Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Akika Cafe—Tempat ‘Hangout’ Asyik di Kota Kupang

Akika Cafe—Tempat ‘Hangout’ Asyik di Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
  • visibility 207
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Anda masyarakat Kota Kupang, pelancong maupun turis Nusantara yang berencana menikmati akhir pekan sambil menikmati suasana malam minggu sembari berdendang maupun mendengar alunan musik berbagai genre, ini ada sebuah cafe yang terletak di areal pemukiman penduduk.

Cafe Akika namanya, terletak di Jalan Amabi gang Womintra Nomor 7, Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); buka hanya pada setiap akhir pekan atau Sabtu malam mulai pukul 06.00—22.00 WITA.

Di Cafe Akika, Anda bakal disuguhi beragam genre musik dari anak-anak Rumah Musik Siloam binaan Kakak Aki Kalla. Selain itu, Anda pun dapat melakukan request lagu favorit sambil melatih vokal. Tak hanya itu, di Cafe Akika pun tersedia beragam kudapan, makanan ringan hingga minuman panas dan dingin (tak disuguhkan minuman keras loh).

Seperti pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022, redaksi menyambangi Cafe Akika saat kunjungan Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh di Cafe Akika. Penjabat Wali Kota Kupang yang dilantik Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pada Senin siang, 22 Agustus 2022 ini pun sementara berlatih mengolah vokal bersama paduan suara (PS) Akika untuk tampil memuji Tuhan di Kapela Lapas Klas IIA Kupang pada Minggu, 2 Oktober 2022.

Kepada media ini, George Hadjoh menyampaikan bahwa Cafe Akika mengakomodir talenta anak-anak yang berusaha menemukan talenta di bidang tarik suara, namun juga membina karakter mereka bahwa meraih prestasi itu butuh proses panjang.

Foto bersama Aki Kalla (paling kanan) bersama Penjabat Wali Kota Kupang dan PS Akika

Selain itu, imbuh George Hadjoh, Cafe Akika menjadi bentuk dalam upaya membangun ketahanan pangan di lingkungan kelurahan dan memotivasi orang muda lain untuk belajar memulai.

“Kota Kupang bakal bertumbuh dengan begitu banyak cafe yang menampung orang-orang yang ingin mengekspresikan dirinya,” ungkapnya sembari menekankan bahwa persoalan dapat diselesaikan di meja makan.

Sementara itu, pengelola Cafe Akika sekaligus Rumah Musik Siloam, Aki Kalla menyampaikan rasa syukur dan puji Tuhan karena halaman Rumah Musik Siloam dapat menjadi saluran berkat bagi siapa pun.

Cafe Akika, imbuh Aki, menjadi wadah bagi UMKM Kelurahan Maulafa untuk terus berkembang, semakin giat memproduksi kerajinan khas Maulafa.

“Cafe Akika ini pun menjadi wadah bagi anak-anak Rumah Musik Siloam untuk berekspresi melatih mental mereka usai berlatih olah vokal,” tandas Aki Kalla yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PAPPRI NTT.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Ojol Prasejahtera Dapat Motor Listrik di PLN Electric Run 2024

    Lima Ojol Prasejahtera Dapat Motor Listrik di PLN Electric Run 2024

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | PLN (Persero) menyerahkan 5 (lima) unit motor listrik kepada lima pengemudi ojek online (Ojol) prasejahtera dalam ajang PLN Electric Run 2024 yang dihelat di Scientica Park, Gading Serpong, Tangerang pada Minggu, 6 Oktober 2024. Direktur Legal & Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto menjelaskan, 5 unit motor listrik tersebut merupakan hasil konversi […]

  • Geliat Industri Rumahan Kelor & Jahe Merah Mbak Retno di Tengah Pandemi

    Geliat Industri Rumahan Kelor & Jahe Merah Mbak Retno di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jahe Merah atau empon-empon (bahasa Jawa, red) atau Zingiber officinale var. Rubrum adalah tanaman dengan rimpang berwarna merah dan ukurannya lebih kecil dari jahe putih/kuning (jahe badak). Dilansir dari Kompas.com, Jahe merah menjadi salah satu ramuan tradisional yang paling sering diolah menjadi minuman yang dapat menghangatkan badan saat cuaca hujan. Namun, […]

  • Kisruh Internal KNPI; Bamsoet: ‘Segera Mungkin Selesaikan’

    Kisruh Internal KNPI; Bamsoet: ‘Segera Mungkin Selesaikan’

    • calendar_month Sen, 14 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap perpecahan di dalam tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dapat segera mungkin diselesaikan. Terlebih, baik KNPI pimpinan Abdul Azis dan KNPI pimpinan Noer Fajrieansyah serta Haris Pertama telah sepakat menyatukan kembali KNPI yang terbelah. “Alhamdulilah dari pertemuan dengan Abdul Azis dan Noer Fajrieansyah, dan sebelumnya […]

  • KUHP Baru Pasal 218 Penghinaan Presiden Dipersempit

    KUHP Baru Pasal 218 Penghinaan Presiden Dipersempit

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Loading

    Pasal tersebut bersifat delik aduan absolut, imbuh Albert Aries, artinya, hanya Presiden dan Wakil Presiden yang memiliki hak hukum untuk mengajukan pengaduan.   Jakarta | Tim Penyusun KUHP Kementerian Hukum menegaskan Pasal Penghinaan Presiden dan Wakil Presiden dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru dirancang untuk menutup celah pelaporan oleh pihak ketiga. Aturan pidana mengenai […]

  • Selamat Hari Cuci Tangan Sedunia, Refleksi Budaya Cuci Tangan di Provinsi NTT

    Selamat Hari Cuci Tangan Sedunia, Refleksi Budaya Cuci Tangan di Provinsi NTT

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Karolus Ngambut Hari ini, tanggal 15 Oktober, seluruh dunia memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Ini tentang cuci tangan benaran, bukan tentang ungkapan “cuci tangan” yang artinya tidak bertanggungjawab. Menurut beberapa literatur, cuci tangan dengan sabun dan air telah dipraktikkan berabad-abad lamanya, yang merupakan bagian dari praktik keagamaan, Islam atau Kristen. Kemudian, […]

  • BPD Kalsel “Studi Tiru” Layanan Digital Bank NTT

    BPD Kalsel “Studi Tiru” Layanan Digital Bank NTT

    • calendar_month Kam, 15 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Saat ini, berbagai inovasi layanan digital perbankan dari PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) maju pesat dan menginspirasi seluruh pelosok negeri. Usai dikunjungi direksi sejumlah BPD pada awal tahun 2022, kini  sebuah tim kecil dari Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (BPD Kalsel) berkunjung dan melakukan audiensi guna melakukan […]

expand_less