Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Langkah Sigap Plt. Dirut Bank NTT Penuhi Modal Inti 3 Triliun

Langkah Sigap Plt. Dirut Bank NTT Penuhi Modal Inti 3 Triliun

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 25 Mei 2024
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Pasca-ditunjuk menjadi Plt. Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing segera mengambil langkah-langkah strategis  percepatan pemenuhan modal inti minimum 3 triliun rupiah sesuai Peraturan OJK. Hal ini juga sebagai tindak lanjut atas keputusan RUPS LB Bank NTT tanggal 8 Mei 2024, tentang persetujuan kerja sama KUB antara Bank NTT dan Bank DKI.

Langkah-langkah strategis tersebut yakni membentuk tim gugus tugas KUB dan melakukan rapat konsinyering antara pembahasan persiapan rencana KUB dan kolaborasi business matching antara Bank NTT dan Bank DKI.

Rapat konsinyering dilaksanakan pada 20—21 Mei 2024 di Jakarta yang mana membahas beberapa agenda penting, antara lain rekonsiliasi kebutuhan data dan penyamaan timeline proses KUB, rekonfirmasi concert-concert dalam proses KUB termasuk concert perkembangan tingkat kesehatan bank, good corporate governance (GCG), pembahasan kinerja keuangan, dan hubungan kelembagaan.

Manajemen Bank DKI sangat mendukung kerja sama KUB dengan Bank NTT. Selain itu Bank DKI juga akan bekerja dengan Bank NTT dalam bidang lainnya, seperti ekosistem pengembangan bisnis baik penyaluran kredit, penghimpunan dana pihak ketiga, aktivitas bisnis treasury, teknologi informasi dan digitalisasi serta potensi-potensi bisnis yang dapat dielaborasi antara kedua bank.

Rencana KUB Bank NTT dan Bank DKI tidak terbatas pada pemenuhan modal inti minimum Rp.3 triliun, namun lebih dari itu untuk kolaborasi, sinergitas bisnis Bank NTT dan Bank DKI  yang berdampak pada peningkatan kinerja dan perkembangan ekonomi di daerah. Dengan konsolidasi melalui skema KUB dan business matching diharapkan dapat memenuhi ketentuan modal inti serta peningkatan kapasitas dan kapabilitas Bank NTT mencakup peningkatan tata Kelola, SDM, IT, digitalisasi dan pengembangan bisnis Bank NTT.

Selain itu, Jhon Praing (sebutan akrab untuk Plt. Dirut Bank NTT, red) pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta serta pihak manajemen Bank DKI yang telah memberikan kesempatan kepada Bank NTT untuk bersama-sama mempersiapkan rencana KUB Bank NTT dan Bank DKI.(*)

Sumber (*/tim Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sowan Ketua MUI Sulsel, Listyo Pererat Hubungan Polri, Ulama dan Ormas

    Sowan Ketua MUI Sulsel, Listyo Pererat Hubungan Polri, Ulama dan Ormas

    • calendar_month Sab, 13 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Makassar, Garda Indonesia | Saat kunjungan kerjanya ke Sulawesi Selatan (Sulsel), Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan commander wish berupa arahan kepada para pejabat utama Polda Sulsel. Kemudian melanjutkan silaturahmi mengunjungi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulsel, Anre Gurutta (AGH) KH Sanusi Baco di kediamannya Jalan Kelapa Tiga, Makassar, pada Jumat malam, 12 […]

  • Gubernur VBL : Pertanian Lahan Kering di NTT Harus Membantu Pembangunan

    Gubernur VBL : Pertanian Lahan Kering di NTT Harus Membantu Pembangunan

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan pengembangan sektor pertanian khususnya pertanian lahan kering harus ikut membantu pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkannya pada saat memberikan sambutan dalam Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana dengan Tema Pola Pertanian Lahan Kering Berkelanjutan yang dilaksanakan di Aula Gedung Rektorat Universitas Nusa Cendana pada […]

  • Kepung Istana, Mahasiswa Minta Kasus Burung Walet Novel Baswedan Dibereskan

    Kepung Istana, Mahasiswa Minta Kasus Burung Walet Novel Baswedan Dibereskan

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Koordinator Lapangan Aksi Ikatan Mahasiswa Republik Indonesia (IMRI), Harjono menyebutkan bahwa Novel Baswedan harus bersedia melanjutkan persidangannya dalam kasus sarang burung walet yang telah melalui proses praperadilan. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/06/24/tuntut-keadilan-korban-penganiayaan-novel-baswedan-inap-di-kejagung/ “IMRI meminta agar kasus sarang burung walet dilanjutkan hingga tuntas agar tidak ada lagi polemik di masyarakat,” ujar Jono dalam orasinya […]

  • Kemah Bakti Sosial KBPP Polri 2019, Jatah Bagi Warga Desa Benu

    Kemah Bakti Sosial KBPP Polri 2019, Jatah Bagi Warga Desa Benu

    • calendar_month Sab, 8 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Takari-Kupang, Garda Indonesia | Rangkaian HUT Bhayangkara Ke-73 Tahun 2019 oleh Keluarga Besar Putra Puteri Polri (KBPP Polri) dilaksanakan dalam kegiatan dan suasana Kemah Bakti Sosial di Desa Benu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur Kegiatan Kemah Bakti Sosial KBPP Polri NTT dilaksanakan dalam suasana berbeda dengan mendirikan kemah dan berkemah di depan […]

  • Salah Ketik (Typo) Senjata Utama Tangkal Kritikan Publik

    Salah Ketik (Typo) Senjata Utama Tangkal Kritikan Publik

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Jerry Massie (Pengamat Politik Political and Public Policy Studies) Lagi-lagi publik dipertontonkan dengan tak profesionalnya lembaga negara dalam membuat regulasi. Berkelit salah ketik menjadi alasan klasik dalam membuat sesuatu. Sejauh ini, senjata utama ala Typo atau salah ketik. Alasannya, saya nilai lantaran kurang koordinasi, kurang keterbukaan dan kurang sosialisasi ke publik. Di era […]

  • NTT Tuan Rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy, Hadir 17 Negara

    NTT Tuan Rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy, Hadir 17 Negara

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Loading

    Sebelum puncak acara, dihelat Residensi Budaya pada tanggal 3–10 November 2025. Program ini menghadirkan para pelaku budaya dari 17 negara dengan tiga fokus.   Kupang | Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPCS) 2025, sebuah ajang budaya berskala internasional yang mempertemukan Indonesia dengan 16 negara Pasifik serta Timor Leste bakal dihelat di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur […]

expand_less