Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Aplikasi Qlue—Tingkatkan Kinerja ASN Pemkot Kupang

Aplikasi Qlue—Tingkatkan Kinerja ASN Pemkot Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Dalam konferensi pers pada Rabu 31 Juli 2019 di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, dengan tagline ‘Ayo Berubah’, yang merupakan gebrakan baru menuju Kupang Smart City, yang bermakna sebuah ajakan untuk bergerak secara kolaboratif bagi semua elemen masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan menuju Kota Kupang Moderen

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan bahwa tujuan konferensi pers tersebut adalah untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa 2 tahun kepemimpinan bersama dr Herman Man, progres apa yang sudah dibuat dan apa yang akan dikerjakan dalam waktu 2 tahun dan masa kepemimpinan tersisa.

“Filosofi yang dicanangkan dari awal adalah ‘Ayo Berubah’. Tagline tersebut merupakan ajakan untuk berubah dari pola-pola lama, menjadi yang lebih baru dan modern, dari yang manual menjadi otomatis, dari hal yang biasa menjadi luar biasa”, ujar Wali Kota Jefri.

“Semangat ayo berubah gebrakan baru yang dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) melalui berbagai media, berbagai komponen, termasuk sarana prasarana, termasuk didalamnya smart city”, ujar Jeriko sapaan akrab dari Wali Kota Kupang.

Gerakan ‘ayo berubah’, lanjut Jefri, dari awal sudah dicanangkan dan baru menggema satu tahun terakhir ini, mulai dari pasang sticker dimobil, ayo berubah dalam berbagai pertemuan. Pada awalnya pemerintah meminta kepada masyarakat untuk berubah dalam tiga hal yaitu kebersihan, tanam pohon dan tanam air.

“Tapi sekarang ini kita lebih pada hal yang lebih baru lagi yaitu ayo berubah dalam berbagai hal negatif. Dan yang positif kita tingkatkan”, ujar penerima penghargaan Kota Layak Anak beberapa waktu lalu.

Salah satu hal yang menjadi fokus Pemkot Kupang adalah untuk mensosialisasikan penggunaan Aplikasi Qlue. Jefri menjelaskan bahwa team Qlue dari Jakarta akan memberikan bimbingan teknis (bimtek) Aplikasi Qlue kepada ASN di Kota Kupang, pada tanggal 11—12 Agustus 2019 bertempat di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Qlue, jelas Jefri merupakan aplikasi yang digunakan di Jakarta. Dan Kota Kupang menjadi salah satu Kota dari 3 Kota yang menggunakan aplikasi qlue.

“Saat pertama menjabat (Wali Kota) yang pertama saya cari adalah Aplikasi Qlue karena ini sangat terkenal di Jakarta”, tutur Jeriko.

Lanjutnya, dengan aplikasi Qlue akan menuntut kinerja tinggi dari ASN karena jika ada laporan di qlue dan tidak direspon maka tunjangan kinerjanya akan dipotong.

“Misalnya ada sampah, kita foto lalu over kesana (aplikasi Qlue),

Itu harus direspon selama 1×24 jam, kalau tidak direspon sistem akan memotong tunjangan kinerja ASN secara otomatis. Sudah di desain seperti itu.”, ungkap Jefri.

Untuk mengatasi persoalan tersebut akan dibuat tim reaksi cepat dari masing-masing OPD dan akan di tempatkan di masing-masing kelurahan.

Untuk menjawab tuntutan perubahan tersebut maka pihak Qlue akan memberi bimtek kepada ASN dan tim reaksi cepat agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik menggunakan aplikasi Qlue kepada masyarakat.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima Juri Lomba Kebersihan, VBL : Ke depan Tak Ada ‘Cleaning Service’ di Instansi

    Terima Juri Lomba Kebersihan, VBL : Ke depan Tak Ada ‘Cleaning Service’ di Instansi

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan bahwa ke depan setiap ASN harus bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan tempat dia bekerja. Hal ini diungkapkan Gubernur saat beraudiensi dengan para Juri Lomba Kebersihan antar-instansi Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, di Ruang Kerja Gubernur, pada Kamis, 6 Agustus 2020. Para Juri yang berjumlah […]

  • Gubernur NTT: “Sindrom dengan Stigma Miskin Lemahkan Daya Juang”

    Gubernur NTT: “Sindrom dengan Stigma Miskin Lemahkan Daya Juang”

    • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Viktor Laiskodat-Gubernur NTT mengatakan bahwa kita tidak pernah serius membangun manusia; Gereja dan Pemerintah NTT belum mampu mengeluarkan manusia NTT dari sindrom kemiskinan. “Gereja dan Pemerintah harus sungguh-sungguh bekerja untuk mengangkat rasa optimis diri dari seluruh kita untuk melihat masa depan,” tegas Gubernur Viktor. Pernyataan tersebut disampaikan Viktor Laiskodat dalam pesan Natal […]

  • Poktan Nubahaeraka Panen Bersama di Area PLTP Atadei Lembata

    Poktan Nubahaeraka Panen Bersama di Area PLTP Atadei Lembata

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Panen ini melibatkan 27 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Tunas Harapan dan Kelompok Tani Lala Matan. Lahan tanam 3 hektare untuk kacang tanah, para petani berhasil memanen 5 ton pada tahap pertama dengan omzet Rp70 juta.   Lembata | Kelompok Tani Nubahaeraka, Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, binaan PLN UIP Nusra (Unit Induk Pembangunan Nusa […]

  • Sekjen PBB Ajak Gibran Keluar dari PDIP Demi Prabowo?

    Sekjen PBB Ajak Gibran Keluar dari PDIP Demi Prabowo?

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Solo, Garda Indonesia | Nama bakal calon wakil presiden (cawapres) Prabowo masih digodok. Dari kubu PAN, cenderung ke nama Erick Thohir, dari Golkar cenderung ke nama Airlangga Hartarto, sedangkan dari PBB condong ke Yusril. Tapi ada alternatif lain yaitu Gibran. Inilah yang menjadi sumber permasalahan etika politik, meskipun cuma aspirasi. Bahkan Sekjen Partai Bulan Bintang […]

  • Pencetak Baliho Kampanye Hitam Diduga Orang Dekat Jane Suryanto

    Pencetak Baliho Kampanye Hitam Diduga Orang Dekat Jane Suryanto

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Kuasa Hukum pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA), Ali Antonius, S.H., resmi melaporkan oknum berinisial ADD ke Bawaslu NTT. Laporan tersebut dilayangkan lantaran ADD diduga kuat merupakan pelaku kampanye hitam atau black campaign terhadap SIAGA. Kampanye hitam tersebut melalui baliho yang […]

  • Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anita Gah Dorong Beasiswa bagi Anggota GMKI

    Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anita Gah Dorong Beasiswa bagi Anggota GMKI

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Anita Jacoba Gah Anggota Komisi X DPR RI (Komisi Pendidikan) melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kupang pada Selasa, 11 Februari 2020 pukul 17.00 WITA—selesai di Sekretariat GMKI di Kota Baru Kupang. Di sela pemaparannya tentang 4 (Empat) Pilar Kebangsaan yakni Undang-undang Dasar 1945, Pancasila, […]

expand_less