Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BNPB Dorong Pemda NTT Integrasi Penanggulangan Bencana ke RPJMD

BNPB Dorong Pemda NTT Integrasi Penanggulangan Bencana ke RPJMD

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 29 Mei 2024
  • visibility 59
  • comment 1 komentar

Loading

Kota Kupang | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan ketangguhan bencana guna mewujudkan ketahanan berkelanjutan atau sustainable resilience. Komitmen tersebut selaras dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Direktorat Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana, melalui bimbingan teknis pemaduan penanggulangan bencana ke dalam RPJMD pada Senin, 27 Mei 2024 di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bimbingan teknis dibuka Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi NTT, Ir Cornelis Wadu, M.Si. Ia menekankan integrasi penanggulangan bencana ke dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) merupakan kewajiban pemerintah daerah memenuhi pelayanan minimal yang berhak diterima masyarakat dalam bidang penanggulangan bencana.

“Pemerintah pusat dan daerah perlu mendorong ketangguhan bencana di daerah dengan memasukkan muatan penanggulangan bencana ke dalam dokumen RPJMD agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran dan melaksanakan program serta kegiatan yang berkaitan dengan kebencanaan,” ucapnya.

Langkah kesiapsiagaan dan penanganan bencana yang efektif, imbuh Kalak BPBD, harus diperkuat melalui kolaborasi dan koordinasi yang baik untuk memastikan agar upaya penanggulangan bencana berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat terhindar dari dampak buruk bencana.

Selanjutnya pada sesi diskusi panel oleh Mirzal,  SKM, MA(CD), Analis Kebijakan Ahli Muda, Direktorat Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri menyampaikan pentingnya integrasi perencanaan penanggulangan bencana ke dalam perencanaan pembangunan  daerah.

“Penting bagi pemerintah daerah untuk mengintegrasikan strategi penanggulangan bencana ke dalam setiap tahap perencanaan pembangunan. Hal ini dapat dimulai dengan memastikan isu kebencanaan menjadi prioritas dalam visi misi kepala daerah dan tertuang secara komprehensif dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ucap Mirzal dalam sesi presentasi.

Situasi bimtek pemaduan penanggulangan bencana ke dalam RPJMD. Foto : tim FPRB Kota Kupang

Selanjutnya, Pratomo Cahyo Nugroho, MT, Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana menyampaikan rencana penanggulangan bencana (RPB) perlu diintegrasikan ke dalam kebijakan pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah memegang peran penting dalam mengurangi risiko dan dampak bencana melalui perencanaan yang terarah dan komprehensif. Rencana penanggulangan bencana daerah (RPB) menjadi instrumen penting yang memuat strategi dan langkah-langkah konkret dalam menghadapi potensi bencana di wilayahnya,” ucapnya.

Selain itu, Pratomo juga menyampaikan bahwa upaya PRB pada tahap pra-bencana, dapat mengurangi kerusakan dan kerugian akibat bencana. Ke depannya, perlu sinkronisasi program dan kegiatan yang telah dilakukan setiap OPD dalam upaya penanggulangan bencana.

“Kedudukan dokumen KRB dan PRB sangat strategis dalam memastikan agar unsur penanggulangan bencana masuk ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Dokumen KRB dan RPB jadi kewajiban daerah yang harus dibuat dan menjadi salah satu rujukan bagi RPJMD dan dokumen perencanaan daerah lainnya. Dengan demikian, perlu advokasi penanggulangan bencana ke dalam perencanaan di daerah. Komitmen bersama dalam RPB ini memperkuat mekanisme penganggaran dan keberlanjutan upaya PB di daerah,” tandas Pratomo.

Arsyad Azizi Iriansyah, Analis Bencana Direktorat Pengembangan Strategi PB sebagai tetua panitia menyampaikan bimtek yang dihelat pada tanggal 27—28 Mei 2024 di Hotel Kristal Kupang dihadiri perwakilan dari BPBD dan Bappeda di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), dan Rote Ndao.

Bimtek didukung Program SIAP SIAGA sebagai mitra kerja sama BNPB. Selain itu, peserta dibagi menjadi 5 (lima) kelompok untuk mendiskusikan dan mengisi lembar kerja pemaduan penanggulangan bencana ke dalam perencanaan pembangunan yang terdiri atas 3 bab. Setiap kelompok didampingi oleh fasilitator.(*)

Sumber (*/tim FPRB)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Sanggar Lopo Gaharu – Komunitas Budaya Berbasis Keluarga

      Sanggar Lopo Gaharu – Komunitas Budaya Berbasis Keluarga

      • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
      • account_circle Penulis
      • visibility 58
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Mencintai Budaya mutlak dan pantas diperjuangkan, juga menanamkan dasar karakter, mental positif dan leadership yang di tanamkan dan di kedepankan terhadap para anak muda dalam Komunitas Budaya Sanggar Lopo Gaharu. Berdiri 4 September 2010, Sanggar Lopo Gaharu di pelopori oleh Erni Handayani seorang Guru SMA Negeri 1 Kupang dengan dukungan Drs. Floribertus […]

    • Pemeriksaan Cepat Kunci Sukses Provinsi Bali Tangani Covid-19

      Pemeriksaan Cepat Kunci Sukses Provinsi Bali Tangani Covid-19

      • calendar_month Rab, 6 Mei 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 64
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Tim Lab Pemeriksaan Kasus Covid-19 Provinsi Bali Ni Nyoman Sri Budayanti mengatakan pemeriksaan atau tes sampel secara cepat merupakan salah satu kunci sukses Bali menangani penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. “Konsep penanganan Covid-19 adalah test, treatment, tracking. Semakin cepat melakukan tes, makin cepat diobati, makin cepat melakukan tracking para orang […]

    • RUU KUHP Disahkan Jadi Undang-undang

      RUU KUHP Disahkan Jadi Undang-undang

      • calendar_month Rab, 7 Des 2022
      • account_circle Penulis
      • visibility 75
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) disahkan menjadi Undang-undang. Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna DPR RI yang beragendakan pengambilan keputusan atas RUU KUHP pada Selasa 6 Desember 2022. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mengatakan pengesahan ini merupakan momen bersejarah dalam penyelenggaraan hukum pidana di Indonesia. Setelah bertahun-tahun […]

    • Poktan Poco Leok Binaan PLN Suplai Sayur Makan Bergizi Gratis

      Poktan Poco Leok Binaan PLN Suplai Sayur Makan Bergizi Gratis

      • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 54
      • 0Komentar

      Loading

      Saat ini, program budidaya hortikultura telah menyulap seluas 33.150 m2 lahan tidur menjadi lahan produktif dengan menggandeng 165 petani yang tergabung dalam masing-masing kelompok tani binaan PLN. Dengan 16 jenis tanaman, para petani dapat menghasilkan omzet sebesar Rp146 juta per bulan.   Manggarai | Kelompok Tani Poco Leok, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT, binaan […]

    • Percepat Eliminasi Malaria, Dinkes Belu & ‘Stakeholders’ Helat Rakor

      Percepat Eliminasi Malaria, Dinkes Belu & ‘Stakeholders’ Helat Rakor

      • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 53
      • 0Komentar

      Loading

      Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna mempercepat eliminasi malaria, Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat rapat koordinasi (rakor) pencegahan dan pengendalian malaria bersama stakeholders di Atambua pada  Rabu, 7 Oktober 2021. Sesuai data yang dilaporkan panitia penyelenggara dari Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, bahwa hingga September 2021, kasus malaria secara nasional berjumlah 94.610 […]

    • Agen Dia BISA Bank NTT Tembus 7.000-an Member

      Agen Dia BISA Bank NTT Tembus 7.000-an Member

      • calendar_month Kam, 6 Okt 2022
      • account_circle Penulis
      • visibility 57
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang, Garda Indonesia | Be Ju BISA adalah karya inovasi luar biasa yang dihadirkan oleh Bank NTT sebagai implementasi terhadap program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni Laku Pandai. Ini adalah salah satu dari sekian karya spektakuler dari Bank NTT, khususnya di Direktorat Dana dan Treasury yang dipimpin Yohanis L. Praing sebagai direktur. Adapun layanan […]

    expand_less