Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » BPBD Kota Kupang Latih Masyarakat & Aparatur Tangguh Bencana

BPBD Kota Kupang Latih Masyarakat & Aparatur Tangguh Bencana

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, menghelat pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana bagi masyarakat dan aparatur pada 5—6 September 2024. Mengambil tempat di Neo El Tari Kupang, pelatihan pra-bencana ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, Yanuar Dally mewakili Penjabat Wali Kota Kupang.

Elemen masyarakat yang dilibatkan pada pelatihan ini untuk peningkatan kapasitas masyarakat di 22 Kelurahan yang telah membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) tahun 2018 dan tahun 2023 serta 5 (lima) kelurahan yang telah mendapatkan layanan sosialisasi komunikasi informasi edukasi (KIE) rawan bencana tahun 2024.

BPBD Kota Kupang tak hanya melatih masyarakat tangguh terhadap bencana, namun juga bersama masyarakat (unsur Pentahelix, red) menyusun dokumen rencana kontingensi kekeringan kabupaten/kota untuk masing-masing jenis bencana yang pernah terjadi dan sering terjadi. Dilaksanakan pada 11—12 September 2024, Dan penyusunan rencana kontingensi merupakan salah satu sub kegiatan untuk pemenuhan standar pelayanan minimum (SPM) di daerah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kupang, Elsje W. A. Sjieon, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa sasaran penerima layanan pelatihan adalah masyarakat yang telah mendapatkan informasi terkait daerah rawan bencana melalui sosialisasi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) rawan bencana.

Peserta penyusunan rencana kontingensi kekeringan sementara menyusun dokumen. Foto : Roni Banase

Elsje Sjieon pun menekankan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan aparatur dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana serta memenuhi capaian layanan SPM sub urusan bencana di Kota Kupang.

BPBD dan masyarakat susun rencana kontingensi kekeringan

BPBD Kota Kupang bersama masyarakat (unsur Pentahelix) menyusun rencana kontingensi kekeringan yang bertujuan menyatukan pemahaman tentang pentingnya dokumen rencana kontingensi kekeringan, memastikan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di Kota Kupang untuk penanganan kedaruratan bencana kekeringan.

Selain itu, dokumen rencana kontingensi juga bermanfaat mengetahui tugas dan peran masing-masing pihak dalam penanganan kedaruratan kekeringan agar tidak terjadi tumpang tindih dan saling lempar tanggung jawab di lapangan.

Dan dokumen rencana kontingensi membantu mengkoordinasikan lembaga, organisasi dan program untuk memberikan respons yang cepat dan efisien saat terjadi kedaruratan bencana kekeringan.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Manfaat Minum Air Hangat Bagi Kesehatan Tubuh

    Lima Manfaat Minum Air Hangat Bagi Kesehatan Tubuh

    • calendar_month Sel, 25 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Manusia seharusnya meminum 8 gelas air setiap hari. Jadi, apakah minum air hangat atau dingin? Tidak ada jawaban yang mutlak untuk pertanyaan ini, sehingga Anda tentu dapat meminum air hangat atau dingin sesuai dengan kondisi masing-masing. Namun tidak dapat disangkal bahwa meminum lebih banyak air hangat memiliki beberapa manfaat sebagai berikut: Meningkatkan Sirkulasi Darah Meminum […]

  • Pemilik Warung Korban Penjarahan Bertemu & Dibantu Presiden Jokowi

    Pemilik Warung Korban Penjarahan Bertemu & Dibantu Presiden Jokowi

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Abdul Rajab dan Ismail, dua pemilik warung yang menjadi korban penjarahan pada 22 Mei 2019 bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Keduanya diundang oleh Presiden setelah mengetahui kejadian yang mereka alami dari berbagai pemberitaan media massa. Abdul Rajab (62) yang membuka kios di kawasan Agus Salim, Jakarta Pusat, […]

  • Cerita Pilu Warga Demak Terdampak Banjir

    Cerita Pilu Warga Demak Terdampak Banjir

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Demak, Garda Indonesia | Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Demak tidak hanya meninggalkan genangan air, tetapi juga cerita keberanian dan harapan dari para korban banjir. Siti Maesaroh dan Sumartini adalah beberapa di antara banyak warga yang berbagi pengalaman mereka selama masa pengungsian. Siti Maesaroh, salah satu pengungsi banjir di SMK Ganesa Demak, Kabupaten […]

  • Pemerintah Kini Miliki 20 PCR untuk Tes Covid-19 & Mulai Didistribusi

    Pemerintah Kini Miliki 20 PCR untuk Tes Covid-19 & Mulai Didistribusi

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia kini memiliki 20 alat tes Reaksi Berantai Polimerase atau ( Polymerase Chain Reaction) yang terdiri atas dua buah RNA Extractor Automatic dan 18 Detector PCR yang bisa mengetahui ketepatan hasil tes Covid-19 hingga 10 ribu per harinya. “Sekitar tiga minggu lalu, kita sudah berhasil membeli alat dari Swiss Roche […]

  • Paket SEHATI Siap Dukung Usaha Pertanian dan Perkebunan Masyarakat Belu

    Paket SEHATI Siap Dukung Usaha Pertanian dan Perkebunan Masyarakat Belu

    • calendar_month Rab, 2 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kewajiban pemerintah di bidang pertanian dan perkebunan adalah mendukung semua usaha rakyatnya. Hal ini dimaksudkan agar semua kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi. Paket SEHATI,  Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens hadir dengan menawarkan 5 program unggulan, salah satunya bidang pertanian dan perkebunan. Paket SEHATI sudah melihat bahwa mata pencaharian mayoritas penduduk di Kabupaten […]

  • Kelangkaan Minyak Goreng : Energi (Biodiesel) vs Pangan (Migor)?

    Kelangkaan Minyak Goreng : Energi (Biodiesel) vs Pangan (Migor)?

    • calendar_month Kam, 10 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas “…jangan cepat menyalahkan pengusaha karena pengusaha tidak dilarang untuk mendapatkan untung, tentu saja pengusaha akan mencari bidang yang untungnya lebih banyak,” begitu kata Faisal Basri. Tentu kita setuju, bahwa insting pengusaha adalah cari untung. Mana ada pengusaha cari buntung? Kali ini kita pakai saja basis data (dari GAPKI) seperti yang disampaikan […]

expand_less