Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Lanyalla, Politik, dan Sepak Bola

Lanyalla, Politik, dan Sepak Bola

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 15 Jan 2023
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Muliansyah A. Ways

Tiga hal yang tak bisa dipisahkan dalam peristiwa hari ini, sosok yang Bernama asli AA Lanyalla Mahmud Mattalitti, pria yang selama ini dikenal sebagai seorang tokoh anti tesa terhadap kelompok oligarki, mafia dan menjadi diri sendiri untuk kepentingan bangsa dan negara. LaNyalla hadir sebagai pribadi yang memberikan warna baru perpolitikan nasional bangsa ini, walaupun memang akan berhadapan dengan berbagai kelompok yang pro oligarki, pro mafia dan pro yang merusak sendi – sendi bangsa Indonesia yang besar ini.

Sosok AA LaNyalla Mahmud Mattalitti atau lebih dikenal dengan sapaan LaNyalla yang lahir di Jakarta, 10 Mei 1959. Ia besar dari keluarga berpendidikan dan pengusaha. Ayahnya Mahmud Mattalitti yang merupakan dosen yang pernah dipercaya sebagai Pembantu Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya dan kakeknya Haji Mattalitti adalah seorang saudagar Bugis-Makassar yang cukup disegani di Surabaya, Jawa Timur saat itu.

LaNyalla menghabiskan sebagian besar hidupnya di Surabaya. Ia mengenyam pendidikan di SD Bhinneka Bhakti, Surabaya. Kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Surabaya, SMA Negeri 3 Surabaya, serta mengambil kuliah Teknik Sipil di Universitas Brawijaya.

Semenjak kecil, LaNyalla memiliki sifat bebal dan pemberani, bahkan orang tuanya pun menyerah menghadapi sosok LaNyalla yang kerap bikin “onar” hingga Ia sampai dimasukkan ke pondok pesantren di Bekasi, Jawa Barat yang akhirnya tidak berhasil dalam pondokan juga.

LaNyalla dewasa menjadi perbincangan di berbagai kalangan sejawatnya, karena Ia juga ikut mengumpulkan Preman – preman dalam perkumpulannya, sehingga prasangka “LaNyalla seorang preman” hingga kini masih menjadi cerita – cerita di sepanjang perjalanan LaNyalla.

Seorang pengusaha unggul dari Surabaya, LaNyalla kini menjadi terang benderang sebagai seorang tokoh nasional yang memiliki sepak terjang hingga gagasan politik yang ditorehkan dalam agenda – agenda politik yang ia emban hari ini sebagai Ketua DPD RI.

Lanyalla, Politisi Antitesa dan Politik Pengabdian

Apa pun alasannya, LaNyalla merupakan mantan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang kini menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, La Nyalla Mattalitti, tercatat memiliki jalan politik yang berliku. Di mana sosok tersebut pernah maju mencalonkan diri menjadi calon gubernur Jawa Timur beberapa tahun lalu. Namun, niatnya gagal karena tidak mendapat dukungan dari partai tempat dia bernaung saat itu, Partai Gerindra.

Kemudian berjalanya waktu, LaNyalla telah menyatakan diri mendukung capres petahana Joko Widodo pada pilpres 2019. Tidak hanya itu, Lanyalla juga beberapa kali mengucapkan pernyataan kontroversial mengenai Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, mantan atasannya saat masih bercokol di Partai Gerindra. Tentu, LaNyalla Mattalitti menjadi sosok yang menarik, yaitu politisi yang pernah mendukung dua kubu politik yang berbeda, yakni Prabowo Subianto dan Joko Widodo.

Pada akhirnya, LaNyalla pun memilih jalan tengah menjadi seorang tokoh publik di jabatan Ketua DPD RI hingga kini, jabatan tersebut adalah tempat pengabdian LaNyalla dalam menyuarakan kepentingan bangsa dan negara. Di tempat inilah, LaNyalla hadir sebagai penyambung lidah rakyat Indonesia dan jembatan emas untuk kepentingan dan kebaikan Bersama dalam menata kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tempat ini pula, LaNyalla menjadikan sebagai ladang pengabdiannya lebih besar, inilah penulis maksud sebagai Politik Pengabdian, karena bisa jadi menjadi suara LaNyalla lebih di dengar dibandingkan sebagai seorang pengusaha sukses. Sebagai seorang Senator Jawa Timur dan Ketua DPD RI, LaNyalla dapat berkesempatan membangunkan semangat DPD RI sebagai berjuang untuk kebaikan, mendorong puluhan UU demi kemaslahatan umat, mendukung dan menolak demi kebutuhan dan efisiensi bersama.

Akhirnya menjadi Primadona, LaNyalla dianggap sebagai penentang pemerintah padahal hanya ingin mengingatkan pemerintah, mendorong PT – 0 %, menolak Oligarki, meminta Kembali ke UUD 1945 tapi dengan syarat adendum, dan sejumlah gagasan politik yang LaNyalla ingin memperjuangkan itu.

Membangun Kejayaan Sepak Bola Indonesia

Soal sepak bola Indonesia jangan ragu – ragu kalau manusia ini, sosok LaNyalla dan sepak bola adalah ibarat buah pinang dibelah dua, tetapi dalam satu akar.

LaNyalla memiliki batin yang kuat untuk kebanggaan bola kaki di Indonesia, bahkan Ia optimis atas masa depan bola Indonesia dan kejayaannya.

Selain sebagai seorang pengusaha, LaNyalla juga diamanah sebagai seorang pengabdi politik di DPD RI serta tak berhentinya LaNyalla terus membangun sepak bola di Indonesia. Wadah LaNyalla Academia adalah tempat membangun generasi sepak bola Indonesia, membangun SDM bola menjadi giat LaNyalla Mattalitti, yang akhirnya melahirkan sekolah – sekolah bola di Indonesia di antaranya Aceh, Lampung, Jawa Timur, Kaltim, Sulawesi, Maluku Utara dan Papua.

Kini, LaNyalla menginginkan Indonesia harus memiliki satu kesatuan bola yang kuat, agar bisa menjadi sepak bola hingga di dunia internasional dan Berjaya di masa – masa akan datang. Pilihan LaNyalla untuk ke PSSI sebagai Ketua Umum adalah langkah tepat untuk menyelamatkan sepak bola Indonesia, PSSI maju – Sepak Bola Indonesia Jaya.(*)

Jakarta, 11 Januari 2023

*/Penulis merupakan Pemerhati Demokrasi dan Politik Lokal

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Limbah FABA PLTU Jeranjang Jadi Batako Ramah Lingkungan

    Limbah FABA PLTU Jeranjang Jadi Batako Ramah Lingkungan

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Loading

    Program pemanfaatan FABA merupakan langkah nyata PLN menjadikan produk bernilai guna. FABA, yang masuk dalam kategori limbah non-B3 ini, menjadi bahan baku alternatif ramah lingkungan dan bernilai tambah, sekaligus membantu UMKM lokal untuk tumbuh.   Mataram | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program CSR PLN Peduli memanfaatkan limbah fly […]

  • Politeknik PU Siap Dibuka Tahun 2019 dengan 150 Mahasiswa

    Politeknik PU Siap Dibuka Tahun 2019 dengan 150 Mahasiswa

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mendapatkan izin prinsip pendirian Politeknik Pekerjaan Umum (PU) dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Dalam penyelenggaraannya, Kementerian PUPR bekerjasama dengan Universitas Diponegoro. Pendirian Politeknik PU di Semarang, Jawa Tengah, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga konstruksi terampil dalam pembangunan infrastruktur bidang PUPR. Hal […]

  • Presiden: Pembebasan Bersyarat Hanya bagi Napi Umum dan Bukan Koruptor

    Presiden: Pembebasan Bersyarat Hanya bagi Napi Umum dan Bukan Koruptor

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki wacana untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 mengenai Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, utamanya yang mengatur soal pembebasan narapidana tindak pidana korupsi. Hal itu dengan tegas disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas melalui telekonferensi dari […]

  • Bamsoet: ‘Jangan Kesampingkan Peran Perempuan dalam Partai Politik!’

    Bamsoet: ‘Jangan Kesampingkan Peran Perempuan dalam Partai Politik!’

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menekankan tanggung jawab dan peranan partai politik di dalam pembangunan bangsa harus dikedepankan guna memperkokoh tatanan sosial kemasyarakatan dan kebangsaan. Setiap kader partai politik harus mampu menatap jernih dan penuh optimisme terhadap cakrawala garis perjuangan partainya. Karena dalam negara demokratis, keberadaan partai politik mutlak diperlukan […]

  • 7 Pantai Terindah Penuh Pesona di Nusa Tenggara Timur

    7 Pantai Terindah Penuh Pesona di Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu provinsi yang terletak di wilayah bagian Timur Indonesia yang dikenal dengan keindahan alamnya, terutama pantainya. Selain karena punya keindahan alam yang luar biasa dan penuh pesona, NTT juga dikenal dengan kaya akan budaya dan sejarah. Di Indonesia ada banyak pantai yang memikat hati dengan pasir putih, air jernih, […]

  • Wali Kota Kupang Pecat Jabatan ASN & Honorer Dinas Perhubungan

    Wali Kota Kupang Pecat Jabatan ASN & Honorer Dinas Perhubungan

    • calendar_month Sab, 19 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id | Wali Kota Kupang mengambil tindakan tegas dengan melakukan pemecatan dari jabatan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perhubungan Kota Kupang termasuk tenaga honorer (Jumat,18/1/2019). Tindakan tegas tersebut diambil Wali Kota Kupang sebagai akibat dari adanya indikasi korupsi uang negara berupa uang parkir “Semua ASN dipecat dari jabatannya termasuk honor diberhentikan”, ujar […]

expand_less