Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Juri Festival Desa Binaan & PAD Bank NTT Mulai Verifikasi Tahap Pertama

Juri Festival Desa Binaan & PAD Bank NTT Mulai Verifikasi Tahap Pertama

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Sejak pekan lalu Juri Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD mulai melakukan kunjungannya ke 115 desa yang mengikuti kompetisi paling bergengsi ini.

Dan di pekan pertama penjurian, tiga orang juri dijadwalkan untuk turun ke desa-desa di tiga kabupaten, masing-masing Prof. Daniel Kameo di Kabupaten Manggarai Timur, Pius Rengka di Kabupaten Kupang dan Stenly Boymau di Kabupaten Nagekeo.

Tiga kabupaten ini yang pertama dan akan dilanjutkan pekan berikutnya di daerah lain baik oleh ketiga juri diatas maupun oleh juri yang lain.

Pada Selasa, 19 Juli 2022, Stenly Boymau yang adalah juri pertama tiba di Mbay, dan keesokan harinya melakukan penjurian ke Desa Ululoga, Kecamatan Mauponggo.

Desa ini dinobatkan sebagai desa wisata oleh Kementerian Parekraf RI pada tahun 2021 lalu. Legitimasi ini tak lain karena Ululoga kaya akan potensi wisata. Mereka memiliki Kampung Adat Pajoreja. Di kampung ini, warga menyiapkan rumah tinggal mereka untuk homestay dengan layanan pembayaran non tunai, menggunakan QRIS.

Ada aneka makanan khas yang disajikan. Desa ini juga memiliki banyak potensi pertanian. Sebut saja berhektar-hektar pala, kopi, vanili serta aneka tanaman pertanian lainnya.

Mereka pun memiliki sumur tua sebagai tempat wudhu. Mata air dari sumur ini tidak pernah kering walau kemarau sekalipun.

Di desa ini pun anak-anak muda dilatih menjadi pemandu wisata yang setia mengantar para wisatawan untuk tracking ke Gunung Ebulobo yang kawahnya aktif.

Kepala desa setempat, Pither Leko, didampingi Sekdes, Krispianus Moo, menjelaskan mereka memiliki tiga potensi yang sudah dikembangkan yakni sirup pala, kerupuk talas dan pot rotan.

Kehadiran Bank NTT cukup berdampak manakala masyarakat didampingi sejak produksi, desain kemasan hingga pemasaran.

Sementara di Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, mereka justru unggul di sektor pertanian hortikultura dan pariwisata yakni pesona pantai Kotajogo yang memikat hati. Berhektar-hektar lahan tidur kini dipenuhi aneka tanaman seperti cabe, terung, serta sayuran. Pemasarannya dibantu oleh Bumdes setempat.

Kepala desa setempat, Joseph Laka Rani kepada juri dengan bangga menjelaskan geliat Bumdes setempat yang terus berkreasi menghadirkan jenis usaha baru dengan kontribusi yang lumayan untuk PAD. Mereka pun memberlakukan karcis masuk ke lokasi wisata pantai, dan juga merencanakan akan membangun pertanian berbasis pariwisata.

Sementara Prof Daniel Kameo pada Kamis, 21 Juli 2022, melakukan kunjungan ke Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Di sana dia diterima aparat desa setempat, sembari melihat dari dekat parade produk unggulan rebok, makanan khas Manggarai Timur serta olahan pangan lokal jagung, ubi, pisang dengan nama produknya Neka Los.

Mereka pun memiliki agrowisata buah melon yang memakai pupuk produksi Kelompok Tani Gempur Gejur dan Neka Los.

Mereka pun mengunjungi Desa Golo Loni yang terkenal karena memiliki tempat wisata utama river tubing. Ini adalah satu-satunya di NTT, mereka memiliki lokasi wisata arung jeram. Tak hanya itu, tim ini pun berkunjung ke Desa Satar Punda.

Juri ketiga, Pius Rengka, kebagian jadwal di Kabupaten Kupang. Pius pun mendatangi Desa Noelbaki yang terkenal memiliki banyak UMKM, serta memiliki pantai eksotik yang baru dipersiapkan menjadi destinasi wisata.  Pantai ini diberi nama Pantai Panmuti.

Selanjutnya, mereka pun berkunjung ke Desa Tunbaun yang juga memiliki produk-produk UMKM dengan salah satu produk unggulan, virgin coconut oil (VCO), kain tenun, dan olahan keripik.

Penjurian akan dilanjutkan pekan ini, dan seluruh juri dipastikan akan turun ke lokasi desa binaan yang masuk nominasi tahun ini. Peninjauan ke lokasi akan berlangsung hingga 12 Agustus mendatang. Setelah itu setiap juri akan memasukkan nama-nama desa yang dikunjunginya disertai skor berdasarkan hasil amatan di lapangan.

Untuk diketahui, dewan juri dipimpin oleh Prof Dr. Intiyas Utami, SE., M.Sc., Ph.D (unsur akademisi, Guru Besar UKSW Salatiga dan Staf Khusus Gubernur NTT bidang Ekonomi dan Akuntabilitas Publik), Prof. Dr. Daniel Kameo,Ph.D (unsur Akademisi, Guru Besar UKSW Salatiga dan Staf Khusus Gubernur NTT bidang Pembangunan dan Ekonomi), Pius Rengka (Staf Khusus Gubernur), Handrianus Paulus Asa (Regulator/Bank Indonesia), I Ketut Oka Widisa (Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan NTT), James Adam (Unsur Akademisi, Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia NTT), Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi (Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang), Alexon Lumba, SH., M.Hum (Kadis Pendapatan dan Aset Daerah NTT), Johny Lie Rohi Lodo SH (Dinas Parekraf NTT), Tamran Ismail, S.Si., MP (Kepala Kantor Balai POM NTT), Bobby Lianto, MM., M.Ba (Ketua KADIN NTT) dan Stanley Boymau (Media Consulting Bank NTT).(*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UIP Nusra Hadirkan Rumah Produksi Temu Lawak di Desa Wewo Manggarai

    PLN UIP Nusra Hadirkan Rumah Produksi Temu Lawak di Desa Wewo Manggarai

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Hasil panen kebun warga berupa jahe dan kunyit dikumpulkan untuk diproses di rumah produksi temu lawak, mulai dari pengolahan hingga pengemasan yang lebih baik sehingga siap dijual secara komersial ke pasar yang lebih luas.   Manggarai | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) meresmikan rumah […]

  • Kisah Petugas PLN Perempuan di Ujung Setrum Listrik

    Kisah Petugas PLN Perempuan di Ujung Setrum Listrik

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Di balik nyala listrik yang menerangi pulau Timor, ada kisah seorang perempuan muda yang memilih hidup di tanah rantau demi pengabdiannya bagi bangsa dan negara menjaga pasokan energi listrik tetap andal.   Kupang | Anisa Salsabila Subarjo, perempuan kelahiran 2002 di Ambon ini merupakan putri pertama dari 2 (dua) bersaudara seorang teknisi transmisi. Jauh dari […]

  • Seorang Anak Asal TTS Positif Covid-19, Total Covid-19 di NTT Capai 82 Kasus

    Seorang Anak Asal TTS Positif Covid-19, Total Covid-19 di NTT Capai 82 Kasus

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Hari ini kami sampaikan kepada teman-teman media bahwa terdapat penambahan 3 kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Jumat, 22 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Ketiga kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT terdiri […]

  • Muhammad Kace Dianiaya, Polri Bakal Evaluasi Sistem Pengamanan Rutan

    Muhammad Kace Dianiaya, Polri Bakal Evaluasi Sistem Pengamanan Rutan

    • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mabes Polri akan mengevaluasi sistem pengamanan di Rumah Tahanan (Rutan) seluruh kantor polisi yang ada di Indonesia. Hal ini berkaca usai terjadi kasus dugaan penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama Muhamad Kosman alias Muhammad Kace. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk menyelesaikan permasalahan tahanan […]

  • Diare Penyakit Terbanyak Kedua di NTT : Ubah Kebiasaan Atasi Diare

    Diare Penyakit Terbanyak Kedua di NTT : Ubah Kebiasaan Atasi Diare

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Josephin N. Fanggi, S.S.T. Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Ah, sonde apa-apa, aman sa”. Itulah kata yang sering terdengar apabila kita diingatkan untuk menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan. Suatu pemandangan yang biasa kita lihat di provinsi tercinta kita ini. Hal-hal beresiko seperti setelah memegang benda kotor, buang air besar, memegang makanan sisa untuk makanan ternak […]

  • Transportasi dan Polusi Udara, Alarm dari Tangerang Selatan

    Transportasi dan Polusi Udara, Alarm dari Tangerang Selatan

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Dr. Sri Gusty, S.T., M.T. Kualitas udara di Tangerang Selatan kembali menuai sorotan. Update IQAir per 26 Mei 2025 tercatat Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai angka 275. Terbaca pada range sangat tidak sehat menurut pengklasifikasian internasional. Jika dilihat menggunakan kacamata transportasi, kondisi ini merupakan sinyal bahaya yang tidak logis bila diabaikan. Mengapa? Karena transportasi […]

expand_less