Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Kementan & Pemda Bali Berkomitmen Kendalikan Kasus Kematian Babi

Kementan & Pemda Bali Berkomitmen Kendalikan Kasus Kematian Babi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 15 Feb 2020
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar, Garda Indonesia | Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menyampaikan kesiapan dan komitmennya untuk terus membantu dalam mengendalikan penyakit pada babi yang dalam 1 (satu) bulan terakhir ini menjangkiti beberapa wilayah di Provinsi Bali.

Hal tersebut disampaikan I Ketut Diarmita, Dirjen PKH pada saat menemui Gubernur Bali, I Wayan Koster, di Kantor Gubernur Bali, pada Jumat, 14 Februari 2020.

Menurut Ketut, penyakit babi yang terjadi di Bali merupakan suspek African Swine Fever (ASF), dan tindakan pengendalian yang dilakukan oleh petugas kesehatan hewan di Provinsi Bali sudah tepat, hal ini terbukti dengan terkendalinya kasus.

“Berbeda dengan daerah ataupun negara lain, kasus kematian babi di Bali saat ini hanya mencapai 0,11% dari total populasi babi di Bali yang berjumlah 800 ribu ekor. Artinya petugas sudah sigap menghadapi kasus ini,” tambahnya.

Ketut juga menjelaskan bahwa Pemerintah telah berupaya membangun kapasitas dalam menghadapi kasus seperti kematian babi di Bali ini, karena kejadian kasus memang sudah diprediksi akan terjadi sebelumnya. Hal ini mengingat adanya penerbangan langsung dari negara tertular serta praktik pemberian sisa-sisa makanan sebagai pakan (swill feeding) yang memang biasa dilakukan masyarakat.

Swill feeding diduga merupakan sumber masuknya penyakit ini, mengingat sifat virus yang tahan pada makanan olahan dan juga di lingkungan,” ungkapnya. Namun demikian, Ketut juga menegaskan bahwa virus penyebab penyakit babi di Bali ini tidak dapat menular ke manusia (bukan zoonosis), sehingga masyarakat diimbau tidak takut konsumsi daging babi.

Pada kesempatan bertemu Gubernur Bali tersebut, Ketut memperkenalkan sebagian anggota tim ahli yang terdiri dari beberapa guru besar dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) yakni Prof. I Nengah Kerta Besung dan Prof. IGN Kade Mahardika (FKH Unud), Prof. Sri Hadi Agung Priyono dan Prof. I Wayan Teguh Wibawan (FKH IPB University), Dr. AA Gde Putra (Komisi Ahli Kesehatan Hewan), dan drh. Agung Suganda (Kepala Pusvetma) yang saat ini dalam proses mengembangkan vaksin untuk mencegah ASF.

“Dalam waktu dekat, prototipe vaksin akan segera diuji coba, mudah-mudahan berhasil, sehingga bisa mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut,” imbuhnya.

Ketut menjelaskan bahwa pembuatan vaksin ASF ini tidak mudah, dan telah banyak negara mencoba membuatnya, namun belum ada yang berhasil membuat vaksin yang efektif mencegah penyakit. Ia berharap ada terobosan dalam pengembangan vaksin di Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Bali menyampaikan apresiasinya kepada Kementan atas dukungannya dalam pengendalian penyakit babi yang terjadi. Ia meminta Ida Bagus Wisnuardhana, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali dan jajarannya untuk tetap sigap dalam mengantisipasi kasus, dan mencegah penyebaran penyakit.

“Ini penting, mengingat babi merupakan penghidupan bagi masyarakat, khususnya untuk masyarakat Bali,” ungkapnya.

Mengakhiri kunjungan, Ketut kembali menegaskan komitmennya untuk terus membantu pengendalian penyakit pada babi di Bali.

Sumber berita (*/PBI/Red)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Izin Lab Biokesmas NTT, Dinkes Kota Kupang Beber Poin Pelanggaran

    Terkait Izin Lab Biokesmas NTT, Dinkes Kota Kupang Beber Poin Pelanggaran

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Dinas Kesehatan Kota Kupang sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kota Kupang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mengawasi semua sarana kesehatan, laboratorium dan klinik di wilayah Kota Kupang, termasuk Laboratorium Biokesmas Provinsi NTT. Terkait pengawasan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, pada Kamis, 26 Agustus 2021, menjelaskan sesuai dengan […]

  • Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

    Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan telah dilaksanakan sejak 18 Mei 2022 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Vaksin yang diberikan berupa imunisasi campak rubela untuk usia 9 bulan—12 tahun, serta imunisasi kejar untuk anak usia 12—59 bulan yang tidak lengkap imunisasi OPV, IPV, […]

  • Kepadatan Penduduk Kecamatan Kota Lama Tertinggi di Kota Kupang

    Kepadatan Penduduk Kecamatan Kota Lama Tertinggi di Kota Kupang

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kota Kupang sebagai Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi pusat berbagai aktivitas serta menjadi miniatur bagi NTT. Kota Kupang sebagai pusat pertemuan banyak orang dari daerah-daerah di NTT untuk bekerja maupun menuntut ilmu, menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah penduduk. Kepadatan penduduk terbesar berdasarkan data BPS tahun 2017 […]

  • OJK Luncurkan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD)

    OJK Luncurkan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD)

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    IKAD hadir sebagai instrumen dalam memetakan kondisi inklusi keuangan di Indonesia bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengakselerasi inklusi keuangan di daerah.   Jakarta | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) bersama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko Perekonomian) pada […]

  • Angka Kesembuhan Covid di RS S K Lerik 95,5%, dr. Lily: Kami Butuh Dukungan

    Angka Kesembuhan Covid di RS S K Lerik 95,5%, dr. Lily: Kami Butuh Dukungan

    • calendar_month Sab, 20 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Dokter Marsiana Halek, Direktris Rumah Sakit (RS) S K Lerik usai mengikuti sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Tahap II bagi tenaga pelayanan publik dan lansia pada Jumat, 19 Februari 2021 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, menyampaikan kondisi terkini dari pelayanan medis terhadap pasien covid di rumah sakit Pemerintah Kota Kupang […]

  • PLN Sedia 100% Listrik Hijau pada HUT Ke-79 RI di IKN

    PLN Sedia 100% Listrik Hijau pada HUT Ke-79 RI di IKN

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | PLN (Persero) siap menghadirkan listrik dari 100 persen energi hijau pada upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu, 17 Agustus 2024. PLN berkomitmen mendukung pembangunan kelistrikan IKN dengan konsep green, smart & beautiful sejalan dengan upaya menjadikan IKN sebagai kota hijau, futuristik, dan berkelanjutan. Direktur Utama […]

expand_less