Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Bank India Belajar ‘Smart Branch’ Bank NTT

Bank India Belajar ‘Smart Branch’ Bank NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
  • visibility 67
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | A Subsidiary of State Bank of India (SBI) atau Kantor Cabang Bank India di Indonesia studi banding ke PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT pada Senin, 22 Januari 2024.

Kunjungan perwakilan bank terbesar di India yang bermarkas di Jakarta ini untuk memahami lebih dalam penerapan sistem smart branch di Bank NTT.

Kedatangan delegasi Bank SBI disambut langsung oleh Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Dana dan Treasury Bank NTT, Johanis Landu Praing, Direktur Kredit Bank NTT Paulus Stefen Messakh, Direktur Kepatuhan Bank NTT Christofel Adoe, dan para Kepala Divisi dan Kasubdiv Bank NTT.

Pihak Bank India hadir Sanjay Kumar Sing selaku Direktur IT, Sandeep Pawa selaku SVP IT, Agung Wibawa Putra sebagai Head of IT Operation pada SBI, dan dari pihak FDS L. Seno Purwoadi sebagai Direktur FDS dan Amira Ghina selaku Account Manager.

Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, kunjungan Bank India merupakan momen yang sangat luar biasa, di saat Bank NTT sedang bergelut untuk pemenuhan modal inti minimum.

“Bagi kami, ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa dan memotivasi kami untuk mampu menyiapkan diri, bahkan beradaptasi dengan perubahan teknologi, regulasi, dan market yang ada,” ujar Alex Riwu Kaho (sapaan akrab Dirut Bank NTT, red).

Ia juga menyoroti tantangan global, nasional, domestik dan El Nino, yang mendorong Bank NTT untuk melakukan inovasi layanan yang efektif dan efisien sesuai dengan kemajuan teknologi.

“Teknologi sangat memungkinkan itu. Efisiensi dan efektivitas dengan langkah-langkah cerdas, tentu akan memberikan pertumbuhan-pertumbuhan baru dan prospek yang bisa dicermati lewat riset, kajian dan penelitian,” terangnya.

Alex Riwu Kaho mengaku, pihaknya sangat berbangga dikunjungi oleh SBI yang adalah perwakilan bank terbesar di India, dengan aset yang jauh di atas bank umum nasional di Indonesia.

Pose bersama jajaran direksi Bank NTT dan Bank India. Foto : Ama Beding

Ke depan, tidak tertutup kemungkinan Bank NTT dan SBI akan menjalankan kerja sama di bidang Bank Devisa yang akan memberikan keuntungan bagi kedua institusi dalam bidang bisnis.

“Terima kasih atas kunjungan kehormatan yang sangat memotivasi kami, memberikan energi positif dan rasa percaya diri yang makin meningkat. Serta memberikan ruang untuk kita dapat bertumbuh bersama-sama,” pungkasnya.

Direktur IT SBI Sanjay Kumar Sing mengatakan, tujuan mereka datang ke Bank NTT adalah untuk melakukan perubahan pada core banking yang dimiliki oleh SBI.

Ia menyebut, SBI juga menggunakan core banking yang disiapkan oleh FDS, di mana core banking yang sama tersebut, saat ini juga digunakan oleh Bank NTT.

“Dalam pandangan kami, Dirut Bank NTT telah melakukan hal-hal yang luar biasa. Bank NTT dalam pandangan kami, memiliki infrastruktur yang sama dengan India. Kami juga punya daerah-daerah terpencil, dan kami juga sangat kagum dengan terobosan-terobosan Dirut yang melakukan pelayanan ke daerah-daerah terpencil. Itu menjadi hal penting bagi Bank India sehingga datang ke sini,” ujar Sanjay.

Dikatakan Sanjay, pihaknya juga telah mempelajari profil Bank NTT, di mana saat ini Bank NTT dalam keadaan sehat dengan NPL yang cukup baik dan perkembangan yang bagus, termasuk implementasi smart branch. “Kami tertarik dengan sistem smart teller otomatis di Bank NTT, dan itu akan kami implementasikan pada bank kami yang ada di Jakarta,” ungkapnya.

Sanjay menambahkan, selanjutnya ke depan, pihaknya akan membangun kolaborasi antara Bank India dan Bank NTT. “Kami berterima kasih kepada Dirut dan semua tim Bank NTT. Kami berharap kerja sama selanjutnya akan ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubdiv Humas Bank NTT Inggrid Manongga juga menjelaskan kondisi terkini Bank NTT.

Ia menyebut, Bank NTT sudah berkembang sangat pesat, baik dari sisi jumlah kantor sampai pada penerapan Smart Branch oleh Bank NTT pada sejumlah kantor cabang dan kantor fungsional. (*)

Sumber (*/KN/Ama Beding)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Korban Longsor Kuatae, IKB TTS Jabodetabek Ulur Kasih

    Peduli Korban Longsor Kuatae, IKB TTS Jabodetabek Ulur Kasih

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    IKB TTS Jabodetabek terdiri dari para perantau asal TTS yang berdomisili di Jabodetabek pun merasa terpanggil untuk meringankan beban saudara-saudara mereka yang terkena musibah.   TTS | Bencana alam longsor sering kali meninggalkan jejak kerusakan yang mendalam, baik secara fisik maupun psikis. Di tengah duka dan keprihatinan, muncullah semangat gotong royong dan kepedulian yang menyentuh […]

  • Persebata Lembata vs Perse Ende, Siapa Juara ETMC 2022?

    Persebata Lembata vs Perse Ende, Siapa Juara ETMC 2022?

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata, Garda Indonesia | Laga final El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXI bakal berhadapan Persebata Lembata versus Perse Ende pada Kamis, 29 September 2022 pukul 14.30 WITA di lapangan Gelora 99 Lewoleba. Sebelumnya, pada Liga 3 ETMC pada 5–24 Juli 2019, tuan rumah PS Malaka menjadi juara disusul peringkat kedua ditempati Persim Manggarai. Laga final […]

  • Warga TTU Yakin SIAGA Menang Pilgub NTT 2024

    Warga TTU Yakin SIAGA Menang Pilgub NTT 2024

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Kefamenanu | Ribuan massa menyambut kedatangan calon gubernur NTT nomor Urut 3, Simon Petrus Kamlasi (SPK) di Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada Senin, 30 September 2024. Bagai menyambut seorang jenderal yang baru pulang dari medan perang, SPK yang datang bersama calon bupati TTU, Falentinus Kebo, diminta untuk menumpang di sebuah […]

  • Kristiana Muki Dorong Tenun TTU Masuk Mulok & Tercatat di Kemenkumham

    Kristiana Muki Dorong Tenun TTU Masuk Mulok & Tercatat di Kemenkumham

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-T.T.U, Garda Indonesia | Anggota DPR RI Komisi II Fraksi Partai NasDem, Kristiana Muki, S.Pd., M.Si. mendorong agar kain tenun asal Timor Tengah Utara (T.T.U), lebih ditonjolkan dan diangkat sebagai kekayaan luar biasa. “Jangan sampai besok sampai ke depannya ada yang mengklaim tenun T.T.U,” ucapnya kepada Garda Indonesia dalam sesi wawancara eksklusif pada akhir Juni […]

  • Srikandi Ganjar Ajak Pemuda-Pemudi Peduli Lingkungan Sehat

    Srikandi Ganjar Ajak Pemuda-Pemudi Peduli Lingkungan Sehat

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sukarelawan Srikandi Ganjar memiliki sejumlah cara menarik untuk merangkul pemuda-pemudi di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya dengan mengajak para milenial melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Koordinator Wilayah Srikandi NTT Raeda Kusrorong mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat […]

  • Mendikbud : “Sekolah Dekat, Pendidikan Karakter Makin Kuat!”

    Mendikbud : “Sekolah Dekat, Pendidikan Karakter Makin Kuat!”

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy meminta agar orang tua tidak perlu resah dan khawatir berlebihan dengan penerapan zonasi pendidikan pada PPDB. Ia mengajak para orang tua agar dapat mengubah cara pandang dan pola pikir terkait “sekolah favorit/unggulan”. Ia memahami masyarakat masih resisten dengan konsep ini. Dikatakan Mendikbud, jangan sampai […]

expand_less