Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gangguan PLTU Timor Pulih, Kembali Alirkan Listrik Pulau Timor

Gangguan PLTU Timor Pulih, Kembali Alirkan Listrik Pulau Timor

  • account_circle Tim PLN UIW NTT
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 258
  • comment 0 komentar

Loading

PLTU Timor merupakan pembangkit berbahan bakar batu bara yang menggunakan teknologi circulating fluidized boiler (CFB), dan merupakan teknologi yang ramah lingkungan, dikarenakan SO2 dan NO2 yang dihasilkan dari proses pembakaran akan diserap oleh milestone pada boiler.

 

Kupang | PLN berhasil menyelesaikan pemulihan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor Unit 2 tiga hari lebih cepat dari target, menegaskan dedikasi perusahaan dalam menjaga keandalan listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Semula ditargetkan pulih pada Jumat, 7 November 2025, PLTU Timor Unit 2 kembali beroperasi penuh pada Selasa, 4 November 2025, pukul 20.35 WITA. Keberhasilan ini langsung berdampak positif pada lebih dari 264.500 pelanggan di Pulau Timor, termasuk wilayah Malaka dan Belu, yang kini kembali menikmati pasokan listrik secara normal tanpa gangguan.

Saat ini, sistem kelistrikan Pulau Timor telah kembali stabil dengan total daya mampu mencapai 200 MW dan beban puncak tertinggi 131 MW. PLN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur demi mencegah gangguan serupa di masa mendatang.

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan upaya pemulihan cepat PLTU Timor Unit 2 bukan hanya soal target teknis, tetapi tentang tanggung jawab moral PLN untuk menjaga kepercayaan publik. “Kami akan terus memperkuat sistem, mempercepat respons, dan memastikan setiap pelanggan di NTT merasakan keandalan listrik yang berkelanjutan,”tegasnya.

Perlu diketahui, PLTU Timor merupakan pembangkit berbahan bakar batu bara yang menggunakan teknologi circulating fluidized boiler (CFB), dan merupakan teknologi yang ramah lingkungan, dikarenakan SO2 dan NO2 yang dihasilkan dari proses pembakaran akan diserap oleh milestone pada boiler.

Selain itu, PLTU teknologi CFB juga memiliki kelebihan mampu dioperasikan dengan campuran biomassa (cofiring), sehingga strategi PLN dalam melaksanakan bauran energi terbarukan (EBT) 23 persen pada tahun 2025 tetap konsisten.

Apresiasi datang dari berbagai pihak

Daniel Antonius Meok, Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (PLN ULP) Atambua, menjelaskan bahwa pemulihan cepat ini adalah buah dari kerja kolaboratif yang intens bekerja 24 jam tanpa henti dengan koordinasi lintas divisi. “Terima kasih atas doa dan pengertian warga Pulau Timor, semangat mereka menjadi energi bagi kami untuk terus menjaga keandalan sistem dan memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Upaya cepat PT PLN (Persero) dalam memulihkan pasokan listrik di wilayah ini menuai apresiasi tinggi dari Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Malaka.

Kinerja sigap PLN juga mendapat apresiasi langsung dari jajaran pemerintahan dan legislatif Malaka. Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu mengatakan terima kasih kepada PLN yang telah bergerak cepat. “Pemadaman yang terjadi kami paham sebagai bagian dari upaya pemeliharaan. Kini masyarakat kami kembali menikmati listrik dengan normal, dan itu sangat berarti,” ujarnya.

Apresiasi yang sama juga datang Andri Rodrigues, Anggota DPRD Malaka (Fraksi NasDem) yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLN. “Dalam waktu singkat mereka mampu memulihkan pasokan listrik. Respons cepat ini menunjukkan profesionalisme dan komitmen pelayanan yang tinggi,” timpalnya.

Senada, diungkapkan Paskalis Wendelinus Nahak, Anggota DPRD Malaka (Fraksi PDIP). Ia menekankan bahwa pemadaman memang mengganggu, tetapi cara PLN menangani situasi ini sangat patut diapresiasi. “Koordinasi, komunikasi terbuka, dan pemulihan cepat adalah bukti bahwa PLN bekerja dengan hati untuk masyarakat,” tandasnya.

Apresiasi dari berbagai kalangan ini menunjukkan bahwa komitmen insan PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur menuju kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.(*)

 

 

  • Penulis: Tim PLN UIW NTT
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PIPEBI Peduli Korban Badai Seroja di Desa Tuapukan & Pukdale Kab Kupang

    PIPEBI Peduli Korban Badai Seroja di Desa Tuapukan & Pukdale Kab Kupang

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) menggalang donasi dan memberikan bantuan berupa beras, minyak goreng, telur, mie instan dan gula pasir kepada korban bencana Badai Seroja di Desa Tuapukan dan Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 23 April 2021. PIPEBI Peduli Bencana Alam NTT terlaksana atas […]

  • Banjir Landa Kalimantan Selatan, Presiden Jokowi Instruksikan Kirim Bantuan

    Banjir Landa Kalimantan Selatan, Presiden Jokowi Instruksikan Kirim Bantuan

    • calendar_month Sab, 16 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah mendapatkan laporan langsung melalui telepon dari Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor terkait dengan bencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Presiden pun telah memerintahkan jajarannya, mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (dahulu Basarnas), hingga TNI dan Polri untuk segera mengirim bantuan […]

  • Percepatan Vaksinasi Covid-19, NasDem Belu Bantu 1.000 Dosis Vaksin

    Percepatan Vaksinasi Covid-19, NasDem Belu Bantu 1.000 Dosis Vaksin

    • calendar_month Sen, 23 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna mempercepat vaksinasi kepada masyarakat untuk menekan penyebaran wabah Covid – 19, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) turut berpartisipasi dengan menyumbangkan 1.000 dosis vaksin untuk memvaksinasi 1.000 orang, yakni 500 orang di Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat dan 500 orang lainnya di Desa […]

  • ‘New Normal’ di Kemenkumham NTT, ASN Pakai PDK & Bertransaksi Nontunai

    ‘New Normal’ di Kemenkumham NTT, ASN Pakai PDK & Bertransaksi Nontunai

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jajaran Kementerian Hukum dan HAM telah menerapkan tatanan normal baru atau new normal sejak Jumat, 5 Juni 2020 secara serempak di seluruh Indonesia. Begitu pun dengan Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT. Penerapan tatanan normal baru di lingkup Kementerian Hukum dan HAM didasari Surat Edaran Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor M.HH-07.PR.01.03 […]

  • Sidang Etik Mantan Kapolres Ngada, Pelanggar Ajukan Banding

    Sidang Etik Mantan Kapolres Ngada, Pelanggar Ajukan Banding

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Loading

    Kasus AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja mendapat pengawasan dari berbagai pihak, termasuk Kompolnas, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kementerian Sosial, serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI); untuk memastikan jalannya proses sesuai dengan prosedur.   Jakarta | Divisi Propam Polri, pada Senin 17 Maret 2025, telah menyelesaikan sidang kode etik profesi Polri terhadap AKBP […]

  • Cegah “Praktik Sunat Perempuan” Kekerasan Berbasis Gender

    Cegah “Praktik Sunat Perempuan” Kekerasan Berbasis Gender

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Dulu saya menganggap sunat perempuan adalah suatu kewajiban yang harus saya laksanakan. Setelah tahu dari seminar Kemen PPPA dan UNFPA bahwa P2GP tidak dibolehkan, saya kaget dan menyesal telah melakukan praktik tersebut. Itu hanyalah tradisi kuno, yang secara medis tidak ada manfaatnya,”. Pernyataan diungkapkan Ida Yuliana Alka, perempuan berusia 55 tahun […]

expand_less