Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gerindra Setuju Kepala Daerah Dipilih DPRD

Gerindra Setuju Kepala Daerah Dipilih DPRD

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 30 Des 2025
  • visibility 244
  • comment 0 komentar

Loading

Selain soal anggaran, Sugiono juga menyoroti biaya kampanye yang mahal sebagai hambatan bagi figur kompeten menjadi kepala daerah.

 

Jakarta | Partai Gerindra menyatakan dukungan terhadap usulan agar kepala daerah gubernur, bupati, dan wali kota dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) karena dinilai lebih efisien dibanding pemilihan langsung.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, mengatakan, “Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” dalam keterangannya, Senin, 29 Desember 2025.

Sugiono menilai skema pemilihan oleh DPRD lebih efisien dari berbagai sisi, termasuk proses penjaringan kandidat, mekanisme pemilihan, penggunaan anggaran, dan ongkos politik. Ia mencontohkan, dana hibah dari APBD untuk pilkada 2015 mencapai hampir Rp7 triliun dan meningkat menjadi lebih dari Rp37 triliun pada 2024.

“Merupakan jumlah yang bisa digunakan untuk hal-hal lain yang sifatnya lebih produktif, upaya-upaya peningkatan kesejahteraan dan ekonomi rakyat. Saya kira ini adalah sesuatu yang perlu kita pertimbangkan,” ujar Sugiono.

Selain soal anggaran, Sugiono juga menyoroti biaya kampanye yang mahal sebagai hambatan bagi figur kompeten menjadi kepala daerah. “Biaya kampanye untuk seorang calon kepala daerah, kita terbuka saja, itu angkanya prohibitif. Mahal. Dan ini yang juga kita harus evaluasi… supaya orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan mengabdi… bisa maju tanpa harus dihalang-halangi oleh angka dan biaya kampanye yang luar biasa,” sambungnya.

Sugiono menegaskan bahwa pilkada oleh DPRD tidak menghilangkan esensi demokrasi karena anggota DPRD adalah wakil rakyat yang dipilih langsung melalui pemilu, bahkan dapat diawasi langsung oleh masyarakat dengan lebih ketat.

“Kalau kita melihat akuntabilitinya itu cenderung lebih ketat… mereka harus mengikuti apa yang menjadi kehendak konstituennya,” ujar Sugiono.

Sugiono juga menyebutkan bahwa pilkada DPRD dapat mengurangi potensi polarisasi di masyarakat yang kerap muncul dalam pilkada langsung. Meski begitu, ia menekankan bahwa rencana tersebut harus dibahas dan dikaji secara mendalam dengan melibatkan seluruh unsur dan elemen masyarakat,.

“Jangan sampai kemudian ini berkembang menjadi sesuatu yang sifatnya tertutup,” kata Sugiono.

Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD ini sebelumnya juga disampaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang mengatakan bahwa usulan tersebut perlu kajian mendalam dalam pembahasan RUU bidang politik tahun depan.(*)

 

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NTT Butuh Petani Milenial, CIRMA Jadi Inisiator

    NTT Butuh Petani Milenial, CIRMA Jadi Inisiator

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Loading

    Berdasarkan ST2023, terdapat sebanyak 370 ribu petani milenial atau 41,9 persen dari total petani di NTT. Yang menggunakan teknologi sebanyak 196 ribu orang atau 52,9 persen dari total petani milenial yang ada.   Timor | Petani milenial dan urban farming termasuk karakteristik data yang baru disajikan dari Sensus Pertanian 2023 (ST2023). Petani milenial berusia 19–39 […]

  • Anak Perempuan Usia 7 Tahun di Rote Ndao Provinsi NTT Positif Covid-19

    Anak Perempuan Usia 7 Tahun di Rote Ndao Provinsi NTT Positif Covid-19

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Seorang anak perempuan berusia 7 (tujuh) tahun asal Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara (NTT) positif Corona Virus Disease (Covid-19) berdasar hasil pemeriksaan swab PCR tes di Laboratorium Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Demikian penjelasan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 di Rote Ndao, dr.Widyanto Pangarso Adhy, SpPD; […]

  • Bamsoet Ajak Perguruan Tinggi Aktif Bahas Amandemen Terbatas UUD NRI 1945

    Bamsoet Ajak Perguruan Tinggi Aktif Bahas Amandemen Terbatas UUD NRI 1945

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Depok, Garda Indonesia | Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengajak kampus sebagai institusi intelektual turut terlibat dalam pembahasan perubahan terbatas Undang-Undang Negara Republik Indonesia 1945 (UUD NRI 1945). Karenanya, MPR RI akan bekerja sama dengan berbagai kampus di Indonesia melakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk mendapatkan masukan sekaligus brainstorming gagasan mengenai penataan wewenang dan […]

  • Wali Kota Jefri Pantau Harga Pasar Jelang Ramadan 1441 H

    Wali Kota Jefri Pantau Harga Pasar Jelang Ramadan 1441 H

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pandemik Covid 19 yang masih berlanjut berdampak pada kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar. Untuk memastikan stabilitas harga pasar, Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M., M.H. memutuskan untuk turun langsung ke pasar. Didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, Djidja Kadiwanu, S.E., Direktur PD […]

  • Latih UMKM di Mbay, Bank NTT Hadirkan Pelatih Berkualitas

    Latih UMKM di Mbay, Bank NTT Hadirkan Pelatih Berkualitas

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Mbay, Garda Indonesia | Bank NTT kantor pusat dan Cabang Mbay, bekerja sama dengan Pemkab Nagekeo serta Tim Penggerak PKK Nagekeo, menghelat pelatihan pembuatan kemasan makanan olahan guna peningkatan pendapatan ekonomi keluarga tingkat Kabupaten Nagekeo pada Kamis, 24 November 2022. Acara yang dibuka oleh Bupati Nagekeo yang diwakili  oleh Asisten Bidang Kesra beserta Ibu Tuti […]

  • Wali Kota Yogya Lebih Pilih Gerobak Sampah Dibanding Mobil Baru

    Wali Kota Yogya Lebih Pilih Gerobak Sampah Dibanding Mobil Baru

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Pemkot Yogyakarta pun menerbitkan Kartu Pembuang Sampah (mulai dipakai awal 2025), agar hanya individu atau bisnis terdaftar yang bisa membuang sampah di depo resmi.   Yogyakarta | Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menolak pengadaan mobil dinas baru senilai hampir Rp3 miliar yang semestinya diperuntukkan bagi dirinya dan Wakil Wali Kota. Ia lebih memilih menggunakan mobil […]

expand_less