Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Bobou, Pasar Digital Bank NTT Pecut Kagum Presiden Jokowi

Bobou, Pasar Digital Bank NTT Pecut Kagum Presiden Jokowi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
  • visibility 149
  • comment 0 komentar

Loading

Bajawa, Garda Indonesia | Presiden RI, Joko Widodo pada Rabu, 1 Juni 2022, usai menjadi inspektur upacara peringatan hari lahir Pancasila di Ende, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ngada. Dan, di kabupaten itu, Jokowi bertemu dengan pedagang Pasar Bobou, di Bajawa.

Pasar Bobou pada 16 April 2022, ditetapkan sebagai pasar digital, di mana semua pembayaran di pasar ini dilakukan secara digital melalui Quick Respond Code Indonesia Standard (QRIS), atau layanan pembayaran yang dihadirkan oleh Bank Indonesia (BI), ini  menjadi awal digitalisasi perekonomian secara menyeluruh.

Bank NTT mengambil peran yang besar dalam digitalisasi Pasar Bobou. Hingga kini, sejumlah pasat di NTT sudah dijadikan pasar digital oleh Bank NTT, di antaranya pasar-pasar di Kota Kupang, Pasar Weekarou Sumba Barat, Pasar Batu Cermin Labuan Bajo yang diresmikan sebagai pasar digital oleh Deputi Bank Indonesia, beberapa pekan lalu, dan masih banyak lagi.

Dari Bajawa dilaporkan,  Bupati Ngada, Paru Andreas bersama wakilnya serta sejumlah pejabat Forkopimda, sudah menanti Bandara Turulelo, Soa, kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke Pasar Digital Bank NTT, Bobou.  Ikut bersama Presiden Joko Widodo, Ibu Negara, Iriana Jokowi, serta Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat bersama istri, Ny. Julie Sutrisno Laiskodat.

Setibanya di pasar, presiden dan ibu negara langsung bertemu para pedagang pasar. Satu persatu didatanginya dan menyapa mereka dengan beberapa kali menyatukan kedua telapak tangannya, lalu melemparkan senyuman khasnya.

Para pedagang menyambutnya histeris. Mereka mengelu-elukannya, serta beberapa ada yang berdesak-desakan ingin melihat dari dekat sosok kebanggaannya itu, ada juga yang hendak berswafoto bersama orang nomor satu di Republik Indonesia itu. Sembari mengenakan pakaian adat Ngada, mantan Wali Kota Solo ini menyerahkan bantuan kepada masyarakat di lokasi yang sama.

“Masyarakat Ngada sangat  antusias saat menyambut kehadiran bapak Presiden Joko Widodo  dan Ibu Iriana di Pasar Bobou, Ngada, kemarin (1 Juni 2022). Di pasar digital tersebut, bapak Presiden menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat penerima. Pada 16 April 2022 lalu, saat launching Pasar Digital Bobou ini, di mana pedagang telah menggunakan aplikasi QRIS Bank NTT, saya turun meninjau untuk melakukan survei cepat sumber pasokan bahan lokal yang mencerminkan tingkat kesejahteraan kabupaten Ngada,” demikian Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam postingannya di media sosial Facebook pada Kamis, 2 Juni 2022.

Terkait kunjungan Presiden Jokowi ke Pasar Digital Bank NTT, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menegaskan bahwa ini adalah sesuatu yang luar biasa. “Dan bagi kita semua, ini adalah motivasi terbaik dan luar biasa dari bapak presiden kepada kita semua, terutama seluruh insan Bank NTT. Ini adalah penghormatan besar,” ujar Alex.

Digitalisasi terhadap pasar-pasar tradisional sudah menjadi prioritas bagi Bank NTT. Sudah ribuan pedagang pasar yang hari ini menjadi merchant QRIS Bank NTT. Layanan ini memudahkan warga yang mau berbelanja, karena tidak memerlukan uang tunai lagi, melainkan tinggal scan barcode yang tersedia pada setiap merchant, lalu transaksi pun dilakukan. Tidak ada lagi  kembalian yang selalu kurang dan  kadang ditukar dengan permen, serta tidak ada lagi kekhawatiran uang palsu.

Sebagaimana diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, saat launching Pasar Digital Bobou pada Sabtu, 16 April 2022. Dia memuji kerja keras dan cerdas  Bank NTT dalam upaya digitalisasi pasar tradisional.

Sejauh ini NTT mengalami kenaikan sebesar 338 persen merchant QRIS, atau meningkat dari 31.000 menjadi 105.000. “Terima kasih Bank NTT yang telah mendukung seluruh digitalisasi termasuk tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) yang ada di NTT,” ucap Nyoman saat itu. (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Juta Uang Nasabah Hilang di BRI Lembata , Diduga Akibat Skimming

    Puluhan Juta Uang Nasabah Hilang di BRI Lembata , Diduga Akibat Skimming

    • calendar_month Rab, 4 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata, Garda Indonesia | Uang yang tersimpan di dalam rekening nasabah di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Lembata hilang dengan cara didebit tanpa sepengetahuan pemilik rekening. Salah satu nasabah BRI Lembata sekaligus pemilik rekening atas nama Samuel Mandala mengeluh atas peristiwa tersebut. Usai melaporkan skimming yang menimpa rekeningnya kepada Customer Service (CS) BRI Lembata, Samuel Mandala […]

  • Dirjen EBTKE & Gubernur NTT Bakal Tinjau Progres PLTP Mataloko

    Dirjen EBTKE & Gubernur NTT Bakal Tinjau Progres PLTP Mataloko

    • calendar_month Sab, 22 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) dan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dijadwalkan bakal melihat secara langsung progres pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Mataloko di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin, 24 Mei 2021. Kepastian kunjungan Dirjen EBTKE dan Gubernur NTT […]

  • Kemendagri: ‘Tidak Pernah Ada Larangan Rapat di Hotel’!

    Kemendagri: ‘Tidak Pernah Ada Larangan Rapat di Hotel’!

    • calendar_month Sel, 12 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Beredarnya informasi yang menyatakan bahwa Mendagri,Tahjo Kumolo hendak atau ingin melakukan larangan terhadap rapat-rapat di hotel adalah informasi yang menyesatkan. Pernyataan ini disampaikan oleh Kapuspen Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, dalam keterangan tertulis, Selasa/12 Februari 2019. “Pihak yang menginformasikan hal tersebut tidak pernah melakukan konfirmasi kepada Kemendagri”, jelas Kapuspen Kemendagri, Bahtiar Baharuddin. Sambung […]

  • Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja, Kota Kupang Lumpuh

    Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja, Kota Kupang Lumpuh

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | BMKG memprediksi 24 jam ke depan pada Selasa, 6 April 2021 pukul 07.00 WIB atau 08.00 WITA, Siklon Tropis Seroja berada pada posisi di Samudra Hindia Samudra Hindia sebelah barat daya Pulau Rote, 12.2LS, 120.1BT (sekitar 260 km sebelah barat daya Sabu, kecepatan 7 knots (12 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia. […]

  • Inisiasi SIAP SIAGA, Rakor PB NTT Tahun 2025 Hasilkan 13 Rekomendasi

    Inisiasi SIAP SIAGA, Rakor PB NTT Tahun 2025 Hasilkan 13 Rekomendasi

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Loading

    Deswanto Marbun, Head of Sub-National Program SIAP SIAGA dalam sesi pembukaan berharap rapat koordinasi dapat menghasilkan laporan yang memuat kondisi faktual, tantangan, solusi, serta strategi percepatan untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana.   Kupang | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghelat rapat koordinasi penanggulangan bencana (Rakor PB) Provinsi NTT tahun 2025 yang dihelat pada 19—20 November. […]

  • ‘YAPPIKA-ActionAid, Bengkel APPeK & TX Foundation’ Rehabilitasi 4 Sekolah Rusak

    ‘YAPPIKA-ActionAid, Bengkel APPeK & TX Foundation’ Rehabilitasi 4 Sekolah Rusak

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar merupakan bagian penting dalam pendidikan. Maka dari itu, gedung sekolah wajib memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, aksesibilitas, dan kenyamanan. Sayangnya, dari 2.414 total ruang kelas Sekolah Dasar di Kabupaten Kupang hanya 21% (507 ruang kelas) dalam kondisi baik. Sisanya, sebanyak 299 kelas (12,39%) dalam kategori rusak […]

expand_less