Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Ketika VBL Bangkitkan Optimisme Rakyat Flores

Ketika VBL Bangkitkan Optimisme Rakyat Flores

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Valeri Guru

Satu pekan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama sejumlah pejabat penting bersafari keliling ke kabupaten-kabupaten di Pulau Flores bagian barat, mulai dari Labuan Bajo hingga berakhir di Kota Pancasila, Ende. Ada spirit besar yang digelorakan VBL di setiap titik pertemuan bersama rakyat.

Ia mau membangkitkan rasa optimisme rakyatnya di Flores Barat, untuk tetap bersinergi dan bersatu dalam spirit NTT Bangkit, NTT Sejahtera.

Senin, 22 Juni 2020, Gubernur VBL memulai safari pembangunan yang dikemas dalam kunjungan kerja di Labuan Bajo, Manggarai Barat. Dari bumi Komodo itu, VBL kembali mempertegas komitmennya untuk menjadikan pariwisata sebagai prime mover pembangunan NTT. Dalam spirit Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium, Gubernur VBL perlahan membenahi Labuan Bajo.

Hal pertama yang dilakukan adalah menertibkan tanah milik Pemerintah Provinsi NTT di Pantai Pede, yang akan dijadikan hotel dan area publik. Semua itu harus dikelola berbasis ekologis yakni, membangun disesuaikan dengan lingkungan. Tidak boleh ada pohon yang dirusak. VBL malah mengingatkan agar bangunan hotel di bibir Pantai Pede, harus jauh lebih bagus dan representatif, dari bangunan hotel lain di kawasan tersebut. Tentu, desain pun harus lebih wah, sehingga wisatawan pun akan merasa at home dan nyaman. Prinsipnya, pembangunan pariwisata harus berbasis masyarakat.

Dari Pantai Pede, VBL berkeliling melihat Pulau Padar dengan speed boat untuk memastikan bahwa kawasan itu kembali menggeliat dan sudah bisa dikunjungi wisatawan di era normal baru setelah tiga bulan sepi karena pandemi corona. Menariknya, dari Labuan Bajo pula VBL mengingatkan semua stakeholder bahwa untuk membangun NTT harus dimulai dengan riset; harus dengan perencanaan yang matang-baik.

Sebab, mengutip para pakar, bahwa kalau perencanaan baik dan benar, maka laba 50 persen sudah ada di tangan. Karena itu, dalam pelaksanaannya pun harus benar dan konsisten, sehingga VBL meyakini akan terjadi loncatan-loncatan besar dan signifikan untuk kemajuan pembangunan di NTT. Setiap pemimpin, menurut VBL, harus bisa meninggalkan karya besar dan karsa yang akan selalu dikenang oleh masyarakat.

Di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Gubernur VBL “bersilaturahmi” dengan Mgr. Siprianus Hormat, Pr. Di hadapan Mgr. Sipri, VBL menegaskan kehadirannya dalam konteks pelayanan kepada masyarakat. Bagi VBL, kehadiran Mgr. Sipri membawa energi baru dalam membangun NTT.

Dalam konteks ini, VBL mengingatkan bahwa masalah serius di Provinsi NTT selama ini adalah seolah-olah kita bekerja; seolah-olah kita orang baik. Kita kerja seolah-olah kita pintar. Padahal, masyarakat terjebak di dalam keterbatasan pengetahuan. Karena itu, butuh perencanaan yang baik untuk membangun NTT. Butuh energi bersama untuk membangun NTT. Pun, perlu desain bersama antara gereja dengan pemerintah.

Gayung pun bersambut. Mgr. Sipri tegas menyatakan bahwa Keuskupan Ruteng senantiasa mendukung pembangunan manusia NTT yang utuh dan menyeluruh meliputi penguatan aspek mental dan kerohanian. Artinya, menurut Uskup Ruteng, gereja berkontribusi secara khas untuk menguatkan dan mengembangkan aspek etis spiritual dari kehidupan manusia dan masyarakat NTT. Gereja selalu siap membantu dan mendoakan Bapak Gubernur VBL dalam mewujudkan NTT Bangkit NTT Sejahtera.

Di Lawara, Kecamatan Reok TPI Reo, Kabupaten Manggarai, pada Rabu 24 Juni 2020, VBL lagi-lagi berkata tegas bahwa tugasnya sebagai gubernur adalah membawa kesejahteraan rakyat NTT.

Tidak pernah ada kata takut dalam diri VBL. Kalau ada kinerja yang baik dan positif di masa pandemi corona, pantas diapresiasi.

Sebab, VBL optimis bahwa kehadirannya atas perintah Tuhan dan rakyat NTT untuk membawa kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia tidak ada urusan dengan yang berbeda pendapat, termasuk demo sekalipun. Yang mau demo, ya silakan, ia tidak pernah takut.

Kunker VBL kali ini lebih bernuansa wisata. Dari Labuan Bajo, VBL menyisir pantai utara Flores yang memiliki panorama yang indah, untuk memastikan bahwa infrastruktur di wilayah itu bisa dikebut untuk mendukung pariwisata. Manggarai Raya pun mendukung penuh pariwisata sebagai prime mover pembangunan NTT.

“Kami dukung program pariwisata dengan memanfaatkan sumber daya lokal sehingga masyarakat bisa dapat manfaat dari pengembangan pariwisata khususnya di Wae Rebo,” tutur Bupati Manggarai Kamilus Deno. Khusus di Wae Rebo. Menurut Deno, masyarakat telah menyediakan tanah untuk membangun home stay. “Masyarakat sudah siap tanah dan pemerintah akan bangun home stay,” kata Deno.

Tak cuma itu, VBL pun masuk sawah di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur. Di sini, VBL membangkitkan optimisme petani bahwa sawah itu simbol kesejahteraan dan kehidupan. Karena itu, jika masyarakat di desa atau daerah persawahan tidak bekerja, maka hanya menunggu waktu untuk orang-orang di kota tidak berdaya atau menunggu waktu untuk mati.

Lalu, di tengah pro kontra pembangunan pabrik semen dan batu gamping di Manggarai Timur (Matim), Gubernur VBL tak bergeser dari posisi dasar; melanjutkan pembangunan itu. Bahkan, meminta Bupati Manggarai Timur Ande Agas untuk melanjutkan rencana tersebut, sembari menunggu proses Amdal-nya. Bagi VBL, jika ada pabrik semen, maka Matim akan bertumbuh luas biasa.

VBL pun amat menghargai perbedaan pandangan dalam masyarakat terkait rencana pendirian pabrik semen di Matim. “Kita semua yang pro dan kontra ikut terlibat menjaga agar Amdalnya itu bisa berjalan baik. Setelah semuanya selesai, saya harapkan pabrik semen ini bisa berjalan. Sebagai gubernur saya sudah bertemu dengan pihak-pihak dan saya sudah pergi lihat masyarakat di sekitar sana; mereka hidup selama ini dari menjual kayu api. Tapi dengan industri itu masuk dengan tetap menjaga lingkungan hidup dan pembangunan yang inklusif, kita berharap agar pembangunan pabrik semen dapat tetap menjaga lingkungan agar tidak rusak,” urai Gubernur VBL.

Di Ngada, Gubernur VBL memberi perhatian ekstra ke sektor perikanan dan kelautan. VBL melihat dari dekat budi daya sejuta Ikan Kerapu di Wae Kelambu, Desa Sambi Rasa Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada. Ada prospek menjanjikan. Asumsinya, dari satu juta ikan kerapu di Wae Kelambu, yang gagal atau mati sekitar 300 ribu ekor, maka masih ada 700 ribu. Nah, 700 ribu ini dianggap paling murah, dijual Rp.100.000 per ekor. Itu berarti di sini ada sekitar Rp.70 miliar; hari ini, di sini. Ada optimisme.

Di Mbay, Kabupaten Nagekeo, di tengah jaringan irigasi persawahan 1 km Mbay Kanan, 27 Juni, VBL kembali mengingatkan bahwa tugas utama pemerintah adalah membebaskan rakyat NTT dari kemiskinan. Pemerintah bekerja menyejahterakan rakyatnya. Apalagi, menyelamatkan rakyat merupakan tugas mulia seorang pemimpin.

Pemimpin [versi VBL] yang bodoh dan malas tidak mungkin sanggup keluar dari box atau kotak yang mengungkung. Karena itu, dalam memimpin mulailah berpikir dan bertindak out of the box; yang penuh inovasi dan kreatif. Jangan bosan berkreasi. Karena pemimpin punya wewenang dan kekuasaan yang besar dalam berkreasi untuk membawa rakyatnya mencapai kesejahteraan.

Dalam perspektif VBL, Kabupaten Nagekeo merupakan destinasi wisata yang sangat indah dan menarik. Karena itu, benahi semua infrastruktur, sarana prasarana, dan lain sebagainya.

Di bidang pendidikan, anak-anak NTT harus memperkuat kemampuan di aspek literasi dan numerik. Harus memperkuat kemampuan anak-anak terhadap mata pelajaran bahasa (Bahasa Indonesia dan Inggris), logika dan matematika. Anak-anak NTT pun harus mengikuti berbagai kompetisi untuk meningkatkan aspek kognisi, psikomotorik dan afeksi. Sebab, di kemudian hari generasi NTT yang unggul ini akan menjadi kekuatan bangsa di dalam seluruh proses pembangunan.

Kunker VBL akhirnya tiba di etape terakhir, Kota Pancasila Ende. Di Kota bersejarah ini, tempat Bung Karno, Proklamator Bangsa, menggali nilai-nilai Pancasila, VBL memotivasi rakyat NTT untuk kokoh menjaga kemajemukan dan persatuan, dalam spirit patriotisme dan nasionalisme.

Salah satu caranya, terus mengemahkan Salam Kebangsaan khas NTT. (*)

Valeri Guru

*/Penulis merupakan Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum pada Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT
Editing (+rony banase)
Foto oleh facebook Valeri Guru

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5000 Perempuan Batam Peringati Hari Pahlawan–Batam Untuk Indonesia

    5000 Perempuan Batam Peringati Hari Pahlawan–Batam Untuk Indonesia

    • calendar_month Ming, 11 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Batam, gardaindonesia.id | Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Salah satu bentuk penghargaan terhadap pahlawan adalah mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif yang dapat memperkuat kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia. Diinisiasi oleh komunitas perempuan di Batam, 10 November 2018, Kota Batam memperingati hari pahlawan dengan menyelenggarakan Nyanyian untuk Negeri dengan tema dari […]

  • Tiga Jurus Jitu Bagi Daerah untuk Beralih ke Zona Hijau

    Tiga Jurus Jitu Bagi Daerah untuk Beralih ke Zona Hijau

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kerja sama dan gotong royong semua pihak harus terus dilakukan dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Upaya yang dilakukan secara bersama-sama itu sekaligus membuat Indonesia dapat mencapai angka kesembuhan sekitar 50 persen dari seluruh total kasus positif Covid-19. Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gugus Tugas Nasional) mencatat angka kesembuhan […]

  • Wagub Josef Nae Soi Pinta PLN Terus Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di NTT

    Wagub Josef Nae Soi Pinta PLN Terus Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di NTT

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM mengharapkan agar PLN dapat terus meningkatkan rasio elektrifikasi di NTT. Sebagai salah satu komponen penting dalam aksesibilitas pendidikan, keberadaan fasilitas listrik yang memadai tentunya akan dapat meningkatkan kemampuan belajar anak-anak NTT. “Walaupun tingkat literasi anak-anak (muda) NTT masih rendah, namun ada kabar […]

  • Info Libur Nasional Cuti Bersama Desember dan Nataru 2025

    Info Libur Nasional Cuti Bersama Desember dan Nataru 2025

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Goodnews
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Loading

    Hari libur nasional Desember, termasuk libur Natal dan Tahun Baru 2026, sudah di depan mata. Setelah melewati Oktober dan November tanpa adanya tanggal merah maupun cuti bersama, kabar baiknya akan ada tanggal merah hingga long weekend yang menanti di bulan Desember mendatang. Momen libur di bulan Desember nanti tentunya bisa menjadi momentum untuk menikmati waktu […]

  • Sektor UMKM “Tak Pernah Mati” dalam Pertumbuhan Ekonomi

    Sektor UMKM “Tak Pernah Mati” dalam Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Selain pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang tidak pernah mati dalam pertumbuhan ekonomi, yang mana dapat memberikan kontribusi  besar di tengah pandemi Covid–19. Demikian, awal sambutan Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM saat membuka kegiatan temu kemitraan UMKM bersama BUMN dan swasta […]

  • Ekonom Senior Kwik Kian Gie Tutup Usia di 90 Tahun

    Ekonom Senior Kwik Kian Gie Tutup Usia di 90 Tahun

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai politisi, Kwik Kian Gie aktif di PDI-Perjuangan dan turut memberi warna dalam berbagai kebijakan ekonomi nasional.   Jakarta | Kabar duka datang dari dunia ekonomi dan politik Indonesia. Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Kwik Kian Gie, meninggal dunia dalam usia 90 tahun pada Senin malam, 28 Juli 2025 pukul 22.00 WIB. […]

expand_less