Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » “Kenyang Tak Harus Nasi” Diversifikasi Pangan Lokal di Provinsi NTT

“Kenyang Tak Harus Nasi” Diversifikasi Pangan Lokal di Provinsi NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 20 Agu 2020
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Agar dapat meningkatkan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal, pada Rabu, 19 Agustus 2020, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia menyelenggarakan Gerakan Diversifikasi Pangan serentak secara nasional. Gerakan ini sekaligus mengajak masyarakat untuk mengubah pola konsumsi agar tidak tergantung pada satu komoditas saja.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT termasuk salah satu dari penyelenggara Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal menghelat kegiatan di halaman kantor yang dimulai pada pukul 07.00 WITA—selesai. Menghadirkan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) antara lain Gapoktan Muda Mandiri Oesao yang mengolah pangan lokal berbahan dasar tepung jagung; dan UKM Alma Snack memproduksi keripik ubi sejak 2016 (awalnya dijual di kampus dan dipasarkan secara online yang dikelola oleh Putri Alma Oematan).

Pose bersama kelompok tani binaan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Selain itu, turut berpartisipasi UKM Melati memproduksi jagung keripik pulut, keripik ubi, dan stik kelor, sejak 2014 yang dikelola oleh Zesterina Mooy di Kelurahan Lasiana; UKM Shinta memproduksi Keripik, UKM Frestin; UKM Isabela; UKM Suka Maju dari Ajaobaki Kecamatan Molo Utara; dan UKM Dapur Kelor.

Acara yang diramu semi virtual ini, menghadirkan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo yang menyapa seluruh Sobat Tani di seluruh Indonesia pada pukul 09.30 WIB (pukul 10.30 WITA di Kupang, Nusa Tenggara Timur). Kegiatan ini mengusung tagline #KenyangGakHarusNasi.

Mentan Syahrul, saat menyapa para Sobat Tani mengatakan terdapat enam komoditas yang menjadi fokus pemerintah untuk dikembangkan saat ini, yaitu Singkong, Jagung, Pisang, Talas, Kentang, dan Sagu. Kandungan karbohidrat enam komoditas ini ternyata tidak kalah dengan kandungan yang ada di nasi. Faktanya 120 gram singkong memiliki kandungan karbohidrat yang setara dengan seporsi nasi.

Selain mengenyangkan, imbuhnya, komoditas pangan lokal juga memiliki kandungan gizi yang bermanfaat untuk kesehatan. Bahkan bisa digunakan untuk menu diet diabetes, pencegahan kanker, dan cocok untuk Sobat Tani yang ingin menjaga berat badan ideal.

Selain dapat bonus sehat, tandas Syahrul Yasin Limpo, diversifikasi pangan juga sebagai bagian dari antisipasi atas peringatan FAO yang memprediksi banyak negara akan mengalami krisis pangan pada masa pandemi ini.

Steven Lay, M.M. Kabid Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Ir. Steven Lay, M.M. selaku Kabid Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT kepada Garda Indonesia menyampaikan melalui kegiatan ini masyarakat diimbau untuk mengenal dan memahami manfaat pangan lokal yang sangat beragam dan sangat berpotensi dijadikan sumber karbohidrat non beras.

“Dari nilai gizi, pangan lokal tak kalah dengan makanan nasional yang selama ini kita konsumsi bahkan selama ini banyak makanan yang tercemar. Kita ingin mengembalikan potensi di daerah di seluruh NTT,” bebernya.

Menurut Stev Lay, sapaan akrabnya, saat ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT memiliki mesin pengolahan jagung menjadi tepung jagung yang ditempatkan di Oesao, Kabupaten Kupang. “Di sana, kami melatih para petani untuk memproduksi tepung jagung dan mengajar kelompok tani untuk membuat beraneka ragam kudapan dari pangan lokal,” ungkapnya.

Hasil olahan pangan lokal oleh kelompok tani binaan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Terkait diversifikasi pangan lokal, tandas Stev, sesuai dengan potensi masing-masing daerah. “Misalnya di NTT, dengan potensi jagung dengan program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) besutan Gubernur NTTdan kelor (marungga, red).”

Sementara itu, Ruri Ndoki dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Muda Mandiri Oesao menyampaikan bahwa pengolahan pangan lokal yang dilakukan oleh gapoktan berfokus kepada pengembangan industri pangan lokal yakni pengolahan jagung menjadi tepung. “Saat ini, masyarakat belum bisa menerima dan terbiasa menggunakan tepung jagung, mereka masih terbiasa menggunakan tepung terigu,” ungkapnya seraya menyampaikan gapoktan sendiri terbentuk pada Juli 2020.

Dari tepung jagung, imbuh Ruri, Gapoktan Muda Mandiri dapat mengolah 15 macam kudapan (kue, red) basah dan menjadi kudapan kering seperti baruas, siput jagung, sagu, bagia, dan kembang goyang. Selain itu, juga mengolah Kopi Jagung (kopi biji diolah dengan tepung jagung dan bahan lain).

Terkait animo masyarakat terhadap diversifikasi pangan lokal tepung jagung, tandas Ruri, belum bisa dinilai karena baru saja dikembangkan. “Kami baru dalam tahapan mempromosikan kepada masyarakat terutama kepada pihak Pemda Kupang,” urainya seraya menyampaikan Gapoktan Muda Mandiri Oesao terdiri gabungan lima kelompok tani.

Ruri pun menyampaikan bahwa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT turut memberikan pembinaan, pendampingan, dan pelatihan. “Mereka memberikan bantuan berupa pelatihan dan dana untuk pengembangan industri pangan lokal, dari kondisi tersebut, gapoktan dapat mengembangkan produk dan menambah pendapatan rumah tangga,” pungkasnya.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rawat Kampung Adat Maghilewa, Yayasan Arnoldus Wea Bantu ‘Sound System’

    Rawat Kampung Adat Maghilewa, Yayasan Arnoldus Wea Bantu ‘Sound System’

    • calendar_month Ming, 18 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Maghilewa, Garda Indonesia | Yayasan Arnoldus Wea Dhegha Nua menyerahkan bantuan berupa seperangkat sound system kepada Komunitas Pariwisata Kampung Adat (KOMPAK) Maghilewa, pada Sabtu 17 April 2021 pukul 13.00 WITA, di Sa’o Ine Wua, Kampung Maghilewa, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penyerahan bantuan seperangkat sound system ini dilakukan oleh Reinard […]

  • Reaksi Cepat Jasa Raharja Beri Santunan bagi Korban Lakalantas di Bolok Kupang

    Reaksi Cepat Jasa Raharja Beri Santunan bagi Korban Lakalantas di Bolok Kupang

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kecelakaan lalu lintas antara Mobil Pikap DH 9169 AJ dengan Mobil Toyota Rush DH 1882 HH di Jalan Raya Desa Bolok, Kec. Kupang Barat Kabupaten Kupang pada Rabu, 5 Februari 2020, menewaskan 1 (satu) orang dan menyebabkan 15 orang luka-luka (8 orang luka berat, dan 7 orang luka ringan). Kepala Cabang […]

  • Kementerian PUPR Percepat Program Sertifikasi

    Kementerian PUPR Percepat Program Sertifikasi

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan, Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan akan terus melanjutkan percepatan program sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi Indonesia pada tahun 2019. Hal tersebut sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang disampaikannya pada kegiatan sertifikasi bagi 10.000 pekerja konstruksi, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018. Presiden Jokowi dalam […]

  • Propam Polri Beber Pelanggaran Anggota Selama Tahun 2021, Ini Perinciannya

    Propam Polri Beber Pelanggaran Anggota Selama Tahun 2021, Ini Perinciannya

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Divisi Propam Polri di bawah kepemimpinan Irjen Ferdy Sambo mencatat sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) selama periode Januari—Oktober 2021. Namun, tahun 2021 ini pada umumnya pelanggaran yang dilakukan polisi mengalami penurunan dibanding 2020. Berdasarkan data yang dihimpun, Divisi Propam mencatat data pelanggaran disiplin, kode etik profesi […]

  • SEJAHTERAKAN RAKYAT, Impian SPK Identik Presiden Prabowo Subianto

    SEJAHTERAKAN RAKYAT, Impian SPK Identik Presiden Prabowo Subianto

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Bermodalkan pengalaman sewaktu menjadi prajurit tangguh TNI-AD, Simon Petrus Kamlasi memutuskan diri maju dalam pemilihan gubernur NTT 2024.   Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi bertekad ke depan mengabdikan diri secara total untuk rakyat NTT. Ia bakal berjuang agar NTT menjadi provinsi yang makmur. Hal ini diungkapkan calon Gubernur […]

  • Istri Wakil Wali Kota Kupang Dirawat di RS S K Lerik, Ini Imbauan dr Herman Man

    Istri Wakil Wali Kota Kupang Dirawat di RS S K Lerik, Ini Imbauan dr Herman Man

    • calendar_month Jum, 22 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pasca-terkonfirmasi positif Covid-19 berdasar hasil swab polymerase chain reaction (PCR), Wakil Wali Kota Kupang menjalani masa isolasi mandiri di rumah, sedangkan istrinya, Nyonya Elizabeth Rengka bakal dirawat secara intensif di Rumah Sakit (RS) S K Lerik. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/01/22/hasil-swab-antigen-wakil-wali-kota-kupang-dan-istri-positif-covid-19/ Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang, […]

expand_less