Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » LPDP Prioritas Pelamar dari Keluarga Prasejahtera, Keluarga Mampu Ambil Parsial

LPDP Prioritas Pelamar dari Keluarga Prasejahtera, Keluarga Mampu Ambil Parsial

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
  • visibility 227
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta | Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak melarang keluarga dari golongan ekonomi menengah atas atau orang kaya mengambil beasiswa LPDP.

Plt Dirut LPDP, Sudarto mengimbau pelamar dari keluarga mampu untuk memilih skema parsial agar kuota beasiswa penuh bisa lebih banyak diberikan kepada pelamar dari keluarga prasejahtera.

“Untuk yang (keluarga) kaya kami kasih kesempatan parsial. Ini high call untuk bapak ibu keluarga kaya mohon daftarnya yang parsial. Kami beri kesempatan,” ujar Sudarto.

Ia menegaskan, imbauan ini bukan aturan wajib, melainkan panggilan moral. “Tapi kalau enggak parsial ya enggak masalah, sekarang hanya imbauan moral. Mudah-mudahan Anda daftarnya parsial, sehingga akan lebih banyak beasiswa yang bisa kami tawarkan kepada anak-anak Indonesia yang lain,” ujarnya.

Saat ini LPDP menargetkan minimal 30% penerima berasal dari jalur afirmasi. Dari total 58 ribu awardee, ribuan di antaranya berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), keluarga prasejahtera, dan Papua. Prinsipnya jelas: no one left behind.

Di sisi lain, alumni tetap wajib pulang dan berkontribusi dua kali masa studi. Tercatat 44 awardee belum kembali, bahkan 4 di antaranya diminta mengembalikan dana hingga Rp2 miliar.

Jumlah penerima LPDP sejak 2013—2025

Dilansir dari detikedu, Hingga 30 November 2025, secara akumulatif LPDP telah memberikan beasiswa kepada 58.360 penerima sejak 2013. Dijelaskan dalam Kilas Kinerja LPDP 2025, dari jumlah tersebut sudah ada 31.572 orang yang menjadi alumni dan 19.686 orang yang sedang menempuh studi, sedangkan sisanya sedang persiapan studi.

Pada seleksi 2025, ada 4.211 orang yang lulus untuk beasiswa jenjang S2 dan S3. Tahun lalu ada 79.126 orang yang mendaftar. Jumlah ini menjadi yang tertinggi sejak 2013.

Terdapat peningkatan pendaftar juga pada 2025, apabila dibandingkan 2024. Peningkatan pendaftar beasiswa LPDP pada tahun lalu sampai 32,8%.

Dana abadi yang dikelola LPDP

Tercatat hingga 30 November 2025, akumulasi dana abadi yang dikelola LPDP mencapai Rp 154,11 triliun. Jumlahnya meningkat sangat signifikan dibandingkan ketika awal dibentuk yaitu Rp 1 triliun.

Adapun dana abadi tersebut terdiri dari:

  • Dana abadi pendidikan: Rp 126.117,70 miliar
  • Dana abadi penelitian: Rp Rp12.990 miliar
  • Dana abadi perguruan tinggi: Rp 10 miliar
  • Dana abadi kebudayaan: Rp 5 miliar.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika VBL Bangkitkan Optimisme Rakyat Flores

    Ketika VBL Bangkitkan Optimisme Rakyat Flores

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Valeri Guru Satu pekan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama sejumlah pejabat penting bersafari keliling ke kabupaten-kabupaten di Pulau Flores bagian barat, mulai dari Labuan Bajo hingga berakhir di Kota Pancasila, Ende. Ada spirit besar yang digelorakan VBL di setiap titik pertemuan bersama rakyat. Ia mau membangkitkan rasa optimisme rakyatnya di Flores […]

  • Nextgen Networking, Wadah Jejaring Mahasiswa Peduli Perlindungan Anak

    Nextgen Networking, Wadah Jejaring Mahasiswa Peduli Perlindungan Anak

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Wilayah Barat, Albaet Pikri mengatakan bahwa bahaya laten sedang mengancam anak Indonesia. Sehingga peran mahasiswa dianggap cukup strategis dalam melakukan upaya perlindungan anak. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Diskusi Tematik Pembentukan Jejaring Mahasiswa untuk Perlindungan Anak oleh Kementerian Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen […]

  • Kasum TNI Buka Rakor Bidang Operasi 2020, Upaya Capai Tugas Pokok TNI

    Kasum TNI Buka Rakor Bidang Operasi 2020, Upaya Capai Tugas Pokok TNI

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Operasi TNI tahun 2020 bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis, 13 Februari 2020. Mengusung tema “Melalui Rapat Koordinasi Bidang Operasi TNI, Kita Tingkatkan Interoperability Antar Satuan Dalam Menyukseskan Pilkada […]

  • Pecahkan Rekor MURI, Bank NTT Kolaborasi BI dan Pemda Rote Ndao

    Pecahkan Rekor MURI, Bank NTT Kolaborasi BI dan Pemda Rote Ndao

    • calendar_month Ming, 10 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rekor dunia dipecahkan dari kolaborasi sukses antara Bank Indonesia, Bank NTT dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Rekor dunia ini dicatat Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan nomor 10416. Adapun rekor dunia yang dipecahkan yakni ‘Pagelaran Tari Te’o Renda oleh Penari Terbanyak.’ Perhelatan ini berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Rote Ndao […]

  • Cegah ‘Trafficking’ dari Desa, BP2MI & JarNas Anti TPPO Gerakkan LSM

    Cegah ‘Trafficking’ dari Desa, BP2MI & JarNas Anti TPPO Gerakkan LSM

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (JarNas Anti TPPO) diterima Sekretaris Utama (Sestama) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Duta Besar Tatang B. Razak beserta jajarannya dalam rangka mendiskusikan peluang kerja sama dengan JarNas Anti TPPO dalam upaya melakukan pencegahan perdagangan orang mulai dari desa. Usulan ini disampaikan oleh Tatang […]

  • Ayo Lestarikan Lagu Anak Indonesia!

    Ayo Lestarikan Lagu Anak Indonesia!

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Maraknya peredaraan musik dan lagu dewasa di kalangan anak-anak saat ini, baik melalui media massa hingga media sosial, sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak Indonesia. Anak lebih gemar menyanyikan bahkan hafal lagu dewasa dibandingkan lagu yang layak untuk seusianya. Menyikapi fenomena ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama label musik anak, […]

expand_less