Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Brigjen Mohammad Hasan Ditunjuk Jadi Danjen Kopassus

Brigjen Mohammad Hasan Ditunjuk Jadi Danjen Kopassus

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menunjuk Brigadir Jenderal TNI Mohammad Hasan sebagai komandan jenderal komando pasukan khusus (Danjen Kopassus). Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/666/VIII/2020 tanggal 26 Agustus 2020 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Dalam surat tersebut Panglima TNI juga memutasi 61 perwira tinggi (Pati) TNI lainnya yang terdiri dari 27 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 13 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 22 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.

Brigjen TNI Moh. Hasan kini menjadi Danjen Kopassus menggantikan Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa. Pengangkatan Moh. Hasan tersebut dapat dikatakan sangat ideal, pasalnya ia terlebih dahulu menjabat sebagai Wadanjen Kopassus

Kini, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dipercaya mengemban jabatan sebagai Pangdam XVIII/Kasuari Papua Barat.

Brigjen Moh. Hasan merupakan sosok pria kelahiran Bandung, 13 Maret 1971 yang memiliki segudang pengalaman di belantika pasukan elite tanah air. Akmil 1993 itu, tercatat pernah menjadi Komandan Unit Grup 1/Para Komando Kopassus hingga Kasi intel Grup 1/Para Kopassus.

Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 0104/Aceh Timur pada 2011—2013. Kembali mendapat amanah, dirinya dipercaya sebagai Wakil Komandan Grup 2/Sandi Yudha Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura pada 2013—2014.

Dirinya juga tercatat mempunyai karya buku berjudul “Catatan 02”. Karya tersebut ditulisnya saat menjabat sebagai Wakil Komandan Grup 2/Sandi Yudha Kopassus.

Brigjen Moh.Hasan juga pernah mengemban Komandan Grup A Paspampres pada 2014—2016. Setelah itu, menjadi Komandan Korem 061/Surya Kencana pada 2018—2019.

Selama menjalani penugasan militer, Moh. Hasan juga pernah terjun dalam Operasi Timor Timur pada 1995, Operasi Irian Jaya pada 1999, hingga Operasi Memangkas pada 2019. (*)

Penulis (*/ Red/Ben)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Festival Lembah Baliem’—Perempuan, Anak & Warisan Pemersatu Bangsa

    ‘Festival Lembah Baliem’—Perempuan, Anak & Warisan Pemersatu Bangsa

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Walesi-Papua, Garda Indonesia | Indonesia sangat kaya akan warisan budaya, mulai dari Sabang sampai Merauke terdapat beragam unsur budaya yang menjadi kekuatan dan diferensiasi dari negara lain. Secara umum budaya masyarakat di dunia menempatkan laki-laki pada hierarki teratas sedangkan perempuan menjadi nomor dua. Padahal jelas bahwa peran perempuan berpengaruh terhadap pembentukan karakter bangsa. “Perempuan harus […]

  • KPU NTT Tetapkan 65 Calon Anggota DPRD Provinsi Periode 2019—2024

    KPU NTT Tetapkan 65 Calon Anggota DPRD Provinsi Periode 2019—2024

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin, 22 Juli 2019 pukul 10:00 WITA—selesai dalam Rapat Pleno Terbuka di Palacio Ballroom Hotel Aston Kupang; menetapkan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Provinsi NTT dalam Pemilu Tahun 2019. Rapat Pleno Terbuka penetapan hasil perolehan kursi DPRD NTT ini dibuka […]

  • Bupati Amon Djobo Dukung Pelatihan Guru Utama Berbahasa Abui

    Bupati Amon Djobo Dukung Pelatihan Guru Utama Berbahasa Abui

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Kalabahi, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan Pelatihan Guru Utama Berbahasa Abui. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut program Merdeka Belajar Episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah yang diluncurkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, […]

  • Peduli Sumber Daya Air di NTT, Politeknik Negeri Kupang Helat Seminar Nasional

    Peduli Sumber Daya Air di NTT, Politeknik Negeri Kupang Helat Seminar Nasional

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kondisi curah hujan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terkecil di Indonesia dengan rata-rata volume curah hujan tahunan di NTT hanya 1.000 mm dengan musim hujan hanya berkisar 3—5 bulan dan musim panas (kering) berlangsung selama 7—9 bulan yang menyebabkan kondisi sumber daya air relatif kecil dan terbatas. Menyadari kondisi tersebut, […]

  • 5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

    5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Loading

    Setiap tanggal 8 Juni, dunia memperingati Hari Laut Sedunia. Momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah pengingat akan peran vital samudra bagi kehidupan di Bumi dan tanggung jawab kolektif kita untuk menjaganya. Laut, yang menutupi lebih dari 70 persen permukaan planet kita, sering kali hanya dipandang sebagai hamparan biru yang indah atau sumber daya perikanan. […]

  • ‘Swab PCR Test’ Perdana di NTT, 1 Positif Covid-19 dari Klaster Sukabumi

    ‘Swab PCR Test’ Perdana di NTT, 1 Positif Covid-19 dari Klaster Sukabumi

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Hasil Swab PCR Test terhadap 24 sampel yang dilakukan oleh Laboratorium RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang pada Kamis, 7 Mei 2020 akhirnya membuahkan hasil dengan terkonfirmasi 1 (satu) pasien Positif Covid-19 dari klaster Sukabumi, sehingga total kasus di Provinsi NTT menjadi 13 kasus yakni 1 sembuh, 2 klaster gowa, […]

expand_less