Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Antara Kritis dan Nyinyir : ‘Lip Service’ BEM-UI Menyikapi Kerja Jokowi

Antara Kritis dan Nyinyir : ‘Lip Service’ BEM-UI Menyikapi Kerja Jokowi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 1 Jul 2021
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

BEM-UI sibuk mengritisi atau nyinyir (?) Jokowi dengan memproduksi meme, ‘The King of Lip Service’. Mungkin itu dilakukannya sambil update status di atas MRT. Atau di atas kendaraan yang sedang melaju di jalan tol, hasil kerja.. kerja.. kerja.. nya Jokowi.

Sementara itu, Mahasiswa UGM sibuk berkontribusi dengan GeNose, alat pendeteksi Covid-19. Ini demi menolong orang banyak di masa pandemi ini.

Tapi, janganlah juga menggebyah-uyah, atau menggeneralisir, itu kan cuma oknum kok. Tidak semua mahasiswa UI konyol seperti itu, dan mungkin ada juga Mahasiswa UGM yang balelonya sama dengan kekonyolannya BEM-UI.

Intinya, kita pun mesti kritis juga, tak boleh juga loh serampangan menuduh bahwa genus-nya mahasiswa UI atau UGM atau universitas mana pun adalah begitu adanya. Itu namanya generalisasi yang ngawur juga.

Jadi, berpikir kritis itu pun ada aturannya. Bukan sekadar asal cuap-cuap, asal-menyimpulkan, asal-omong, asal-nyentrik, asal-nyinyir, asal-beda, asal-nekat, dan akhirnya malah asal-asalan.

Nekat yang tidak asal-asalan (alias berani) itu seperti misalnya nekat (beraninya) Jokowi membubarkan Petral dan lalu nekat pula mengirim Ahok untuk jadi Komisaris Utama di Pertamina.

Ahok bukannya enak-enakan dapat fasilitas plafon kartu kredit Rp 30 miliar, eh malah dilepeh begitu saja! Hehe… apakah ada yang kesetrum dengan lepehan Ahok ini? Siapa saja sih mereka yang kesetrum? Pembubaran Petral oleh Jokowi dan lepehan maut ala Ahok ini jelas bukan lip-service kan?

Di lain sisi, belum lama berselang, kader PKS di Depok ada bikin survei. Survei apa? Survei tentang status keperawanan para siswi di Kawasan Depok! Kerja model begini rupanya maha penting bagi PKS. Investasi waktu, tenaga dan uang pun digelontorkan. Alhasil, surveinya menunjukkan bahwa70 persen siswi di Kawasan Depok sudah tidak perawan! Sebuah penemuan yang spektakuler ala PKS.

Entah bagaimana metode penelitiannya, apakah sekadar wawancara atau dilakukan semacam tes di klinik, kita tidak tahu. Hanya mereka sendirilah yang tahu!

Ini aktivitas untuk tujuan apa? Tidak jelas. Padahal sudah beberapa periode kepemimpinan eksekutif (dan legislatif) di daerah Depok sana dikuasai oleh kader-kader PKS sendiri!

Apakah ini prestasi PKS? Wallahualam. Apakah penemuan survei sosial dari PKS ini berfaedah? Jawab sendirilah.  Namun yang jelas PKS mendapat doa dari BEM-UI untuk terus tegar dalam menjalankan perannya sebagai partai oposisi. Hmm… apa relevansinya ya?

Adik-adik BEM-UI mungkin bisa mewawancarai mantan Presiden PKS yang sekarang ada di Penjara Sukamiskin lantaran kasus korupsi impor daging sapi. Dan… nah ini dia, yang waktu OTT -nya itu juga sempat heboh soal istilah Fulus ‘duit pelicin’ dan Fustun ‘cewek molek’. Di situlah kemungkinan besar makna “lip-service” ‘layanan bibir’ dalam arti harafiahnya bisa diperoleh.

Kalau kita mengacu pada makna kata “kritis” itu sendiri, menurut KBBI artinya bersifat tidak lekas percaya, bersifat selalu menemukan kesalahan atau kekeliruan dan tajam dalam penganalisisan.

Berasal dari kata Yunani ‘Kritikos’ (kemampuan membuat ‘judgement’, penilaian/keputusan tertentu) yang berawal dari ‘Krinein’ (artinya ‘to separate, decide, memilah dan memutuskan), ‘Krei’ (yang maknanya ‘to sieve’, menyaring, yang juga berarti ‘discriminate’, ‘distinguish’).

Maka, kritik itu memang bukan sembarangan. Yang sembarangan itu nyinyir dan asal omong. Dan kenyinyiran itu kerap berujung pada penghinaan atau tuduhan tanpa dasar, tanpa argumentasi yang sahih. Ketimbang memberi perbandingan atau analisa yang tajam, yang korektif atau bahkan konstruktif, kenyinyiran berawal dari sekadar rasa benci yang buta dan berujung pada kepahitan dalam hidup.

Kritik itu sesungguhnya membutuhkan erudisi yang cukup, keluasan dan kedalaman pengetahuan agar bisa memilah-milah, menyaring dan membedakan, serta kahirnya melakukan penilaian tertentu. Bahkan kritik juga butuh bukan hanya kepandaian, tapi juga kebijaksanaan.

Sehingga dengan begitu, harapannya, mekanisme dialektika tesis dan anti-tesisnya jadi bermutu serta bisa naik kelas menjadi sintesis yang kreatif. Ini jelas kerja intelek dari seorang intelektual.

Belum lagi kita bicara konteks kultural di mana dialektika itu berlangsung. Pak Jokowi menyinggung soal tata-krama dan sopan santun dalam adat ketimuran kita. Kalau itu bisa dilakukan, tentu akan jadi lebih indah.

Itulah etika politik yang juga bisa memancarkan spektrum estetika (keindahan) adat istiadat. Nuansa yang kabarnya berakar dalam peradaban masyarakat Nusantara, sejak dahulu kala.

Rabu, 30 Juni 2021

Penulis merupakan pemerhati Ekonomi – Politik

Foto utama oleh pixabay.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • APINDO & TopKarir Kerja Sama Gali Potensi Industri & Tenaga Kerja

    APINDO & TopKarir Kerja Sama Gali Potensi Industri & Tenaga Kerja

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Banten, Garda Indonesia | Provinsi Banten merupakan daerah dengan potensi yang sangat besar, mulai dari pariwisata, budaya, hingga zona industrinya. Zona industri merupakan jantung pengembangan ekonomi di Provinsi Banten. Bahkan zona industri di Provinsi Banten menjadi percontohan untuk pembangunan kawasan industri di Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa Zona industri di Provinsi Banten juga telah […]

  • Pertamax Series dan Dex Series Turun Harga Mulai 29 Maret 2025

    Pertamax Series dan Dex Series Turun Harga Mulai 29 Maret 2025

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 1Komentar

    Loading

    Harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5% seperti DKI Jakarta dan di Nusa Tenggara Timur (NTT).   Kupang | Menyambut Idulfitri 1446H dan mendukung kelancaran arus mudik, maka PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi Pertamax Series […]

  • Wali Kota Palangka Raya Ajak Warganya Jadi Anggota Kopdit Pintu Air

    Wali Kota Palangka Raya Ajak Warganya Jadi Anggota Kopdit Pintu Air

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Palangka Raya, Garda Indonesia | “Sebagai koperasi primer nasional yang hadir sejak 1995, memiliki 55 kantor cabang di Indonesia, jumlah anggota 335.550 orang dan aset Rp.1,7 triliun tentu Kopdit Pintu Air telah menjadi satu kebanggaan kita semua. Saya minta pak Camat, Pak Lurah, pejabat Kota dan warga yang hadir di sini untuk bergabung dan mengajak […]

  • Wirausaha Merdeka, Kris Liyanto: Pengusaha Tidur Uang Mengalir

    Wirausaha Merdeka, Kris Liyanto: Pengusaha Tidur Uang Mengalir

    • calendar_month Kam, 24 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Wirausaha Merdeka adalah bagian dari program Kampus Merdeka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri menjadi calon wirausahawan melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2022 menargetkan pada tahun 2024 akan tercipta 1 juta […]

  • Aniaya Anak di Bawah Umur di Rote Ndao, Dua Prajurit TNI Diproses Hukum

    Aniaya Anak di Bawah Umur di Rote Ndao, Dua Prajurit TNI Diproses Hukum

    • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pimpinan TNI AD memastikan bahwa 2 (dua) oknum prajurit dari Kodim 1627/Rote Ndao, berinisial Serma MSB Babinsa Ramil 1627-03/Batutua dan Serka AODK Batiminpers yang melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Petrus Seuk (13) warga Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga mencuri HP milik Serka […]

  • Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1000 SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

    Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1000 SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 3Komentar

    Loading

    SPKLU yang dioperasikan PLN bersama mitra berjumlah 3.529 unit, tersebar di 2.400 titik seluruh Indonesia. Secara rinci, jumlah SPKLU di Sumatra sebanyak 431 unit, Jawa 2.448 unit, Bali 166 unit, Kalimantan 215 unit, Sulawesi 145 unit, Maluku 26 unit, Nusa Tenggara 72 unit, dan Papua 26 unit.   Jakarta | PT PLN (Persero) memastikan kelancaran […]

expand_less