Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » KPK Pertegas Peran Bank NTT Terima Pajak Daerah Via MPOS

KPK Pertegas Peran Bank NTT Terima Pajak Daerah Via MPOS

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 19 Okt 2022
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, pada Senin (17/10) menggelar rapat koordinasi dengan segenap pengurus PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT). Berlangsung di lantai lima kantor pusat Bank NTT, hadir Abdul Haris selaku Kasatgas Korsup wilayah V KPK, bersama Abdul Jalil Marzuki, Handayani, Ardiansyah Putra dan Dayat Darwanto masing-masing selaku fungsional KPK.

Sementara dari pihak Bank NTT hadir Direktur Teknologi Informatika dan Operasional (TI & Ops), Hilarius Minggu, bersama tiga direksi lainnya yakni Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh, Direktur Dana dan Treasury, Yohanis Landu Praing dan Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe.  Sementara Direktur Utama, Harry Alexander Riwu Kaho, pada saat yang sama, memenuhi panggilan untuk mengikuti pertemuan dengan Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat, bersama pimpinan Bank Indonesia. Ditengarai, pertemuan itu penting, terkait kondisi ekonomi NTT.

“Kedatangan kami kesini dalam rangka tugas pokok KPK terkait dengan tiga tugas pokok program pencegahan tindak pidana korupsi, pendidikan anti tindak pidana korupsi dan penindakan. Disini kami utamakan pada pencegahan,” tegas Abdul Haris membuka diskusi. Peranan BPD di Pemerintahan Daerah bagi KPK, sangat vital khususnya dalam rangka membantu identifikasi pendapatan asli daerah, pembinaan pengusaha UMKM, dan kegiatan-kegiatan lainnya dengan tujuan ke depan Pemda yang ada di NTT adalah Pemda yang mandiri.

“Di mana Pemda tersebut dapat melakukan pengelolaan baik penerimaan maupun pengeluaran tanpa bergantung pada pemerintah pusat. Di sinilah tugas BPD untuk membantu Pemda, khususnya untuk meningkatkan PAD,” tegas Haris.

Bahkan Satgas KPK pun saat itu mendalami implementasi penagihan 9 (sembilan) pajak daerah ditambah retribusi, pajak kendaraan, PBB yang sudah menjadi tanggung jawab Bank Pembangunan Daerah yang dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan Pemda.

“Terus terang, ini (kerja sama sembilan pajak daerah) rendah. Saya kemarin dari Flores, Sumba, dan saya ingin tahu apakah semua sudah menggunakan sistem ini yakni aplikasi MPOS. Tolong sampaikan ke KPK,” ungkap Harus.

Haris pun mempertanyakan Pemda mana saja yang belum mau Bank NTT kelola sembilan pajak daerah. “Nanti sampaikan. Terus terang di NTT ini SDM Pemda itu lemah semua. Didorong, ditegur, baru datang. Saya bolak balik pak. Biar saya panggil ke KPK saja, kalau enggak mau dibina ya diselesaikan saja. Seperti itu!. Nanti tolong komunikasikan Pemda-Pemda mana!,” tegas Haris.

Untuk diketahui, sebagai pengganti alat rekam transaksi online (tapping box), Bank NTT menyediakan EDC sebagai sarana pembayaran pajak daerah yang memiliki fitur, salah satunya MPOS yakni aplikasi yang diperuntukkan untuk pajak hotel dan resto. Tak hanya itu, ada juga aplikasi retribusi untuk retribusi daerah seperti parkir, wisata, pasar dan sebagainya. Dan ada juga dashboard monitoring yakni fitur yang disewakan kepada Pemda untuk mengontrol dan mengatur besaran nominal pungutan pajak dana retribusi daerah.

Ditambahkan Handayani bahwa KPK ingin memastikan pendapatan dari pajak daerah ini tidak bocor ke saku oknum tertentu. “Salah satu upayanya adalah ada data yang terkoneksi dan ada sistem yang bisa mengendalikan. Kalau empat Pemda ini belum punya sistem pembayaran pajak, ini sangat rentan sekali. Kami juga khawatir. Pajak-pajak  daerah yang masuk sudah dikelola dengan benar, atau jangan-jangan sudah dikorupsi di sana,” ungkapnya.

Bank NTT, imbuh Handayani, bisa berperan. “Setelah rapat ini kami mendorong agar ada rekomendasi, Pemda segera diproses untuk proses integrasi data pajaknya. Agar potensi-potensi penyelewengan ini bisa dihindari,” tegasnya serius.

Saat itu, pihak Bank NTT menjelaskan mengenai host to host Bank NTT dan pemerintah daerah dalam pembayaran pajak di mana dari Pemerintah Provinsi NTT beserta 22 kabupaten/kota, sebanyak 19 daerah pembayaran pajaknya dalam status live sedangkan empat lainnya masih berproses. Keempat kabupaten itu, Sabu Raijua, Sumba Barat, Lembata dan Nagekeo.

Diperjelas Direktur Dana dan Treasury Bank NTT, Yohanis Landu Praing bahwa kendala yang dihadapi Pemda yang masih dalam proses H2H yakni pihak Pemda belum memiliki sistem pembayaran pajak daerah. Tak hanya itu, Pemda pun belum menganggarkan biaya untuk pengadaan sistem pembayaran pajak daerah serta terakhir, Pemda masih dalam proses pemilihan vendor.

“Kami sudah sampaikan kelebihan dan kekurangan vendor sehingga silakan Pemda memilih. Sedangkan pembayaran pajak, kami gunakan seluruh kanal. Baik lewat ATM, Di@ BISA, Be Ju BISA, juga Tokopedia. Selain konvensional melalui teler,” tegasnya.

Pertemuan itu diakhiri dengan sejumlah rekomendasi, di antaranya KPK menitip pesan, jika kerja sama pembayaran pajak dan retribusi harus didorong untuk dilaksanakan pada tahun 2022, namun jika di awal 2023, maka perlu ada upaya yang memudahkan Pemda.

KPK juga meminta agar data-data mengenai pajak dilengkapi dan dikirimkan agar dapat dipelajari karena Bank NTT merupakan bagian dari Pemda dengan kewenangan dan kemampuan yang diperuntukkan membantu Pemda dari sisi penerimaan daerah.

“Kami minta data MPOS, kami akan bandingkan karena potensi di daerah itu banyak. Banyak restoran, tempat  makan, dan sebagainya, hanya sebagian kecil yang bayar pajak,” pungkas Haris.

Di awal Rakor, Dir TI & Ops Bank NTT, Hilarius Minggu menegaskan bahwa pihak Bank NTT siap melaksanakan semua keputusan yang nantinya berdampak pada kesejahteraan masyarakat NTT, serta siap bekerja sama. (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Tangkap 17 Orang Dugaan Korupsi Janji oleh Penyelenggara Negara

    KPK Tangkap 17 Orang Dugaan Korupsi Janji oleh Penyelenggara Negara

    • calendar_month Kam, 26 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) telah melakukan kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh Penyelenggara Negara terkait dengan perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020. “Bahwa dalam kegiatan tangkap tangan tersebut, KPK telah mengamankan 17 (tujuh belas) […]

  • Teroris Perempuan Serang Mabes Polri, Kapolri : Masih Olah TKP

    Teroris Perempuan Serang Mabes Polri, Kapolri : Masih Olah TKP

    • calendar_month Rab, 31 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait terduga teroris perempuan menyerang Mabes Polri. Kapolri menegaskan situasi kini aman terkendali. “Aman, sementara kami olah TKP untuk supaya lebih jelas,” ujar Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pada Rabu, 31 Maret 2021. Kapolri mengatakan pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sehingga […]

  • Habis Gelap Terbitlah Terang

    Habis Gelap Terbitlah Terang

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Albertus Muda, S.Ag Kekuatan yang terbersit lewat untaian kata-kata berhikmah di atas, keluar dari mulut seorang perempuan belia yang saat ini kita kenang sebagai salah satu pahlawan nasional. Bagaimana tidak? Kata-kata di atas, menarasikan konteks budaya pada zamannya yang membelenggu, menindas dan paternalistis. Ya, situasi itu benar-benar dialami oleh Kartini di zamannya, ratusan tahun […]

  • Menhub Budi Beber Kronologis Hilang Kontak Pesawat Sriwijaya Air SJY182

    Menhub Budi Beber Kronologis Hilang Kontak Pesawat Sriwijaya Air SJY182

    • calendar_month Sab, 9 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama stakeholder terkait seperti Basarnas, KNKT, Angkasa Pura II, Airnav Indonesia, Sriwijaya Air, TNI POLRI, dan stakeholder terkait lainnya, menyampaikan kronologis sementara peristiwa hilang kontak pesawat Sriwijaya Air SJY 182 rute Jakarta-Pontianak pada Sabtu, 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/01/09/serpihan-pesawat-sriwijaya-air-sj182-jakarta-pontianak-ditemukan/ “Kami bersama Ketua KNKT, […]

  • Patronasi Pembangunan Nasional, IMO-Indonesia Terus Jalin Komunikasi

    Patronasi Pembangunan Nasional, IMO-Indonesia Terus Jalin Komunikasi

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia terus membangun komunikasi dan sinergitas dengan lembaga pemerintah maupun non lembaga pemerintah. Meski berusia 2 (dua) tahun sejak dideklarasikan, organisasi perusahaan pers yang dimotori Ketua Umum Yakup Ismail ini mampu menunjukkan eksistensi dan terus mengembangkan diri. Terhitung sejak dideklarasikan hingga saat ini tercatat ratusan perusahaan pers/media […]

  • Mgr. Hironimus Pakaenoni Uskup Agung Kupang Ganti Mgr Petrus Turang

    Mgr. Hironimus Pakaenoni Uskup Agung Kupang Ganti Mgr Petrus Turang

    • calendar_month Sab, 9 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pada misa ekaristi Minggu Laetare- Minggu Pra Paskah IV pada Sabtu sore, 9 Maret 2024 di Gereja Katolik Sta. Maria Asumpta, Mgr. Petrus Turang (Uskup Agung Kupang), membacakan dan mengumumkan surat atau dekrit dari Sri Paus  Fransiskus di Vatikan, Roma. “Pada hari ini tanggal 9 Maret 2024, pukul 12:00 siang waktu […]

expand_less