Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » ‘Bahagia Melawan Covid-19’ Kiat Tung Desem Waringin Tangkal Virus Corona

‘Bahagia Melawan Covid-19’ Kiat Tung Desem Waringin Tangkal Virus Corona

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Mei 2020
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Masih terpatri dalam ingatan bahwa pada Kamis, 1 April 2020, Tung Desem Waringin yang saat itu terkapar karena positif Covid-19; menulis pesan-pesan wasiat terakhir kepada istrinya. Dia merasa sudah berada diambang batas. Kesulitan bernafas, dadanya sesak dan kondisi itu diperburuk setelah ia melihat hasil foto rontgen paru-parunya yang memutih pertanda tak baik.

Tung menggigil. Badannya dingin sekali. Hal itu semakin buruk dirasa.

Tung menangis tak karu-karuan. Kekalutan semakin menguasai hati dan pikirannya. Dokter datang untuk memeriksa oksigen dalam darah. Hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Dalam momentum itu Tung merasa berada dalam masa krisis.

Pada detik-detik itu, Tung kemudian teringat hasil diskusi dengan sahabatnya. Prof Hamdi namanya. Bahwa sehat itu perkara holistic. Sehat harus dimulai dengan perbaikan mental terlebih dahulu. Mental harus positif.

Maka seketika itu Tung segera melakukan terapi pernafasan Wim Hof.

Apa itu pernafasan Wim Hof? Apa khasiatnya?

Pernafasan Wim Hof adalah terapi yang dilakukan untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Latihan pernafasan ini dapat memberi manfaat lebih dari dua hal tadi. Kemampuan mengontrol napas dapat membantu seseorang untuk mengurangi stres dan meningkatkan fungsi tertentu di dalam tubuh termasuk meningkatkan respons imun.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Apa yang diputuskan Tung untuk melakukan terapi Wim Hof membuahkan hasil sempurna. Stres mereda mental kembali stabil dan itu memicu tubuhnya merespons bentuk energi.

Pada saat tes darah selanjutnya, dokter terheran-heran. Oksigen dalam darahnya tinggi. Hal itu diimbangi Tung dengan terapi air putih. Sehingga demam juga dapat dikendalikan dan pernafasannya kembali normal.

Kemudian setelah fisiknya kembali normal, lantas Tung membiasakan diri dengan beberapa kegiatan yang positif dan disenanginya, sebagai upaya untuk menata hatinya kembali setelah sempat hancur berantakan dalam melawati masa krisis.

Dia bernyanyi. Siapa saja yang ditemuinya diajak bernyanyi. Liriknya seperti ini, “Hati yang gembira adalah obat. Obat yang manjur”.

Obrolan dan diskusi Tung Desem Waringin dengan Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Minggu, 10 Mei 2020

Kebahagiaan yang Tung peroleh dengan menyanyi juga dibagikan melalui pesan suara obrolan di gawainya. Untuk menjaga emosionalnya, Tung juga konsisten untuk menghindari berita-berita yang negatif. Sebagai gantinya, ia fokus mencari siaran-siaran yang dapat mengundang gelak tawa seperti hasil rekaman televisi berupa tayangan komedi dan lawak yang banyak didapatkan di kanal-kanal YouTube.

Selang beberapa hari setelah dinyatakan negatif dan berhasil menaklukkan Covid-19, Tung banyak membagi kisahnya kepada orang-orang terdekat, bahwa kebahagiaan menjadi kunci utama tubuh seseorang menjadi sehat. Kuncinya adalah mengembalikan mentalitas, pikiran positif dan niscaya tubuh akan merespons dalam bentuk kekuatan.

Dalam obrolan dan diskusi bersama Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 lewat telekonferensi yang disiarkan langsung melalui kanal televisi nasional, Tung yang juga seorang pakar dan motivator menyampaikan bahwa ukuran kebahagiaan menjadi dasar seseorang memperoleh kesehatan baik secara jasmani maupun rohani.

Hal itu sebagaimana hasil penelitian melalui 200 studi ilmiah kepada 275 ribu orang pada tahun 2005 oleh Lyubomirsky, King, di Harvard University, dalam catatannya. “Bahwa manusia itu terbalik. Kalau dia bahagia ternyata dia lebih sehat. Sahabatnya lebih banyak. Pernikahannya lebih harmonis. Lebih kreatif, pekerjaan dan kariernya jadi lebih bagus,” ungkap Tung, pada Minggu, 10 Mei 2020.

Dalam penjelasannya mengenai hasil penelitian yang lain pula, Tung juga menyampaikan bahwa tingkat kebahagiaan berpengaruh pada kinerja dan produktivitas hingga diyakini dapat memperpanjang usia seseorang.

Tung sangat yakin dengan hal itu. Ia telah membuktikan sendiri. “Orang yang bahagia, harapan hidup 10 tahun lebih lama dibanding orang rata-rata”.

“Karyawan yang bahagia, menerima evaluasi lebih baik dan bayaran lebih tinggi”, bunyi hasil riset yang disampaikan Tung.

Selain itu, sebagai survivor atau penyintas Covid-19 telah membuktikan sendiri bahwa kebahagiaan adalah senjata melawan virus SARS-CoV-2 yang sempat menjangkiti dirinya.

Sebagai seseorang yang masih diberi kesempatan untuk melanjutkan hidup, Tung mengajak semua orang untuk terus memiliki harapan dan semangat. Tentunya juga berupaya mempertahankan dan menjaga imunitas sebagai bentuk pertahanan melawan Covid-19.

“Kita fokus punya harapan, punya goal silakan, apa yang Anda belum lakukan, Anda mau lakukan. Dan percaya, bahwa badai pasti berlalu,” pungkas Tung.(*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Foto utama (*/instagram Tung Desem Waringin)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hidupkan IMABI Kupang, Rudi Nule Terpilih Sebagai Nahkoda

    Hidupkan IMABI Kupang, Rudi Nule Terpilih Sebagai Nahkoda

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ikatan Mahasiswa Bikomi (IMABI) Kupang menggelar pertemuan perdana sekaligus pembentukan kepengurusan baru tahun 2019 di tempat terbuka Bukit Cinta, Penfui pada Sabtu, 26 Oktober 2019. Pertemuan yang diinisiasi oleh mahasiswa Bikomi dari 4 Kecamatan ini diikuti oleh mahasiswa dari Bikomi Nilulat , Bikomi Tengah, Bikomi Selatan, dan Bikomi Utara yang ada […]

  • Demo Hari Ke-17, Pengungsi Afganistan Datangi IOM dengan Tuntutan Sama

    Demo Hari Ke-17, Pengungsi Afganistan Datangi IOM dengan Tuntutan Sama

    • calendar_month Kam, 20 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pengungsi Afganistan dan Pakistan yang menempati Hotel Ina Boi dan Kupang Inn kembali melakukan ujuk rasa (demonstrasi) pada Kamis, 20 Mei 2021 pukul 09.25 WITA—selesai di depan Kantor IOM (International Organization for Migration). Para demonstran, sekitar 15 orang terdiri dari laki-laki dan perempuan juga memboyong anak-anak dan mendirikan tenda darurat. Masih […]

  • Pusat Olahraga Dibuka Lagi, Tetap Berolahraga Saat Pandemi Covid-19

    Pusat Olahraga Dibuka Lagi, Tetap Berolahraga Saat Pandemi Covid-19

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Olahraga merupakan aktivitas yang bermanfaat untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh. Aktivitas ini dapat juga menjadi hiburan bagi yang melakukannya. Namun, di masa pandemi ini masyarakat yang biasanya berolahraga bersama dapat menjalaninya secara terbatas. Tetap berolahraga di rumah adalah cara terbaik untuk sehat dan tidak terpapar Covid-19. Masyarakat yang ingin berolahraga […]

  • Hati-hati! Akun Facebook Anda Diretas Jadi Penipuan Hadiah IPhone dari JNE

    Hati-hati! Akun Facebook Anda Diretas Jadi Penipuan Hadiah IPhone dari JNE

    • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Puji syukur saya bisa mendapat hadiah berupa iPhone XS Max 256 GB hanya dengan membayar Rp.800.000 sebagai pajak hadiah dari Event JNE bagi smartphone. Awalnya saya lihat banyak teman-teman di facebook yang suda dapat jadi saya coba untuk ikutan event nya dan Alhamdulillah saya tidak sangka sekali, tadi pagi kurir JNE […]

  • Imlek 2023, Pemkot Kupang & Paguyuban Tionghoa Kolaborasi

    Imlek 2023, Pemkot Kupang & Paguyuban Tionghoa Kolaborasi

    • calendar_month Ming, 22 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pada momen Imlek, Pemerintah Kota Kupang bersama paguyuban etnis Tionghoa di memasang lampion di sepanjang Jalan El Tari. Pemasangan lampion berlangsung sejak tanggal 19 Januari 2023 (sebelum perayaan Imlek) hingga 31 Januari 2023. Selain pemasangan lampion, rencananya akan dilaksanakan atraksi budaya termasuk di dalamnya pertunjukan barongsai untuk memeriahkan perayaan Imlek […]

  • Raih Wawasan Internasional Melalui Diplomatic Tour 2018

    Raih Wawasan Internasional Melalui Diplomatic Tour 2018

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Loading

    Sorong-Papua,gardaindonesia.id – Masih dalam rangka kegiatan Diplomatic Tour 2018, para peserta yang terdiri dari Duta Besar dan Organisasi Internasional diajak meninjau langsung kondisi perempuan dan anak yang ada di Kota Sorong. Kegiatan dimulai sejak pagi hari, mereka mengunjungi 3 lokasi berbeda, yakni SD Inpres 09 Perumnas, Kota Sorong, SMPN 1 Model Kota Sorong, dan Unit […]

expand_less