Semua tulisan dari admin

Alasan Presiden Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

129 Views

Oleh : Ninoy Karundeng

History in the making. Sejarah tengah berlangsung. Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo ditunjuk sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Pol Idham Aziz. Bagi Jokowi, Listyo amunisi baru, untuk mendukungnya mengubah sejarah Indonesia.

Jokowi tahu betul tantangan melawan radikalisme, intoleransi, terorisme, peredaran narkoba, sampai kamtibmas yang dihadapi Indonesia dan Kapolri, beserta Panglima TNI, Kepala BIN/Bais, memegang jabatan strategis yang menentukan hitam putihnya perjalanan negara. Jokowi membutuhkan sosok yang sesuai dengan kebutuhan profesionalisme, termasuk kepentingan subyektif Jokowi.

Untuk memahami pilihan Jokowi terhadap Listyo Sigit Prabowo, justru salah satu indikatornya dapat dilihat dari kepribadian Listyo dan Jokowi. Kedua orang ini telah saling memiliki pemahaman yang cukup, mengingat Listyo dekat dengan mantan tukang kayu itu, karena pernah menjabat sebagai ajudan Jokowi di 2014.

Marhaenisme Jokowi tak terbantahkan. Dia memulai menapak kehidupan dengan tertatih, merasakan kehidupan di bantaran kali, mewakili kisah kehidupan kaum marhaen, wong cilik. Karakter dasar Jokowi dibentuk oleh proses kehidupan, hingga tekat dia muncul untuk membela kepentingan rakyat. Sebagai Presiden RI, Jokowi menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Dipilihnya Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo oleh Presiden Jokowi digoreng oleh kaum kadrun (orang yang otaknya keruh, kotor, suka keributan). Saat bersamaan Ribka Tjiptaning menyerang Jokowi soal vaksin Covid-19. Praktis Listyo Sigit dan Jokowi sebagai marhaenis diserang oleh kepentingan kelompok dan kepentingan politik.

Silang pendapat dan serangan terhadap Sigit dan Jokowi yang bersamaan ini bukanlah kebetulan. Itulah ulah dan tabiat para politikus, bergerak untuk kepentingan golongan dan kepentingan politik, bukan kepentingan negara.

Penunjukan Listyo sebagai Kapolri memberikan harapan baru, persis seperti penunjukan terhadap Tito Karnavian. Dengan penunjukan tersebut, Jokowi mendukung motto Polri tentang Promoter, profesional, modern, terpercaya. Seperti yang pernah saya sampaikan, Jokowi adalah the master in fixing the problem through position adjustments.

Jokowi memilih Listyo pun didasari oleh pengalaman sebagai reserse dan administrator yang mumpuni. Plus dia pernah bertugas di wilayah dengan keberagaman demografi. Listyo Sigit sangat paham tentang gerakan terorisme dan oportunisme, yang kadang berkelindan.

Contohnya di 2016, ketika kekuatan kadal gurun dan organisasi teroris FPI, FUI, dan kaum radikal di Banten berada di titik kulminasi kekuatannya, MUI Banten menolak kehadiran Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolda Banten.

Yang menolak tak lebih dari Wakil Ketua MUI Kabupaten Tangerang, Jasmaryadi dan Tubagus Saptani.

“Kami menolak karena pengganti Brigjend Ahmad Dofiri memiliki perbedaan agama,” kata Jasmayardi di Tangerang, Rabu, (12/10/2016) yang meng-klaim mewakili ulama seluruh Banten.

Bagi Listyo penolakan tersebut dia pandang sebagai akibat euphoria dan ikut-ikutan. Untuk itu, Brigjen Listyo Sigit secara cerdas memegang Abuya Muhtadi, ulama dan tokoh benaran yang bukan seperti pejabat politik MUI Banten. Hasilnya, Listyo berhasil membungkam kelompok radikal dan teroris di Banten.

Maka, ketika menghadapi aksi demo 1812, yang akan dijadikan pijakan gerakan demo seperti 212 oleh HTI, khilafah, FPI, dan teroris, Listyo Sigit sebagai Kabareskrim bertindak cerdas bersama Kapolda Metro Jaya Fadil Imran dan Pangdam Jaya Dudung Abdurachman. Seluruh sumber pemasok pedemo di Jabodetabek ditutup, aliran logistik diputuskan. Demo 1812 gagal total.

Keberhasilan menancapkan kukuh kekuatan dan menjinakkan Banten menjadi pijakan Listyo – dan Jokowi – untuk melihat peluang mengubah Indonesia ke depan. Itu disadari betul oleh Jokowi. Tesis Listyo pun tentang persaingan etnik, yang menjadi dasar pemahaman sosiologi-politik bagi Listyo.

Kemampuan Listyo di bidang reserse dengan operasi khusus mencokok buronan 17 tahun, perampok Rp.1,2 triliun Maria Pauline Lumowa, dan buronan konglomerat Djoko S Tjandra menjadi catatan mencengangkan. Karena mereka adalah mafia dengan kekuatan di seluruh lembaga penegak hukum.

Listyo pun sangat paham karakter Jokowi. Awal pekan lalu, sebelum disebut oleh Istana, tentang kabar yang beredar terkait penunjukan sebagai calon Kapolri, Sigit justru membantah. Karena dia tahu betul Jokowi tidak suka dengan testing the water. Listyo pun menyebutnya sebagai hoaks.

Kombinasi pemahaman pribadi, profesionalisme, keberanian bertindak termasuk menghantam Muhammad Rizieq Shihab FPI, kaum radikal, bandar narkoba, terorisme, dan mendorong Promoter membuat Jokowi memilih Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Bravo Polri.

Foto utama (*/ricardo/jpnn)

Ahli Waris Amelia De Oliviera di Timor Leste Terima Santunan dari Jasa Raharja

243 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Cabang PT Jasa Raharja NTT, Radito Risangadi menyerahkan Santunan Meninggal Dunia sebesar Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) kepada ahli waris Warga Negara Timor Leste. Acara penyerahan santunan diadakan di Kantor Konsulat Timor Leste dan diterima  langsung oleh Jesuino Dos Reis Matos De Carvalo selaku Konsul Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) sebagai pihak yang diberi Kuasa pada Selasa, 19 Januari 2021.

Jesuino Dos Reis Matos De Carvalo menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Jasa Raharja yang telah memberikan hak kepada warga negaranya sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Negara Indonesia. “Terima kasih kami ucapkan kepada Pemerintah Republik Indonesia, melalui Jasa Raharja Cabang NTT yang telah membangun komunikasi dengan pihak konsulat,” ucapnya.

Sehingga pada hari ini, imbuh Konsul Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), kita dapat merealisasikan penyerahan dana santunan. “Semoga semangat kerja sama yang telah berlangsung tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan,” tandasnya.

Foto bersama usai penyerahan santunan

Kepala PT Jasa Raharja Cabang NTT, Radito Risangadi menyampaikan sebagai Member Indonesia Financial Group (IFG), PT Jasa Raharja selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat bagi masyarakat Indonesia dan warga negara asing (WNA) sesuai Visi dan Misi Perusahaan.

“Ahli Waris yang merupakan warga negara asing berhak mendapatkan dana santunan dari PT Jasa Raharja yang telah diberi amanat sebagai pelaksana Program Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang & Program Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan,” terang Radito.

Seperti diketahui, pada Sabtu, 16 Januari 2021, Amelia De Oliviera  mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Timor Raya KM.13, Kel. Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban ditabrak oleh pengendara SPM DH-8268-AJ saat hendak menyeberang jalan.

Korban meninggal dunia di rumah sakit setelah mendapatkan perawatan intensif di RS SK Lerik Kota Kupang. Setelah dilakukan pendataan oleh Penanggung Jawab Jasa Raharja Kabupaten Kupang, Ignasius Stefanus, diperoleh data dan fakta  bahwa ahli waris Alm. Amelia De Oliviera adalah Rui Manuel De Oliviera yang merupakan warga Negara Timor Leste.

Ke depan peran negara dalam memberikan perlindungan terhadap pengguna jalan perlu ditingkatkan terutama terkait mobilitas melalui perlintasan batas antar negara.(*)

Sumber berita dan foto (*/Yanto—Jasa Raharja NTT)

Editor (+roni banase)

Anak Muda Kota Kupang Terpapar Covid, Ini Pesan Yolanda Kadjakoro

3.307 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Corona Virus Disease (Covid-19) tak hanya menyerang usia lanjut, bayi, dan anak-anak, termasuk kaum muda pun terpapar virus mematikan yang mulai mewabah sejak Maret 2020 di Indonesia. Bahkan saat ini, jumlah kasus terpapar Covid-19 di Kota Kupang per Senin, 18 Januari 2021, jumlah kasus mencapai 1.431 jiwa, masih dirawat 831 jiwa, sembuh 552 jiwa, dan meninggal 48 jiwa.

Golongan muda tak luput dari paparan virus corona termasuk Yolanda Kadjakoro (23 tahun) yang mulai menunjukkan gejala pada Senin, 11 Januari 2021. “Beta (saya, red) mulai demam saat sore, karena disertai dengan pilek, jadi beta pikir mungkin pengaruh cuaca yang berubah-ubah. Memang selama sakit itu cuman di rumah hanya sonde (tak, red) pakai masker karena pikirnya pilek biasa,” tulis Yolan sapaan akrabnya di ruang facebook-nya.

Selain Yolanda Kadjakoro, masih banyak anak muda Kota Kupang lain yang mungkin telah terpapar Covid-19, namun tak punya nyali untuk memberikan edukasi bagi anak muda lain agar tak ikut terpapar dan jangan menjadi carier atau pembawa virus mematikan ini ke dalam keluarga. Berdasar kondisi ini, Garda Indonesia menghubunginya dan meminta untuk dapat menorehkan kisahnya menjadi berita.

Saat dihubungi Garda Indonesia pada Selasa sore, 19 Januari 2021, Yolanda membeberkan awal terpapar Covid-19. “Masuk hari kedua dan ketiga, beta rasa mulai aneh, kiranya pilek tapi sonde ada cairan dari hidung atau mulut, nah setelah pilek, lalu mulai batuk-batuk. Batuknya pun sonde mengeluarkan lendir alias batuk kering,” ucapnya.

Di hari keempat, lanjut mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Kupang ini pun melanjutkan kisahnya. “Beta punya indra perasa dan pembau mulai hilang, hari pertama kedua itu masih bisa rasa tapi di hari keempat sudah mulai hilang dan hari kelima baru mulai sesak nafas meskipun sesak sonde parah karena sonde (Saya tak, red) pernah alami sesak nafas,” ungkapnya.

Nah hari kelima itu, papar Yolanda yang merupakan warga Kelurahan Sikumana ini melanjutkan. “Beta mulai curiga jangan sampai beta terpapar covid. Di hari kelima itu baru beta mulai pakai masker. Dan hari keenam, pada Sabtu, 16 Januari 2021, jalani swab test dan hasilnya positif,” urainya.

Menurut perempuan yang aktif di berbagai organisasi ini, dirinya tak tahu dengan jelas terpaparnya dari siapa dan kapan. “Beta tekankan, jangan sampai teman-teman kecolongan sonde pake (tak memakai, red) masker, sonde jaga jarak, dan taat protokol kesehatan lainnya,” imbaunya seraya mengatakan bahwa terkadang kecolongan kayak lepas masker karena pengap, terus berdekatan dengan banyak orang, tak langsung cuci tangan usai bersentuhan dengan apa pun/siapa pun.

Yolanda juga menyampaikan pesan kepada anak muda lain agar tak menganggap remeh Covid-19. “Pesan saya tetap waspada patuhi protokol kesehatan dan yang paling penting apalagi sekarang orang gampang sekali menerima berita hoaks terkait covid. Jadi sambil tetap waspada tetap edukasi diri dengan bacaan, berita-berita yang benar dan berkualitas,” ucapnya.

Selain itu, tandas Yolanda, juga jangan menganggap diri karena masih muda tak mematuhi protokol kesehatan, karena yakin nanti sembuh. “Karena kita hidup bukan cuma untuk diri sendiri tetapi ada orang-orang di sekeliling kita yang harus kita jaga,” tegasnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama (*/koleksi pribadi Yolanda)

Tinjau Dampak Gempa di Mamuju, Presiden Ujud Doa Dukacita dan Beri Bantuan

15 Views

Mumuju, Garda Indonesia | Selepas meninjau Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang rusak karena gempa dan mengakibatkan berhentinya pelayanan pemerintahan daerah, Presiden Joko Widodo tiba di Stadion Manakarra, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Di lokasi tersebut, Kepala Negara ingin memastikan langsung bahwa evakuasi dan pertolongan yang diberikan kepada warga kena dampak gempa telah berjalan dengan baik.

“Saya datang untuk memastikan bahwa proses evakuasi, bantuan kepada masyarakat, logistik untuk pengungsi, dan tenda-tenda pengungsi terkelola dengan baik. Ini yang ingin saya pastikan dengan datang ke sini,” ujarnya di Stadion Manakarra, pada Selasa, 19 Januari 2021.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Mamuju ini, Presiden menyaksikan sendiri dampak besar yang diakibatkan gempa berkekuatan magnitudo 6,2 pada Jumat, 15 Januari 2021, yang melanda Kabupaten Mamuju dan Majene.

Presiden memastikan bahwa pemerintah pusat akan memberikan bantuan dengan membangun kembali gedung-gedung pemerintahan yang roboh agar pelayanan publik dapat kembali berjalan.

“Tadi saya sudah sampaikan ke Gubernur, untuk gedung-gedung pemerintah yang roboh, setelah diaudit, nanti segera pemerintah pusat akan bangun kembali,” tutur Presiden.

Presiden Jokowi melihat langsung kondisi Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang hancur akibat gempa

Kepala Negara juga menyampaikan dukacita mendalam bagi para korban bencana gempa. Presiden mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

“Saya ingin menyampaikan dukacita mendalam atas korban kurang lebih 80 orang yang meninggal yang telah ditemukan. Semoga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran,” tandasnya.

Untuk diketahui, Stadion Manakarra saat ini alih fungsi sebagai tempat pengungsian bagi para warga kena dampak bencana gempa. Sejumlah tenda didirikan untuk menampung warga dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selepas meninjau posko pengungsian tersebut, Presiden juga singgah di sebuah lokasi perumahan tak jauh dari Stadion Manakarra di mana banyak rumah warga yang ambruk akibat bencana gempa. Kepala Negara sempat berbincang dengan seorang warga yang rumahnya turut mengalami kerusakan berat.

Saat menyampaikan keterangan di posko pengungsian, Presiden menjelaskan bahwa pemerintah pusat akan memberikan bantuan untuk perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan. “Untuk rumah penduduk yang roboh, pemerintah akan membantu untuk yang rusak berat Rp.50 juta, rusak sedang Rp.25 juta, dan rusak ringan Rp.10 juta,” ucapnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres)

Editor (+roni banase)

 

Tito Karnavian : Listyo Sigit Prabowo Sangat Siap Emban Amanah Kapolri

114 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyebut sosok Listyo Sigit Prabowo yang ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai calon Kapolri tunggal pengganti Idham Azis, merupakan sosok yang cerdas dan tegas. Hal itu disampaikannya usai menghadiri Rapat Kerja di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin, 18 Januari 2021.

“Pak Sigit itu orangnya cerdas, sudah sangat paham dan matang. Bayangkan saja, pernah menjadi Kapolda, jabatan yang sangat penting di Polri, menjadi Kabareskrim. Beliau mempunyai pengalaman yang saya belum punya, yaitu pengalaman sebagai ajudan presiden. Otomatis beliau paham tentang ini, political landscape, tentang politik yang jauh lebih baik daripada saya, dan beliau juga memiliki pribadi yang baik,” kata Mendagri Tito.

Sebagai mantan orang nomor satu di tubuh Polri, Mendagri Tito mengenal Listyo Sigit sebagai sosok yang berkinerja baik selama diberi amanah untuk ditempatkan di berbagai jabatan. “Selama saya menjadi Kapolri, ada dua jabatan strategis yang beliau sudah laksanakan, yang pertama adalah Kapolda Banten, yang kedua di Kadivpropam,” tuturnya.

Pada saat Kapolda Banten, imbuh Tito, cukup lama ya 2 tahun, situasi Banten saya lihat tenang, cool dan kinerjanya sangat baik selama di Polda Banten. “Saya kira kita semua bisa menyaksikan, di media juga kan banyak (pemberitaannya). Kemudian yang kedua, saat (menjabat sebagai) Kadivpropam, juga beliau sangat membantu saya dan sangat mendukung terutama mendisiplinkan anggota, mengawasi kinerja anggota, dan itu juga dilakukan dengan sangat baik,” urai Tito Karnavian.

Tak hanya itu, Listyo Sigit juga dikenal sebagai sosok muda yang matang, kaya akan pengalaman, memiliki kepribadian yang baik dan dinilainya siap menjadi Kapolri, ditambah dengan gaya komunikasi dan ketegasan yang melengkapi kepribadiannya.

“Ditambah dengan pengalaman beliau sebagai Kabareskrim dalam waktu yang juga lumayan panjang, 1 tahun lebih, yang semua kita menyaksikan bagaimana kinerja beliau, sehingga saya merasa bahwa meskipun berusia muda tapi matang, cukup matang pengalaman di wilayah, teritorial, pengalaman di staf yang cukup lama dan juga pengalaman di bidang reserse. Kabareskrim jabatan yang sangat strategis di Polri. Saya kira dengan segala pengalaman itu ditambah dengan pribadi beliau, saya sangat paham. Pribadi yang santun, pribadi yang merangkul, termasuk kemampuan beliau merangkul semua pihak, senior, junior, kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, tapi juga saya tau Pak Sigit sangat tegas, sikap beliau sangat tegas sekali,” tandasnya.

Dengan segudang pengalaman dan kekayaan karakter kepribadiannya, mantan Kapolri Muhammad Tito Karnavian menyebut, sosok Listyo Sigit sudah sangat siap mengemban amanah sebagai Kapolri. Ia juga mendoakan agar kelak, Listyo Sigit mampu mengemban amanah dengan baik.

“Sehingga sekali lagi saya berpandangan, Pak Sigit sangat tanggap dan sudah sangat siap untuk menjadi Kapolri, saya doakan semoga prosesnya lancar, dan semoga bisa mengemban amanah dengan baik,” pungkasnya. (*)

Sumber berita dan foto (*/Puspen Kemendagri)

Editor (+roni banase)

Tinjau Dampak Banjir di Kalsel, Logistik dan Infrastruktur Jadi Perhatian Presiden

80 Views

Banjarmasin, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menangani kerusakan sejumlah sarana penghubung yang rusak karena bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya ialah Jembatan Mataraman. Rusaknya jembatan tersebut menyebabkan akses jalan nasional di Kalimantan Selatan menjadi terputus.

“Saya ingin memastikan ke lapangan, yang pertama mengenai kerusakan infrastruktur yang memang terjadi. Ada beberapa jembatan yang runtuh, seperti kita lihat di belakang ini. Tadi saya sudah minta ke Menteri PU agar dalam 3—4 hari ini bisa diselesaikan sehingga mobilitas distribusi barang tidak terganggu,” ujar Presiden saat meninjau Jembatan Mataraman di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, pada Senin, 18 Januari 2021.

Sementara yang berkaitan dengan evakuasi warga kena dampak, dalam peninjauan kali ini Kepala Negara mendapati bahwa proses evakuasi di lapangan telah tertangani dengan baik. Selanjutnya, Presiden menitikberatkan pada ketersediaan logistik dan kebutuhan lain bagi para pengungsi yang berada di pengungsian.

“Ini yang penting karena hampir 20 ribu masyarakat berada di dalam pengungsian. Kekurangan-kekurangan yang ada nanti bisa dibantu dari pemerintah pusat selain dari logistik yang ada di pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota,” tuturnya.

Untuk diketahui, curah hujan yang sangat tinggi selama hampir sepuluh hari secara berturut-turut menyebabkan Sungai Barito yang biasanya menampung kurang lebih 230 juta meter kubik air kini menghadapi lonjakan debit air secara signifikan. Hal itu diperkirakan memicu banjir yang saat ini terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menyampaikan dukacita bagi para korban sekaligus mendoakan ketabahan bagi para keluarga yang ditinggalkan.

“Saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam atas korban yang meninggal di musibah banjir di Kalimantan Selatan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran dan keikhlasan,” tandasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres) Editor (+roni banase)

Pasca-terpapar Covid, ‘Swab’ I Wagub NTT Negatif dan Gubernur Membaik

328 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kondisi terkini Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi secara fisik dalam keadaan segar dan sehat. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing kepada awak media di halaman depan Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, pada Senin pagi, 18 Januari 2021.

“Pasca-diumumkannya pak Gubernur dan Wakil Gubernur terkonfirmasi positif Covid-19 pada 13 Januari 2021 lalu, kondisi terkini Bapak Gubernur dan Wagub masih menjalankan karantina dan secara fisik dalam keadaan segar dan sehat,” ujar Sekda Benediktus.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/01/15/ini-pesan-gubernur-ntt-saat-isolasi-covid-19-julie-laiskodat-kami-video-call/

Sekda juga menjelaskan bahwa kondisi Gubernur VBL dalam keadaan baik dan masih menjalani masa karantina  di RSPAD Gatot Subroto-Jakarta. “Kondisi terkini Pak Gubernur masih menjalani karantina di RSPAD Gatot Subroto-Jakarta, sesuai dengan protap medis terkait dengan penanganan Covid, sehingga pada saat ini beliau belum berada di tempat dan bekerja sebagaimana biasanya, namun secara fisik beliau dalam kondisi yang sehat dan segar,” terangnya.

Kondisi kesehatan terkini Bapak Wagub Josef pun disampaikan Sekda Polo Maing. “Terkait dengan perkembangan terkini kondisi Kesehatan Bapak Wagub Josef, beliau telah melakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) pertama setelah terkonfirmasi positif Covid-19 dan hasilnya negatif, saat ini beliau bekerja dari rumah, sambil menunggu secara medis pemeriksaan PCR yang kedua dan setelah pemeriksaan yang kedua hasilnya negatif, tentunya sesuai dengan protap medis, Bapak Wagub dapat kembali bekerja seperti biasa,” jelas Sekda Polo Maing.(*)

Sumber berita (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Foto utama (*/koleksi foto Julie Sutrisno Laiskodat)

Editor (+roni banase)

Jembatan Putus dan 809 Rumah Terendam Akibat Banjir di Halmahera Utara

14 Views

Maluku Utara, Garda Indonesia | Sebanyak 1.801 jiwa mengungsi akibat banjir di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Sabtu, 16 Januari 2021 pukul 12.00 WIT dengan tinggi muka air 50—100 sentimeter.

Perincian dari kerugian material akibat bencana tersebut antara lain satu unit jembatan terputus, 809 unit rumah terendam, tiga unit rumah terbawa banjir dan dua unit rumah rusak berat.

Sementara itu, terdapat lima kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Kecamatan Kao Barat, Kecamatan Halmahera Utara, Kecamatan Galela Barat, Kecamatan Galela Selatan dan Kecamatan Loloda Utara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara melakukan kaji cepat, berkoordinasi dengan instansi terkait, masyarakat dan relawan serta tim gabungan dalam melakukan evakuasi masyarakat kena dampak.

Selain itu, BPBD Kabupaten Halmahera Utara juga mendirikan tenda pengungsi di perbatasan antara Desa Pitago dan Desa Kai dan memantau banjir saat ini telah berangsur surut.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Provinsi Maluku Utara berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir.

Untuk itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga di tengah musim hujan yang akan terjadi di sejumlah wilayah hingga Februari 2021.

Sumber berita dan foto (*/Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB)

Editor (+roni banase)