Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menteri KKP Lihat Kampung Nelayan Sulamu Siap Dikelola Berbekal Listrik PLN

Menteri KKP Lihat Kampung Nelayan Sulamu Siap Dikelola Berbekal Listrik PLN

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
  • visibility 302
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Secercah harapan baru menyinari Desa Sulamu pada bulan suci Ramadhan 1447 H. Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, meninjau langsung kesiapan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Rabu, 25 Februari 2026.

Menteri Trenggono didampingi oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Bupati Kupang Yosef Lede, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, serta Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan. Menteri Trenggono menyatakan KNMP Sulamu telah rampung 100 persen secara fisik dan siap diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih untuk dikelola secara mandiri oleh masyarakat.

“Alhamdulillah sudah selesai. Dalam waktu dekat, insya Allah bisa langsung dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

KNMP Sulamu merupakan salah satu proyek tahap pertama yang dituntaskan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kawasan ini dirancang sebagai ekosistem ekonomi pesisir terpadu, dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang meliputi tambatan perahu, gudang beku portabel berkapasitas 41.500 VA, pabrik es portabel berkapasitas 23.000 VA, serta fasilitas rantai dingin terintegrasi.

Seluruh fasilitas tersebut memerlukan pasokan listrik yang besar dan stabil agar dapat beroperasi secara optimal. PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur memastikan dukungan kelistrikan yang andal bagi operasional KNMP Sulamu, terlebih di bulan suci Ramadan ketika kebutuhan masyarakat terhadap pasokan energi meningkat.

General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono menyampaikan, PLN berkomitmen penuh mendukung kelistrikan bagi fasilitas-fasilitas strategis seperti KNMP Sulamu, terutama di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. “Ketika kebutuhan masyarakat meningkat, kami menyiapkan langkah-langkah penguatan sistem kelistrikan agar operasional fasilitas ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan nelayan,” ujarnya.

Secara nasional, PLN menyiagakan 69 ribu personel dan 3.403 posko siaga selama periode Siaga Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) pada 13–28 Maret 2026 untuk menjaga kestabilan pasokan listrik di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di lokasi-lokasi strategis seperti tempat ibadah, fasilitas umum, dan kawasan ekonomi masyarakat.

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Provinsi NTT. “Terima kasih kepada Pak Menteri dan rombongan yang sudah memberi perhatian bagi Provinsi NTT. Ini merupakan berkat bagi kami. Atensi dan dukungan Pak Menteri ke Provinsi NTT terkait proyek-proyek strategis nasional yang dibangun di NTT dengan nilai yang luar biasa, salah satunya Kampung Nelayan di Sulamu, Kabupaten Kupang, ” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan menegaskan kehadiran program Kementerian Kelautan dan Perikanan di NTT diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka kemiskinan. “Mudah-mudahan dengan pembangunan industri nantinya bisa mengurangi angka pengangguran di NTT. Dengan adanya industri di NTT, maka akan berdampak juga mengurangi angka kemiskinan, karena akan dibukanya banyak lapangan pekerjaan untuk kita di NTT,” jelas Ahmad Yohan.

Masyarakat nelayan Desa Sulamu menyambut antusias kehadiran fasilitas KNMP yang dilengkapi pasokan listrik andal dari PLN. Fasilitas gudang beku dan pabrik es yang beroperasi dengan dukungan listrik PLN dinilai sangat membantu nelayan dalam menjaga kualitas hasil tangkapan serta meningkatkan nilai jual ikan.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya fasilitas ini. Selama ini hasil tangkapan kami sering turun kualitasnya karena keterbatasan penyimpanan. Dengan adanya gudang beku dan pabrik es yang didukung listrik PLN, kami yakin kesejahteraan nelayan di Sulamu akan semakin meningkat,” ungkap Mahmud salah seorang nelayan Desa Sulamu.

Kehadiran PLN dalam mendukung kelistrikan KNMP Sulamu merupakan wujud nyata komitmen PLN hadir untuk negeri, tidak hanya menyalakan lampu di rumah-rumah, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat pesisir. Di Provinsi NTT, PLN terus memperluas akses kelistrikan dengan capaian rasio elektrifikasi sebesar 89,12 persen per Maret 2025 dan menargetkan 99,99 persen pada tahun 2028.

Melalui berbagai program, termasuk dukungan kelistrikan bagi fasilitas ekonomi masyarakat seperti KNMP Sulamu, PLN menegaskan perannya sebagai penggerak pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah NTT, terlebih di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paparan Dirut PLN di COP28 Dubai, Kolaborasi Global Capai NZE Nasional 2060

    Paparan Dirut PLN di COP28 Dubai, Kolaborasi Global Capai NZE Nasional 2060

    • calendar_month Sab, 2 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Dubai, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam transisi energi kepada dunia di gelaran United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) Conference of the Parties ke-28 (COP28) yang diselenggarakan pada 30 November—12 Desember 2023 di Dubai, Uni Emirat Arab. Dalam konferensi tingkat global ini, PLN memaparkan skema Accelerating Renewable Energy Development (ARED) […]

  • Ormas di NTT Nilai Pemerintah Berlaku Tidak Adil

    Ormas di NTT Nilai Pemerintah Berlaku Tidak Adil

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejumlah ormas mendesak Gubernur NTT bertanggung jawab atas masalah tanah di Desa Patiala Sumba Barat, penetapan tapal batas Sumba Barat dan Sumba Barat Daya yang diklaim merugikan masyarakat pesisir, penetapan wilayah konservasi hutan di Amanuban Selatan dan penuntasan kasus Poro Duka. Tuntutan dan permasalahan ini disampaikan dalam aksi demonstrasi oleh Front […]

  • Wem Nunuhitu Ajak Jaga Reputasi Bank NTT

    Wem Nunuhitu Ajak Jaga Reputasi Bank NTT

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Direktur Utama Bank NTT periode 1993—2000, Welem Nunuhitu memberi catatan terkait perkembangan Bank NTT hingga saat ini. Menurutnya, jika diukur dari kinerja pelayanan perbankan, maka pelayanan sekarang jauh lebih maju dibanding saat dia memimpin. “Bank NTT sudah bisa beradaptasi di era digital ini. Bahkan mereka sudah bergerak maju cukup pesat dengan […]

  • Raih 8 Award GCCWA, Contact Center PLN Melaju Level Global

    Raih 8 Award GCCWA, Contact Center PLN Melaju Level Global

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Contact Center (CC) PT PLN 123 berhasil meraih 8 penghargaan pada ajang Global Contact Center World Awards (GCCWA) 2023 tingkat Asia Pasifik. Keberhasilan ini merupakan bukti komitmen PLN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Pada kompetisi bergengsi yang diikuti 80 negara dan lebih dari 2.000 peserta tersebut, CC PLN 123 […]

  • Ketua atau Pengurus RT Tumpuan Suksesnya SP2020 di Tengah Pandemi

    Ketua atau Pengurus RT Tumpuan Suksesnya SP2020 di Tengah Pandemi

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menghelat Sensus Penduduk secara offline sejak tanggal 1—30 September 2020, di mana sebelum pada 15 Februari—29 Mei 2020, telah dilaksanakan secara online. Sensus Penduduk offline memang diperuntukkan bagi warga yang belum mengikuti dan menunaikan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) online. Namun, berbeda dalam kegiatan Sensus Penduduk offline, […]

  • 4 Oknum Wartawan Manado Diduga Memeras, Ini Sikap Tegas PJS Sulut

    4 Oknum Wartawan Manado Diduga Memeras, Ini Sikap Tegas PJS Sulut

    • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Manado, Garda Indonesia | Polresta Manado berhasil mengamankan 4 orang oknum wartawan, yaitu 3 perempuan berinisial FR alias Fonny warga Langowan, WM alias Wisje dan CP alias Chintya keduanya warga Manado, dan 1 laki-laki berinisial DG alias David warga Manado terduga pelaku pemerasan terhadap pemilik sebuah rumah makan ikan bakar di Kota Manado pada Jumat, […]

expand_less