Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dokter Tifa Ungkap Gibran Ngantukan Lebih Baik Dibanding Ptosis

Dokter Tifa Ungkap Gibran Ngantukan Lebih Baik Dibanding Ptosis

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
  • visibility 246
  • comment 0 komentar

Loading

Dokter Tifa membandingkan istilah ngantukan dengan istilah medis ptosis yang sebelumnya sempat diungkapkan dokter Tompi dan ramai dibahas publik.

 

Jakarta | Dokter sekaligus pakar neuroscience behavior dan epidemiolog, dr Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa melontarkan pernyataan kontroversial terkait Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menanggapi materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyebut mata Gibran tampak ngantukan. Tulis dr Tifa dalam pernyataan di akun X @DokterTifa, Kamis 8 Januari 2026.

Dokter Tifa membandingkan istilah ngantukan dengan istilah medis ptosis yang sebelumnya sempat diungkapkan dokter Tompi dan ramai dibahas publik. Menurutnya, penyebutan ngantukan jauh lebih ringan dibandingkan label ptosis yang memiliki implikasi medis serius.

Dokter Tifa menegaskan bahwa dalam pendekatan Evidence Based Medicine, ptosis tidak hanya soal kelopak mata turun. Ia menyebut ptosis dalam sejumlah riset ilmiah berkaitan dengan gangguan mental seperti depresi, bipolar, skizofrenia, hingga penggunaan psikotropika atau narkoba.

Dokter Tifa mengklaim riset tersebut melibatkan lebih dari 4.000 subjek sehingga dianggap valid dan sulit dibantah. Ia kemudian mempertanyakan mana label yang lebih dapat diterima oleh Gibran, disebut ngantukan oleh komika atau ptosis oleh kalangan medis.

Di tengah polemik tersebut, dokter Tifa juga mempromosikan buku terbarunya berjudul GIBRAN’S BLACK BRAIN. Buku itu diklaim membedah perilaku dan pola pikir pemimpin melalui pendekatan neuroscience behavior, epidemiologi perilaku, dan neuropolitik.

Pernyataan dokter Tifa memicu reaksi publik karena memadukan isu kesehatan, politik, dan kritik personal terhadap pejabat negara.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Gibran Rakabuming Raka maupun Pandji Pragiwaksono terkait pernyataan tersebut.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inisiasi Gubernur NTT, Ratusan Pekerja Media Dapat Vaksinasi Covid-19

    Inisiasi Gubernur NTT, Ratusan Pekerja Media Dapat Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ratusan Pekerja Media atau Wartawan dari Media Cetak, Elektronik, dan Daring atau online memperoleh perhatian dari Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) berupa Vaksinasi Covid-19 Tahap I yang dilaksanakan pada Jumat, 12 Maret 2021 pukul 08.00 WITA—selesai di Kampus Poltekkes Kemenkes Kupang. Data yang dihimpun oleh Biro Humas dan Protokol Setda […]

  • Mantan Kepala Bank Indonesia Jadi Komisaris Utama Bank NTT

    Mantan Kepala Bank Indonesia Jadi Komisaris Utama Bank NTT

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Donny Heatubun kepada Portal Berita Garda Indonesia pada Kamis siang, 15 Mei 2025, mengatakan dirinya sementara menunggu informasi persyaratan dan penjadwalan fit and proper dari OJK. Ia menampik penunjukan sebagai komisaris utama Bank NTT, telah sah mengemban amanah.   Kupang | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena selaku pemegang saham pengendali (PSP) telah […]

  • Apakah Hipokrisi Jadi Syarat Masuk ke Politik Praktis?

    Apakah Hipokrisi Jadi Syarat Masuk ke Politik Praktis?

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Apakah syarat untuk masuk ke dalam dunia politik praktis itu harus jadi munafik? Katanya politik praktis itu panggung hipokrisi ‘par excellence’, di mana aktor dan aktris politik memainkan peran dengan topeng-topeng. Sehingga pemahaman tentang politik praktis jadi sekadar siapa, dapat apa, memainkan peran apa, kapan, di mana, dan bagaimana skenarionya. Semoga […]

  • “Srikandi Sungai Indonesia“ Edukasi Warga Wardo Sadar Lingkungan Sungai

    “Srikandi Sungai Indonesia“ Edukasi Warga Wardo Sadar Lingkungan Sungai

    • calendar_month Rab, 3 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Wardo-Biak,gardaindonesia.id – Sungai Wardo bagi masyarakat di Kampung Wardo, Distrik Biak Barat, Kabupaten Biak Numfor dan sekitarnya merupakan salah satu sumber penghidupan. Banyak aktivitas kehidupan warga dilakukan di dan dibantu oleh sungai, seperti mencuci, mandi, jalur transportasi dan aktifitas dasar lainnya. Disamping indah dan teduhnya lingkungan sungai, namun pemanfaatan Sungai Wardo belum maksimal. Melihat kondisi […]

  • Gubernur Viktor: “Kita Harus Bisa Melayani Publik Lebih Hebat Lagi“

    Gubernur Viktor: “Kita Harus Bisa Melayani Publik Lebih Hebat Lagi“

    • calendar_month Sen, 1 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id– “Dalam membangun hubungan kerja baik struktural maupun sosial, kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. Kita harus bisa melayani publik lebih hebat lagi,” tegas Gubernur 1 NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman depan Gedung Sasando, Senin/1 Oktober 2018. Gubernur Viktor Bungtilu juga mengajak Aparatur […]

  • Satgas Saber Pungli Awasi Pembagian Bantuan Sosial Pandemi Covid-19

    Satgas Saber Pungli Awasi Pembagian Bantuan Sosial Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Moh. Mahfud MD, menegaskan Satuan Tugas Sapu Bersih Pengutan Liar (Satgas Saber Pungli) akan hadir dan mengawasi pembagian bantuan sosial bagi keluarga penerima manfaat akibat Pandemi Covid-19. Hal ini disampaikannya pada rapat Saber Pungli secara virtual di Jakarta, pada Selasa, 21 April 2020. Mahfud […]

expand_less