Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata dan Budaya » Etnis Tunbaba Rai Belu Warnai Parade Kebangsaan HUT ke-79 RI

Etnis Tunbaba Rai Belu Warnai Parade Kebangsaan HUT ke-79 RI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 14 Agu 2024
  • visibility 152
  • comment 0 komentar

Loading

Atambua | Memperingati HUT ke-79 RI, beragam etnis dari pelbagai kabupaten di seantero Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) turut meramaikan semarak parade kebangsaan yang dihelat pada Senin, 12 Agustus 2024.

Pada momentum ini, etnis Tunbaba Rai Belu mempertunjukkan seni budaya berupa tarian kolaborasi instrumen musik ala Timor Tengah Utara dengan iringan classic sound.

Pantauan, peragaan tarian ala etnis Tunbaba adalah tarian Bso’ot Peot oleh laki-laki dan tarian Nalel diperagakan oleh ibu-ibu dengan balutan bete (sarung laki-laki)  dan tais (sarung perempuan) dengan kombinasi selendang tenunan bermotif Tunbaba.

Walau terik mentari membakar, antusiasme Etnis asal Tunbaba – TTU ini, terus ronggeng sembari berteriak ‘Palatee’ mengitari ruas jalan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Belu.

Palate…Palate…, teriakan gembira ala para laki-laki mengguncang ruas jalan dari garis start hingga finish di area lapangan umum Atambua.

Lantunan kata ‘palatee…’ menjadi kekhasan orang Dawan sebagai bentuk sorak-sorai, ikut gembira dan memicu suara semangat dalam satu kebersamaan yang selalu dilakukan pada ragam tradisi adat kegembiraan di wilayah Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepada Garda Indonesia, Koordinator Etnis Tunbaba Rai Belu di Atambua, Overus Bana mengatakan parade kebangsaan yang dipertunjukkan kali ini untuk mengembalikan tradisi dan atau kebiasaan yang sering diadakan agar tidak punah.

Parade kebangsaan ini, imbuh Overus, guna mengenang masa lalu oleh para tetua-tetua adat kita. Tentunya, paling penting adalah untuk menggugah para generasi muda asal Tunbaba agar jangan sekali-kali melupakan sejarah dari nenek moyang.

Senada, Ketua KOMPAST (Komunitas Pemuda Asa Tunbaba) Wandelinus Nabu mengungkapkan tujuan parade kebangsaan ini agar generasi sekarang dan yang akan datang tahu akan tradisi adat dan mau untuk tetap merasa memiliki etnis sendiri.

Etnis dalam hal, kata Andi (sapaan akrabnya, red), menguraikan dari  busananya, tariannya, dan juga  perlengkapan adat seperti suni, aluk, pilu yang dikenakan saat tampil jangan sampai gengsi berlebihan apalagi generasi yang dilahirkan dan besar di kota Atambua.

“Kami akan terus melestarikan dan menumbuhkan semangat kebersamaan ini dan terus berupaya dengan adakan kolaborasi dengan generasi yang lahir dan dibesarkan di Kota Atambua Jangan sampai kebiasaan ini hilang atau punah,” jelasnya

Andi pun menyampaikan terima kasih atas antusias para bapak dan mama dengan semangat memberikan yang terbaik. “Semoga membuka pintu bagi generasi-generasi mendatang, sehingga tahun mendatang para generasi-generasi lebih mendominasi kegiatan-kegiatan berikutnya,” pungkasnya. (*)

Penulis+ foto : Melkianus Nino

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo Ngopi Plus Beli Kendaraan Idaman di KKB ‘On The Street’ Bank NTT

    Ayo Ngopi Plus Beli Kendaraan Idaman di KKB ‘On The Street’ Bank NTT

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Warga Kota Kupang dan sekitarnya yang ingin menikmati suasana santai sambil mencari kendaraan bermotor (mobil maupun sepeda motor), sebaiknya segera memanfaatkan kesempatan bagus dalam even kredit kendaraan bermotor (KKB) on the street bersama Bank NTT pada Sabtu, 26 Juni 2022, pukul 16.30 WITA—selesai, di Paradox Coffee & Roastery Jl. W.J Lalamentik. […]

  • 10 Tahun Du Anyam: Menganyam Mimpi untuk Ekonomi Hijau Inklusif

    10 Tahun Du Anyam: Menganyam Mimpi untuk Ekonomi Hijau Inklusif

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Du Anyam, salah satu kewirausahaan sosial unggulan dari Indonesia Timur, merayakan satu dekade perjalanan dalam mewujudkan mimpi-mimpi besar dalam memberdayakan perempuan, meningkatkan ekonomi perempuan dan melestarikan budaya. Salah satu perayaan satu dekade ini, ditandai dengan keberhasilan memulai tonggak awal membawa kerajinan anyaman lontar dari Kabupaten Flores Timur ke pasar global yang seremoni pelepasannya dihelat […]

  • Kapustekkkom Pinta Guru Ciptakan Pembelajaran Digital di Sekolah

    Kapustekkkom Pinta Guru Ciptakan Pembelajaran Digital di Sekolah

    • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Kapustekkom) Kemdikbud, Gogot Suharwoto, P.hD berpesan kepada guru untuk menciptakan pembelajaran berbasis digital di sekolah. Pesan ini disampaikan dalam pembukaan kegiatan peningkatan kompetensi pemanfaatan TIK untuk Sekolah Garis Depan (3T) yang dilaksanakan tanggal 27 Nopember 2018. Kegiatan yang diikuti oleh para guru dan […]

  • Ketahanan Keluarga Cegah Stunting, Dinas PPPA NTT Kerja Sama Mitra

    Ketahanan Keluarga Cegah Stunting, Dinas PPPA NTT Kerja Sama Mitra

    • calendar_month Kam, 10 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Berdasarkan data dari studi status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, angka prevalensi balita stunting sebesar 37,8 persen (tinggi badan menurut umur) berdasarkan kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kondisi ini menempatkan NTT pada posisi tertinggi kasus stunting di Indonesia. Sementara Sulawesi Barat (Sulbar) sebesar 33,8 persen menempati peringkat kedua, sedangkan […]

  • ‘YAPPIKA-ActionAid, Bengkel APPeK & TX Foundation’ Rehabilitasi 4 Sekolah Rusak

    ‘YAPPIKA-ActionAid, Bengkel APPeK & TX Foundation’ Rehabilitasi 4 Sekolah Rusak

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar merupakan bagian penting dalam pendidikan. Maka dari itu, gedung sekolah wajib memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, aksesibilitas, dan kenyamanan. Sayangnya, dari 2.414 total ruang kelas Sekolah Dasar di Kabupaten Kupang hanya 21% (507 ruang kelas) dalam kondisi baik. Sisanya, sebanyak 299 kelas (12,39%) dalam kategori rusak […]

  • Jembatan Tumbang Samba – Buka Akses Jalan Nasional Kalteng dan Kalbar

    Jembatan Tumbang Samba – Buka Akses Jalan Nasional Kalteng dan Kalbar

    • calendar_month Jum, 5 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Jembatan Tumbang Samba yang menghubungkan Desa Telok dan Desa Samba Danum, di Kecamatan Katingan Tengah, Provinsi Kalimantan Tengah. Jembatan itu akan membuka wilayah terisolir di Utara Katingan dan menjadi bagian akses jalan nasional dari Kalimantan Tengah menuju wilayah Provinsi Kalimantan Barat dan sebaliknya, […]

expand_less