Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gubernur VBL Dijuluki Bapak Infrastruktur oleh Masyarakat Desa Kaeneno

Gubernur VBL Dijuluki Bapak Infrastruktur oleh Masyarakat Desa Kaeneno

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 8 Jul 2021
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), menerima kunjungan Kepala Desa Kaeneno, Kecamatan Fautmolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Gusti Fallo, S.Pt., Sekretaris Desa dan perwakilan masyarakat bertempat di ruang kerjanya, pada Kamis 8 Juli 2021. Kunjungan ini berkaitan dengan telah dipasangnya jaringan listrik di wilayah tersebut.

Kepada perwakilan masyarakat dan Kades Kaeneno, Gusti Fallo, S.Pt., Gubernur VBL berpesan agar dengan dibangunnya jaringan listrik, ekonomi masyarakat akan berkembang. Hal ini tentunya aktivitas masyarakat juga bisa terjadi sampai malam hari. Juga saat ini Pemerintah Pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang membangun jaringan internet di wilayah NTT.

“Untuk jaringan internet, Kabupaten TTS mendapat jatah 16 titik yang akan dibangun, dan salah satunya ada di Desa Kaeneno,” urai Gubernur VBL seraya menyampaikan sudah saatnya masyarakat Desa Kaeneno harus lebih bekerja keras dengan kemudahan-kemudahan yang telah dan akan disiapkan, sehingga kehidupan ekonominya dapat berkembang.

Gubernur VBL juga menegaskan keyakinannya bahwa ke depan masyarakat di seluruh pedesaan akan memiliki anak – anak muda yang pintar dan dapat membangun desanya.

“Sebagai Gubernur, saya akan bicara dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, agar kedepan Dana Desa yang ada, sebagiannya dipakai untuk biaya pendidikan. Dari 1 Miliar Dana Desa, 500 juta akan dipakai untuk biaya pendidikan bagi 5 orang yang akan kuliah. Dua orang kuliah di luar negeri dan tiga orang di dalam negeri. Tentunya jurusan yang diambil berhubungan erat dengan potensi yang ada di desa tersebut. Dan setelahnya mereka akan kembali dan membangun desanya,” urai Gubernur VBL.

Menjawab permintaan Kepala Desa Kaeneno berkaitan dengan pembangunan jalan raya, Gubernur VBL mengatakan, ruas jalan di Desa Kaeneno merupakan jalan kabupaten dan alternatif solusinya harus dari Pemerintah agar masyarakat terlayani dari aspek infrastruktur jalan. “Status jalan di Desa Kaeneno merupakan jalan kabupaten, saat ini fokus penyelesaian pada ruas jalan provinsi. Tetapi apabila tahun depan jalan provinsi seluruhnya sudah selesai dikerjakan, maka kita segera berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk bersama mengintervensi beberapa ruas jalan Kabupaten untuk dapat dikerjakan,” ungkap Gubernur VBL.

Sementara itu, Kepala Desa Kaeneno, Gusty Fallo mengatakan, dirinya diperintah oleh masyarakat Desa Kaeneno untuk bertemu Bapak Gubernur untuk menyampaikan ucapan terima kasih karena saat ini listrik sudah bisa masuk ke wilayah Desa Kaeneno.

“Saya mewakili 356 Kepala Keluarga di Desa Kaeneno, mengucapkan terima kasih yang tinggi buat bapak Gubernur, karena berkat kepedulian dan cinta bapak terhadap masyarakat NTT khususnya masyarakat Desa Kaeneno, maka saat ini kami sudah bisa menikmati listrik, yang sekian lama menjadi barang asing bagi kami,” ungkap Kades Kaeneno, Gusty Fallo.

Masih menurut Gusty, yang membuat dirinya begitu berbangga karena waktu pengerjaannya juga tidak memakan waktu yang lama. “Saat itu tanggal 16 Oktober 2020 saat kunjungan Bapak Gubernur ke desa kami, saya menyampaikan bahwa sampai saat ini masyarakat di tempat ini belum menikmati listrik. Tetapi tanpa diduga dalam waktu hanya satu minggu, tepatnya tanggal 23 Oktober 2020, petugas dari PLN datang survei lokasi dan langsung melakukan pengerjaan instalasi listrik. Dan hasilnya saat ini kami sudah menikmatinya,” urainya.

Masih menurut Kepala Desa, banyak hal positif yang dirasakan oleh masyarakat pasca-pemasangan jaringan listrik, salah satunya berkaitan dengan dunia pendidikan. “Saat ini di Desa Kaeneno terdapat 2 PAUD, 1 SD, 1 SMP dan 1 SMA, dan saat ini mereka sudah dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar secara online melalui handphone,” pungkasnya.

Di akhir pertemuan ini, Gusty Fallo yang didampingi oleh Sekretaris Desa dan seorang tokoh masyarakat, minta agar dapat menyebut Gubernur NTT sebagai Bapak Infrastruktur. Hal ini menurutnya bukan tanpa alasan. Salah satunya karena walaupun letak Desa Kaeneno yang terpencil, kurang lebih 30 km dari jalan umum dengan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan, tetapi Bapak Gubernur tetap memperhatikan dan membangun infrastruktur di desa tersebut.(*)

Sumber berita dan foto (*/biro administrasi pimpinan setda ntt)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Beri Insentif Diskon Rp 52/KWH Bagi Pelanggan RTM 900 VA

    PLN Beri Insentif Diskon Rp 52/KWH Bagi Pelanggan RTM 900 VA

    • calendar_month Jum, 15 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan insentif berupa diskon kepada pelanggan R-I 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu) mulai 1 Maret 2019. Insentif ini diberikan karena adanya efisiensi di golongan ini, serta terjadinya penurunan harga minyak dan kurs dollar. Dengan pemberlakuan insentif ini, pelanggan golongan R-1 900 VA RTM hanya membayar tarif […]

  • Demo Indonesia Darurat, Ribuan Massa Seruduk Gedung DPR RI

    Demo Indonesia Darurat, Ribuan Massa Seruduk Gedung DPR RI

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta | Massa dari berbagai elemen mengepung kawasan gedung MPR/ DPR RI pada Kamis, 22 Agustus 2024. Mereka menghelat aksi demo menolak pengesahan Revisi UU Pilkada oleh DPR RI. Aksi demo ini bagian dari gerakan ‘peringatan darurat Indonesia’ yang viral di media sosial usai DPR bermanuver mengabaikan putusan MK. Terpantau di platform media sosial X, […]

  • Bertambah 1 Kasus Positif Covid-19 dari Flores Timur, Total 91 Kasus di NTT

    Bertambah 1 Kasus Positif Covid-19 dari Flores Timur, Total 91 Kasus di NTT

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 48 sampel swab yang diperiksa oleh Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang diperoleh hasil 1 positif Covid-19 dari Flores Timur,” jelas Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Jumat siang, 29 Mei 2020. Satu kasus […]

  • Utang Lion Air 614 Triliun? Ini Klarifikasi Manajemen

    Utang Lion Air 614 Triliun? Ini Klarifikasi Manajemen

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan klarifikasi sehubungan perkembangan pemberitaan mengenai utang Lion Air mencapai Rp 614 Triliun (enam ratus empat belas triliun rupiah), bahwa informasi utang atau berpotensi utang serta akan menjadi beban pihak lain adalah tidak benar. Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang […]

  • ‘Premier Film Rumah Merah Putih’, Inspirasi dari NTT untuk Indonesia

    ‘Premier Film Rumah Merah Putih’, Inspirasi dari NTT untuk Indonesia

    • calendar_month Ming, 16 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengharapkan Film Rumah Merah Putih dapat menjadi inspirasi bagi Indonesia. Terutama dalam menumbuhkan semangat kebersamaan dan saling menghargai perbedaan. “Hari ini untuk pertama kali, perdana premier film ini di Kupang. Tanggal 17 Juni bersama bapak Presiden di Jakarta. Dan pada tanggal 20 Juni secara serentak […]

  • SPK : Sirih Pinang Kapur Selalu Bersama Masyarakat NTT

    SPK : Sirih Pinang Kapur Selalu Bersama Masyarakat NTT

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki ragam budaya khas, salah satunya yaitu budaya atau tradisi Oko Mama. Bukan nama orang, namun nama tempat sirih pinang, barang khas Suku Dawan di Pulau Timor, sering  digunakan sebagai wadah untuk memberikan siri pinang kepada tamu. Siapa pun yang bertamu ke rumah warga Suku Dawan (Atoin Meto) di Pulau […]

expand_less