Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dukung Belu Sehat & Berkarakter, Bupati Taolin Apresiasi Langkah BRI

Dukung Belu Sehat & Berkarakter, Bupati Taolin Apresiasi Langkah BRI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 20 Jun 2021
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Daerah Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengapresiasi lembaga perbankan dan lembaga keuangan lainnya yang telah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belu yang sehat dan kompetitif, yang mana selaras dengan arahan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Pusat untuk jajaran tingkat bawah agar terus mengimbau masyarakat dalam memperhatikan penggunaan keuangan untuk hal-hal produktif bukan konsumtif.

Demikian dikatakan Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM saat membuka secara resmi Gebyar Undian Panen Hadiah Simpedes (PHS) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Atambua Periode II Tahun 2021, yang dihelat di aula Kantor Cabang BRI Atambua, pada Sabtu, 19 Juni 2021.

Bupati Agus Taolin yang  berprofesi sebagai dokter ahli penyakit dalam itu menandaskan, betapa mutlak  perlunya pendataan masyarakat anggota Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) secara benar guna memanfaatkan produk–produk UMKM dari masyarakat demi pertumbuhan ekonomi masyarakat menuju kesejahteraan.

“Semoga dengan banyaknya hadiah yang diundi, diharapkan dapat menambah minat masyarakat dalam menabung dan menghasilkan hal-hal yang produktif demi kesejahteraan bersama menuju masyarakat Belu yang lebih baik,” harap dr. Agus Taolin.

Bupati Belu menuturkan, dengan adanya 50 hadiah yang diberikan melalui pesta undian berhadiah Simpedes BRI, tentu pemerintah  mendukung kehadiran lembaga keuangan dalam kehidupan wira usaha masyarakat. Terbukti, BRI sudah berpuluh – puluh tahun mengawal masyarakat Indonesia lewat penyediaan simpanan dan kredit yang bersahabat untuk masyarakat.

“Kita melihat banyak kesempatan dan peluang yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, karena jaringan BRI ini sangat luas hingga menembus ke desa – desa,” tutur dokter Agus Taolin.

Kepala Cabang BRI Atambua, Wayan Agus Supartha mengutarakan, PHS dilakukan 2 (dua) kali dalam setahun. Periode kedua ini untuk periode program di bulan September 2020 – Februari 2021 sebagai wujud apresiasi kepada seluruh nasabah tabungan Simpedes yang tersebar di Kabupaten Belu dan Malaka, yakni 9 (sembilan) kantor pelayanan BRI yang tersebar di Belu dan Malaka, antara lain, 1 (satu) kantor cabang dan 8 (delapan) kantor unit BRI.

“Jadi seluruh nasabah yang sudah membuka tabungan dan telah menambah saldonya, bisa berpeluang untuk memenangkan hadiah dari grand prize hingga hadiah hiburan lainnya. Untuk hadiah grand prize kali ini, mobil Mobilio S MT Honda,” ulas Kepala Cabang BRI Atambua.

Dengan adanya kegiatan PHS ini, Wayan Agustinus berharap, dapat meningkatkan minat masyarakat dalam menabung, berinvestasi melalui Simpedes dan ikut memajukan perekonomian di Kabupaten Belu dan Malaka. Selain itu, BRI berkomitmen dapat lebih memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi.

Gebyar Undian PHS yang dilakukan secara online dengan menggunakan Sistem Elektronik Computer ini, dihadiri pula oleh Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. Rohaniwan Katolik, Romo Siprianus Tes Mau, Pr., Notaris, Robby Salli dan Perwakilan Dinas Sosial, Yohana Margaretha,  pihak Kepolisian, Supervisor, Pimpinan BRI Unit yang tersebar di Kabupaten Belu serta para Nasabah Kabupaten Belu dan Malaka.

Adapun daftar pemenang undian Simpedes grand prize/hadiah utama, mobil Mobilio S MT Honda atas nama Ahinoam Ewanike Edon, nasabah BRI Unit Sudirman Atambua; Hadiah ke–2, Sepeda Motor PCX CBS Honda atas nama Agustina Lima, nasabah BRI Unit Sudirman Atambua; Hadiah ke–3, 1 (satu) unit sepeda motor Vario 150 Honda atas nama Heru Setiawan, nasabah BRI Unit Sudirman Atambua; Hadiah ke–4, 2 (dua) unit sepeda motor CB Versa Spoke Honda atas nama Nurjanah dan Yoanita Maria Irene; Hadiah ke–5, 9 (sembilan) unit Televisi LED 32 PLD 32 Polytron, 9 (sembilan) Lemari Es SJN 182 DSH  Sharp, 9 (sembilan) mesin cuci PWM 7363P Polytron, 9 (sembilan) Speaker PAS62 Polytron, dan 9 (sembilan) Magic Com KSN KSN18MEC Sharp. (*)

Penulis: (*/ Herminus Halek)

Foto: kominfobelu

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja Senyap Listrik Terang Jelang Malam, PLN Jaga Listrik Timor

    Kerja Senyap Listrik Terang Jelang Malam, PLN Jaga Listrik Timor

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Loading

    Pekerjaan masif ini dimulai sejak dini hari, tepatnya pukul 04.00 Wita, pada Rabu, 24 September 2025. Pemeliharaan IBT Bolok dilakukan di Gardu Induk (GI) Bolok Kupang, sementara Trafo Nonohonis dikerjakan di GI Nonohonis, Timor Tengah Selatan.   Kupang | Komitmen menghadirkan listrik yang andal berkesinambungan bagi masyarakat Pulau Timor kembali dibuktikan oleh PT PLN (Persero) […]

  • Dugaan Politik Uang Ketua DPRD Kupang, Bawaslu Bentuk Tim Investigasi

    Dugaan Politik Uang Ketua DPRD Kupang, Bawaslu Bentuk Tim Investigasi

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Viralnya video dugaan politik uang oleh Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, mendapat perhatian dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Komisioner Bawaslu , Koordinator Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Maria Yulita Sarina, kepada awak media, Rabu, 16 Oktober 2024 menjelaskan, pihaknya sudah melihat video tersebut dan […]

  • Wakil Bupati Belu : Pemimpin Adalah Orang yang Kedepankan Rasa Adil

    Wakil Bupati Belu : Pemimpin Adalah Orang yang Kedepankan Rasa Adil

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Manusia- manusia Indonesia yang menjadi pemimpin, mulai dari presiden sampai RT/ RW adalah orang- orang yang harus mengedepankan rasa adil demi kemakmuran rakyat. Demikian dikemukakan Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan di hadapan puluhan warga Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 15 Juli […]

  • KBPP & PP Polri Wilayah NTT Segera Miliki Kantor Sekretariat Sendiri

    KBPP & PP Polri Wilayah NTT Segera Miliki Kantor Sekretariat Sendiri

    • calendar_month Ming, 27 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) dan Pengurus Purnawirawan Polri (PP Polri) yang ada di wilayah Polda NTT akan memiliki kantor sekretariat sendiri. Pekerjaan perdana dengan melakukan pembersihan lokasi oleh pekerja dan para purnawirawan baik dari (PP Polri) maupun (KBPP Polri) di Jalan Taruna, Kelurahan Todekisar, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang […]

  • KRI Nanggala Ditemukan Terbelah Tiga Bagian di Kedalaman 838 Meter

    KRI Nanggala Ditemukan Terbelah Tiga Bagian di Kedalaman 838 Meter

    • calendar_month Sen, 26 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., saat konferensi pers yang dipimpin Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai pada Minggu 25 April 2021; menyampaikan rasa duka yang mendalam atas gugurnya 53 prajurit terbaik Hiu Kencana. Baca juga : […]

  • Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 1)

    Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 1)

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Wina Armada Sukardi, Advokat dan Pakar Hukum Pers Pertanyaan kenapa advokat, atau yang di masyarakat luas lebih populer disebut pengacara, terkesan banyak yang berasal dari etnis atau suku Batak? Dalam pergaulan sehari-hari sering dijawab, “Karena orang Batak memang merupakan suku yang terbiasa banyak bicara !” Jawaban tersebut tidak cukup kuat, lantaran banyak juga suku […]

expand_less