Semua tulisan dari admin

Bank NTT Raih ‘Indonesia Enterprise Risk Management Award IV-2021′

24 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank NTT sebagai bank kebanggaan milik masyarakat NTT, mendapat pengakuan dari berbagai pihak, tentang kualitas pelayanan, yakni sebagai bank yang terus bertumbuh menjadi bank yang memiliki manajemen sehat. Kerja keras segenap manajemen, yakni Direksi, Komisaris dan seluruh karyawan, membuahkan hasil gemilang.

Pada Jumat, 9 April 2021, Bank NTT menggapai sebuah penghargaan bergengsi. “Indonesia  Enterprise Risk Management Award (IERMA) IV-2021′ adalah penghargaan yang diberikan kepada Bank NTT. Yang tak kalah membanggakan adalah pada Februari lalu, Bank NTT pun mendapatkan penghargaan yang sama, dari Economic Review. Kali ini, Bank NTT meraih award sebagai “The Big 6 Indonesia Enterprise Risk Management — IV-2021 dengan kategori: BPD Company-Buku 2 dengan nilai aset Rp.15 Triliun sampai kurang dari Rp.25 Triliun.

Penghargaan ini diberikan melalui zoominar yang mengusung tema  “Strengtheening Risk Awarenes in the Face Future Busines Disruption” dan diikuti oleh para pejabat perbankan se-Indonesia. Sementara, untuk Bank NTT, diikuti oleh Direktur Utama, Direktur Kepatuhan, Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Kepala Divisi Perencanaan & Corporate Secretary, melalui pertemuan secara online.

Kepastian mengenai pemberian penghargaan ini, dipertegas dalam surat resmi yang ditujukan kepada Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho dan ditembuskan ke Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu serta sejumlah pejabat utama; bernomor 017FS/IERMA/KUM/ER/IR!III/2021 bersifat penting dan dengan perihal Surat Undangan penyerahan Penghargaan dan National Zoominar, tanggal 18 Maret 2021 dan ditandatangani oleh RAy. Hj. Irlisa Rachmadiana, SSn, M.M. selaku pemimpin umum dan Dr. Dewi Hanggraeni, S.E., MB. selaku ketua dewan juri.

Adapun dasar dari penganugerahan penghargaan tersebut, adalah penerapan manajemen risiko secara baik, sangat  penting bagi sebuah industri perbankan. Bahkan kondisi akibat pandemi Covid-19 yang sudah setahun melanda NTT, sangat berdampak buruk pada sektor usaha. Sehingga penerapan Enterprise Risk Manajemen (ERM) dalam meningkatkan value added bagi perusahaan, minimal dapat bertahan. Karena dengan melakukan mitigasi risiko yang baik, diharapkan dapat mengurangi potensi kerugian, meningkatkan daya saing yang akhirnya meningkatkan shareholders wealth.

Manajemen risiko merupakan rangkaian  prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan risiko yang timbul dari kegiatan usaha entitas atau perusahaan. Sedangkan tujuan manajemen risiko adalah menjaga agar aktivitas operasional perusahaan tidak menimbulkan kerugian yang melebihi kemampuannya untuk menyerap kerugian atau membahayakan kelangsungan usahanya. Sedangkan tujuan dari pemberian award ini, adalah diberikannya apresiasi tertinggi kepada dunia usaha Indonesia yang memiliki sederet keunggulan dengan menerapkan manajemen risiko dengan baik. Sedangkan visinya adalah ‘Keteladanan Perusahaan’ tersebut menjadi benchmarking bagi dunia usaha lainnya di Indonesia menuju perusahaan kelas dunia.

Misinya, memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia yang sukses menerapkan manajemen risiko dalam kegiatan operasional sehari-hari,” demikian Economic Review dalam suratnya kepada Bank NTT terkait landasan pemberian penghargaan tersebut. Adapun kategori yang dinilai dalam penjurian, yakni manajemen risiko yang meliputi intemal environment and objective (lingkungan internal dan sasaran), risk identification (identifikasi resiko), risk assessment (Penilaian Risiko), Risk Response (Tanggapan Risiko), Kecukupan kualitas dan kuantitas yang membawahi manajemen risiko (sertifikasi latar belakang pendidikan dan pengalaman, dan lain-lain).

Poin kedua yang dinilai yakni audit dan audit internal yang meliputi departemen audit diposisikan yang independen, melakukan perbaikan berdasarkan saran-saran yang diajukan auditor intern, kecukupan kualitas dan kuantitas yang membawahi fungsi audit (sertifikasi, latar belakang pendidikan dan pengalaman) termasuk program peningkatan kemampuan dengan melaksanakan continuing profesional education, serta secara periodik biasanya empat tahun sekali kegiatan departemen ini harus dievaluasi oleh pihak independen.

Poin ketiga yang dievaluasi adalah Hukum dan Reputasi, yakni adanya berita atau informasi negatif mengenai perusahaan dan pimpinan beserta jajarannya, adanya masalah hukum, ligitasi dan bagaimana dampaknya terhadap perusahaan, sudah membuat secara detail SOP dan kebijakan tertulis dalam menghadapi kasus seperti penyuapan, korupsi dan praktik bisnis tidak sehat, dan yang terakhir, perusahaan memberikan pendidikan dan pelatihan bagi senior manajemen, karyawan dan vendor tentang hukum, regulasi, kebijakan dan kode etik yang terkait dengan operasional perusahaan.

Tak hanya itu, melainkan juri pun melakukan dari sisi financial Finance. Validitas hasil penjurian sangat ditentukan oleh dewan juri yang berkualitas. Mereka diantaranya Prof, Roy Sembel, MBA, PhD, CSA (Dewan Pakar Keuangan, Investasi) sebagai penasihat juri, Dr. Dewi Hanggraeni, MBA, CA, CACP (Ketua Umum Perhimpunan Penggiat Tata kelola Risiko dan Kepatuhan Indonesia, Dosen FEB UI, Waketum PPI bidang Ekonomi sebagai ketua dewan juri, dan anggotanya, Alan Yazid, BBus, MBA selaku Wakil Ketua Perhimpunan Tata kelola, Risiko dan Kepatuhan Indonesia.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, memberi apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang sudah berkontribusi secara nyata, sehingga Bank NTT, boleh dinobatkan sebagai bank yang sukses menerapkan manajemen yang mumpuni. Dari sisi mitigasi risiko, menurut Dirut Alex, Bank NTT menyadari bahwa ini prioritas untuk menuju Bank Devisa. Sehingga segenap manajemen, menetapkan sebuah program yakni GO TKB 2 atau menuju ke Tingkat Kesehatan Bank 2 pada tahun 2021.

“Dan untuk memastikan bahwa Bank NTT serius terhadap visinya ini, yakni ‘Melayani Lebih Sungguh’, maka manajemen sudah menyiapkan SOP dan diikuti dengan pengawasan ekstra ketat dalam penerapannya, sehingga saat ini, Bank NTT memperoleh predikat sebagai bank dengan mitigasi risiko terbaik,” tandas Alex Riwu Kaho. (*)

Sumber berita (*/humas Bank NTT)

Editor (+roni banase)

Listrik di Perbankan Nyala Lagi, Kepala BI Perwakilan NTT: Terima Kasih PLN

144 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja saat mengunjungi layanan Perbankan di Bank CIMB Niaga yang disambut oleh Kepala CIMB Niaga Cabang Kupang, Jeni Manbait pada Jumat, 9 April 2021 mengungkapkan bahwa layanan Perbankan sudah 100 persen sejak kemarin (Kamis, 8 April 2021, red) walaupun ATM belum 100 persen.

“Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan, jika listrik kembali menyala, maka ATM akan difungsikan dan dapat melayani masyarakat,” ujar I Nyoman Ariawan Atmaja.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/10/pln-pulihkan-listrik-fasilitas-umum-di-kota-kupang-pasca-badai-seroja/

Tentu, imbuh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, kita mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memprioritaskan teman-teman di Perbankan dan di Bank Indonesia. “Termasuk juga terima kasih kepada PLN dan Telkom yang sudah menyiapkan listrik dan jaringan telekomunikasi dengan baik, juga kepada Pertamina memberikan keleluasaan untuk membeli BBM untuk genset,” ucap I Nyoman Ariawan Atmaja.

Bank CIMB Niaga Edukasi Nasabah Pakai Transaksi Non-Tunai

Kepala Bank CIMB Niaga Cabang Kupang, Jeni Manbait kepada awak media menyampaikan pasca-badai Siklon Tropis Seroja pada Minggu, 4 April hingga Minggu, 5 April 2021, aktivitas layanan Perbankan ditangguhkan 1 (satu) hari. “Kami berkoordinasi dengan pusat dan Bank Indonesia Perwakilan NTT dan memutuskan tidak bisa melayani nasabah kami pada saat itu,” urai Jeni.

Namun, imbuh Jeni, kami mengedukasi nasabah kami untuk memakai E-Channel, Octo Mobile CIMB Niaga. “Kondisi itu dapat membantu mereka untuk melakukan transaksi dan hanya beberapa Bank yang ready melayani nasabah (termasuk CIMB Niaga),” ungkapnya.

Selain itu, tandas Jeni, “Puji Tuhan ! Tadi pukul 11.00 WITA listrik sudah menyala sehingga dapat mendukung pengoperasian mesin ATM dan Mesin EDC CIMB Niaga yang dilengkapi dengan QRis.”

Terpisah, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko mengungkapkan bahwa prioritas utama pemulihan kelistrikan yakni fasilitas umum. “Rumah sakit memang menjadi prioritas kami dalam melakukan pemulihan kelistrikan. Ini menjadi titik vital, khususnya untuk memberikan perawatan kepada korban, ditambah lagi kondisi yang masih pandemi,” ucap Jatmiko pada Jumat, 9 April 2021.

PLN telah berhasil menyalakan listrik fasilitas umum seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) S.K. Lerik, RSUD W Z Yohanes, Rumah Sakit Siloam, Telkom Plaza, Telkomsel Grapari, Hotel Aston, Bank Indonesia, Lippo Plaza, Bank NTT, Polda NTT, Ramayana, Bandara El Tari, AURI, Kajati NTT, BPBD NTT dan lain-lain.

Untuk mempercepat proses pemulihan listrik, PLN Group telah mengerahkan sebanyak 560 personil. Sebanyak 163 personil di antaranya berasal dari luar Wilayah NTT, yaitu dari Maluku, Sulawesi, Papua Barat, Jawa Timur, Bali, dan NTB. Hingga Kamis, 9 April 2021 pukul 08.00 WITA, PLN berhasil mengoperasikan 1.398 unit gardu sehingga lebih dari 221.761 pelanggan dapat kembali menikmati listrik.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

PLN Pulihkan Listrik Fasilitas Umum di Kota Kupang Pasca-Badai Seroja

40 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PLN berhasil memulihkan sistem kelistrikan sejumlah fasilitas umum pasca-Badai seroja yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Fasilitas umum seperti rumah sakit menjadi prioritas PLN untuk mendorong NTT segera bangkit.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah S K Lerik Kota Kupang, dr. Marsiana Y Halek menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN yang telah memulihkan pelayanan listrik di rumah sakit pasca-badai yang menimpa Kota Kupang. “Hal ini merupakan prestasi yang luar biasa dari PLN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami doakan PLN semakin maju dan berkembang bersama masyarakat NTT,” ungkap dr. Lily sapaan akrabnya.

Senada, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko mengungkapkan bahwa prioritas utama pemulihan kelistrikan yakni fasilitas umum. “Rumah sakit memang menjadi prioritas kami dalam melakukan pemulihan kelistrikan. Ini menjadi titik vital, khususnya untuk memberikan perawatan kepada korban, ditambah lagi kondisi yang masih pandemi,” ucap Jatmiko.

PLN telah berhasil menyalakan listrik fasilitas umum seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) S.K. Lerik, RSUD W Z Yohanes, Rumah Sakit Siloam, Telkom Plaza, Telkomsel Grapari, Hotel Aston, Bank Indonesia, Lippo Plaza, Bank NTT, Polda NTT, Ramayana, Bandara El Tari, AURI, Kajati NTT, BPBD NTT dan lain-lain.

General Manager PLN UIW NTT, Agustus Jatmiko saat memantau langsung pemulihan jaringan listrik di Kota Kupang pasca-badai Siklon Tropis Seroja

Untuk mempercepat proses pemulihan listrik, PLN Group telah mengerahkan sebanyak 560 personil. Sebanyak 163 personil di antaranya berasal dari luar Wilayah NTT, yaitu dari Maluku, Sulawesi, Papua Barat, Jawa Timur, Bali, dan NTB. Hingga Kamis, 9 April 2021 pukul 08.00 WITA, PLN berhasil mengoperasikan 1.398 unit gardu sehingga lebih dari 221.761 pelanggan dapat kembali menikmati listrik.

Tidak hanya fokus pada pemulihan listrik, PLN Peduli juga telah menyalurkan bantuan senilai Rp.185 juta. Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk sembako, dapur umum dan lain-lain.

PLN terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan dan bersabar untuk pemulihan listrik. Selanjutnya, masyarakat bisa menghubungi melalui call center PLN 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile. (*)

Sumber berita dan foto (*/ Public Relations PLN)

Editor (+roni banase)

Danone-Alfamart Peduli Pendidikan Anak NTT

99 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Danone Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor Pro-gres Maxx bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan Ruangguru mendukung terbentuknya sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui program “Rumah Belajar Generasi Maju dan Kelas Generasi Maju”.

Kedua program ini merupakan upaya kolaborasi bersama untuk memberikan dukungan akses pendidikan dan perbaikan fasilitas belajar untuk mendukung anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi maju.

Kesehatan dan pendidikan merupakan hal mendasar yang penting dalam peningkatan kualitas SDM. Sehingga, penting untuk memastikan bahwa anak-anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas agar dapat terus belajar dengan optimal demi kemajuan Indonesia. Namun, penutupan kegiatan sekolah di masa pandemi, berimbas pada terbatasnya akses pembelajaran bagi siswa dalam kondisi yang kurang beruntung. Siswa yang berada dalam situasi kurang beruntung tersebut, berpotensi mengalami penurunan kemampuan belajar.

Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) masih menghadapi berbagai tantangan, karena banyak anak-anak di Indonesia yang belum memiliki akses pembelajaran yang memadai untuk sekolah secara daring.

Menurut Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, jumlah data nomor ponsel yang sudah terdaftar per September 2020 sebanyak 21,7 juta nomor dari 44 juta siswa. Artinya, bisa dikatakan bahwa sekitar 50 persen siswa-siswi tidak memiliki ponsel untuk belajar daring. Hal ini tentu membuat proses dan kualitas pembelajaran masih belum maksimal.

Widyaprada Ahli Utama, Kemendikbud, Dr Huril Danu Ismadi, M.Pd mengatakan, peningkatan akses dan kualitas pendidikan merupakan salah satu prioritas penting pemerintah. Oleh karenanya, kami sangat menghargai segala inisiatif pihak swasta, seperti kolaborasi dan kontribusi yang sangat baik antara Danone Indonesia, Alfamart dan Ruangguru melalui dua program strategis ‘Rumah Belajar Generasi Maju dan Kelas Generasi Maju’ dalam upaya meningkatkan akses pendidikan di Indonesia agar kualitasnya semakin baik.

“Kedua program tersebut merupakan kolaborasi yang penting antara pemerintah dan dunia swasta, di mana pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar menjadi landasan dari semua jenjang pendidikan selanjutnya sampai dengan perguruan tinggi. Dengan semakin kita bisa memfasilitasi dan memberikan proses pembelajaran yang baik kepada anak-anak usia dini dan sekolah dasar, maka akan semakin memberikan kesiapan kepada mereka dalam mengeksplorasi semua potensinya serta memberikan harapan generasi maju di masa yang akan datang,” urai Huril Danu dalam acara peluncuran Rumah Belajar Generasi Maju dan Kelas Generasi Maju secara virtual, pada Selasa 6 April 2021.

CEO of Danone Specialized Nutrition Indonesia Connie Ang mengatakan, “Kami percaya bahwa setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk bisa mengembangkan potensi prestasi mereka melalui akses pendidikan yang berkualitas. Kami menyadari, dalam menghadapi tantangan di dunia pendidikan saat ini, anak yang kesulitan mendapatkan akses terhadap fasilitas pendukung seperti gawai dengan fitur yang memadai untuk pembelajaran daring, akan berpotensi kehilangan kesempatan belajar yang seharusnya mereka dapatkan dalam situasi normal.”

Beberapa studi menunjukkan bahwa penurunan kemampuan belajar seorang siswa saat ini akan memengaruhi perkembangan pengetahuannya kelak yang berpotensi menciptakan ketimpangan pendapatan ketika mereka sudah bekerja. Hal tersebut diperkirakan dapat mengakibatkan kerugian pendapatan seumur hidup yang setara dengan $ 151 miliar di masa depannya akibat dampak berkurangnya kualitas pembelajaran di masa pandemi.

Potensi kerugian tersebut bahkan bisa menjadi lebih besar jika sekolah tetap ditutup untuk waktu yang lebih lama tanpa adanya tindakan tambahan untuk mendukung pembelajaran. Guna mendukung upaya pemerintah mengoptimalkan sistem belajar di rumah agar bisa berjalan dengan baik, berbagai pihak perlu bersatu untuk menyediakan sarana dan prasarana pendukung yang baik seperti fasilitas internet dalam bentuk kuota belajar, fasilitas belajar seperti gawai, materi pembelajaran yang berkualitas dan sebagainya.

”Sebagai produk susu pertumbuhan yang telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia selama lebih dari 65 tahun, SGM Eksplor terus berkomitmen mendukung tumbuh kembang maksimal anak Indonesia melalui penyediaan inovasi produk bernutrisi, seperti SGM Eksplor Pro-gress Maxx yang baru diluncurkan, serta melakukan berbagai program berkelanjutan dan kolaborasi bersama berbagai pihak. Di tahun 2021 ini, SGM Eksplor berkolaborasi dengan Alfamart dan Ruangguru melalui rangkaian inisiatif program ‘Rumah Belajar Generasi Maju dan Kelas Generasi Maju’, untuk menyediakan akses pendidikan sehingga lebih banyak anak Indonesia bisa belajar dengan layak dan mendukung mereka mencapai potensi prestasi agar tumbuh menjadi anak generasi maju,” kata Connie Ang.

Walaupun saat ini masih belajar dari rumah, peningkatan sarana dan prasarana juga sangat penting untuk diperhatikan dalam menunjang keberhasilan pendidikan. Melalui sarana dan prasarana yang memadai sesuai standar mutu pendidikan, setiap siswa dapat merasa nyaman dan aman selama mengikuti pembelajaran, sehingga berdampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan siswa tersebut.

Oleh karenanya, lanjut Connie Ang, SGM Eksplor juga bekerja sama dengan Alfamart untuk menjalankan inisiatif program “Rumah Belajar Generasi Maju” yang merupakan program sosial untuk menyediakan rehabilitasi infrastruktur pendidikan jangka panjang yang berkelanjutan, di mana program kali ini adalah membantu merenovasi 2 sekolah yang berlokasi di Kabupaten Bantul, Yogyakarta dan Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Danone Specialized Nutrition Indonesia akan terus mendukung perkembangan anak Indonesia agar dapat maksimal, baik itu dari sisi akses nutrisi maupun pendidikan. Karena, pemenuhan nutrisi yang lengkap dan pendidikan merupakan dua pilar utama yang perlu dimiliki oleh setiap anak agar dapat tumbuh maksimal menjadi anak generasi maju.

“Semoga kontribusi ini mendukung pendidikan anak generasi maju di masa pandemi sehingga akses dan fasilitas terhadap pendidikan yang layak dapat diakses oleh setiap anak, karena merekalah masa depan bangsa Indonesia,” ujar Connie Ang.

Presiden Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Anggara Hans Prawira menyambut baik kolaborasi bersama SGM Eksplor yang mendukung akses pendidikan melalui rehabilitasi infrastruktur pendidikan. “Melalui program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang maksimal dalam mendukung penyediaan akses pendidikan yang layak bagi anak Indonesia. Bagi kami yang terpenting sebenarnya bukan hanya seberapa besar kita bisa memberi dukungan, namun juga bagaimana kita bisa berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik bagi mereka,” ujar Anggara.

Selain mendukung  peningkatan sarana dan prasarana pendidikan melalui perbaikan fasilitas belajar, SGM Eksplor juga berkolaborasi dengan Ruangguru melalui program sosial “Kelas Generasi Maju” yang merupakan bentuk dukungan belajar untuk 1.000 siswa-siswi kelas 4—6 Sekolah Dasar (SD) yang kurang mampu di seluruh Indonesia.

Paket dukungan belajar ini terdiri dari langganan gratis layanan Ruangguru ‘Brain Academy Online’ selama 1 tahun dan 1 unit perangkat smartphone.serta kuota internet. Dalam program ini, nantinya para guru dari Ruangguru juga akan menjadi mentor dan memonitor langsung perkembangan belajar anak yang mengikuti program ini, sehingga diharapkan proses belajar mengajar bisa lebih optimal.

Co-Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara meyakini bahwa peningkatan kualitas pendidikan yang merata, diharapkan dapat mendorong pembangunan nasional secara menyeluruh ke depannya. “Oleh karena itu, sebagai startup pendidikan, Ruangguru menyambut baik kerjasama dengan SGM Eksplor dan Alfamart untuk menghadirkan program Kelas Generasi Maju, yang diharapkan mengoptimalkan sistem belajar di rumah anak Indoesia, terutama selama masa pandemi ini, agar bisa berjalan dengan lebih maksimal dan mendukung mereka untuk dapat terus mengembangkan potensi prestasinya,” tandas Adamas.

Sementara itu, Bupati Manggarai Barat, Edi Endi menyampaikan terima kasih kepada Danone dan Alfamart atas kepeduliannya terhadap pendidikan di Manggarai Barat. Ia berharap kerja sama tersebut senantiasa terjalin untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, lebih khususnya Manggarai Barat. (*)

Sumber berita (*/tim)

Foto utama (*/Istimewa, Virtual – Suasana peluncuran Rumah Belajar Generasi Maju dan Kelas Generasi Maju secara virtual, pada Selasa, 6 April 2021.

Suara Lapar dan Haus Warnai Kondisi Pasca-Banjir Bandang Malaka

292 Views

Malaka-NTT, Garda Indonesia| Sedih, ibarat anak ayam kehilangan induk, warga korban banjir bandang Malaka meneriakkan rasa ingin makan dan minum. Pengalaman nan amat mengharukan ini disaksikan langsung Garda Indonesia dan OMK Paroki Roh Kudus Halilulik, Kabupaten Belu, ketika melintasi sepanjang jalan Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat siang, 9 April 2021.

Dugaan kuat Garda Indonesia, suara – suara menyedihkan itu hadir lantaran sedang merindukan jamahan tangan – tangan penuh kepedulian. Pengalaman ini pun dialami usai menyerahkan sumbangan berupa sembako, pakaian layak pakai ke Posko Ante Morten, Pusat Paroki Maria Fatima Betun.

Kondisi terakhir pasca–bencana banjir bandang Desa Fahiluka, suara–suara spontanitas terdengar dari setiap halaman rumah dan pinggiran jalan penuh timbunan lumpur sisa banjir bandang.

Romo Yogar Fallo dan OMK Paroki Roh Kudus Halilulik, Kabupaten Belu saat menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang di Malaka

Terlihat, semua orang tengah sibuk membersihkan bentangan lumpur di dalam dan luar rumahnya masing–masing. Ada yang mencuci, ada yang menjemur perlengkapan rumah tangga seperti sofa dan kasur, dan ada juga yang menguras sumur. Di sepanjang jalan itu pun tidak tampak binatang–binatang piaraan berkeliaran. Udara di sekitar lokasi bencana tercium  bau–bau tak sedap, terasa menyengat indra penciuman dari sisa–sisa bangkai.

Menanggapi kondisi tersebut, Romo Yogar Fallo menuturkan, bantuan kemanusiaan yang dihantar oleh berbagai pihak ke Malaka belum bisa sepenuhnya memenuhi kebutuhan semua korban banjir. Karena itu, ia masih terus berjuang bersama OMK Paroki yang sebagian besar merupakan anggota THS – THM paroki untuk melanjutkan penggalangan dana kemanusiaan termasuk sumbangan pakaian layak pakai. “Setelah kami serahkan bantuan ke Posko Dekenat Malaka, ternyata di lokasi masih ada teriakan haus dan lapar. Open donasi tetap harus kita lakukan karena banyak warga yang belum tersentuh bantuan terutama kampung– kampung yang sulit dijangkau,” ungkapnya.

Romo Yogar mengaku, pelayanan terhadap para korban banjir tentu ada banyak kekurangan dan kekeliruan. “Seperti di posko Dekenat Malaka ada yang sakit dan terpaksa berbaring saja di lantai beralaskan terpal. Mau minum obat, tapi makanan terlambat. Para petugas mestinya memilah, mana yang darurat dan mana yang tidak. Pendataan perlu dilakukan secara akurat sehingga tidak ada yang terabaikan,” sebutnya.

Kondisi pengungsi di penampungan Posko Ante Morten Betun

Romo Yogar juga meminta, kiranya ada kerja sama yang baik antara gereja dan pemerintah setempat agar bantuan– bantuan yang sedang mengalir deras ke Malaka bisa secepatnya diterima para korban, terutama makanan, minuman dan bantuan air bersih yang sifatnya darurat.

Pemuda Halilulik Bantu Korban Banjir Bandang di Malaka

Kelompok Pemuda Halilulik, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, turut mengambil bagian dalam memberikan perhatian kepada para korban banjir bandang di Kabupaten Malaka.

Informasi yang diterima Garda Indonesia pada Kamis, 8 April 2021 menyebutkan, kelompok pemuda yang diinisiasi oleh Ronald Dalung dan kawan–kawan itu bergerak menggalang dana dari warga sekitar wilayah Halilulik dengan terlebih dahulu mengantongi surat izin dari Camat Tasifeto Barat dan dukungan dari Koramil Tasifeto Barat, Paroki Roh Kudus Halilulik, Polsek Tasifeto Barat, dan Pemerintah Desa Naitimu.

Bantuan sembako dan pakaian layak pakai itu sudah diserahkan ke Posko Induk Susteran SSpS Betun pada Kamis, 8 April 2021. (*)

Penulis: (*/ Herminus Halek)

Peduli Bencana di Kupang, Coop TLM Indonesia Bantu Bahan Bangunan & Beras

181 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Coop  TLM Indonesia memberikan atensi kepada para korban bencana di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tertimpa Badai Siklon Tropis Seroja pada 3—5 April 2021.Bantuan diserahkan oleh Manager Utama Coop  TLM Indonesia Ibu Zesly N.W. Pah didampingi oleh tim bencana Coop TLM Indonesia yang di ketuai oleh Bapak Mulyadi Beri, pada Jumat, 9 April 2021.

Bantuan diberikan kepada Anggota Coop TLM Indonesia, juga masyarakat melalui Pemerintah Desa, posko bencana di Gereja Mizba Tetebudale dan Gereja Imanuel Oesao. Bantuan kepada Desa Tanah Putih diterima oleh Plt. Kepala Desa, Abraham Ismau yang menyampaikan terima kasih kepada Coop TLM Indonesia yang sudah membantu masyarakat.

“Bantuan ini benar-benar sangat membantu karena masyarakat sudah sangat kekurangan bahan makanan.  Juga untuk masyarakat yang mendapatkan bantuan bahan bangunan, mudah-mudahan dapat segera bergerak untuk kembali membangun dan juga dapat kembali berusaha,” ujar Abraham Ismau.

Manager Utama Coop TLM Indonesia, Zesly N. W. Pah, usai menyerahkan bantuan  berharap agar bantuan yang dberikan Coop TLM mudah-mudahan dapat membantu masyarakat dan anggota terdampak agar dapat meringankan beban dan kembali memulai usaha lagi. “Coop TLM memberikan bantuan ini, tapi kami berharap agar anggota dan juga masyarakat jangan terus bergantung dengan bantuan tapi segera bangkit untuk berusaha,” pintanya.

Coop TLM Indonesia menyerahkan bantuan bahan bangunan bagi warga terdampak bencana

Bantuan-bantuan ini, tandas Zesly,  sifatnya jangka pendek, tetapi kehidupan dan kebutuhan keluarga akan terus berlanjut.  “Semua harus kembali semangat dan tidak putus asa dengan keadaan,” harapnya.

Salah satu anggota penerima bantuan, Ketua SeSaMa Nusak-Desa Tanah Putih, Novitha Kali (kehilangan rumah), menyatakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Coop TLM Indonesia karena sudah memberikan bantuan berupa beras dan bahan bangunan.

“Terima kasih tak terhingga kepada Coop TLM Indonesia karena begitu memperhatikan kami sebagai anggota.  Kami dikunjungi Kamis tanggal 8 April dan tanggal 9 April kami sudah mendapatkan bantuan. Respons yang sangat cepat dari Coop TLM benar-benar menolong kami.  Jangankan bahan makanan, rumah saja saya tidak punya karena dibawa banjir dan harus menginap di tetangga.  Sekali lagi, terima kasih Coop TLM Indonesia,” ungkap Novitha Kali.

Adapun total bantuan yang diberikan Coop TLM Indonesia di Kabupaten Kupang adalah beras sebanyak 3,2 ton, seng sebanyak 260 lembar, usuk sebanyak 208 batang dan paku sebanyak 78 Kg.(*)

Sumber berita dan foto (*/humas Coop TLM Indonesia)

Editor (+roni banase)

Presiden Jokowi Cengkerama dengan Anak-anak Lembata

226 Views

Lembata-NTT, Garda Indonesia | Meski sementara dirundung suasana duka, warga Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berada di lokasi pengungsian di Kantor Kecamatan Ile Ape tampak antusias dan bergembira atas kehadiran Presiden Joko Widodo di tengah mereka.

Hal itu terlihat saat anak-anak di lokasi pengungsian yang begitu riang saat Presiden Jokowi bergabung sejenak di tengah aktivitas mereka yang tampak sedang mewarnai, menggambar, atau membaca. Presiden pun begitu terhibur mendengar celoteh dan cerita anak-anak di sana.

Presiden Jokowi duduk setara dan menyapa masyarakat di Flores Timur

Begitu pula dengan para orang tua dan relawan setempat yang sibuk menjalankan aktivitasnya di dapur umum pengungsian, sangat terhibur atas kunjungan Presiden ke lokasi mereka. Dalam kunjungan dan peninjauan ini, Presiden juga menyerahkan bingkisan dan bantuan langsung kepada warga setempat.

Di lokasi pengungsian tersebut, Menteri Sosial Tri Rismaharini juga telah tiba lebih dulu untuk memastikan lancarnya distribusi bantuan kepada warga terdampak bencana.(*)

Sumber berita dan foto utama (*/BPMI Setpres)

Editor (+roni banase)

12 Ribu Lebih Rumah & Kantor Bupati Sabu Raijua Rusak Dihantam Badai Seroja

135 Views

Sabu Raijua, Garda Indonesia | Badai Siklon Tropis Seroja yang meluluhlantakkan fasilitas umum, perkantoran, kantor Bupati Sabu Raijua, dan rumah-rumah rakyat di Kabupaten Sabu Raijua pada Senin, 5 April 2021 pukul 15.00—21.00 WITA.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/06/badai-siklon-lulu-lantak-sabu-raijua-porak-poranda-rumah-kantor/

Penjabat Bupati Sabu Raijua, Doris Rihi kepada Garda Indonesia pada Kamis pagi, 8 April 2021 pukul 06.14 WITA menyampaikan kondisi Sabu Raijua. “Semalam (Rabu, 7 April 2021, red) setelah saya mengumpulkan para Camat dan Kepala Desa/Lurah diperoleh informasi jumlah kerusakan pada rumah warga, sekolah, gereja, fasilitas umum seperti kantor, rumah sakit, puskesmas mencapai 12 ribu lebih unit,” urainya.

Terkait kerusakan jalan atau infrastruktur lainya, imbuh Doris, akan disampaikan melalui laporan. “Kami akan menginfokan lagi setelah didata secara valid. Demikian info sementara,” ucapnya.

Atap Kantor Bupati Sabu Raijua terlepas dan hancur dihantam Badai Seroja

Doris pun menyampaikan permohonan maaf karena komunikasi terganggu karena signal telekomunikasi “Listrik padam sejak bencana tanggal 5 April, jaringan komunikasi internet juga terganggu lebih banyak tak ada sinyal. BBM sementara masih cukup, tapi akan jadi masalah jika tidak ada stok BBM masuk.  Transportasi jalan masih dapat dilalui walaupun pada titik tertentu terjadi patahan atau longsor,” urainya.

Selain itu, terang Doris, transportasi laut dan udara kiranya dapat beraktivitas. “Karena saat sangat dibutuhkan untuk  kelancaran perekonomian di Sabu Raijua seperti terpenuhinya BBM, sembako, dan lain-lain, sekaligus menjawab kebutuhan anak-anak yang akan melanjutkan kuliah ke Kupang, Bali, Jawa, dan lain-lain.

Doris Rihi juga menandaskan akan bekerja membersihkan ruangan kantor untuk  dimanfaatkan walau kondisi parah karena tak ada gedung lain untuk pindah.(*)

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto (*/istimewa, koleksi pribadi)