Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » KKN LIK di TTS, Elaborasi OJK NTT & Unwira Kupang

KKN LIK di TTS, Elaborasi OJK NTT & Unwira Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
  • visibility 77
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Guna meningkatkan literasi masyarakat terkait produk dan jasa keuangan, maka OJK Provinsi NTT bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang melaksanakan kuliah kerja nyata literasi dan inklusi keuangan (KKN LIK) pada 10 Juli hingga 10 Agustus 2024 di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Sebelum turun dan melakukan edukasi keuangan kepada masyarakat, 143 mahasiswa Unwira Kupang telah dibekali pengetahuan seputar OJK, lembaga jasa keuangan, waspada investasi dan pinjaman online ilegal pada 8—9 Juli 2024.

Mahasiswa KKN LIK dibagi menjadi beberapa kelompok di mana 1 (satu) kelompok terdiri maksimal 16 (enam belas) orang yang kemudian menjalankan program KKN di desa-desa yang berada di Kabupaten TTS.

OJK NTT Monev KKN LIK

OJK pun melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) di 4 (empat) desa yakni Desa Boentuka dan Desa Kesetnana pada tanggal 31 Juli 2024, Desa Nainbala dan Desa Supul pada 1 Agustus 2024.

Hasil monev OJK, seluruh mahasiswa KKN LIK Unwira telah melakukan edukasi keuangan kepada siswa SD, SMP, SMA, kelompok perempuan baik kelompok tenun ataupun kelompok sekolah, kelompok pemuda serta masyarakat umum.

Wakil Kepala OJK Provinsi NTT, Polantoro bersama anak-anak SD Inpres Boentuka

Wakil Kepala Kantor OJK NTT, Polantoro turut melakukan dengan lokus di Desa Boentuka di mana monitoring evaluasi edukasi dilakukan di SD Inpres Boentuka serta kelompok pemuda dan masyarakat. Polantoro membeberkan edukasi oleh mahasiswa KKN LIK Unwira berlangsung cukup baik dan dapat meningkatkan pengetahuan pelajar SD Inpres Boentuka terkait pentingnya menabung serta produk keuangan apa yang dapat diakses, kemudian meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai produk dan layanan jasa keuangan baik perbankan maupun non-bank serta perbedaannya.

Selanjutnya, tim OJK Provinsi NTT melakukan monev KKN LIK di Desa Kesetnana yang mana edukasi dilakukan terhadap kelompok Sekolah Perempuan Desa Kesetnana serta masyarakat umum dari desa tersebut.

Berdasarkan formulir monev yang telah diisi oleh masyarakat peserta edukasi, salah satu keberhasilan atau goals edukasi keuangan yaitu meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai produk dan/atau layanan jasa keuangan serta bagaimana mewaspadai aktivitas keuangan illegal yang marak saat ini.

Penilaian OJK, masyarakat memberikan respons baik terhadap KKN LIK karena meskipun tinggal di wilayah kabupaten yang jauh dari Kota Kupang, tingkat inklusi keuangan masyarakat cukup tinggi dan akses internet bagus, hal tersebut membuat mereka akan lebih banyak terpapar informasi dari Internet yang mana jika tidak dapat dibimbing, maka membuka peluang masuknya aktivitas keuangan ilegal di wilayah tersebut.

Monev KKN LIK Hari Kedua

Pada hari kedua, Kamis, 1 Agustus 2024 tim OJK Provinsi NTT melakukan monev di wilayah Desa Nainbala dan Desa Supul. Di Desa Nainbala terdapat kelompok tenun yang mana merupakan salah satu kelompok peserta edukasi keuangan dalam pelaksanaan KKN LIK ini selain dari pelajar SD dan SMA.

Wakil Kepala OJK Provinsi NTT, Polantoro saat berdialog dengan mama-mama penenun di Desa Nainbala

Tim OJK bertemu langsung dan melakukan wawancara singkat dengan ketua dan anggota kelompok tenun yang berjumlah 25 orang, mereka sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN selaku perpanjangan tangan OJK untuk memberikan edukasi keuangan. Kelompok tenun yang beranggotakan para mana-mana penenun tersebut kini lebih paham dan waspada mengenai aktivitas keuangan ilegal serta paham cara menyampaikan informasi ataupun pengaduan apabila dikemudian hari ditemukan aktivitas keuangan yang mencurigakan di wilayahnya.

Selaras dengan warga masyarakat Desa Nainbala, Desa Supul juga memberikan respons yang sama bahkan di antara warga Desa Supul terdapat masyarakat yang dulunya pernah bekerja di luar kota serta memiliki pengetahuan tentang keuangan yang cukup baik.

Warga Desa Supul menilai dengan adanya KKN LIK ini mereka sadar bahwa upaya untuk meningkatkan literasi keuangan bukan semata-mata hanya untuk mendorong inklusi keuangan, namun juga menghindarkan warga masyarakatnya dari aktivitas keuangan ilegal yang akan mendatangkan kerugian di masa depan.

Terdapat diskusi singkat dan interaktif dari setiap wilayah yang dikunjungi serta apresiasi dari masing-masing perwakilan masyarakat akan adanya kegiatan KKN LIK ini karena dapat berinteraksi dan bertanya secara langsung mengenai kendala yang selama ini dihadapi serta berharap ke depannya kegiatan OJK ini dapat menjangkau masyarakat di daerah-daerah lain secara berkelanjutan.

OJK menilai dapat dilakukan KKN LIK serupa guna meningkatkan pemahaman masyarakat akan produk dan/atau layanan jasa keuangan, apa perbedaan produk perbankan maupun non-bank, cara mewaspadai investasi dan pinjaman online ilegal, bagaimana cara mengakses produk keuangan yang legal serta cara menyampaikan pengaduan konsumen.(*)

Sumber (*/tim OJK NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Lapar Bisa Tahan, Haus Tidak Bisa” Curhat Warga Sumba ke SPK

    “Lapar Bisa Tahan, Haus Tidak Bisa” Curhat Warga Sumba ke SPK

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Simon Petrus Kamlasi (SPK) tak ingin masyarakat di Kampung Kalu mengalami masalah air bersih untuk kebutuhan pokok sehari-hari.   Waingapu | Masalah pasokan air bersih di wilayah Kampung Kalu, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Sumba Timur tak kunjung usai. Sebagian besar masyarakat yang tinggal di Kampung Kalu ini tidak mendapat pasokan air bersih sebagai kebutuhan pokok […]

  • Setuju Usul SPK, Prabowo Akan Bangun SMA Taruna Nusantara di NTT

    Setuju Usul SPK, Prabowo Akan Bangun SMA Taruna Nusantara di NTT

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Niat tulus Simon Petrus Kamlasi (SPK) untuk membangun Provinsi NTT memang tak bisa dibendung. Selain sektor pertanian, putra asal Timor Tengah Selatan (TTS) ini juga memprioritaskan bidang pendidikan. Buktinya, ribuan pelajar dan mahasiswa di NTT mendapat bantuan beasiswa. Karena kepeduliannya terhadap pendidikan, SPK Jenderal Bintang Satu ini pun mengusulkan kepada Prabowo Subianto agar […]

  • INJAK BUMI LEWOTANAH, Ayodhia Kalake : Jangan Ada Dusta

    INJAK BUMI LEWOTANAH, Ayodhia Kalake : Jangan Ada Dusta

    • calendar_month Kam, 7 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Gehak Lakunama Kalake, S.H. MDC. dan Ketua TP PKK/Ketua Dekranasda NTT, Sofiana Milawati bersama keluarga tiba di Kupang pada Kamis siang, 7 September 2023 pukul 13.05 WITA. Terpantau, Ayodhia Kalake saat injak bumi leluhurnya (Lewotanah–Nusa Tenggara Timur) disambut oleh 12 penutur adat atau Natoni Timor dari Nitne’o […]

  • Banjir Terjang Kabupaten Bandung, 3 Orang Wafat & 3 Orang Luka-luka

    Banjir Terjang Kabupaten Bandung, 3 Orang Wafat & 3 Orang Luka-luka

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung-Jabar, gardaindonesia.id | Hujan dengan Intensitas Tinggi mengakibatkan jebolnya tanggul di wilayah Pasir Jati Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat pada hari Sabtu, 9 Februari 2019 Pukul 22.00 WIB. Kapusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dari hasil pemantauan kejadian Bencana alam pada hari Minggu 10 Februari 2019 di Kabupaten Bandung wilayah Provinsi Jawa Barat, banjir […]

  • Presiden Jokowi Berpakaian Adat Dolomani Saat HUT Ke-77 RI

    Presiden Jokowi Berpakaian Adat Dolomani Saat HUT Ke-77 RI

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hari ini, 17 Agustus 2022, saya menghadiri upacara peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI dengan baju adat Dolomani. Tahukah Anda, baju adat yang saya kenakan ini dari daerah mana? Tulis Presiden Jokowi dalam Twitter @jokowi Pakaian adat Dolomani berasal dari Buton, Sulawesi Tenggara. Dilansir dari Tribunnews Sultra, pakaian adat dolomani adalah salah […]

  • Harga Bahan Pokok Makanan di Kota Kupang Stabil & Lebih Rendah dari Nasional

    Harga Bahan Pokok Makanan di Kota Kupang Stabil & Lebih Rendah dari Nasional

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), pada Jumat, 23 Agustus 2019, mendampingi Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita guna memantau secara langsung harga bahan pokok makanan di Pasar Oebobo dan Pasar Kasih Naikoten Kota Kupang. “Apresiasi patut diberikan kepada Gubernur NTT, karena mampu menjaga kestabilan harga pasar di NTT. Beliau […]

expand_less