Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Banyak Siswa di Kabupaten Kupang Belum Dapat Dana PIP, Anita Gah Singkap

Banyak Siswa di Kabupaten Kupang Belum Dapat Dana PIP, Anita Gah Singkap

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2020
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Loading

Kab.Kupang, Garda Indonesia | Sebanyak 58.398 siswa dari total 67.000 siswa di Kabupaten Kupang menerima beasiswa hingga pada tahun 2019 dengan kisaran anggaran Dana Program Indonesia Pintar (PIP) sebesar Rp.31.800.000.000,- (Tiga Puluh Satu Miliar Delapan Ratus Juta Rupiah).

Kepastian penerimaan beasiswa tersebut disampaikan oleh Anita Jacoba Gah, Anggota Komisi X DPR RI saat melakukan reses dengan Kepala Sekolah SD, SMP, dan Pengawas Sekolah dari Kecamatan Amarasi Barat dan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 11 Maret 2020 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang.

Data penerima Dana PIP yang disampaikan oleh Anita Jacoba Gah dari Dirjen Dikti tersebut disinyalir tak selaras dengan kondisi di lapangan dengan data yang disodorkan Anita Gah. Hasil pantauan media ini, saat beberapa kepala sekolah menyampaikan data dan terkuak masih banyak siswa yang belum menerima Dana PIP.

Anita Jacoba Gah saat menyerap aspirasi Kepala Sekolah dari Kecamatan Amarasi Barat dan Amarasi Timur di Kabupaten Kupang

Seperti disampaikan oleh Kepala Sekolah SD Inpres Nunbaus 1 Leminabus Noti mengatakan, pada tahun 2019 mengusulkan 129 anak penerima beasiswa PIP, namun hanya 37 siswa yang menerima. Begitu pun dengan yang disampaikan oleh Dominggus Bilaut, Kepala SD Inpres Bismarak menyampaikan hanya 36 siswa yang menerima dana PIP dari pengajuan 76 siswa.

Anita dengan optimis menyampaikan bahwa dirinya akan melihat dan memperjuangkan kebutuhan sekolah termasuk Dana PIP di Amarasi Barat dan Amarasi Timur dari Senayan melalui Pemda Kabupaten Kupang dan dinas terkait.

“Bagaimana dengan kondisi sekolah dan proses penerimaan beasiswa PIP?” tanya Anita Gah kepada para kepala sekolah seraya menyampaikan bahwa pada 2019 hampir sekitar 59.000 siswa menerima dana PIP hasil perjuangan anggota DPR yang telah tiga kali menjabat sebagai wakil rakyat di Senayan.

“Hari ini saya sebagai Anggota DPR RI Komisi X melalui Rumah Aspirasi saya ingin aspirasi kongkret dari Bapak/Ibu Kepala Sekolah dan perjuangan seperti masih akan terus berlanjut karena beruntung ada wakil NTT di Komisi X dan saat ini saya ingin belanja masalah serta menyerap aspirasi dari Bapak/Ibu Kepala Sekolah dari Kecamatan Amarasi Barat dan Amarasi Timur,” ujar Anita Jacoba Gah yang didampingi oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Imanuel Buan.

Anita Gah juga memberikan opsi kepada para kepala sekolah untuk mengajukan penerima Dana PIP melalui Dinas Pendidikan atau Rumah Aspirasi Anita Jacoba Gah yang terletak di Kabupaten Kupang.

Selain itu, Anita meminta para kepala sekolah untuk memperhatikan data Dapodik untuk kelancaran input nama penerima Dana PIP. “Tolong perhatikan data Dapodik agar jelas seperti nama orang tua kandung ‘nama ibu kandung’ dan penulisan nama tidak boleh kurang huruf maka bakal ditolak saat pengiriman data ke pusat,” ungkap Anita.

Menurut peraturan, ujar Anita, seharusnya dana PIP sudah ada di rekening siswa, namun yang terjadi saat siswa itu datang ke Bank penyalur baru buku tabungan dicetak dan dengan tegas Anita mengatakan bahwa mekanisme penyaluran dana PIP dari Kementerian Pendidikan ke Dinas Pendidikan lalu ke Kepala Sekolah.

“Terjadi persoalan jika Kepala Dinas dan Kepala Sekolah tidak tahu, jadi tolong bapak/Ibu kepala sekolah perhatikan mekanisme penyaluran dana PIP agar tepat sasaran,” pintanya.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atensi Inflasi NTT, BI Gagas Tanam Cabai Konsep Smart Farming

    Atensi Inflasi NTT, BI Gagas Tanam Cabai Konsep Smart Farming

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Cabai merupakan salah satu komoditas penyumbang Inflasi di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bank Indonesia memotret inflasi kelompok volatile food Juni 2023 menurun dibandingkan dengan perkembangan Mei 2023. Kelompok volatile food mencatat inflasi sebesar 0,44% (month to month [mtm]), lebih rendah Mei 2023 sebesar 0,49% (mtm). Menilik kondisi tersebut, maka Bank Indonesia Perwakilan NTT menghelat tanam […]

  • Di Nagekeo, VBL : Tugas Utama Pemerintah Bebaskan Rakyat dari Kemiskinan

    Di Nagekeo, VBL : Tugas Utama Pemerintah Bebaskan Rakyat dari Kemiskinan

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Loading

    Nagekeo, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) selaku Gubernur NTT menegaskan, tugas utama dari pemerintah; baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota seluruh NTT adalah membebaskan rakyat dari belenggu penderitaan dan kemiskinan. “Tugas utama pemerintah adalah membebaskan rakyatnya dari penderitaan. Karena itu, pemerintah bekerja untuk menyejahterakan rakyatnya,” tegas Gubernur VBL di hadapan masyarakat […]

  • NTT Hanya Terdapat 9 Desa Mandiri

    NTT Hanya Terdapat 9 Desa Mandiri

    • calendar_month Sen, 10 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Indeks Potensi Desa (Podes) 2018 di rilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Podes 2018 dilaksanakan menjelang Sensus Penduduk 2020. Siklus Podes 3 kali setiap 10 tahun (2011, 2014, dan 2018). Tujuan Pendataan Potensi Desa(Podes) dapat diperoleh Indeks Potensi Desa (IPD) dan klasifikasi/ tipologi desa yakni Desa Mandiri, Desa Berkembang dan Desa Tertinggal. […]

  • Aksi Diaspora TTS Berbagi Untuk Saudara TTS di Tengah Pandemi Covid-19

    Aksi Diaspora TTS Berbagi Untuk Saudara TTS di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Depok – Jabar, Garda Indonesia  | Sektor swasta terutama perusahaan, banyak yang mengalami penurunan produksi serta penjualan yang mengakibatkan terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PMK). Masyarakat luas sangat terdampak atas kondisi tersebut, terlebih masyarakat perantau mereka sangat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup makan/minum & susu anak, biaya hidup serta sewa kontrakan. Saudara kita, warga Kabupaten Timor […]

  • Ganti Valentina Tanate, Syaiful Lubis Resmi Jabat Kepala Kantor Bahasa NTT

    Ganti Valentina Tanate, Syaiful Lubis Resmi Jabat Kepala Kantor Bahasa NTT

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Acara Pisah Sambut Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT dari pejabat lama Valentina Lovina Tanate, S.Pd., M.Hum. kepada pejabat baru Syaiful Bahri Lubis. S.S., M.A. yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Bahasa Provinsi Jambi; dilaksanakan di Aula Nusantara, LPMP Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa, 1 September 2019. Pejabat baru Kepala Kantor […]

  • Perangi Stunting & Malaria, Dinkes Belu Gelar Rakorda Bidang Kesehatan

    Perangi Stunting & Malaria, Dinkes Belu Gelar Rakorda Bidang Kesehatan

    • calendar_month Jum, 13 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka memerangi dan mengeliminasi stunting dan malaria, Dinas Kesehatan Kabupaten Belu menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten pada Kamis 12—13 Desember 2019 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu. Bupati Belu Willibrodus Lay pada kesempatan itu, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa, stunting (gizi kronis/gizi buruk/kerdil) dan […]

expand_less