Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Jokowi Berdiri di antara Alarm Pengingat dan Rintihan Rakyat

Jokowi Berdiri di antara Alarm Pengingat dan Rintihan Rakyat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Prihati Utami

Kamu dibesarkan dengan kasih dan sayang ibumu, tapi kenapa kamu justru memilih hasutan orang lain demi melanggengkan kekuasaan? Ibumu sudah berpesan untuk mengendalikan diri, tetap memprioritaskan tujuan pertama dan utama sebab jabatan ada karena sebuah kepercayaan untuk mencapai tujuan tadi.

Apa itu? Motivasi hidup?

Ya, seperti alarm pengingat, bahwa ada amanah yang sedang dikerjakan dan akan terus dipertanggungjawabkan.

Begitu analogi kecil jika melihat tindak-tanduk Presiden Joko Widodo. Sudah banyak yang memprediksikan bahwa dia akan keluar dari PDI Perjuangan. 2 partai bahkan digadang-gadang menjadi tempat singgahnya nanti, selama menikmati masa pengawalan pemerintah Prabowo-Gibran. Dua partai tadi PSI dan Golkar.

PSI persentasenya kecil karena anak bungsunya sudah di sana. Persentase besarnya sih di Golkar, partai yang dipakainya untuk mengusung Gibran menjadi cawapres. Sekilas mengingatkan kehadiran Jokowi ini di Golkar sebagai penerus Soeharto. Kesamaan keduanya makin nampak, diawali dengan praktik politik dinasti.

Ya, begitulah alurnya hingga banyak menjuluki sikon hari ini dengan “Bangkitnya Orba”.

Bilangnya saja “tidak, tidak”, tapi lihat saja bagaimana di lapangan. Mahkamah Konstitusi adalah sumber awal runyamnya demokrasi kita. Selebihnya terlalu panjang untuk diceritakan dan disebutkan buktinya, kamu bisa googling sendiri tentunya.

Mungkin banyak orang mulai bertanya-tanya, apakah Jokowi itu betulan lupa dengan partai yang selama ini memberikan support sistem besar, bahkan sudah menjadi kendaraannya untuk sampai di puncak tertinggi?

Tidak ada sedikit rasa bersalah, karena telah mengingkari prinsip demokrasi, yang dipegang PDI Perjuangan untuk membangun bangsa dan negara.

Mengapa ada orang sejahat itu?

Jawaban “politik itu dinamis” tidak berlaku di sini, karena ini soal proses panjang yang penuh kematangan pikir untuk menentukan sikap dan arah tujuan perjalanan selanjutnya.

Semua harus dilakukan untuk kemaslahatan negara dan rakyat, bukan keluarga apalagi kelompok elite. Norma ataupun etika bernegara, menjadi hal yang harus ditempatkan di atas peraturan tertulis. Karena di sana ada rasa kemanusiaan dan pantas serta tidak pantasnya tindakan itu dilakukan dengan sewajarnya kita sebagai makhluk sosial.

Tapi, semua sirna dengan satu kenikmatan yang tiada tara menyenangkan, yakni kekuasaan.

Megawati Soekarnoputri mungkin merasa kecewa, karena Jokowi menusuknya dari belakang. Tapi, apa balasan membabi-buta yang dilakukan Mega? Tidak, dia bukan politisi rakus yang kesetanan mengambil tindakan karena itu hal impulsif yang bisa membahayakan tanah airnya, terutama rakyat yang hidup di dalamnya.

Lihat dia masih legowo mempertanggungjawabkan pilihannya untuk mengawal Jokowi, dengan meminta menteri untuk tetap stay demi memberi pagar tindakan Jokowi agar tetap menjadi presiden yang dicintai rakyat seperti sebelum pengkhianatan ini terjadi.

Bukan berarti dia diam melihat hal yang salah, karena dia terus dan masih menyuarakan ketidakadilan dan penenggelaman demokrasi. Dia adalah pejuang demokrasi, tidak akan dia biarkan kedaulatan rakyat itu kembali dirampas pemimpinnya sendiri.

Sudah banyak surat kecil lewat karangan bunga yang dikirimkan berbagai pihak ke kantor DPP PDI-P. Isinya kurang lebih meminta Mega untuk kembali memperjuangkan demokrasi tanah air. Ini doa dan harapan, mari terus berusaha, terus menyuarakan yang memang tidak bisa diterima akal sehat dan hati nurani kita.

Layaknya yang selalu diteriakkan ibunya kader PDIP itu, satyam eva jayate, kebenaran akan berjaya. Bagaimanapun nanti jalannya.(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Julie Laiskodat Taruh Optimisme Masa Depan NTT di IAKN Kupang

    Julie Laiskodat Taruh Optimisme Masa Depan NTT di IAKN Kupang

    • calendar_month Ming, 11 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Anggota  Komisi IV DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa-mahasiswi Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang pada Kamis, 8 Juni 2023. Istri Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ini pun menaruh optimisme kepada IAKN Kupang karena kampus tersebut merupakan masa depan Nusa Tenggara […]

  • Pemilu 2024, Suara Sah 18 Parpol & 65 Kursi Anggota DPRD NTT

    Pemilu 2024, Suara Sah 18 Parpol & 65 Kursi Anggota DPRD NTT

    • calendar_month Sen, 6 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPU NTT) telah menetapkan perolehan suara sah partai politik dan calon anggota terpilih dewan perwakilan rakyat daerah Nusa Tenggara Timur (DPRD NTT) dalam rapat pleno pada Kamis sore, 2 Mei 2024. Hasil rapat pleno perolehan suara partai politik pada daerah pemilihan (dapil) NTT 1—8 […]

  • PAPAH SPK! Amarasi Untuk SIAGA, SIAGA Untuk Amarasi

    PAPAH SPK! Amarasi Untuk SIAGA, SIAGA Untuk Amarasi

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Amarasi | “Amarasi Namas” lantunan lagu untuk calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi (SPK) saat tiba di Kelurahan Nonbes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang pada Selasa, 8 Oktober 2024. Lantunan lagu “Amarasi Namas” membangkitkan jiwa Simon Petrus Kamlasi (SPK) yang lahir dari pusar bumi Negeri Cendana Wangi di tanah Amarasi. […]

  • Raja dan Ratu Belanda Disambut Presiden Jokowi dan Ibu Iriana di Istana Bogor

    Raja dan Ratu Belanda Disambut Presiden Jokowi dan Ibu Iriana di Istana Bogor

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Raja Willem-Alexander beserta rombongan delegasi Belanda tiba di Istana Bogor sekitar pukul 10.15 WIB dengan diiringi oleh pasukan Nusantara, korps musik, dan pasukan berkuda dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Tak hanya itu, sejumlah pelajar yang mengenakan pakaian adat berbagai daerah juga turut menyambut kedatangan Raja dan Ratu Belanda dengan mengibarkan bendera kedua […]

  • Tenaga Kesehatan Jadi Pihak Pertama Penerima Vaksinasi Covid-19

    Tenaga Kesehatan Jadi Pihak Pertama Penerima Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Kam, 31 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah telah menetapkan tahapan-tahapan terkait program vaksinasi Covid-19 yang akan diberikan gratis bagi seluruh masyarakat. Rencana tahapan tersebut sebelumnya telah dikonsultasikan dengan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) atau badan independen yang memberikan saran kepada menteri kesehatan terkait program vaksinasi di Indonesia. Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa […]

  • Persara Sabu Raijua Lolos 8 Besar Liga ETMC XXXI Lembata

    Persara Sabu Raijua Lolos 8 Besar Liga ETMC XXXI Lembata

    • calendar_month Sel, 20 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata, Garda Indonesia | Tim sepakbola Persara Sabu Raijua dipastikan lolos ke babak 8 besar Liga 3 El Tari  Memorial Cup (ETMC) XXXI tahun 2022, di kabupaten Lembata, usai unggul atas Tim Platina FC 1:0 pada Selasa sore, 20 September 2022 di lapangan Polres Lembata. Adapun 8 (delapan) tim yang melaju ke babak 8 besar […]

expand_less