Arsip Kategori: Hankam

Panglima TNI : TNI dan Polri Selalu Hadir Di tengah Masyarakat

71 Views

Papua, Garda Indonesia | Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Idham Azis, M.Si., menghadiri acara Bakti Sosial dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dalam rangka menjelang Hari Natal dan Tahun Baru, bertempat di halaman kantor Bupati Wamena, Papua pada Sabtu, 30 November 2019.

Panglima TNI dalam sambutannya menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan selalu hadir terdepan untuk mengatasi semua permasalahan yang terjadi di Indonesia, serta selalu hadir ditengah-tengah masyarakat untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.

“TNI dan Polri selalu siap membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya seperti penanggulangan bencana yang terjadi di seluruh Indonesia mulai wabah penyakit di Asmat, gempa bumi di Lombok, gempa bumi dan tsunami di Palu serta beberapa bencana alam di Indonesia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa sebentar lagi Natal akan tiba dan semangat Natal adalah semangat bersyukur atas karunia Tuhan serta mengasihi antar sesama manusia dalam menyebarkan kebaikan. “Selaku anak bangsa, TNI dan Polri ingin berbagi dengan masyarakat khususnya masyarakat di wilayah Wamena,” ucapnya.

Warga Wamena memadati Bakti Sosial dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dalam rangka menjelang Hari Natal dan Tahun Baru, bertempat di halaman kantor Bupati Wamena, Papua pada Sabtu, 30 November 2019.

“Menjelang Natal pada tanggal 25 Desember, TNI dan Polri selalu mendoakan semoga Natal membawa kedamaian karena TNI dan Polri terus menjaga keamanan agar perayaan Natal dapat dilaksanakan dengan aman dan damai,” imbuh Panglima TNI.

Panglima TNI mengimbau masyarakat Wamena bersama-sama menjaga dan terus berbuat yang terbaik kepada sesama anak bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Papua, khususnya Wamena untuk selalu menjaga kekayaan alam termasuk budaya Indonesia,” katanya.

“Saya sangat bersyukur karena dapat mengunjungi tanah Papua yaitu tanah yang diberkati dan sesungguhnya Indonesia juga adalah tanah yang diberkati, mulai dari dengan sumber daya yang melimpah dan berbagai suku bangsa yang begitu beragam serta sangat kaya dengan kebudayaan,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI mengajak masyarakat Wamena untuk selalu menebar kebaikan seperti kasih Natal yang selalu membawa semangat kebersamaan yang tulus. “Semoga kasih Natal senantiasa menyertai kehidupan kita sehari-hari dan menjadikan negeri ini yang tenteram, damai dan sejahtera,” tutupnya.

Pada acara Bakti Sosial, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto secara simbolis menyerahkan sembako kepada warga dan 18 sepeda motor dari Presiden RI Ir. Joko Widodo yang diterima langsung oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Wamena.(*)

Sumber berita (*/Kabidpenum Puspen TNI–Kolonel Sus Taibur Rahman)
Editor (+rony banase)

Panglima TNI Terima Kunjungan Kapolri Idham Azis

51 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, bertempat di Subden Mabes TNI, Jalan Merdeka Barat No. 2 Jakarta Pusat pada Jumat, 1 November 2019.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2019/11/02/presiden-jokowi-lantik-idham-aziz-sebagai-kapolri/

Kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam rangka silaturahmi usai dilantik oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo.

Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Jenderal Polisi Idham Azis sebagai Kapolri. “Sinergitas TNI dan Polri yang telah terjalin dengan baik untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar terus dilanjutkan,” katanya.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Mendagri Jenderal Pol (Purn) Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D. telah menjadi saksi penandatanganan berita acara pelantikan Komjen Pol Drs. Idham Aziz, M.Si. sebagai Kapolri yang dipimpin oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara.

Pelantikan Kapolri diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 97/Polri Tahun 2019 tentang pengangkatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia oleh Sekretaris Militer Presiden. (*)

Sumber berita (*/Kolonel Sus Taibur Rahman–Kabidpenum Puspen TNI)
Editor (+rony banase)

Presiden Jokowi Lantik Idham Aziz Sebagai Kapolri

90 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik Komisaris Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si. sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Acara pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta pada Jumat, 1 November 2019 pukul 09.30 WIB.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2019/10/31/komjen-pol-idham-azis-jabat-kapolri-bamsoet-sosok-tepat/

Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97/Polri Tahun 2019 tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menjadi dasar pelantikan tersebut yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto.

Usai pembacaan surat keputusan, Kepala Negara mengambil sumpah jabatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia sebelum penandatanganan Berita Acara Pengangkatan Sumpah Jabatan dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang bertindak selaku saksi.

Jabat tangan Kapolri Idham Azisz dengan Presiden Jokowi usai pelantikan

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Tri Brata,” ucap Presiden saat mendiktekan sumpah jabatan yang diikuti oleh Idham Aziz.

Dalam acara pelantikan tersebut, Idham Aziz juga memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari yang sebelumnya Komisaris Jenderal Polisi menjadi Jenderal Polisi. Kenaikan pangkat tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 98/Polri Tahun 2019 tentang Kenaikan Pangkat Dalam Golongan Perwira Tinggi Polri.

Penanggalan dan penyematan tanda pangkat baru Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia kepada Idham Aziz dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan pengajuan Idham Aziz menjadi Kapolri dalam rapat paripurna Masa Sidang I Tahun 2019—2020 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 31 Oktober 2019.(*)

Sumber berita (*/Nasional Keberagaman)
Editor (+rony banase)

Presiden Jokowi Instruksikan Usut Tuntas Pelaku Penusukan Terhadap Wiranto

97 Views

Jakarta, Garda Indonesia | “Tadi siang saya langsung perintahkan kepada Kapolri, Kepala BIN, didukung oleh TNI, untuk mengusut tuntas, sekali lagi, mengusut tuntas dan menindak tegas terhadap pelaku dan seluruh jaringan yang terkait dengan peristiwa tadi siang,” ujarnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada Kamis, 10 Oktober 2019.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2019/10/10/menkopolhukam-wiranto-ditusuk-dengan-senjata-tajam-di-pandeglang/

“Saya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi radikalisme dan terorisme yang ada di Tanah Air. Hanya dengan upaya kita bersama, terorisme dan radikalisme akan bisa kita selesaikan dan berantas dari negara yang kita cintai ini,” pinta Presiden ke-7 Republik Indonesia ini sambil menyampaikan bahwa saat ini Pak Wiranto dalam penanganan tim dokter di RSPAD Gatot Subroto di Jakarta. Mohon doa dari seluruh masyarakat untuk kesembuhan beliau.

Pernyataan Kepala Negara tersebut disampaikannya usai menjenguk Menkopolhukam di RSPAD, beliau juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi radikalisme dan terorisme yang ada di Tanah Air.

“Hanya dengan upaya kita bersama, terorisme dan radikalisme akan bisa kita selesaikan dan berantas dari negara yang kita cintai ini,” pungkasnya. (*)

Sumber berita (*/Erlin Suastini–Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
Editor (+rony banase)

Menkopolhukam Wiranto Ditusuk dengan Senjata Tajam di Pandeglang

179 Views

Jakarta, Garda Indonesia | 2 (dua) orang yang diduga telah terpapar paham radikal melakukan upaya penusukan menggunakan benda tajam terhadap Jenderal TNI ( Purn ) Dr. H. Wiranto, S.H. ( Menkopolhukam ) pada Kamis, 10 Oktober 2019 sekitar Pukul 11.55 WIB di Pintu Gerbang Lapangan Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang.

Adapun informasi dari Polres Pandeglang menyatakan identitas pelaku sebagai berikut:
1. Saudari Fitri Andriana Binti Sunarto, lahir di Brebes 05 Mei 1998, Agama Islam, Alamat Desa Sitanggai Kecamatan. Karangan Kabupaten Brebes. ( Untuk saat ini yang bersangkutan tinggal / mengontrak di Kampung Sawah, Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang;
2. Saudara Syahril Alamsyah alias Abu Rara, Lahir di Medan, 24 Agustus 1988, berdomisili di Jalan. Syahrial VI No 104 LK, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara.

Syahril Alamsyah alias Abu Rara, tersangka penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto usai diamankan aparat

Upaya penusukan tersebut hendak ditujukan terhadap Menkopolhukam, Wiranto bersama rombongan yang hendak meninggalkan Helly Pad Lapangan Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang.

Wiranto ditusuk saat hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi.

Menkopolhukam Wiranto (berbaju batik dan berpeci) saat bersalaman dengan Kapolsek Menes, Kompol Dariyanto, S.H., M.H.

Wiranto yang baru keluar dari mobil tiba-tiba ditusuk pelaku dari arah samping kiri mobil. Dua orang tersangka itu berupaya menusuk ke bagian perut Menkopolhukam Wiranto dengan senjata tajam (sajam) berupa gunting secara membabi buta sehingga mengakibatkan luka tusuk di bagian punggung Kompol Dariyanto, S.H., M.H. (Kapolsek Menes), dan luka tusuk dada sebelah kiri atas pada Saudara H. Fuad.

Usai kejadian itu Wiranto langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan pertolongan medis. Pantauan di RSUD Berkah Pandeglang, Wiranto langsung dirawat di Ruang Unit Gawat Darurat. Di sekitar lokasi terlihat banyak polisi yang berjaga di ruangan.

Selain tim medis, Bupati Pandeglang Irna Narulita terlihat juga memasuki ruangan, sedangkan di luar ruangan mobil ambulans tampak bersiaga.(*)

Sumber berita (*/Med/Red—Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

HUT Ke-74 TNI, Presiden: Ideologi, Teknologi & Alutsista Jadi Benteng NKRI

91 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun ke-74 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lanud Halim Perdanakusuma. “Atas nama pribadi, atas nama masyarakat, atas nama bangsa dan negara. Saya menyampaikan selamat hari ulang tahun ke-74 Tentara Nasional Indonesia,” ujar Presiden Jokowi.

“Selamat atas prestasi yang ditorehkan oleh TNI,” demikian ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidato di HUT ke-74 TNI, pada Sabtu 5 Oktober 2019, yang dikutip oleh media yang tergabung dalam IMO-Indonesia.

Jokowi juga menyampaikan terima kasih kepada TNI yang telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.

“Kita semua Bangsa Indonesia menyampaikan penghargaan khusus, kepada para prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Presiden.

Ideologi

Menurut Presiden ke-7 Republik Indonesia yang bakal dilantik untuk kedua kali ini, membangun pertahanan negara yang kokoh dan mantap tidak cukup hanya dengan mengandalkan kekuatan fisik. Negara perlu menegakkan ideologi Pancasila yang diterjemahkan dalam UUD 1945 untuk mempertahankan serta merawat NKRI.

Semangat itu kini dipraktikkan oleh para prajurit TNI dalam melaksanakan misi dan perjuangan membela negara. “Rakyat Indonesia selalu bangga kepada saudara-saudara semuanya, pada TNI yang selalu berada di baris terdepan dalam menjaga NKRI, yang tidak kenal menyerah dalam menjaga kepentingan nasional. Yang selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok dan atau golongan,” ungkap orang nomor satu RI itu.

Teknologi

Mengenai teknologi, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah berkomitmen memperkuat pertahanan negara melalui peningkatan pendidikan dan pelatihan prajurit TNI untuk mendukung profesionalisme prajurit.

“Pemerintah saat ini berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme TNI melalui penambahan 450 untuk posisi perwira menengah dan 300 lebih perwira tinggi,” ungkap presiden.

Presiden juga menjelaskan pihaknya kini tengah berupaya menaikkan anggaran pertahanan tahun 2020 menjadi lebih dari 131 triliun rupiah dari sebelumnya 121 triliun rupiah. Penambahan anggaran sekaligus peningkatan sumber daya manusia pada prajurit TNI merupakan bagian penting dalam memperkuat pertahanan nasional.

Alutsista

Presiden Jokowi mengungkapkan kekuatan alutsista TNI dari waktu ke waktu semakin bagus. Dirinya mengaku alutsista yang dimiliki TNI saat tidak kalah jauh dengan yang dimiliki oleh negara lain.

Bahkan, kata dia, TNI telah mampu memproduksi alutsista buatan sendiri yang memiliki kecanggihan luar biasa. “Senjata buatan Pindad (sebuah perusahaan BUMN yang memproduksi alat-alat militer Indonesia-red) telah berhasil menjadi juara 12 kali berturut-turut. Sekali lagi, 12 kali berturut-turut!,” ujar Presiden Jokowi sambil memuji kualitas alutsista buatan anak negeri.

Meski begitu, Presiden mengatakan pemerintah akan terus berusaha menambah jumlah alutsista untuk memenuhi target kekuatan pokok minimum tahap II. “Peningkatan kemandirian industri pertahanan nasional juga terus diusahakan sebagaimana diamanahkan oleh UU No 16 tahun 2012,” terangnya.

Selain itu, Jokowi mengatakan TNI telah menorehkan sejarah baru. Pada Desember 2018, TNI telah meresmikan pangkalan militer terpadu di Natuna dan akan disusul 4 rangkaian serupa, di Biak, Morotai, Merauke dan Samlaki.

“Pada 30 Juni 2019 telah dibentuk Komando Operasi Khusus (Kootsus) yang akan mendukung penanganan terorisme. Dan juga latihan permayudha yang telah sukses dilaksanakan di awal September 2019 yang melibatkan 13 ribu prajurit dari 3 matra dan menjadi ajang untuk unjuk teknologi baru,” tandasnya.

Jokowi melanjutkan, pada 27 September 2019 juga telah dibentuk Komando Gabungan Wilayah Pertahanan di tanjung Pinang, di Balikpapan dan di Biak yang Akan meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan krisis dan meningkatkan daya gentar kita.

“Semua ini menandai pergeseran budaya militer kita yang tadinya terpilah-pilah di masing-masing matra kemudian menjadi terpadu dalam lingkup Tentara Nasional Indonesia. Dan semakin didukung oleh profesionalisme para prajurit,” tutupnya.(*)

Sumber berita (*/Tim IMO-Indonesia)
Editor (+rony banase)

Liku Perjalanan Satgas TMMD Ke-106 Menggapai Kampung Kogir di Papua

103 Views

Merauke-Papua, Garda Indonesia | Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 TA. 2019 di wilayah Kodim 1707/Merauke akan dilaksanakan di Kampung Kogir Distrik Minyamur Kab. Mappi yang secara resmi akan dibuka pada tanggal 2 Oktober 2019.

Meskipun pembukaan pelaksanaan TMMD ke-106 masih lama, namun Kodim 1707/Merauke telah memberangkatkan sebanyak 37 personelnya yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-106 sejak Rabu, 18 September 2019.

Komandan Kodim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD ke-106 melalui Pasiter Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Herman Purba yang juga tergabung dalam Satgas TMMD sebagai Danki Satgas TMMD ke-106 menjelaskan bahwa, personel Satgas TMMD ke-106 diberangkatkan lebih awal karena mengingat kondisi medan selama perjalanan yang cukup sulit dan jarak tempuh yang sangat jauh dari Kota Merauke menuju lokasi TMMD di Kampung Kogir.

Selain itu, diberangkatkannya lebih awal Satgas TMMD Ke-106 Kodim 1707/Merauke ini agar dapat menyiapkan sarana dan prasarana di tempat TMMD sebelum kegiatan tersebut secara resmi dibuka.

“Perjalanan menuju Kampung Kogir cukup jauh. Membutuhkan waktu tempuh ± 2 hari perjalanan melalui darat dan dilanjutkan dengan jalur sungai,” terang Kapten Inf Herman Purba.

Kapal kayu yang digunakan TMMD ke-106 melalui jalur sungai ke Kampung Kogir

Dijelaskan pula oleh Pasiter Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Herman Purba bahwa perjalanan ditempuh dengan jalur darat dari kota Merauke menuju kampung Asiki dan dilanjutkan perjalanan menggunakan jalur air atau sungai.

“Medan terberat menuju lokasi TMMD ke-106 adalah melalui jalur sungai. Untuk perjalanan jalur air atau sungai dimulai dari Asiki menggunakan kapal kayu dengan mengikuti Kali Digoel menuju Distrik Bade dilanjutkan menuju simpang Mur kemudian menuju ke Kampung Kogir dengan melewati daerah yang biasa disebut Sumber Aman atau semacam Selat, dari Sumber Aman akan keluar ke laut melalui muara sungai yang kemudian menyusuri bibir pantai sampai Muara Yuliana,” beber Kapten Inf Herman Purba.

Lanjutnya, Sesampainya di Muara Yuliana perjalanan dilanjutkan melalui Kali Yuliana (sungai kecil, red) sampai menuju Kampung Kogir. Dari muara Yuliana menuju Kampung Kogir selama perjalanan hanya akan menemui 1 (satu) kampung saja yaitu Kampung Kofar.

Lebih lanjut Pasiter Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Herman Purba menjelaskan bahwa untuk perjalanan darat dari Kita Merauke menuju Asiki dapat ditempuh dalam waktu ± 7 jam perjalanan. Sedangkan untuk jalur sungai apa bila menggunakan perahu motor cepat (Speed Boat) dengan mesin 40 PK dari Asiki sampai ke simpang Mur memerlukan waktu ± 4 jam perjalanan, dari simpang Mur sampai muara Yuliana ditempuh selama ± 2 s/d 3 jam perjalanan dan dari muara Yuliana menuju kampung Kogir sekitan ± 1 jam perjalanan.

Untuk Personel Satgas TMMD ke-106 sekarang ini menempuh perjalanan melalui jalur sungai dengan menggunakan kapal kayu sehingga memerlukan waktu tempuh jauh lebih lama dengan jalur mulai dari Asiki menuju Bade dengan jarak tempuh selama ± 14 jam perjalanan, kemudian dari Bade menuju lokasi TMMD di kampung Kogir jarak tempuh selama ± 24 jam perjalanan. (*)

Sumber berita (*/Frans Kobun–Kodim 1707/Merauke)
Editor (+rony banase)

Gerakan Indonesia Tertib, Instruksi Kemenkopolhukam bagi K/L & Pemda

34 Views

Banjarmasin, Garda Indonesia | Semua Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah telah diinstruksikan untuk melakukan inovasi bagi terwujudnya peningkatan ketertiban masyarakat di semua sendi kehidupan. Pasalnya, kehendak berperilaku tertib sebenarnya untuk memudahkan kehidupan masyarakat sendiri.

Demikian pernyataan Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam, Irjen Pol Carlo B. Tewu mewakili Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto pada Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Tertib di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Jumat, 20 September 2019.

“Kesadaran tersebut dengan mudah dapat kita lihat dari berbagai pengakuan internasional atas peningkatan daya saing Indonesia yang juga merupakan buah dari kesadaran untuk melakukan hidup tertib berdasarkan aturan yang telah menjadi kesepakatan kita bersama,” kata Carlo.

Gerakan Indonesia Tertib merupakan salah satu gugus dari Gerakan Nasional Revolusi Mental untuk mewujudkan visi pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 yaitu ‘Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong’. Visi tersebut kemudian menjadi landasan bagi visi pemerintahan berikutnya yang mempunyai kehendak kuat untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia.

GIT menjabarkannya dalam visi ‘Membangun Budaya Tertib untuk mewujudkan Generasi Indonesia Emas’. Melalui visi tersebut, seluruh daya dan upaya diarahkan untuk membangkitkan kesadaran dan membangun sikap optimistik generasi muda Indonesia, agar menatap masa depan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan besar, dengan mengubah cara pandang, pola pikir, sikap, perilaku dan cara kerja yang konvensional menjadi lebih berdaya saing dan berorientasi pada kemajuan teknologi, serta sekaligus berkepribadian dalam kebudayaan yang kuat melalui pembentukan sumber daya manusia yang unggul.

Pada tahun ke 3 ini, selain tetap melanjutkan semua program yang telah dicanangkan dalam kelompok-kelompok kerja, GIT juga akan lebih memfokuskan pada upaya merevitalisasi pasar tradisional serta tertib berlalu lintas yang dijabarkan dalam bentuk kampanye dan role model dalam aksi nyata.

“Pemihakan kita kepada keberlanjutan pasar tradisional adalah karena kita menghadapi kenyataan bahwa pasar tradisional semakin ditinggalkan karena daya saingnya yang melemah bila dihadapkan dengan pasar modern,” jelas Carlo.

Menurutnya, pasar-pasar tradisional perlu dibenahi karena faktanya keberadaan pasar tradisional sebenarnya sangat dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat. Dalam beberapa hal bahkan keberadaan pasar tradisional mengangkat kearifan lokal yang justru menjadi daya tarik sendiri, seperti halnya keberadaan Pasar Terapung di Banjarmasin.

“Tentu setiap daerah mempunyai kekhasan dan keunikan lokal sendiri, namun gagasan merevitalisasi seluruh proses perdagangan serta ketertiban sebuah pasar tradisional agar lebih berdaya saing harus menjadi tujuan utama. Melalui aksi nyata revitalisasi pasar tradisional yang kita contohkan di Pasar Terapung tradisional di Banjarmasin beberapa waktu lalu, kita mengharapkan adanya satu energi dan momentum baru untuk meningkatkan posisi tawar dan peran pasar-pasar tradisional dalam memutar roda perekonomian masyarakat Indonesia,” ujar Carlo.

Hal lain yang menjadi perhatian bersama adalah tingginya angka kecelakaan, khususnya yang menimpa anak-anak muda yang menjadi korban sia-sia di jalan raya maupun moda transportasi lainnya. Melalui kampanye road safety ini diharapkan adanya kepedulian untuk bersama-sama saling mengingatkan dan menjaga agar generasi muda yang menjadi harapan bangsa tidak lagi menjadi korban sia-sia di jalan raya.

“Dengan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, kita akan dapat memfokuskan semua energi anak-anak muda kita untuk melakukan berbagai hal positif bagi kemajuan bangsa. Masa depan bangsa akan sangat tergantung dari peran generasi mudanya. Untuk itu melalui kampanye keselamatan berlalu lintas ini diharapkan dapat menjadi satu gaya hidup yang menjadi karakter anak-anak muda kita,” pungkas Carlo. (*)

Sumber berita (*/Polhukam)
Editor (+rony banase)