Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Kelor Solusi Cegah Anak Stunting, Diakui Ahli Kandungan Indonesia

Kelor Solusi Cegah Anak Stunting, Diakui Ahli Kandungan Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Loading

Kelor pun dianggap efektif karena bernutrisi tinggi atau highly nutrition karena mengandung vitamin C, 7 kali lebih tinggi dari jeruk, kalsium 17 kali lebih tinggi dari susu, dan protein 9 kali lebih tinggi dari yoghurt.

 

Denpasar | Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan bahwa prevalensi stunting Indonesia tahun 2024 adalah 19,8%. Angka ini lebih rendah 0,3% poin dari target prevalensi stunting yang ditetapkan untuk tahun 2024 yaitu 20,1%.

SSGI juga mengukur capaian indikator intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta memberikan data untuk menyusun kebijakan dan program perbaikan gizi yang lebih efektif. Capaian tahun 2024 memberi angin segar bagi pencapaian target penurunan angka stunting nasional menjadi 14,2% pada tahun 2029, sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN. Dari angka 21,5% di 2023, untuk dapat turun ke angka 14,2% di 2029, ini artinya Indonesia masih harus menurunkan sekitar 7,3% poin dalam lima tahun ke depan.

Sementara target penurunan stunting pada 2025 adalah 18,8 persen yang mana membutuhkan upaya lebih keras dan kolaborasi lebih erat, terutama di enam provinsi dengan jumlah balita stunting terbesar, yaitu Jawa Barat (638.000 balita), Jawa Tengah (485.893 balita), Jawa Timur (430.780 balita), Sumatera Utara (316.456 balita), Nusa Tenggara Timur (214.143 balita), dan Banten (209.600 balita).

Paparan ahli : khasiat kelor bagi ibu hamil dalam mencegah stunting

Stunting masih menjadi krisis nasional, namun kelor tumbuh melimpah dan harganya terjangkau. Kelor secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin ibu selama kehamilan. Anak-anak dari ibu yang mengonsumsi kelor cenderung tidak mengalami stunting dan lebih jarang mengalami infeksi.

Suplementasi kelor juga meningkatkan berat badan pada bayi yang lahir. Masalah besar tidak membutuhkan biaya besar, cukup solusi lokal, berkelanjutan, dan berbasis masyarakat. Demikian dipaparkan oleh Spesialis Kebidanan & Kandungan, dr. Andree Hartanto, Sp.OG. pada sesi Kongres Obstetri dan Ginekologi Indonesia (KOGI) ke-19 dihelat pada 17–23 Juli 2025 di Bali.

Dipaparkan dr. Andre Hartanto, peneliti utama dalam presentasinya di hadapan ratusan dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari seluruh Indonesia, menyebutkan sebuah studi systematic review komprehensif menunjukkan bahwa konsumsi kelor (Moringa oleifera) oleh ibu hamil secara langsung menurunkan angka kejadian stunting pada anak yang dilahirkan. Tak hanya itu, kelor pun dianggap efektif karena bernutrisi tinggi atau highly nutrition karena mengandung vitamin C 7 kali lebih tinggi dari jeruk, kalsium 17 kali lebih tinggi dari susu, dan protein 9 kali lebih tinggi dari yoghurt.

“Kelor ini diterapkan kepada ibu hamil mulai usia kehamilan 6—7 bulan diberikan selama tiga bulan dan diukur tingkat hemoglobin pasien ibu hamil didapatkan peningkatan hemoglobin dan berat badan bayi lahir meningkat dengan selisih lebih dari 300 gram dan angka stunting lebih turun,” beber dokter Andre.

Pemaparan dokter Andre Hartanto dalam forum ilmiah tertinggi, Kongres Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), berlangsung di Bali pada tanggal 17 — 23 Juli 2025. Foto : istimewa

Keberhasilan ini didasari oleh temuan bahwa intervensi kelor selama kehamilan menunjukkan efek baik dibandingkan dengan ibu yang tak mengonsumsi kelor.

“Ini menunjukkan efek baik,” tukas dokter Andre.

Temuan monumental ini telah mendapatkan pengakuan luas setelah dipresentasikan dalam forum ilmiah tertinggi, Kongres Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), di Bali.

Penelitian tinjauan sistematis tersebut secara teliti menganalisis berbagai studi berkualitas. Hasilnya konsisten dan bermakna secara ilmiah: kelompok ibu hamil yang mengonsumsi kelor tidak hanya terhindar dari anemia dan melahirkan bayi dengan berat badan lebih tinggi, tetapi prevalensi stunting pada bayi-bayi tersebut juga terbukti menurun dibandingkan kelompok kontrol.

“Ini adalah bukti ilmiah yang sangat kuat. Kita berhasil menunjukkan bahwa intervensi gizi yang tepat sasaran selama kehamilan dapat secara langsung menurunkan angka stunting. Kita memotong akar masalahnya,” papar dokter Andre.

Pengakuan di Kongres POGI menjadi stempel validasi yang krusial, menandakan temuan ini dianggap serius dan relevan secara klinis oleh komunitas medis nasional. Para peneliti dengan jujur menekankan bahwa ini adalah langkah awal yang sangat menjanjikan. Mereka menyatakan untuk memperkuat bukti ini di panggung global, penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar, jangka waktu pemantauan yang lebih panjang, dan berskala multinasional menjadi harapan besar di masa depan.

Kendati demikian, temuan ini sudah cukup kuat untuk dianggap sebagai angin segar bagi kebijakan kesehatan nasional. Dengan adopsi temuan ini ke dalam program di tingkat Posyandu, kelor yang mudah dijangkau dan terjangkau berpotensi besar menjadi kunci untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045 yang lebih sehat, cerdas, dan bebas stunting.(*)

Sumber (*/tim+ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca-Kerusuhan Wamena, 50 Perantau Minang Tiba di Kampung Halaman

    Pasca-Kerusuhan Wamena, 50 Perantau Minang Tiba di Kampung Halaman

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Padang, Garda Indonesia | Sebanyak 50 orang perantau Minangkabau tiba dengan selamat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pukul 20.50 WIB dengan menggunakan pesawat Batik Air, pada Kamis, 3 Oktober 2019. http://gardaindonesia.id/2019/09/26/400-warga-sumatra-barat-di-wamena-minta-pulang-ke-kampung-halaman/ Kedatangan perantau Minang tersebut disambut haru oleh Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Sumbar Syaifullah dan Kepala Dinas Sosial Jumaidi, Dinas Pemberdayaan Perempuan Biro […]

  • Sekjen PBB Ajak Gibran Keluar dari PDIP Demi Prabowo?

    Sekjen PBB Ajak Gibran Keluar dari PDIP Demi Prabowo?

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Solo, Garda Indonesia | Nama bakal calon wakil presiden (cawapres) Prabowo masih digodok. Dari kubu PAN, cenderung ke nama Erick Thohir, dari Golkar cenderung ke nama Airlangga Hartarto, sedangkan dari PBB condong ke Yusril. Tapi ada alternatif lain yaitu Gibran. Inilah yang menjadi sumber permasalahan etika politik, meskipun cuma aspirasi. Bahkan Sekjen Partai Bulan Bintang […]

  • Gunung Agung Erupsi Lagi, 2 Kecamatan Terdampak Hujan Abu Vulkanik

    Gunung Agung Erupsi Lagi, 2 Kecamatan Terdampak Hujan Abu Vulkanik

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Karangasem-Bali, Garda Indonesia | Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali kembali erupsi dengan tinggi kolom abu vulkanik setinggi 2.000 meter atau 5.142 meter di atas permukaan laut pada Minggu, 21 April 2019 pada pukul 03.21 WITA. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG […]

  • “Kita Sesama Pendosa” Refleksi Atas Perikop Injil Yohanes 8:1—11

    “Kita Sesama Pendosa” Refleksi Atas Perikop Injil Yohanes 8:1—11

    • calendar_month Rab, 24 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Fernando Mau, Mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira Dalam perikop Injil Yohanes 8:1—11 ditampilkan sebuah kejadian yang menggugah kita untuk memberikan tafsiran dan tanggapan kritis atas realitas saat ini. Kalau kita membaca dan merenungkan teks Kitab Suci ini, maka kita dapat menyaksikan bagaimana seorang wanita yang melakukan perbuatan zinah dibawa ke hadapan Tuhan Yesus untuk dihakimi […]

  • KPK OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Ini Profilnya

    KPK OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Ini Profilnya

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Ragam
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Loading

    Sugiri Sancoko dikenal dengan panggilan akrab “Kang Giri”. Sebelum terjun ke politik, Sugiri berprofesi sebagai wartawan dan pengusaha reklame.   Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat (7/11/2025). Kabar operasi senyap ini dibenarkan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. “Benar,” kata Fitroh saat dikonfirmasi […]

  • GPB Tolak Kehadiran Habib Rizieq Shihab ke Kota Medan

    GPB Tolak Kehadiran Habib Rizieq Shihab ke Kota Medan

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Massa Gerakan Pemersatu Bangsa (GPB) ikut menyatakan menolak kehadiran Habib Rizieq Shihab (HRS) ke kota Medan. Penolakan ini disampaikan dalam bentuk aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sumut jalan Imam Bonjol dan titik nol kota Medan di depan kantor pos besar, pada Selasa siang, 1 Desember 2020. GPB menilai kehadiran HRS […]

expand_less