Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Kerajinan Bambu Desa Wogo Makin Variatif, PLN Berdayakan Masyarakat

Kerajinan Bambu Desa Wogo Makin Variatif, PLN Berdayakan Masyarakat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • visibility 253
  • comment 0 komentar

Loading

Ketua Pokdarwis Desa Wogo, Hans Baghi, menyampaikan program pelatihan dan bantuan peralatan ukir bambu ini merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan PLN UIP Nusra terhadap pengembangan Kampung Adat Wogo sebagai destinasi wisata.

 

Ngada | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus berkomitmen mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIP Nusra menyalurkan dukungan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wogo, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), berupa pelatihan pemandu wisata, keterampilan anyaman bambu, serta pembuatan suvenir bambu.

Program Desa Wisata Adat tersebut ditujukan untuk memperkuat pengembangan ekowisata Kampung Adat Wogo dengan mengedepankan potensi budaya dan kearifan lokal. Fokus utama kegiatan ini adalah pengembangan produk kerajinan berbahan bambu sebagai salah satu daya tarik wisata yang berkelanjutan.

Dalam rangka mendukung keberhasilan program, PLN UIP Nusra turut menyalurkan bantuan peralatan ukir bambu. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk kerajinan masyarakat sehingga memiliki nilai tambah ekonomi dan mampu bersaing di pasar pariwisata.

Sebanyak 22 anggota Pokdarwis Desa Wogo mengikuti pelatihan intensif yang dilaksanakan selama satu minggu. Kegiatan ini terselenggara atas sinergi PLN UIP Nusra dengan Dinas Perindustrian dan Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada, serta didukung partisipasi aktif masyarakat setempat.

Ketua Pokdarwis Desa Wogo, Hans Baghi, menyampaikan bahwa program pelatihan dan bantuan peralatan ukir bambu ini merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan PLN UIP Nusra terhadap pengembangan Kampung Adat Wogo sebagai destinasi wisata.

Masyarakat Desa Wogo yang berada di sekitar kawasan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko sebelumnya telah menerima berbagai bentuk dukungan dari PLN. Dukungan tersebut meliputi penyediaan ruang informasi wisata, pembangunan sarana dan prasarana MCK, penyediaan lapak dagang desa wisata, serta pelibatan tenaga kerja lokal dalam kegiatan proyek geotermal.

“Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan dari PLN. Bantuan peralatan ukir bambu ini akan kami manfaatkan untuk menghasilkan produk kerajinan yang dapat dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung ke Kampung Adat Wogo,” ujar Hans.

Penyerahan simbolis bantuan PLN UIP Nusra kepada kelompok pengrajin bambu Kampung Adat Wogo. Foto : tim PLN

Ia berharap program pelatihan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas masyarakat serta membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan di sektor pariwisata desa.

“Melalui kerja sama yang berkesinambungan, kami berharap kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Wogo dapat terus meningkat,” tambahnya.

Konsultan Pengawas PLTP Mataloko, Bastian Jayawardhana, menilai bahwa pelatihan yang diberikan menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Dalam waktu satu minggu, peserta telah mampu menghasilkan berbagai produk kerajinan berbahan bambu.

“Produk yang dihasilkan antara lain hiasan lampu dan wadah air minum. Ke depan, produk-produk ini masih memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan,” jelas Bastian.

Ia menambahkan, pengembangan desain dan peningkatan kualitas produk perlu terus dilakukan agar kerajinan bambu tersebut dapat menjadi identitas khas Kampung Adat Wogo.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menjelaskan bahwa program TJSL ini merupakan hasil dialog dan pemetaan kebutuhan bersama masyarakat dan Pokdarwis Kampung Adat Wogo.

“PLN berkomitmen mendorong pengembangan ekowisata berbasis budaya dan lingkungan. Dukungan peralatan ukir bambu ini diharapkan dapat melahirkan produk kerajinan khas Wogo yang bernilai ekonomi, memperkuat identitas budaya lokal, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar PLTP Mataloko,” tutup Rizki.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semana Santa 2025 Larantuka, PLN Siap Amankan Pasokan Listrik

    Semana Santa 2025 Larantuka, PLN Siap Amankan Pasokan Listrik

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Semana Santa merupakan tradisi keagamaan dan budaya spiritual masyarakat Larantuka, sekaligus magnet bagi para peziarah dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.   Larantuka | Jelang perayaan Semana Santa dan Paskah Tahun 2025 di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, maka PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PLN UP3) Flores Bagian Timur melakukan berbagai langkah antisipatif […]

  • Tips Latih Otak Berpikir “Jika-Maka” Setiap Hari

    Tips Latih Otak Berpikir “Jika-Maka” Setiap Hari

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Loading

    Banyak keputusan buruk terdengar masuk akal di awal karena tidak pernah diuji konsekuensinya. Pikiran puas dengan niat baik tanpa menelusuri dampak. Padahal logika tidak bekerja pada niat melainkan pada hubungan sebab dan akibat. Di sinilah pola berpikir jika maka berperan sebagai alat sederhana yang sering diabaikan. Fakta menarik dari studi penalaran menunjukkan bahwa orang yang […]

  • Kemen PUPR Gunakan Sukuk Danai Preservasi 214,98 Km Jalan Lintas Timur Jambi

    Kemen PUPR Gunakan Sukuk Danai Preservasi 214,98 Km Jalan Lintas Timur Jambi

    • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara rutin melakukan penanganan jalan nasional di Lintas Timur Sumatera yang menjadi jalur utama logistik di Pulau Sumatera. Salah satu ruas yang ditangani adalah Jalintim di Provinsi Jambi sepanjang 214,98 Km. Penanganan dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IV, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melalui empat […]

  • Empat Media Naungan IMO NTT Raih Juara Menulis Berita oleh Kantor Bahasa NTT

    Empat Media Naungan IMO NTT Raih Juara Menulis Berita oleh Kantor Bahasa NTT

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | 4 (empat) media yang bernaung di bawah Organisasi Media Online (IMO) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil meraih juara dalam Lomba Menulis Berita bagi Media Massa Daring se-Kota Kupang yang dihelat oleh Kantor Bahasa NTT dalam rangkaian Semarak Bulan Bahasa 2019. Adapun media yang tergabung dalam IMO NTT yang meraih juara […]

  • SIAGA AIR di Sumba Barat Daya, Diprediksi Menang Besar

    SIAGA AIR di Sumba Barat Daya, Diprediksi Menang Besar

    • calendar_month Ming, 3 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Waitabula | Warga Kabupaten Sumba Barat Daya menyatakan siap untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu dalam pilkada 2024. Kehadiran calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi bersama Ketua Teritori Partai NasDem Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat dan para pengurus untuk mengikuti konsilidasi Partai Nasdem […]

  • BPN Belu Blokir Sertifikat Atas Nama Santy Taolin

    BPN Belu Blokir Sertifikat Atas Nama Santy Taolin

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Benar, kami sudah blokir sertifikat itu sejak mamanya datang melapor. Dan itu, pengacaranya Santy Taolin juga tahu. Dalam aturannya, kami tidak bisa menahan sertifikat. Si Santy tidak bisa apa–apakan sertifikat itu, tidak bisa menjual, tidak bisa gadai atau menyalahgunakan sertifikat itu sampai dengan urusannya tuntas”, terang Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) […]

expand_less