Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Matahari Dalam Tanah” Mengulik Dialog dan Tantangan Geotermal di NTT

“Matahari Dalam Tanah” Mengulik Dialog dan Tantangan Geotermal di NTT

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
  • visibility 225
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Listrik, ganti rugi dan pembangunan. Apakah mereka paham?Apakah benar aman? Sumur bor PLTP (listrik geotermal), masyarakat bukan menolak, namun belum paham apa itu listrik yang bersumber dari panas bumi.

Itu beberapa refleksi peluncuran film dokumenter, Matahari Dalam Tanah, Minggu sore, 1 Maret 2026 yang diinisiasi oleh PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 3 bersama Tribun EO dan Harian Pos Kupang.

Film karya sineas muda Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menjadi media reflektif yang memotret dinamika pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Disutradarai Faldo Lango, “Matahari dalam Tanah” mengikuti perjalanan Maria Sholastika Maunino (Mira), perempuan muda berdarah Timor dari Lembata. Ia kembali ke kampung halamannya di tengah proyek geotermal dan berupaya memahami pro dan kontra di tengah masyarakat.

Link film Matahari Dalam Tanah https://youtu.be/w4FJIrlFUy4?si=gy96dyHifRcfEhgt

Perjalanan Mira membawanya ke Ulumbu di Ruteng, Manggarai, yang telah lebih dahulu merasakan manfaat listrik dari PLTP. Di sana, anak-anak belajar dengan penerangan yang memadai dan aktivitas ekonomi warga mulai bertumbuh. Sementara di Mataloko, ia mendapati kegelisahan dan keragu-raguan warga terhadap eksplorasi geothermal. Dari Ulumbu hingga Atadei, film ini merangkum beragam perspektif tentang energi panas bumi secara utuh.

Berbekal pendekatan jurnalistik dan sinematografi, “Matahari dalam Tanah” menghadirkan suara tokoh adat, petani, perempuan, hingga anak-anak. Film ini sekaligus membuka ruang dialog mengenai bagaimana pembangunan energi hijau dapat berjalan berdampingan dengan nilai tradisi dan ekologi.

Diproduksi oleh talenta lokal NTT, eksekutif produser Kristanto Bisilisin, produser dan penulis naskah Clara Marly, serta sutradara Faldo Lango, “Matahari dalam Tanah” menjadi bukti kolaborasi antara PLN, media, dan insan kreatif daerah dalam mendukung transisi energi yang inklusif.

Penayangan film dokumenter berdurasi 1 jam 6 menit ini dihadiri Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Nusra Bruly Victor Tarigan, Senior Manager Transmisi & Distribusi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTT Suparje Wardiyono, Manager PLN UPP Nusra 3 Agung Triwibowo, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, pimpinan media, serta para tamu undangan dan awak media.

Pose bersama jajaran PLN UIP Nusra, PLN UPP Nusra 3, dan redaktur Pos Kupang. Foto : tim PLN UIP Nusra

Pimpinan Redaksi Harian Pos Kupang, Dion D.B Putra, menegaskan film ini dihadirkan sebagai ruang dengar bersama. Menurutnya, energi baru terbarukan merupakan kebutuhan yang tak terhindarkan, namun implementasinya harus dibangun di atas keterbukaan dan partisipasi publik.

Manager PLN UPP Nusra 3, Agung Triwibowo, menyampaikan NTT memiliki potensi panas bumi yang besar dan perlu dikelola secara tepat agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum memperoleh informasi utuh mengenai geotermal, sehingga film ini diharapkan menjadi sarana edukasi dan literasi energi.

“Ada di dalam film tadi, jangan langsung menolak, lihat dulu. Kalau perlu bandingkan dengan tempat lain yang sudah ada PLTP, apakah di sana rusak atau justru memberikan kemakmuran bagi masyarakat. Jangan langsung menolak, apabila kurang jelas silakan ditanya, kami membuka ruang dialog,” kata Agung.

Senior Manager PLN UIP Nusra, Bruly Victor Tarigan, menyampaikan bahwa membangun di ruang ekologi bukan perkara sederhana karena alam menyimpan sejarah sekaligus menjadi sumber kehidupan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pengembangan geotermal turut ditentukan oleh relasi yang terbangun antara pemerintah, pelaku pembangunan, dan masyarakat di atas permukaan.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan kehadiran film ini merupakan bagian dari komitmen PLN membangun komunikasi yang transparan dan partisipatif dengan masyarakat. “Melalui film ini, kami ingin menunjukkan bahwa PLN membangun ruang dialog, mendengar aspirasi, dan memastikan pembangunan energi bersih berjalan bersama kepentingan masyarakat serta kelestarian lingkungan,” tandasnya.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timor Creative People Rengkuh Kaum Milenial Cintai Tenun Ikat NTT

    Timor Creative People Rengkuh Kaum Milenial Cintai Tenun Ikat NTT

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Timor Creative People (TCP) sebagai sebuah Komunitas Pecinta Tenun Ikat NTT yang berdiri pada 14 Juni 2014, kini semakin eksis dan terus bertumbuh menjadi komunitas yang mempunyai peran strategis untuk turut serta mempromosikan dan melestarikan tenun ikat Didukung oleh 15 model pada awal berdiri dan sekarang terdapat 40 model dengan kisaran […]

  • Filosofi Putri Suku Oburauw Papua Ikut Seleksi Taruni Akpol 2024

    Filosofi Putri Suku Oburauw Papua Ikut Seleksi Taruni Akpol 2024

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Semarang | Putri Suku Oburauw, Papua Barat tampak bersemangat mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat taruna-taruni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun anggaran 2024 yang dihelat Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri. Lin, sapaan akrabnya Putri Suku Oburauw mengaku selalu ingat pesan orang tua tentang analogi ‘busur panah’. “Kebetulan saya anak pertama. Satu pesan yang sering diberikan orang […]

  • Emi Nomleni Tidak Bicara Janji Namun Bicara Cara Melakukan

    Emi Nomleni Tidak Bicara Janji Namun Bicara Cara Melakukan

    • calendar_month Sab, 23 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Debat Pilgub NTT III yang digelar oleh KPU NTT dan diselenggarakan di Stasiun INews TV, Sabtu/23 Juni 2018, Paslon No 2 Marianus Sae-Emilia Nomleni tampil meyakinkan memberikan solusi terhadap Persoalan Kesehatan dan Pendidikan di NTT. Tampil sendiri dan meyakinkan dengan menggunakan durasi waktu 2 menit yang diberikan oleh Desvita Bionda, Emi Nomleni membeberkan […]

  • Ribuan Warga Sumba Timur Rasakan ‘Electrifying Lifestyle’ PLN

    Ribuan Warga Sumba Timur Rasakan ‘Electrifying Lifestyle’ PLN

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Loading

    Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyampaikan apresiasi tinggi atas kegiatan sangat positif yang tak hanya mengajak masyarakat hidup sehat, namun juga membuka wawasan tentang pentingnya energi bersih.   Waingapu | Semangat hidup sehat berpadu dengan edukasi energi bersih membanjiri Lapangan Pahlawan Waingapu. PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PLN UP3) Sumba […]

  • Pertamina Patra Niaga Tambah Tiga Titik BBM Satu Harga di NTT

    Pertamina Patra Niaga Tambah Tiga Titik BBM Satu Harga di NTT

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Loading

    BBM Satu Harga merupakan kebijakan pemerintah untuk memberikan kesejahteraan yang merata kepada seluruh masyarakat, meminimalkan ketimpangan sosial dari berbagai daerah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hingga akhir tahun 2024, ditargetkan sebanyak 573 titik lembaga penyalur BBM Satu Harga dioperasikan oleh Pertamina Patra Niaga.   Flores | PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra […]

  • Polisi Sita Aset 157 Miliar Hasil Korupsi Anak Usaha Jakpro

    Polisi Sita Aset 157 Miliar Hasil Korupsi Anak Usaha Jakpro

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dittipidkor Bareskrim Polri terus melacak aliran dana dari kasus dugaan korupsi pengadaan barang atau jasa pembangunan infrastruktur Gigabit Passive Optical Network (GPON) oleh PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) pada 2017—2018. Polisi menyita aset sekitar Rp.157 miliar terkait perkara tersebut. “Telah dilakukan upaya penelusuran terhadap aliran uang hasil korupsi dan telah berhasil diselamatkan dalam […]

expand_less