Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Musik Seni » “Cinta Terpaut 4 Dekade” Ahmad Albar Dewi Astuti Hidup Bahagia

“Cinta Terpaut 4 Dekade” Ahmad Albar Dewi Astuti Hidup Bahagia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 23 Jun 2024
  • visibility 185
  • comment 0 komentar

Loading

Ahmad Albar, rocker legendaris Indonesia, kembali mengejutkan publik dengan pernikahannya pada tahun 2009 lalu. Di usianya ke-63 tahun, Iyek, begitu sapaan akrabnya, menikahi Dewi Sri Astuti, seorang wanita yang baru berumur 26 tahun. Usia terpaut 37 tahun, Ahmad Albar hidup harmonis bersama Dewi Astuti

Kisah cinta yang berbeda

Pertemuan Ahmad Albar dengan Dewi Sri Astuti terjadi beberapa tahun lalu. Dewi Sri, yang saat itu masih berusia 20 tahun, bekerja sebagai asisten Iyek (sapaan akrab Achmad Albar). Seiring waktu, benih-benih cinta tumbuh di antara mereka.

Perbedaan usia yang signifikan tidak menjadi halangan bagi mereka untuk menjalin hubungan. Iyek dan Dewi Sri saling mencintai dan memahami satu sama lain.

Pernikahan sederhana dan penuh haru

Pernikahan Iyek dan Dewi Sri berlangsung sederhana dan penuh haru. Akad nikah dihelat di kediaman Iyek di kawasan Jakarta Selatan. Hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat. Saat itu, Iyek tampak gagah dengan setelan jas berwarna putih, sedangkan Dewi Sri tampil anggun dengan kebaya berwarna senada. Kebahagiaan terpancar dari wajah mereka berdua.

Pernikahan Iyek dan Dewi Sri mendapat banyak dukungan dari keluarga dan sahabat. Mereka mendoakan agar pernikahan Iyek dan Dewi Sri langgeng dan bahagia.

Dalam sebuah kesempatan, Iyek mengungkapkan rasa cintanya kepada Dewi Sri. Dia mengatakan bahwa Dewi Sri adalah wanita yang luar biasa dan telah membawa kebahagiaan dalam hidupnya.

Iyek juga berpesan kepada semua orang untuk tidak memandang pernikahannya dengan Dewi Sri dengan sebelah mata. Dia menegaskan bahwa cinta tidak mengenal usia.

Kiprah Ahmad Albar di belantika musik Indonesia

Ahmad Albar, maestro musik dengan suara khas dan kharisma panggung yang tak lekang waktu, telah melegenda di industri musik Indonesia selama lebih dari dekade. Lahir pada 16 Juli 1946 di Surabaya, pria berambut ikal ini tidak hanya dikenal sebagai vokalis band rock legendaris God Bless, tetapi juga sebagai sosok multi talenta yang merintis karier sejak usia muda.

Bakat seni Ahmad Albar sudah terlihat sejak dini. Di usia 12 tahun, ia membentuk band pertamanya, Bintang Remaja. Perjalanan musiknya berlanjut ke Belanda, di mana ia sempat tergabung dalam grup Take Five dan Clover Leaf. Pengalaman inilah yang kemudian menjadi bekal berharga saat ia kembali ke Indonesia dan membentuk God Bless bersama Jockie Soerjoprajogo, Fuad Hassan, Donny Fattah, dan Ludwig Lemans pada tahun 1973.

Bersama God Bless, mendefinisikan Rock Indonesia

God Bless dengan cepat menjadi ikon rock Indonesia dengan lagu-lagu seperti “Rumah Kita”, “Kehidupan”, dan “Musisi”. Lirik-lirik yang lugas dan penuh kritik sosial serta musik bernuansa progresif rock menjadi ciri khas band ini. Ahmad Albar, dengan vokal bertenaga dan penjiwaannya yang kuat, menjadi wajah dari gerakan rock Indonesia yang sedang tumbuh.

Selain dengan God Bless, Ahmad Albar juga menjajaki karier solo. Ia bereksperimen dengan genre lain seperti dangdut melalui album “Zakia” dan berduet dengan Ucok Harahap dalam formasi “Duo Kribo”. Meski menuai kontroversi saat itu, eksplorasi genre ini menunjukkan musikalitas Ahmad Albar yang luas dan tidak terpaku pada satu aliran.

Penghargaan dan pengaruh yang abadi

Sepanjang kariernya, Ahmad Albar telah meraih berbagai penghargaan, termasuk Lifetime Achievement Award dari AMI Awards dan BASF Awards. Pengaruhnya dalam musik Indonesia tidak terbantahkan. Ia menjadi inspirasi bagi generasi musisi rock selanjutnya dan ikon budaya pop yang tetap relevan hingga saat ini.

Ahmad Albar, Sang Legenda yang tetap berkarya

Di usia 77 tahun, Ahmad Albar masih aktif bermusik bersama God Bless. Penampilannya di atas panggung tetap memukau dan energik. Kisah perjalanan, karya, dan dedikasinya pada musik menjadi warisan berharga bagi dunia musik Indonesia. Ahmad Albar adalah legenda hidup yang membuktikan bahwa musik rock Indonesia tidak akan pernah padam.(*)

Sumber (*/movie kece/fb)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tindak Kekerasan terhadap Perempuan & Anak di NTT Ibarat Gunung Es

    Tindak Kekerasan terhadap Perempuan & Anak di NTT Ibarat Gunung Es

    • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak sangat tinggi di Kota Kupang dan berupa fonemona gunung es. Data yang dihimpun oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTT masih simpang siur. “Persoalan tindak kekerasan perempuan dan anak ibarat gunung es, sedikit nampak ke permukaan dan banyak yang tergenang dibawah. Data yang masuk […]

  • Menteri Basuki Terima Penghargaan GridOto Award 2018 Kategori Kontribusi Untuk Negeri

    Menteri Basuki Terima Penghargaan GridOto Award 2018 Kategori Kontribusi Untuk Negeri

    • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id |Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima penghargaan GridOto Award 2018 untuk kategori khusus yakni Kontribusi Untuk Negeri yang diselenggarakan oleh Kompas Gramedia melalui situs otomotif GridOto.com. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Harry Kristianto dari GridOto kepada Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Rabu 10 […]

  • Minuman Tradisional di Pusaran Kebijakan

    Minuman Tradisional di Pusaran Kebijakan

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Felix Nesi Koreksi jika saya salah. Peraturan Presiden No 10 Tahun 2021 adalah untuk membuka investasi industri alkohol di 4 provinsi — yang beberapa tahun ini ditutup dan terdaftar sebagai investasi negatif. Tidak serta merta untuk membuat kita merayakan Alkohol dan menganggap negara mendukung orang untuk mabuk-mabukan, atau semacam itu. Bagaimanapun, saya melihat […]

  • Presiden Jokowi Minta Daerah Jangan Anggap Enteng Pandemi Covid-19

    Presiden Jokowi Minta Daerah Jangan Anggap Enteng Pandemi Covid-19

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Kalteng, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengingatkan pemerintah daerah agar tetap berhati-hati dalam mengendalikan sebaran pandemi Covid-19 di daerahnya karena akan berpengaruh terhadap sebaran di seluruh Tanah Air. Presiden juga meminta daerah tidak terlena dengan angka positif Covid-19 yang rendah dan tidak menganggap enteng pandemi ini, terutama setelah melihat laporan penambahan kasus positif hari […]

  • Gubernur Koster Kecewa; Substansi Suratnya Salah Dieksplanasi

    Gubernur Koster Kecewa; Substansi Suratnya Salah Dieksplanasi

    • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, gardaindonesia.id | Surat Gubernur Bali terkait Penertiban Usaha Pariwisata dibelokkan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab yang ditengarai memiliki tujuan politis. Gubernur Bali I Wayan Koster mengungkapkan ada pihak yang ingin membelokkan substansi / salah eksplani (tafsir) surat Gubernur Bali terkait penutupan perusahaan yang melanggar aturan. “Kemungkinan untuk tujuan politis sebagaimana muncul di Medsos,” jelas Gubernur Koster dikonfirmasi […]

  • Bandara Ngurah Rai Diperketat, Kapolsek Udara Bantah Publisitas Media Asing

    Bandara Ngurah Rai Diperketat, Kapolsek Udara Bantah Publisitas Media Asing

    • calendar_month Sab, 8 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Adanya pemberitaan media tentang peningkatan keamanan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pasca kejadian bom di Sukoharjo Jawa Tengah di salah satu media asing (The JP) termasuk berita lain yang sama dan viral di sosial media pada Rabu (5/6/19), dibantah keras oleh Kapolsek Udara Polresta Denpasar. Kapolsek Udara Polresta Denpasar, Kompol […]

expand_less