Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan dan Perbankan » Dua Langkah Bank NTT, Pemprov NTT & Pemkot/Pemda Gapai Modal Inti 3 Triliun

Dua Langkah Bank NTT, Pemprov NTT & Pemkot/Pemda Gapai Modal Inti 3 Triliun

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengerek syarat minimal modal inti pada bank umum dari saat ini sebesar Rp.100 miliar menjadi Rp.3 triliun. Ketentuan ini diharapkan akan mempercepat proses penggabungan atau konsolidasi pada industri perbankan. Jika tak juga mampu memenuhi syarat modal tersebut, maka bank tersebut harus bersiap turun kelas menjadi Bank Perkreditan Rakyat atau BPR.

Terkait penetapan regulasi OJK tersebut, Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) pun diwajibkan mengikuti regulasi usaha perbankan saat ini berdasarkan modal inti tercantum dalam Peraturan OJK Nomor 6/POJK.03/2016 tentang kegiatan usaha dan jaringan kantor bank berdasarkan modal inti bank dengan perubahan regulasi pada tahun 2020.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2020/05/14/plt-dirut-perubahan-formasi-direksi-tak-pengaruhi-kinerja-bank-ntt/

Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hilarius Minggu dalam sesi jumpa media pada Kamis siang, 14 Mei 2020, mengungkapkan saat ini modal inti Bank NTT hanya Rp.1,7 triliun dan masih harus memenuhi kekurangan Rp.1,3 triliun sehingga dapat mencapai modal inti sebesar Rp.3 triliun pada tahun 2024.

“Kondisi Bank NTT saat ini dinilai cukup sehat berdasarkan penilaian OJK,” ungkap Direktur Kepatuhan bersama jajaran direksi Bank NTT yakni Plt. Direktur Utama, Harry Alexander Riwu Kaho; Direkrut Umum, Yohanis Landu Praing; dan Direktur Dana, Absalom Sine.

Kondisi pemenuhan modal inti sebesar Rp.3 triliun dirasakan cukup berat, ungkap Hilarius, karena sejak berdirinya Bank NTT pada tahun 1967 hingga 2012 hanya mencapai modal inti sebesar Rp.1,7 triliun.

Menyiasati pemenuhan modal inti sebesar Rp.3 triliun pada 2024, imbuh Hilarius, maka Pemprov NTT (Pemegang Saham Pengendali [PSP]) dan pemegang saham lain yakni Pemda/Pemkot, dan manajemen Bank NTT dalam sesi RUPS pada Rabu, 6 Mei 2020 telah mengambil langkah sepakat bersama.

Ada pun 2 (dua) langkah sepakat antara Pemprov NTT, Pemda/Pemkot se-NTT, dan Bank NTT antara lain:

Pertama, berdasarkan passing group, RUPS sudah menetapkan per tahun pemda harus menyetor 300 miliar. Selain dari keputusan RUPS, gubernur sebagai pemegang saham atau pengendali bersurat ke semua pemda.

“Kami dari direksi juga akan bersurat ke pemda. Selain bersurat, kami juga meminta beberapa pemimpin cabang untuk mendekati pemda dan DPRD. Selain pemimpin cabang, direksi dan komisaris pun akan turun untuk mendekati wali kota, bupati, dan DPRD,” beber Direktur Kepatuhan Bank NTT seraya berujar berharap perubahan APBD ini bisa mengalokasikan penyetoran kepada Bank NTT.

Kedua, telah menjadi keputusan bahwa dividen yang bisa diterima 100% oleh masing-masing pemda, 50%-nya akan disetor kembali masuk ke modal. Para bupati, pemda yang masuk kembali APBD hanya 50%.

“Itulah langkah-langkah kami, pertama, pemda 100% dari APBD masing-masing dengan total 300 miliar kemudian langkah kedua dividen yang dibagi setengah yang diterima, sedangkan setengah masuk kembali modal,” imbuh Hilarius.

Itulah harapan kami, tandas Hilarius yang telah menjabat sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT sejak 25 Mei 2018.

Namun, apabila kalau mendekati tahun 2024 kemungkinan belum tercapai modal inti yang disyaratkan, jelas Hilarius, maka terpaksa kita melibatkan pihak investor untuk menyertakan modal di Bank NTT.

“Jika pemda tidak bisa memenuhi sampai 2024, terpaksa kita melibatkan investor,” tegas Direktur Kepatuhan Bank NTT.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tetap Produktif Meski di Rumah Saat Pandemi Covid-19

    Tetap Produktif Meski di Rumah Saat Pandemi Covid-19

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penggiat media sosial Taqy Malik berbagi pengalaman saat harus di rumah di tengah pandemi penyebaran virus SARS-CoV-2 melanda tanah air. Tantangan besar yang mungkin dihadapi sebagian besar masyarakat yakni kejenuhan karena menghabiskan sebagian besar waktu dengan tinggal di rumah. Namun, Taqy mampu untuk mengatasi kejenuhan itu. Ia pun melakukan berbagai aktivitas […]

  • Budaya Inovasi PLN Ciptakan Produk-produk Inovasi Unggulan

    Budaya Inovasi PLN Ciptakan Produk-produk Inovasi Unggulan

    • calendar_month Sel, 23 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Budaya inovasi telah menjadi bagian dari seluruh proses bisnis ketenagalistrikan yang dikelola oleh PLN. Setiap tahun para inovator dari unit PLN dan anak perusahaan berkompetisi agar karya-karyanya menjadi yang terbaik. Ajang lomba ini dikenal dengan LIKE PLN (Learning, Innovation, Knowledge, & Exhibition). Untuk tahun 2018, sebanyak 439 karya inovasi terlibat dalam ajang […]

  • PLN Ubah Lahan Kritis Jadi Produktif, Kembangkan Ekosistem Biomassa

    PLN Ubah Lahan Kritis Jadi Produktif, Kembangkan Ekosistem Biomassa

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Tasikmalaya | Upaya pengembangan ekosistem biomassa berbasis pertanian terpadu yang diinisiasi oleh PT PLN (Persero) melalui sub holding PT PLN Energi Primer Indonesia bakal mengubah lahan yang sebelumnya kritis menjadi lebih hijau dan produktif. Upaya ini akan memanfaatkan 1,7 juta hektare dari 14 juta hektare lahan kritis yang tersebar di seluruh tanah air. Wakil Menteri […]

  • DPD Partai Golkar Belu Lawan Covid–19 di Hari Pahlawan

    DPD Partai Golkar Belu Lawan Covid–19 di Hari Pahlawan

    • calendar_month Kam, 11 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021, DPD Partai Golkar Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan petugas kesehatan Puskesmas Umanen melayani vaksin bagi masyarakat di RT 19, RW 6, Kampung Lama Sesekoe, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu. Ketua fraksi Golkar DPRD Belu, Benediktus Hale […]

  • Masa Kecil Tak Akan Datang untuk Kali Kedua

    Masa Kecil Tak Akan Datang untuk Kali Kedua

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Anto Narasoma Jakarta, Garda Indonesia | Masa kecil tak datang kedua kali. Karena masa adalah kesempatan untuk menikmati pengalaman yang tak mungkin sama dibanding masa-masa berikutnya. Saat kecil dulu, persahabatan antarsesama anak-anak pun terjalin murni. Yang ada di hati hanyalah mengumbar perasaan suka dan senang, serta saling menyenangkan. Persahabatan anak-anak dalam konteks bermain, […]

  • Kakanwil Merci : Jangan Ada Pungutan Liar Terhadap Warga Binaan di Rutan

    Kakanwil Merci : Jangan Ada Pungutan Liar Terhadap Warga Binaan di Rutan

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebagai Aparatur Sipil Negara yang bertugas di bidang Pemasyarakatan, agar dapat dikatakan sebagai pegawai yang profesional, wajib hukumnya untuk memahami tugas dan fungsi serta mengerti akan peraturan yang berlaku. Demikian penegasan Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone, pada Rabu, 17 Juni 2020, saat memberikan arahan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB […]

expand_less