Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Mungkinkah Prabowo dan Jokowi Saling Pegang Kartu AS?

Mungkinkah Prabowo dan Jokowi Saling Pegang Kartu AS?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 27 Okt 2023
  • visibility 148
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Jhon Sitorus

Ada banyak konspirasi yang menganalisis mengapa Jokowi sampai bermanuver luar biasa. Tak ada satu orang pun yang bisa menduga jika Jokowi 100% mendukung Prabowo untuk Pilpres 2024.

Secara terbuka mungkin belum, tetapi dengan merestui Gibran sebagai wakil Prabowo dan Kaesang sebagai ketua umum PSI (yang barusan deklarasi) mendukung Prabowo adalah representasi nyata dari dukungan total Jokowi untuk Prabowo

Berbagai dugaan muncul. Jokowi dianggap gerah dengan Megawati karena kerap kali dipanggil sebagai “petugas partai”, amarah ibu Iriana Jokowi kepada bu Mega karena sering merendahkan Jokowi, teori langkah Catur Jokowi untuk meredam eksistensi radikalisme di Pilpres 2014 hingga strategi bu Mega untuk sengaja menempatkan Jokowi family di kubu Prabowo

Alasan pertama dan kedua cukup masuk akal, barangkali Jokowi ingin show off prerogatif dan power-nya sebagai seorang Presiden di depan seluruh rakyat Indonesia. Maklum, setahun lagi pengabdiannya akan menemui penghujung waktu

9 tahun nyaris tanpa “cela”, semua lini berkembang positif dan bahkan kepercayaan rakyat menembus 83%, bahkan lebih tinggi dari Barack Obama hanya 64% dan Vladimir Putin yang hanya 80%

Predikat mencengangkan ini mesti dijaga agar citra sebagai presiden paling bersih bisa disematkan dalam buku sejarah Sambil seruput secangkir kopi hitam di suatu pagi, saya tiba-tiba kepikiran suatu hal. Jangan-jangan Jokowi dan Prabowo saling pegang kartu AS yang jika dibuka akan menghancurkan nama baik masing-masing, terutama Jokowi dan keluarganya

Ingat, Jokowi adalah orang yang selalu memegang teguh prinsip. Tetapi kali ini prinsip ini diterobos dengan mengutak-atik aturan main Pilpres 2024 lewat MK dengan bantuan iparnya sendiri, Anwar Usman

Jokowi yang kita kenal bukan demikian. Jokowi yang kita kenal bukan yang haus kekuasaan, bukan yang ambisius.

Who are you sir?

Dugaan saya, bisa jadi Jokowi tersandera kasus besar yang bahkan melibatkan keluarganya terutama anak-anaknya yang diketahui Prabowo dan kroninya.

Semoga saja saya salah, tetapi Jokowi tidak akan berubah total 180⁰ jika bukan ada sesuatu yang ekstrem mempengaruhi prinsipnya, apalagi menyangkut masa depan anak

Mau tidak mau, Jokowi harus menuruti permintaan Prabowo agar menang di Pilpres 2024. Satu-satunya cara adalah wajib melibatkan anak-anak Jokowi karena Jokowi Family masih dianggap representasi Jokowi itu sendiri.

Gibran harus jadi Cawapres, Kaesang harus terjun ke dunia politik dengan ultimatum wajib mendukung Prabowo cs. Maka PSI harus ditaklukkan sebagai representasi partai anak muda dan tagline Jokowisme

Jokowi tak dilibatkan secara langsung untuk mempertahankan marwahnya sebagai presiden sekaligus menjaga citra baik selama ini, walau harus bertugas untuk melobi agar relawan-relawannya mau bergeser mendukung Prabowo

Beberapa kali Jokowi menggaungkan “ojo kesusu,” tujuannya hanya agar relawan Jokowi tidak lari ke Ganjar Pranowo lalu last minute mengarahkan semua relawan ke Prabowo. Tadi malam, semua ketua Relawan Jokowi dipanggil ke Istana, tentu soal dukungan ke Prabowo.

Semua begitu terstruktur dan sistematis. Mulai dari MK, nepotisme hingga manuver politik ugal-ugalan. Semuanya bukan cermin yang Jokowi banget.

Reshuffle tak akan lama lagi bergulir dengan memperbanyak jatah partai pendukung Prabowo, yang hari-hari sebelumnya berseberangan dengan Jokowi.

Semoga dugaan dan analisa saya salah, karena apa yang terjadi hari ini bukan style-nya Jokowi banget. Ini adalah gaya orde baru, bukan gaya produk reformasi.

Bila alasan umum Jokowi bermanuver karena Bu Mega selalu merendahkan Jokowi, bagi saya tuduhan itu sangat bisa digugurkan dengan alasan mencalonkan Jokowi dari belum apa-apa di kota Solo hingga jadi Gubernur DKI dan Presiden 2 (dua) periode, juga dengan menyukseskan Gibran dan Bobby sebagai wali kota.

Sekali lagi, semoga saya salah karena Jokowi yang kita kenal bukan Jokowi yang rakus dan tamak. (*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lantik Lima Anggota Dewan Pengawas LPI, Ini Harapan Jokowi Terhadap Investasi

    Lantik Lima Anggota Dewan Pengawas LPI, Ini Harapan Jokowi Terhadap Investasi

    • calendar_month Kam, 28 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan Anggota Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) pada Rabu, 27 Januari 2021. Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pelantikan para anggota Dewan Pengawas LPI tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 6/P Tahun 2021 yang […]

  • Gubernur VBL : Jepang Minta 40 Ton Bubuk Kelor Setiap Minggu

    Gubernur VBL : Jepang Minta 40 Ton Bubuk Kelor Setiap Minggu

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Usai melakukan panen jagung di Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) juga menyempatkan diri untuk melakukan penanaman anakan Kelor di kecamatan Amabi Oefeto pada Kamis, 2 April 2020, tepatnya di lahan milik PT. Timor Mitra Niaga. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/04/02/ikut-program-tjps-gubernur-vbl-apresiasi-kinerja-kelompok-tani-fajar-pagi/ Gubernur menyampaikan rasa terima […]

  • Tenun Lotis Garuda dari Kab.TTS, Sapa Presiden dari Timur Indonesia

    Tenun Lotis Garuda dari Kab.TTS, Sapa Presiden dari Timur Indonesia

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    Fatukopa-T.T.S, Garda Indonesia | Tenun menjadi satu kekayaan budaya Indonesia yang harus terus dijaga dan dipelihara. Dari Timur Indonesia, di Desa Fatukopa, Kecamatan Fatukopa Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kelompok Tenun Ikat Namaut Hen Pin, menghasilkan tenunan dengan corak burung Garuda dan bertuliskan ‘Presiden Jokowi’. “Kami masyarakat kecil yang tidak bisa menyapa Pak Jokowi secara […]

  • Perpanjangan PSBB DKI Jakarta Jadi Penentu Transisi ke ‘New Normal’

    Perpanjangan PSBB DKI Jakarta Jadi Penentu Transisi ke ‘New Normal’

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi DKI Jakarta hingga 4 Juni 2020 mendatang, menjadi fase penentu masa transisi menuju kenormalan baru atau New Normal. Hal itu dikatakan Anies dalam keterangan resminya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan […]

  • Pakai Pesawat Badan Lebar, Pemerintah Segera Evakuasi WNI di ‘Diamond Princess’

    Pakai Pesawat Badan Lebar, Pemerintah Segera Evakuasi WNI di ‘Diamond Princess’

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah memutuskan untuk segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Pelabuhan Yokohama, Jepang. Menurut rencana, evakuasi tersebut akan dilakukan pada pekan ini. “Paling sehari dua hari ini. Yang sana (Jepang) begitu slotnya dibuka akan kita terbangkan,” kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto […]

  • Lahan Kering NTT Sangat Luas; Josef Nae Soi Ajak Politani Optimalkan

    Lahan Kering NTT Sangat Luas; Josef Nae Soi Ajak Politani Optimalkan

    • calendar_month Kam, 4 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – “Lahan kering kita sangat luas. Sekarang orang banyak mencari lahan kering. Kita harus optimalkan lahan kering kita. Mari kita bekerja sama untuk NTT yang lebih baik,”ujar Gubernur 2 NTT Josef Nae Soi saat saat memberikan sambutan pada acara Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Upacara Wisuda Sarjana Terapan Angkatan X dan […]

expand_less