Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Masa Pandemi, Konsumsi kWh Meter Listrik Naik, PLN : Kenaikan Hanya 1,04%

Masa Pandemi, Konsumsi kWh Meter Listrik Naik, PLN : Kenaikan Hanya 1,04%

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 11 Jun 2020
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Di masa pandemi saat ini, berbagai aktivitas masyarakat diterapkan dengan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFA), begitu pula para pelajar dan mahasiswa menerapkan belajar/kuliah secara daring atau online.

Kondisi ini yang memicu kenaikan pemakaian kWh listrik setiap hari. Seperti Kristian Balelembang salah satu warga Kota Kupang yang berlokasi di Kelurahan Oebobo, mengaku sebagai pelanggan PLN pascabayar daya 10.600 VA, dalam masa pandemi ini sudah menjalankan sistem Work From Home (WFH) dan diakuinya ada sedikit kenaikan tagihan dalam pemakaian listrik.

“Selama pandemi, segala aktivitas kami beralih di rumah/ WFH. Untuk pemakaian listrik memang ada sedikit kenaikan tagihannya, tapi kami sadar bahwa karena sistem WFH pasti pemakaian lebih. Selain itu, saya juga berkoordinasi dengan petugas PLN di lapangan dan mencatat bahkan memfoto meteran listrik kami, jadi memang sesuai dengan angka yang kita pakai,” urainya.

Diketahui pemakaian listrik Kristian sejak April 2020 biaya Rp.746.553 dan Bulan Mei Rp.802.896 dengan kenaikan hanya sebesar 1.08%, “Jadi hanya naik sedikit saja yang kami rasakan, semua aman dan pelayanan PLN sendiri kami juga melihat ada info – info juga lewat media sosial Instagram PLN NTT, Terima kasih PLN, terus menerangi nusantara,” tandasnya.

Kristian Balelembang  (kanan berkaos merah) saat dikunjungi petugas PLN di kediamannya

Serupa dengan kondisi tersebut, warga Kelurahan Kota Raja Ira Novira Rohi juga menyampaikan, sebagai Pelanggan PLN Prabayar daya 1300 VA turut merasakan pemakaian listrik lebih banyak digunakan.

“Karena banyak aktivitas di rumah saja, yang dulu tidak buat kue, jadi membuat kue dan usaha lainnya, jadi konsumsi listrik meningkat,” urai Ira.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, Ignatius Rendroyoko mengatakan bahwa di NTT kalau dilihat dari perkembangan pemakaian kWh sampai saat ini tidak ada kenaikan signifikan.

“Kenaikan pemakaian tarif listrik rumah tangga dari April hingga Mei 2020 sebesar 1.04%,” ungkapnya pada Rabu, 10 Juni 2020.

Lanjutnya, PLN terus berkomitmen menjaga keandalan listrik di tengah pandemi Covid-19 dan di tengah kebijakan pembatasan sosial oleh Pemerintah daerah. “Tidak hanya kehandalan, pemakaian listrik yang dirasakan di NTT juga aman. Tagihan listrik yang dirasakan lebih tinggi dari bulan sebelumnya karena kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH),” ucap Rendroyoko.

Ia pun berpesan apabila ada informasi, keluhan atau apa pun terkait tagihan listrik atau Pelayanan PLN, Pelanggan bisa langsung mengakses informasi ke situs www.pln.co.id, Aplikasi PLN Mobile yang dapat di-download pada Apstore dan playstore, lalu Call Center 123 serta media sosial Facebook PLN 123, Twitter PLN 123 dan Instagram PLN123_Official siap melayani 24 jam.

“Guna dari layanan ini adalah mudah, cepat dan menjadi solusi layanan cepat dalam genggaman,” pungkasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/Humas PLN UIW NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antara Masduki dan Dumisake

    Antara Masduki dan Dumisake

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Drs. Mangatur Marojahan Siregar (Pemerhati Sosial) Siapa yang tidak pernah dengar nama bunglon? nama yang tidak asing di telinga kita, yang tentunya semua orang pasti kenal makhluk yang satu ini. Ia salah satu binatang yang lihai mengubah diri di mana pun ia berada untuk kenyamanan dan keselamatan diri sendiri. Warna tubuh bisa berubah-ubah setiap […]

  • Bupati Amon Djobo Dukung Pelatihan Guru Utama Berbahasa Abui

    Bupati Amon Djobo Dukung Pelatihan Guru Utama Berbahasa Abui

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Kalabahi, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan Pelatihan Guru Utama Berbahasa Abui. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut program Merdeka Belajar Episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah yang diluncurkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, […]

  • Gubernur 1 NTT: “250 Miliar Bangun Jalan Kab Kupang, Kab Malaka di Tahun 2020”

    Gubernur 1 NTT: “250 Miliar Bangun Jalan Kab Kupang, Kab Malaka di Tahun 2020”

    • calendar_month Sab, 15 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Malaka-NTT, gardaindonesia.id -“Saya tidak akan membangun jalan sepanjang dua kilometer saja. Tahun ini untuk Kabupaten Kupang, kita biayai pembangunan jalannya senilai Rp.250 Milyar. Saya mau bangun sampai tuntas. Tidak separuh-separuh, “tegas Gubernur 1 NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam kunjungan kerja ke Kab Malaka, Jumat/14 September 2018. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Viktor dalam Pengarahan Umum kepada […]

  • Dampak Covid-19, Insentif Pajak Diperpanjang Hingga 30 Juni 2021

    Dampak Covid-19, Insentif Pajak Diperpanjang Hingga 30 Juni 2021

    • calendar_month Sab, 6 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Namrole, Garda Indonesia | Pemerintah memutuskan memperpanjang insentif pajak sebagai dampak pandemi Covid-19 hingga 30 Juni 2021. “Perpanjangan insentif pajak ini sebagai dampak pandemi Covid-19. Hal itu, sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2021 yang mulai berlaku pada tanggal 1 Februari 2021,” ujar Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Namlea, Syarifudin kepada media ini, pada […]

  • Dua Pesan Menteri PPPA untuk Daerah Wisata Raja Ampat di Papua Barat

    Dua Pesan Menteri PPPA untuk Daerah Wisata Raja Ampat di Papua Barat

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Raja Ampat, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise membuka Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2019 ‘Exotic Raja Ampat, From Ridge to Reef’, pada Jumat sore, 18 Oktober 2019. Hadir mewakili Menteri Pariwisata, Arief Yahya; pembukaan even tahunan Provinsi Papua Barat ini berpusat di Waisai, Kabupaten Raja Ampat. “Festival Pesona Bahari […]

  • Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

    Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Loading

    Atoin Meto adalah sebutan lain untuk Suku Atoni, suku bangsa mendiami Pulau Timor, khususnya di Timor Barat termasuk sebagian besar Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), dan Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia, dan di Oecussi-Ambeno, Timor Leste. Mereka sering disebut sebagai Atoin Pah Meto, yang berarti “orang dari tanah kering”. […]

expand_less