2023. Pada silaturahmi tersebut […]

expand_less