Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Kukuhkan TPAKD, VBL Ingin Bupati/Wali Kota Jadi Birokrat Entrepreneur

Kukuhkan TPAKD, VBL Ingin Bupati/Wali Kota Jadi Birokrat Entrepreneur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
  • visibility 196
  • comment 1 komentar

Loading

Semau, Garda Indonesia | Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten dan Kota Se-Provinsi NTT dikukuhkan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Jumat, 27 Agustus 2021 pukul 15.00 WITA–selesai di Desa Otan, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang. Ia meminta agar Para Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Sekda setiap kabupaten kota untuk terus mendorong pengembangan sektor UMKM.

“Saya harap dengan dikukuhkannya tim percepatan akses keuangan daerah di seluruh kabupaten dan kota harus mulai menggerakkan UMKM untuk bertumbuh dalam akses menuju pada industri keuangan sehingga inklusi keuangan kita dapat dilakukan dengan baik,” pinta Gubernur VBL.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/08/29/warga-respons-pesta-di-pulau-semau-ntt-ini-klarifikasi-panitia-penyelenggara/

Bapak Presiden, tekan VBL, telah menggarisbawahi untuk Gubernur, Bupati dan Wali Kota harus mampu mendorong agar UMKM khususnya pada sektor pertanian dapat disinergikan dengan lembaga-lembaga keuangan sehingga produksinya bisa kontinuitas punya kualitas yang baik agar kita mampu bisa survive dalam kondisi pandemi ini. “Dan apa yang telah kita lakukan hari ini adalah melanjutkan perintah Bapak Presiden sebagai wujud kerja kolaboratif,” terang VBL.

Ia juga ingin di setiap kabupaten dan kota harus memiliki minimal 100 UMKM yang mandiri dan kuat serta kualitatif dan dapat dibanggakan. Juga agar digitalisasi seluruh UMKM dan Koperasi harus dijalankan dan memiliki satu kesatuan gerakan dengan Pemerintah.

“Dengan cara membangun tim percepatan akses keuangan daerah inilah, maka kitalah para investor. Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Sekda harus mulai memahami dan mengambil langkah-langkah tentang bagaimana birokrat entrepreneur. Libatkan semua OPD agar jangan bekerja sendiri-sendiri. Serta saya ingin agar kita menggerakkan anak-anak muda untuk mulai bangkit dan tertarik masuk pada sektor-sektor usaha,” urai Gubernur VBL.

Terkait produk-produk pertanian, imbuh VBL dapat dilanjutkan dalam pengolahan industri yang sifatnya rumah tangga dan kelompok UMKM sehingga terus berkembang menjadi keunggulan. “Kita punya banyak komoditi kopi yang baik di Kabupaten Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat, maka harus ada juga tersedia kedai-kedai kopi di tepi jalan mulai dari Ngada sampai ke Labuan Bajo dan disajikan dengan kualitas baik dan cita rasa yang khas,” ungkapnya.

Kalau di Kota Kupang, terang VBL, bila sudah musim semangka maka sepanjang jalan banyak sekali orang yang jual buah semangka. “Namun kita tidak melihat ada orang yang mulai menjual jus semangka ataupun produk lain yang dikembangkan dari semangka untuk kita nikmati. Maka, saya ingin hasil pertanian, perkebunan dan peternakan harus kita kelola menjadi industri untuk UMKM kita. Harus kita kembangkan untuk jadi industri,” ujarnya.

Gubernur VBL juga menginginkan agar Pemerintah dan masyarakat harus menjadi marketplace dari UMKM. “Para Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota serta Sekda harus turun dan cek di hotel-hotel dan restoran agar harus gunakan hasil UMKM kita. Misalnya Kopi harus dari NTT jangan datangnya dari produk luar. Kita harus menjadi market dari produk kita sendiri,” tandasnya.(*)

Sumber dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Skema Perlindungan & Pemulihan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

    5 Skema Perlindungan & Pemulihan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah menyiapkan 5 (lima) skema untuk perlindungan dan pemulihan ekonomi bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah skema yang juga termasuk program khusus bagi pelaku usaha ultramikro tersebut disiapkan dengan harapan agar mereka dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. “Ada lima skema besar dalam program perlindungan dan pemulihan ekonomi, […]

  • Kunker di Malaka, Gubernur VBL Ajak Masyarakat Pakai Produk Lokal

    Kunker di Malaka, Gubernur VBL Ajak Masyarakat Pakai Produk Lokal

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Malaka, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta masyarakat untuk menggunakan produk-produk UMKM lokal. Demikian diungkapkannya pada saat memberikan sambutan di hadapan masyarakat dalam kunjungan kerjanya ke Desa Kufeu Kecamatan Lo Kufeu, Kabupaten Malaka pada Senin, 24 Januari 2022. Kegiatan tersebut bertempat di rumah produksi Marungga Organik Bumdes Kufeu. Baca juga : […]

  • Terima Rumah Musik Siloam, Ini Masukan dari Gubernur Viktor Laiskodat

    Terima Rumah Musik Siloam, Ini Masukan dari Gubernur Viktor Laiskodat

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Saat menerima kunjungan dari pengurus Rumah Musik Siloam Kupang yang dipimpin oleh Aki Kala pada Selasa, 19 November 2019, bertempat di ruang kerjanya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan beberapa pesan dan masukan. Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih 20 menit tersebut, Gubernur Viktor Laiskodat banyak memberikan masukan demi memajukan […]

  • Ahok Tolak Jadi Calon Gubernur NTT, Ini Alasannya

    Ahok Tolak Jadi Calon Gubernur NTT, Ini Alasannya

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ahok atau Basuki Tjahaya Purnama (BTP) dalam sesi temu wicara yang dihelat di halaman Kantor DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Selasa, 13 Agustus 2019 pukul 17:00 WITA; menolak dicalonkan sebagai gubernur Provinsi NTT. Penolakan Ahok tersebut disampaikannya saat menjawab salah satu permintaan yang dirangkai dalam pertanyaan yang diajukan oleh […]

  • Kunjungi Posko Nasi Gratis Pemuda GMIT, Wali Kota Jefri Bantu Masker & Uang Tunai

    Kunjungi Posko Nasi Gratis Pemuda GMIT, Wali Kota Jefri Bantu Masker & Uang Tunai

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. mengunjungi Posko Nasi Gratis yang didirikan Pemuda Sinode GMIT di halaman Gereja Anugerah Jalan El Tari, sekaligus menyerahkan bantuan berupa masker dan sejumlah uang untuk mendukung posko nasi gratis Pemuda GMIT tersebut, pada Selasa, 12 Mei 2020. Wali Kota didampingi […]

  • Oknum Bhabinkamtibmas Desa Lookeu Aniaya Warga Tasifeto Barat

    Oknum Bhabinkamtibmas Desa Lookeu Aniaya Warga Tasifeto Barat

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 1Komentar

    Loading

    Belu – NTT, Garda Indonesia | Anggota Polsek Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Valentinus Pada yang adalah Bhabinkamtibmas Desa Lookeu berulah lagi dengan menganiaya Hendrik Haman, warga Dusun Halilulik B, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat pada Selasa malam, 15 Februari 2022. Baca juga : https://gardaindonesia.id/2022/02/16/bhabinkamtibmas-di-belu-tempeleng-warga-desa-lookeu/ Korban Hen Haman, menceritakan bahwa pelaku […]

expand_less