Arsip Kategori: Hankam

Kadiv Humas Polri : Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah Itu Ancaman Nyata

305 Views

Jakarta, Garda Indonesia |  Pengaderan teroris muda yang dilakukan oleh Jamaah Islamiyah (JI) sudah sangat beragenda rapi. Bahkan perekrutan para kader yang siap tempur juga sudah dilakukan. Hal ini teridentifikasi dengan adanya 91 kader yang telah dilatih oleh JI dan 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teror di sana.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan Polri sudah mendapatkan informasi soal adanya 91 kader JI yang dilatih siap tempur, di mana 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah dan beberapa sudah kembali ke Indonesia.

“Mereka (JI) sudah menyiapkan kemampuan diri dengan pelatihan-pelatihan khusus guna mempersiapkan kekuatan melawan musuh yakni negara dan aparat. Sebagian besar dari mereka juga sudah berangkat ke Suriah bergabung dengan kelompok teror di sana dan berperan aktif dalam konflik di Suriah. Kemampuan yang sudah diasah di tempat pelatihan dan medan tempur sebenarnya (Suriah) menjadikan mereka sebagai potensi ancaman nyata,” kata Argo, pada Jumat, 18 Desember 2020.

Dikatakan kader teroris ini dipersiapkan oleh organisasinya (Jamaah Islamiyah) melalui bagian  struktur khusus untuk membentuk kader jemaahnya. Penanggung jawab atau amir Jamaah Islamiyah adalah Parawijayanto dan koordinator pelatihan adalah Joko Priyono alias Karso.

Ditanya mengapa radikalisme tumbuh demikian subur di tanah air, Argo menyatakan ada banyak sekali faktornya. Salah satunya adalah maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks. “Maraknya penyebaran hoaks tanpa filter melalui sosial media membuat paham radikal dan anti pemerintah makin subur. Dari dulu sampai sekarang radikalisasi terbentuk sebagai bagian dari respons atas ketidakadilan dan makin melebarnya kesenjangan sosial di masyarakat. Bahwa kemudian agama jadi satu alasan dalam mengekspresikan ketidakpuasan dan kebencian,” ucapya.

Maka sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran paham dan ideologi radikalisme di kalangan anak muda, sambung Argo, perlu dilibatkan seluruh stakeholder yang bersentuhan langsung dengan dunia pendidikan, sosial, keagamaan, komunikasi dan keamanan di lingkungan masing-masing.

“Ya perlu peran serta semua stakeholder,” ujar Argo.

Namun khusus untuk Polri, lanjut mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini, Densus 88 terus melakukan pemantauan terhadap jaringan teror yang ada di Indonesia secara terus-menerus, mulai dari pengumpulan bahan informasi, pengolahan informasi sampai dilakukan penegakan hukum. “Spesifiknya, Densus 88 sudah melakukan penegakan hukum terhadap 20 peserta pelatihan JI,” kata Argo.

Seperti diketahui sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan sebanyak 23 terduga teroris dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI) di 8  lokasi yakni di  Lampung Selatan, Lampung Tengah, Bandar Lampung, Pringsewu, Metro, Jambi, Riau dan Palembang. Dua dari 23 orang yang ditangkap merupakan Panglima Askari JI yakni Taufik Bulaga alias Upik Lawanga dan Zulkarnain alias Arif Sunarso.

Selain menangkap para tersangka, Densus 88 juga berhasil mengungkap adanya bunker di rumah Upik Lawanga di Lampung yang digunakan untuk bersembunyi dan menyimpan senjata-senjata rakitan buatannya. “Barang bukti yang disita dari rumah Upik ini ada senjata rakitan dan bunker,” kata Argo.(*)

Sumber berita dan foto (*/tim)

Aksi Humanis 100 Polwan Polda Sumut Amankan Aksi Buruh

116 Views

Medan, Garda Indonesia | Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menurunkan 100 personil Polisi Wanita (Polwan) mengamankan aksi demo buruh di Kota Medan, pada Kamis pagi, 8 Oktober 2020. Sebelum melaksanakan pengamanan seluruh personil Polwan yang bertugas melaksanakan apel di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumatra Utara.

Usai melaksanakan apel, para personil Polwan itu pun dengan menaiki bus melaksanakan patroli keliling sejumlah ruas jalan di Kota Medan yang menjadi titik lokasi aksi unjuk rasa.

Selain melaksanakan patroli, para personil Polwan turut membagikan masker sebagai upaya mencegah terjadinya klaster baru Covid-19 saat aksi demo buruh.

Kabagdalops Roops Polda Sumut, AKBP Hilman Wijaya, mengatakan diturunkan 100 personil Polwan Polda Sumut bertujuan memberikan rasa humanis selama pengamanan unjuk rasa buruh di Kota Medan.

“Sistem pengamanan aksi unjuk rasa ini dilaksanakan dengan patroli skala besar tetap mengedepankan rasa humanis serta memberikan imbauan kepada para masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/Leodepari)
Editor (+rony banase)

Selundup 200 Kg Kayu Cendana dari Timor Leste, Dua Warga Diperiksa di Polres Belu

221 Views

Belu-NTT, Garda Indonesia | Dua oknum warga berinisial SEL dan EK, yang diduga menyelundupkan kayu Cendana dari Timor Leste ke Indonesia, sudah ditangani dan sedang diperiksa oleh penyidik Polres Belu. Demikian diungkapkan Kapolres Belu, AKBP Chairul Saleh di ruang kerjanya ketika dikonfirmasi awak media pada Selasa, 6 Oktober 2020.

Sesuai informasi yang dihimpun, pemeriksaan terhadap SEL dan EK oleh tim penyidik, berlangsung di ruangan Satreskrim Polres Belu sejak diserahkan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 744/SYB pasca diamankan di Salore, Kecamatan Tasifeto Timur.

Selain dua oknum warga berinisial SEL dan EK, diserahkan juga barang bukti berupa kayu Cendana kurang lebih 200 kg dan satu unit kendaraan pengangkut.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh nttonlinenow.com pada Minggu, 4 Oktober 2020, Personel Pos Salore Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB berhasil mengamankan Kayu Cendana sebanyak tujuh karung atau seberat kurang lebih 200 kilogram yang diduga dari Timor Leste ke Indonesia. Kayu Cendana yang dikemas dalam tujuh karung tersebut, digagalkan personil Satgas Yonif RK 744/SYB di wilayah Pos Salore setelah melintas masuk ke Indonesia pada Sabtu malam, 3 Oktober 2020.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol. Inf. Alfat Denny Andrian, dalam keterangan tertulisnya, pada Minggu pagi, 4 Oktober 2020.

Menurut Alfat, pengamanan kayu Cendana dipimpin oleh Wadanpos Salore, Sertu Firman Wahyu bersama personel Pos Salore Kipur 1 Satgas Yonif RK 744/SYB bersama staf Intel pada Sabtu, 3 Oktober 2020, pukul 20.45 WITA.

Saat melaksanakan sweeping yang bertempat di CO.1210 – 9930 untuk jarak kurang lebih 1 Km dari Pos Salore di jalur utama Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, berhasil menangkap dua orang yang mengangkut kayu Cendana menggunakan mobil Avanza bernomor polisi, DH 1362 AM.

Jelas dia, Wadanpos Salore mendapat telepon dari anggota Staf Intel Satgas Serka Lalu Hamzanwandi yang memberikan informasi, di mana informasi tersebut bersumber dari salah seorang warga Motaain berinisial AN yang tidak ingin disebutkan identitasnya, bahwa akan ada mobil yang melintas membawa Kayu Cendana dari perbatasan Mota’ain ke arah Atambua. (*)

Penulis: (*/Herminus Halek)
Foto utama oleh nttonline.com
Editor: (+ ronny banase)

HUT Ke-75 TNI Sinergi untuk Negeri, Peringatan Minimalis di Istana Negara

226 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Mengangkat tema “Sinergi untuk Negeri” peringatan ke-75 Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dihelat di Istana Negara, pada Senin, 5 Oktober 2020.

Selaku Inspektur Upacara, Presiden Joko Widodo memimpin jalannya peringatan ke-75 Hari TNI dan bertindak sebagai Komandan Upacara ialah Kolonel Kal. Eri Ahmad Harahap, S.T., M.M. Sementara Brigjen TNI Lismer Lumban Siantar, S.I.P. bertindak sebagai Perwira Upacara.

Presiden Joko Widodo memimpin jalannya mengheningkan cipta pada awal upacara. Selanjutnya, Letda Mar. Yafet Basik-Basik memandu pengucapan Sapta Marga. Pada kesempatan itu, tiga prajurit TNI berprestasi dianugerahi Tanda Kehormatan Republik Indonesia. Bintang Kartika Eka Paksi Nararya diberikan kepada Kolonel Inf. Sri Widodo, Bintang Jalasena Nararya diberikan kepada Kapten Mar. Suryo Hadil Umam, dan Bintang Swa Bhuana Paksa Nararya diberikan kepada Peltu Sobirin.

Dalam amanatnya, Kepala Negara menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun ke-75 kepada TNI yang tidak hanya dirayakan oleh anggota dan keluarga besar TNI, tapi juga seluruh rakyat Indonesia. Banyak kiprah TNI selama perjalanan panjangnya bagi bangsa dan negara.

“Perjalanan panjang TNI sejak perjuangan kemerdekaan hingga kini menunjukkan bahwa TNI adalah penjaga utama kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya.

Presiden Jokowi saat menyapa secara virtual para prajurit TNI yang sedang bertugas di beberapa lokasi

Kontribusi TNI bagi negara tidak hanya melalui operasi militer untuk perang, tetapi juga dirasakan melalui operasi militer selain perang yang di antaranya sigap membantu masyarakat yang menghadapi bencana alam hingga kini membantu pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19.

“Atas nama rakyat Indonesia saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar dan institusi TNI, prajurit yang sedang bertugas di mana pun, juga kepada para purnawirawan yang telah mewariskan institusi dan prajurit TNI yang selalu berbakti untuk kemajuan negeri dalam dunia yang selalu berubah,” tuturnya.

Selepas menyampaikan amanat dan selesainya prosesi upacara peringatan, Kepala Negara menyempatkan diri untuk menyapa prajurit TNI yang mengikuti upacara ini secara virtual dari beberapa titik yang tersebar di Indonesia.

Beberapa dari prajurit TNI yang mengikuti upacara secara virtual dan disapa oleh Presiden ialah para prajurit TNI yang bertugas di rumah sakit khusus Covid-19 Pulau Galang, yang bertugas di perbatasan Skouw Papua, yang bertugas melakukan pengamanan pulau terluar di Pulau Sekatung, Satuan Radar TNI AU Saumlaki, yang bertugas di KRI Jhon Lie, serta yang bertugas dalam Satuan Tugas UN Kongo.

Hadir secara langsung dalam upacara peringatan ini ialah undangan terbatas di antaranya Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menko Polhukam Mahfud Md., Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, hingga Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo.(*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres)
Editor (+rony banase)

Insiden ‘Force Down’, Menko Polhukam: Penting Ada Koordinasi Lintas Lembaga

279 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pentingnya koordinasi antara Kementerian dan Lembaga dalam penanganan pesawat udara yang dipaksa mendarat (force down). Karena itu, Kemenko Polhukam menginisiasi pembuatan Kesepakatan Bersama Penanganan Pesawat Udara Asing Setelah Pemaksaan Mendarat (Force Down).

Force down yang dilakukan TNI AU kepada Ethiopian Airlines pada 14 Januari 2019 yang lalu, telah memberikan peringatan kepada kita semua, terhadap pentingnya koordinasi antara kementerian dan lembaga, khususnya dalam penanganan pesawat udara yang telah di force down,’’ ujar Menko Mahfud.

Demikian disampaikan Menko Polhukam dalam sambutannya pada kegiatan Latihan Bersama Penanganan Pesawat Udara Asing Setelah Pemaksaan Mendarat (Force Down) yang digelar pada Jumat, 4 September 2020.

Acara Latihan Bersama ini adalah kerja sama Kemenko Polhukam, Mabes TNI, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Perum LPPNPI, Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II.

Foto bersama usai latihan bersama 

Latihan Bersama ini sendiri, adalah tindaklanjut dari kegiatan penandatanganan Kesepakatan Bersama yang telah dilaksanakan pada 24 Februari 2020 lalu.

Menko berpesan, ”Dengan latihan bersama tadi, dapat kita lihat adanya koordinasi antar unit kerja kementerian lembaga di lapangan, dalam melaksanakan tugasnya masing-masing, sehingga bukan hanya sebatas aturan dan tata cara tertulis, tetapi bisa dimanfaatkan maksimal dan sebagai uji fungsi, pemahaman pada praktiknya di lapangan.”

Kesepakatan 10 lembaga tentang mekanisme pemaksaan pendaratan ini, dipicu insiden pesawat Ethiopian Airlines, maskapai nasional Ethiopia pada 14 Januari 2019 lalu. Saat itu, dua jet tempur F16 TNI AU memaksa turun (force down) pesawat itu, karena tak punya izin melintasi wilayah udara Indonesia.

Namun penanganan pesawat Ethiopia itu berlangsung lama dan maskapai tersebut mengajukan keberatan dan gugatan karena tidak ditangani secara cepat dan merugikan maskapai tersebut. (*)

Sumber berita dan foto (*/Kemenko Polhukam)
Editor (+rony banase)

Brigjen Mohammad Hasan Ditunjuk Jadi Danjen Kopassus

432 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menunjuk Brigadir Jenderal TNI Mohammad Hasan sebagai komandan jenderal komando pasukan khusus (Danjen Kopassus). Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/666/VIII/2020 tanggal 26 Agustus 2020 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Dalam surat tersebut Panglima TNI juga memutasi 61 perwira tinggi (Pati) TNI lainnya yang terdiri dari 27 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 13 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 22 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.

Brigjen TNI Moh. Hasan kini menjadi Danjen Kopassus menggantikan Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa. Pengangkatan Moh. Hasan tersebut dapat dikatakan sangat ideal, pasalnya ia terlebih dahulu menjabat sebagai Wadanjen Kopassus

Kini, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dipercaya mengemban jabatan sebagai Pangdam XVIII/Kasuari Papua Barat.

Brigjen Moh. Hasan merupakan sosok pria kelahiran Bandung, 13 Maret 1971 yang memiliki segudang pengalaman di belantika pasukan elite tanah air. Akmil 1993 itu, tercatat pernah menjadi Komandan Unit Grup 1/Para Komando Kopassus hingga Kasi intel Grup 1/Para Kopassus.

Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 0104/Aceh Timur pada 2011—2013. Kembali mendapat amanah, dirinya dipercaya sebagai Wakil Komandan Grup 2/Sandi Yudha Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura pada 2013—2014.

Dirinya juga tercatat mempunyai karya buku berjudul “Catatan 02”. Karya tersebut ditulisnya saat menjabat sebagai Wakil Komandan Grup 2/Sandi Yudha Kopassus.

Brigjen Moh.Hasan juga pernah mengemban Komandan Grup A Paspampres pada 2014—2016. Setelah itu, menjadi Komandan Korem 061/Surya Kencana pada 2018—2019.

Selama menjalani penugasan militer, Moh. Hasan juga pernah terjun dalam Operasi Timor Timur pada 1995, Operasi Irian Jaya pada 1999, hingga Operasi Memangkas pada 2019. (*)

Penulis (*/ Red/Ben)
Editor (+rony banase)

Lantik 208 Perwira Prajurit Karier, Panglima TNI: Pahami Teknologi Komunikasi

246 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. melantik dan mengambil sumpah 208 Perwira Prajurit Karier TNI Tahun 2020 terdiri dari TNI AD 115 personel, TNI AL 40 personel dan TNI AU 53 personel yang dilaksanakan secara virtual (video conference) di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis, 16 Juli 2020.

Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah Perwira Prajurit Karier TNI yang dilaksanakan secara virtual tersebut, diwakili oleh delapan Perwira perwakilan dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU terdiri atas tiga Perwira TNI lulusan terbaik dan lima Perwira TNI dari perwakilan agama (Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu dan Buddha). Sedangkan Perwira Prajurit Karier TNI lainnya mengikuti upacara dari Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Panglima TNI menyampaikan bahwa di tengah pandemi Covid-19, Indonesia tetap harus mewaspadai spektrum ancaman yang begitu kompleks. Sebagai alat pertahanan negara, TNI harus dapat mengantisipasi dan menjawab setiap tantangan tersebut. Pembangunan kekuatan TNI dan peningkatan profesionalisme prajuritnya akan terus ditingkatkan.

Menurut Panglima TNI, salah satu yang perlu dipahami adalah teknologi komunikasi dan kondisi sosial masyarakat. Pada era modern di mana penggunaan teknologi komunikasi serta media sosial mengemuka, para perwira harus menyadari bahwa informasi menjadi sarana bagi berbagai pihak untuk menyampaikan pesan, baik positif maupun negatif.

Saat ini sedang berlangsung perang pikiran dengan menggunakan narasi-narasi untuk mempengaruhi alam berpikir masyarakat yang akan membahayakan kepentingan nasional. Dalam masa pandemi sekarang ini ada kelompok yang tidak bertanggung jawab membangun narasi bahwa rapid test, swab test serta penanganan pasien hanya merugikan masyarakat dan menguntungkan rumah sakit. Demikian pula dengan keengganan sebagian masyarakat untuk mengenakan masker karena beranggapan Covid-19 hanyalah konspirasi. Sebagai Perwira, harus dapat menangkap dan memahami situasi tersebut dan tidak boleh larut dan dapat memberi arahan yang jelas kepada anggota di satuan.

Panglima TNI mengingatkan bahwa sebagai Perwira milenial yang akrab dengan teknologi dan media sosial, para Perwira Remaja harus dapat menganalisis informasi yang beredar. Bangun kesadaran dan kewaspadaan anggota, keluarga, dan lingkungan sekitar terhadap hoaks ataupun upaya radikalisasi dan memecah belah bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika.

Sebagai generasi milenial, para Perwira Remaja setelah dilantik nantinya akan memasuki medan penugasan di tengah kemajuan teknologi yang demikian pesat. Diperlukan personel dan organisasi TNI yang adaptif serta mampu menjawab tantangan dan ancaman yang juga berubah begitu cepat.

Lulusan terbaik Perwira Prajurit Karier TNI tahun 2020 adalah Letda Czi Wahyu Winanto, S.T. (TNI AD), Letda Laut (KH) Muhamad Faugi B., Tech. MGT(HONS) (TNI AL), dan Letda Tek Dani Febrianto, S.T. (TNI AU). 208 Perwira Prajurit Karier TNI Tahun 2020 terdiri dari Matra Darat 115 personel (Pria 89 dan Wanita 26), Matra Laut 40 personel (Pria 30 dan Wanita 10) serta Matra Udara 53 personel (Pria 52 dan Wanita 1).

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Wakasal Laksdya TNI Mintoro Yulianto, Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto serta para Asisten Panglima TNI dan Angkatan.(*)

Sumber berita dan foto (*/Letkol Sus Aidil–Kabidpenum Puspen TNI)
Editor (+rony banase)

Kasad & 4 Mantan Kasad Antar Jenazah Jend.(Purn) TNI Pramono Edhi Wibowo

350 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Inspektur upacara pada pemakaman jenazah mantan Kepala Staf Angkatan Darat Alm Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo di TMP Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu, 14 Juni 2020. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam keterangan persnya.

Sebelum upacara pemakaman di TMP Kalibata, jenazah almarhum yang merupakan pejabat Kasad ke-27 ini, dilepas dari Rumah duka di Puri Cikeas Indah oleh Wakasad Letjen TNI Moch Fachrudin.

Tembakan salto, penghormatan terakhir kepada Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhi Wibowo

Saat pemakaman, Kasad sebagai Inspektur upacara didampingi oleh mantan Kepala Staf Angkatan Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo, Jenderal TNI (Purn) Budiman, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo dan Jenderal TNI (Purn) Mulyono sebagai bentuk penghormatan khusus kepada almarhum dari para mantan Kasad tersebut.

Dalam upacara yang berjalan khidmat, selain sejumlah pejabat teras TNI AD di antaranya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Mantan Ketua MPR RI Akbar Tanjung, Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan, Waketum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan, Wakil Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Teddy Laksmana, Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, termasuk kehadiran Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudho Margono, dan pejabat lainnya untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Almarhum.

Suasana kebatinan yang kuat terlihat dari wajah keluarga besar almarhum, para pejabat dan pelayat yang hadir, tertuang dalam sambutan pihak keluarga yang diwakili oleh Letjen TNI (Purn) Erwin Sujono serta dari komentar sejumlah pelayat lainnya, merasakan kehilangan sosok pemimpin alm Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie yang dikenal sederhana, tegas, dan berwibawa.

Kasad Andika Perkasa menyerahkan bendera Merah Putih kepada istri alm. Ibu Kiki Pramono Edhie Wibowo

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa yang didampingi oleh istri Ny. Hetty Andika Perkasa terlihat sangat haru, memimpin upacara pemakaman salah seorang senior yang sangat dihormatinya dan menjadi tokoh teladannya sejak meniti karier di Kopassus, Kostrad dan Mabes Angkatan Darat.

“Setelah penimbunan dan peletakan karangan bunga, Kasad menyerahkan bendera Merah Putih kepada istri alm. Ibu Kiki Pramono Edhie Wibowo,” ujar Nefra.(*)

Sumber berita dan foto (*/ Dispenad )
Editor (+rony banase)