Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bobby Nasution Respons Viral Banjir Kayu Gelondongan Terjang Sumut

Bobby Nasution Respons Viral Banjir Kayu Gelondongan Terjang Sumut

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
  • visibility 321
  • comment 0 komentar

Loading

Banjir bandang yang melanda Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga Sibolga memang terlihat membawa tumpukan kayu gelondongan, memicu dugaan warganet soal praktik ilegal logging.

 

Medan | Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution buka suara soal viralnya kayu gelondongan yang terbawa banjir bandang di berbagai daerah Sumut. Ia mengatakan akan mengecek langsung temuan tersebut.

“Ya nanti kita lihat ya (soal banyaknya gelondongan kayu),” kata Bobby di Lanud Soewondo Medan, Kamis, 27 November 2025. Ia menegaskan fokus utama saat ini adalah evakuasi dan percepatan distribusi logistik bagi warga terdampak, termasuk kebutuhan bayi seperti pampers.

Banjir bandang yang melanda Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga Sibolga memang terlihat membawa tumpukan kayu gelondongan, memicu dugaan warganet soal praktik ilegal logging.

Bobby menetapkan status tanggap darurat banjir, longsor, dan gempa bumi di Sumut melalui Keputusan Gubernur Nomor 188.44/836/KPTS/2025, berlaku 27 November–10 Desember 2025 dan dapat diperpanjang.

Instansi terkait diminta segera melakukan langkah penanggulangan. “Melalui SK Gubernur ini diharapkan seluruh instansi/perangkat daerah mengambil langkah yang dibutuhkan untuk menanggulangi bencana alam yang terjadi,” kata Kadis Kominfo Sumut, Erwin Hotmansyah Harahap.

Hingga 27 November 2025, bencana ini telah menelan 48 korban jiwa dan 88 orang hilang, tersebar di Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Pakpak Bharat, Nias Selatan, Sibolga, dan Padangsidempuan. BNPB menambahkan empat korban meninggal di Humbang, total lebih dari 1.168 warga mengungsi dan 81 luka-luka.

Di Tapanuli Utara, jumlah meninggal bertambah menjadi 11 orang, dengan 35 warga masih hilang. “Masih ada 17 lokasi longsor yang sedang kita bersihkan,” kata Aiptu Walpon Baringbing.

Polda Sumut melaporkan total 62 korban meninggal, 33 di antaranya dari Sibolga, serta 65 orang hilang. Ada 367 titik bencana akibat banjir dan longsor.

Di Aceh Tenggara, banjir merendam 16 kecamatan dan 98 desa, menyebabkan 1.879 jiwa terdampak, 23 hilang, dan banyak akses serta jaringan internet terputus. Situasi serupa terjadi di Bireuen, dengan tiga korban meninggal dan jembatan Krueng Peusangan terputus.

Di Sumatra Barat, banjir merendam 11 kecamatan di Padang Pariaman, berdampak pada 10.575 penduduk, dengan satu warga hilang setelah terseret arus saat jembatan ambruk.

Meluasnya dampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar membuat sejumlah anggota DPR mendesak pemerintah menetapkan status bencana nasional. Kerusakan besar, korban yang terus bertambah, serta komunikasi yang terputus menjadi alasan utama.

Terpisah, Anggota Komisi V DPR, Ruslan M Daud mengatakan negara harus hadir lebih cepat, sedangkan Hinca Panjaitan menyebut belum jelas alasan pemerintah belum menaikkan status bencana. “Meski belum nasional, saya berharap all out dan memberikan penyelamatan maksimal,” ujarnya.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPSK Cabut Perlindungan Darurat kepada Tersangka Bharada E

    LPSK Cabut Perlindungan Darurat kepada Tersangka Bharada E

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Keputusan bulat terkait status perlindungan darurat yang semula diberikan kepada tersangka Bharada E akhirnya dicabut Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo menjelaskan, langkah tersebut diputuskan dalam Rapat Paripurna (Sidang Mahkamah) LPSK yang dihelat pada Senin pagi, 15 Agustus 2022 di Gedung LPSK. “Menurut catatan kami, Bharada […]

  • Dosen Politani Kupang Latih Tular Demplot Pekarangan ke Warga Alak

    Dosen Politani Kupang Latih Tular Demplot Pekarangan ke Warga Alak

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Sebelumnya, pada Kamis—Jumat, 25—26 Juni 2025, sebanyak 50 warga dari 35 RT dan 8 RW di Kelurahan Penkase Oeleta dilatih oleh dosen Politani Kupang terdiri dari Lenny Mooy, S.P., M.P. Theresia Ginting, S.P., M.P. dan Heny.M.C.Sine, STP., M.Si.   Kupang | Kabar gembira datang dari salah satu warga Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa […]

  • Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024, BI NTT Salur Uang Baru ke Daerah 3T

    Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024, BI NTT Salur Uang Baru ke Daerah 3T

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Bank Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Timur kembali membawa uang baru untuk ditukarkan dengan uang lusuh atau robek di daerah 3 T (terdepan, terluar dan terpencil). Pada tahun 2024, rombongan Ekspedisi Rupiah Berdaulat menuju Pulau Rote, Pulau Sabu, Pulau Raijua, Pulau Pantar, Pulau Timor (Naikliu). Rombongan Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang terdiri atas 16 orang […]

  • Akhiri Jabatan 5 September, Ayodhia Pamit ke Masyarakat NTT

    Akhiri Jabatan 5 September, Ayodhia Pamit ke Masyarakat NTT

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ayodhia Kalake mengakhiri masa jabatannya pada 5 September 2024. Sebelumnya, Ayodhia dilantik oleh Mendagri, Tito Karnavian pada 5 September 2023 di Jakarta. Ayodhia Kalake mendapat penugasan baru. Ia menjadi Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kanada. Ayodhia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan segenap masyarakat NTT selama 1 (satu) tahun […]

  • Sinyal Positif dari Perindo NTT ke Maballa dan Mahoro di Pilkada Sabu Raijua

    Sinyal Positif dari Perindo NTT ke Maballa dan Mahoro di Pilkada Sabu Raijua

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua DPW Partai Persatuan Indonesia (Perindo) NTT, Jonathan Nubatonis di hadapan Calon Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke (Maballa); menyatakan dukungannya saat pertemuan dalam suasana keakraban pada Selasa malam, 8 September 2020. Di hadapan Calon Petahana yang diusung oleh Partai NasDem dan PKB ini, Jon Nubatonis (sapaan akrabnya, red) menyatakan bentuk […]

  • Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 2)

    Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 2)

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Wina Armada Sukardi, Advokat dan Pakar Hukum Pers Secara geografis di Provinsi Sumatra Utara, suku Batak terdiri dari 5 (lima) etnis besar, yaitu Batak Toba (Tapanuli), Batak Simalungun, Batak Karo, Batak Mandailing (Angkola), dan Batak Pakpak (Dairi). Suku-suku  besar Batak tersebut menggunakan bahasa-bahasa yang berbeda baik substansi bahasanya maupun logatnya. Pada kehidupan sehari-harinya, pemakaian […]

expand_less