Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » A. A. Sri Rahayu Gorda : Jaga Lingkungan untuk Dukung Daerah Tujuan Wisata

A. A. Sri Rahayu Gorda : Jaga Lingkungan untuk Dukung Daerah Tujuan Wisata

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 24 Nov 2019
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Kegiatan pariwisata merupakan kegiatan menjual lingkungan. Orang yang bepergian dari suatu daerah ke daerah tujuan wisata adalah ingin menikmati lingkungan, seperti pemandangan alam, atraksi budaya, arsitektur, makanan dan minuman, benda seni, dan lainnya yang berbeda dengan lingkungan tempat tinggalnya.

Wakil Rektor II Undiknas. Dr. AAA. Ngr Sri Rahayu Gorda,S.H., M.M., MH. angkat bicara mengenai lingkungan. Pentingnya Lingkungan untuk mendukung kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) tujuan wisata atau obyek wisata tidak dapat dibantah.

“Mungkin lingkungan bukan faktor utama yang menarik wisatawan berkunjung, tetapi faktor lingkungan juga berpengaruh signifikan bagi calon wisatawan untuk memilih daerah tersebut sebagai tujuan wisata,” ucapnya saat ditemui wartawan di ruangannya pada Sabtu, 23 November 2019.

Sri Rahayu Gorda mengapresiasi Pergub No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbunan Plastik Sekali Pakai dan Pergub Nomor 47 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. “Itu semua langkah cepat yang dilakukan pemerintah tapi itu semua perlu dijalankan dengan regulasi yang benar dan berkomitmen,”ujarnya.

Revolusi industri 4.0 akan mempengaruhi wisatawan terhadap cara melakukan perjalanan, salah satu caranya adalah mencari berbagai informasi terhadap daerah tujuan wisata yang akan dikunjungi.

“Bali sebagai pulau kecil namun sangat dikenal di seluruh dunia karena adat budaya yang masih sangat kuat terjaga sampai saat ini, dan juga keramahtamahan masyarakat Bali, sehingga menambah minat wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Seribu Pura ini,” ujar wanita lulusan S3 di Universitas Brawijaya Malang.

Konsep Pariwisata Bali mengusung Tri Hita Karana

Konsep pariwisata Bali yang tetap berlandaskan pada budaya yang dijiwai oleh ajaran Hindu yakni Tri Hita Karana. Yaitu Keseimbangan hubungan antara Manusia dengan Tuhan, Keseimbangan hubungan antara Manusia dengan Manusia dan Keseimbangan hubungan antara Manusia dengan Lingkungan.

Sri Rahayu Gorda menyikapi Isu terhadap pariwisata Bali akhir- akhir ini bahwa Bali Termasuk Destinasi Wisata yang Tidak Layak Dikunjungi tahun 2020, yang dimuat dalam media luar negeri Fodors.Com dengan berita mengenai isu masalah Sampah.

“Isu sampah yg dimunculkan di media internasional merupakan tamparan bagi Pariwisata Bali yang mana konsep pariwisata kita berlandaskan Tri Hita Karana di mana salah satunya adanya Keseimbangan Hubungan antara manusia dengan lingkungan,” tegasnya.

“Terlepas dari isu sampah yang berdampak terhadap pemberitaan Bali tidak layak dikunjungi tahun 2020, mari kita mencoba untuk berpikir lebih bijak dalam menyingkapi isu tersebut,” pinta Sri Rahayu Gorda.

Lanjutnya, Isu sampah ini sebagai auto kritik bagi kita semua untuk melakukan pembenahan. “Mari kita singkapi isu ini sebagai bentuk perhatian dari masyarakat dunia terhadap industri pariwisata di Bali, bahwa masyarakat dunia masih sangat cinta serta perhatian dengan pariwisata di Bali,”ajak Sri Rahayu Gorda.

Dengan adanya isu ini, diharapkan Bali dengan seluruh komponennya bekerja sama untuk berbenah mempercantik diri dari segala aspek yang mendukung pariwisata budaya Bali, termasuk Kebijakan dalam Pengelolaan Sampah.

Ini merupakan tantangan bagi Bali untuk benar-benar dapat menerapkan Falsafah Tri Hita Karana tersebut, tidak hanya sebatas wacana yang digunakan sebagai Komunikasi dalam memasarkan Pariwisata Bali.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa pesaing-pesaing pariwisata baru semakin gencar berbenah dan mempercantik diri untuk meningkatkan kualitas sarana prasarana pariwisata dengan tujuan dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke negaranya. Vietnam, salah satu contoh pesaing terdekat kita yang kini semakin dilirik oleh wisatawan mancanegara,” imbuhnya.

“Mau tidak mau, isu sampah ini dapat kita gunakan sebagai pecut bagi kita untuk segera berbenah di segala aspek dan sesegera mungkin memecahkan masalah sampah ini. Dan dengan cepat dapat dikomunikasikan kepada masyarakat dunia bahwa Bali merupakan Destinasi Wisata yang sangat Layak dan sangat dijadikan prioritas utama untuk dikunjungi oleh wisatawan dengan segala daya tarik budaya serta keunikannya,” tandas Sri Rahayu Gorda.

Sumber berita (*/Letternews.id)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Betrand Peto Larang Ruben Onsu ke Rumah di Manggarai NTT

    Cerita Betrand Peto Larang Ruben Onsu ke Rumah di Manggarai NTT

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Betrand Peto semakin terkenal sebagai model, penyanyi dan juga anak asuh pasangan artis Ruben Onsu dan Sarwendah. Betrand kerap terlihat berada dekat dengan keluarga Ruben, seperti pada perilisan album Sarwendah di Taman Kajoe, Ampera Raya, Jakarta Selatan. Kini, Betrand pun langsung menjadi target yang diserbu wartawan. Simak beberapa cerita Betrand : Pertama, Betrand ingin sekolah […]

  • Prof Eniya : Lumpur Panas Geotermal di Flores Bisa Jadi Ekowisata

    Prof Eniya : Lumpur Panas Geotermal di Flores Bisa Jadi Ekowisata

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Dikatakan, Prof. Eniya, telah terdapat konklusi atau kesimpulan yang menghantar solusi, misalnya terkait semburan asap atau lumpur panas geotermal bakal disesuaikan dengan peraturan Kementerian ESDM untuk pemanfaatan langsung dengan pelibatan masyarakat.   Kupang | Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi, Prof. Dr. Eng, Eniya Lestiani Dewi, B.Eng., M.Eng. IPU. saat sesi doorstop dengan […]

  • Bersih-Bersih BUMN, Jaksa Agung Koordinasi dengan Erick Thohir

    Bersih-Bersih BUMN, Jaksa Agung Koordinasi dengan Erick Thohir

    • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kejaksaan Agung RI tengah menjalin koordinasi dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan bersih-bersih perusahaan negara. Kerja sama itu berlangsung saat Jaksa Agung Burhanuddin menerima kunjungan silaturahmi Menteri BUMN Erick Thohir di Gedung Utama Kejaksaan Agung pada Senin, 6 Maret 2023. Burhanuddin menyampaikan bahwa kolaborasi dilakukan dalam rangka mendukung […]

  • Musda IOF NTT Tetapkan Dirlantas Polda Sebagai Ketua IOF Pengda NTT

    Musda IOF NTT Tetapkan Dirlantas Polda Sebagai Ketua IOF Pengda NTT

    • calendar_month Ming, 17 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejak berakhirnya kepengurusan Pengda IOF NTT periode 2014—2018 yang dipimpin oleh Drs.Nelson O Matara, maka Ketua Pengurus Pusat IOF Indonesia menunjuk Achmad Likur,S.Sos., sebagai Ketua Caretaker Pengda IOF NTT yang bertugas melakukan koordinasi dan konsolidasi penetapan Ketua dan Pengurus IOF Pengda NTT periode 2019—2023. Melalui Musda Pengda IOF NTT periode 2019—2023 […]

  • Ahmad Sahroni Bersuara Soal Penjarahan Rumah “Semua Orang Membenci, Saya Tidak Korupsi!”

    Ahmad Sahroni Bersuara Soal Penjarahan Rumah “Semua Orang Membenci, Saya Tidak Korupsi!”

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Loading

    Sahroni mengaku prihatin melihat kondisi rumahnya yang rusak dan dipenuhi coretan usai insiden tersebut. Dinding rumah bahkan sempat ditutup terpal untuk menutupi tulisan bernada ejekan.   Jakarta | Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, akhirnya muncul di hadapan publik setelah peristiwa penjarahan yang menimpa kediamannya di kawasan Tanjung Priok, […]

  • Prosesi Tabur Bunga Korban Sriwijaya Air SJ-182, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Prosesi Tabur Bunga Korban Sriwijaya Air SJ-182, Operasi SAR Resmi Ditutup

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Prosesi tabur bunga bagi korban Sriwijaya Air SJ-182 oleh keluarga korban bersama instansi terkait di Last Known Position (LKP), dilaksanakan pada Jumat, 22 Januari 2021, menandaskan berakhirnya upaya pencarian dan penelusuran oleh tim SAR gabungan dan didukung oleh stakeholder terkait. Sebelumnya, Kabasarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito menutup secara resmi pelaksanaan […]

expand_less