Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » NasDem: Anies Baswedan Versus PSI: Ganjar Pranowo–Yenny Wahid

NasDem: Anies Baswedan Versus PSI: Ganjar Pranowo–Yenny Wahid

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 4 Okt 2022
  • visibility 72
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Rasanya suhu politik sudah bukan hangat lagi, tapi mulai panas. Semua perhatian dan upaya tertuju ke tanggal 14 Februari 2024 saat pilpres dan pileg bakal diselenggarakan serentak. Sedangkan Pilkada rencananya dimulai Juni 2024 untuk seluruh provinsi dan kabupaten/kota.

Senin, 3 Oktober 2022, kebetulan di hari yang sama Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengumumkan secara resmi (deklarasi) nama calon presiden (dan wapres) yang mereka dukung. Momen yang ditunggu-tunggu semua orang.

NasDem mencalonkan Anies, sedangkan PSI yang sedari awal menolak dukung Anies mengajukan Ganjar. Ini seperti tesis ketemu anti-tesisnya. NasDem versus PSI, bakal seperti apa sinthesa-nya nanti?

NasDem dari hasil Rakernas mengusulkan tiga nama: Anies Baswedan, Andika Perkasa dan Ganjar Pranowo. Lalu keputusan akhir diserahkan ke Ketua Umum Surya Paloh. Akhirnya ia pun memilih Anies Baswedan. Pidato Surya Paloh intinya bilang Anies-lah yang terbaik.

Sementara PSI bersumber dari polling terbuka Rembuk Rakyat sejak Februari 2022. Dari polling itu nama Ganjar Pranowo teratas, per tanggal 3 Oktober 2022 ia memperoleh skor 50,04%.

NasDem belum mengumumkan nama cawapresnya. Sedangkan PSI sekaligus mengumumkan Yenny Wahid sebagai figur yang pantas jadi cawapres.

Sebelumnya Partai Gerindra juga sudah resmi mengumumkan Prabowo Subianto sebagai capres. Sementara PDIP (sampai awal Oktober 2022 ini) belum resmi mengumumkan capresnya. Nama Puan Maharani (kemungkinan?) masih terus diupayakan untuk dikristalisasi di internal mereka.

Berbagai parpol lain (termasuk KIB?) masih intens dengan komunikasi politik (who gets what for how much?) di antara mereka sebelum secara resmi mengumumkan nama capres maupun cawapresnya.

Dinamika politik seperti ini tentu menarik dicermati. Berbagai isu politik (maupun isu yang dipolitisasi) terus berterangan. KPK dijadikan sasaran untuk di kambing-hitamkan sebagai pihak yang memolitisasi. Politisasi proses hukum untuk jadi sekedar politicking belaka. Quo vadis KPK?

Ada kasus Gubernur Lukas Enembe (soal dugaan suap dan judi) dan kasus Gubernur Anies Baswedan (soal dugaan pembiaran bancakan APBD dan Formula-E). Partai Demokrat membela Lukas Enembe mati-matian, dan Ormas Pemuda Pancasila pun sudah instruksi untuk mengamankan dan pilih Anies bagi para anggotanya.

Seru memang.

Menyimak Grace Natalie saat mengumumkan capres yang didukung PSI, ia bilang bahwa Ganjar Pranowo adalah calon terbaik karena visi Kebangsaan dan Kebinekaan yang sama dengan apa yang selama ini diperjuangkan PSI. Ganjar dianggap sosok yang paling pas untuk melanjutkan kerja yang telah dilakukan Jokowi dalam memajukan Indonesia.

Kata Grace pilihan ini adalah hasil dari mekanisme Rembuk Rakyat, bukan keinginan elite PSI. Sebagai tokoh politik, Ganjar dikenal merakyat, ia pun mengerti aspirasi kaum muda.

Sementara Zannuba Ariffah Chafsoh Wahid (alias Yenny Wahid) dinilai sebagai pribadi mumpuni, tokoh perempuan Islam yang dihormati karena pemikiran dan kontribusinya dalam gerakan sosial. Lagi pula, sebagai putri dari tokoh yang sangat dihormati PSI, Yenny dikenal konsisten dalam melanjutkan perjuangan Gus Dur mewujudkan Indonesia yang Adil dan Toleran.

Jadi sementara ini, “tawaran” paket lengkap capres-cawapres baru datang dari PSI. Sedangkan PDIP, yang bisa maju sendirian tanpa koalisi, mungkin masih sibuk dengan proyek “kristalisasi” Puan di internal mereka.

Sementara NasDem dan Gerindra baru mengajukan capres, belum ada cawapresnya. Mungkinkah mereka masih menunggu hasil komunikasi politik (who gets what for how much) di antara berbagai parpol itu tadi? Who knows?

Simak baik-baik, siapa tahu bakal terjadi hal yang tidak kita duga sebelumnya.

Ambil pop-corn, dan nikmati setiap episodenya.

Selasa, 4 Oktober 2022

Penulis merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ombudsman Imbau Gubernur NTT Tatap Muka Terima Aduan Rakyat

    Ombudsman Imbau Gubernur NTT Tatap Muka Terima Aduan Rakyat

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Kepada awak media, Darius pun menekankan bahwa layanan aduan Meja Rakyat yang telah diluncurkan tak sekadar hotline tapi disiapkan desk ruangan pengaduan lengkap dengan pengelola pengaduannya dan prasarananya.   Kupang | Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton mengimbau Gubernur NTT, Melki Laka Lena untuk secara tatap muka langsung menerima pengaduan rakyat. Imbauan tersebut […]

  • Bertemu Megawati, Pimpinan MPR RI Bahas Rekomendasi Tentang Amandemen

    Bertemu Megawati, Pimpinan MPR RI Bahas Rekomendasi Tentang Amandemen

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama pimpinan MPR RI menemui Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, pada Kamis, 10 Oktober 2019. Ini merupakan kunjungan resmi pertama Pimpinan MPR RI ke para tokoh bangsa, khususnya yang pernah memimpin Indonesia. “Selain silaturahmi mengantarkan undangan pelantikan Presiden-Wakil Presiden […]

  • GRATIS! Konser Musik 7 Tahun Rumah Musik Siloam di Rujab Gubernur NTT

    GRATIS! Konser Musik 7 Tahun Rumah Musik Siloam di Rujab Gubernur NTT

    • calendar_month Jum, 21 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 65
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rumah Musik Siloam (RMS) sebagai salah satu lembaga kursus musik di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mensyukuri 7 (tujuh) tahun berkarya mendidik talenta muda hingga menjadi penyanyi, pemain musik dan pewarna atau master of ceremony (MC); menghelat konser musik selama 2 (dua) hari yakni tanggal 21—22 Juli 2023. Melibatkan […]

  • Tahun 2019, Bujet Kemen PUPR 110,73 Triliun; Menteri Basuki: Percepat Lelang

    Tahun 2019, Bujet Kemen PUPR 110,73 Triliun; Menteri Basuki: Percepat Lelang

    • calendar_month Jum, 14 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginstruksikan kepada seluruh jajarannya, terutama para satuan kerja Kementerian PUPR untuk mempercepat pelelangan tahun 2019; agar bisa segera dimulai dan diselesaikan pekerjaan fisiknya sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat. Pada tahun 2019, Kementerian PUPR mendapat amanah untuk membelanjakan anggaran sebesar Rp 110,73 triliun […]

  • Silem Serang—dari Pemabuk hingga Juara Nasional Tinju Indonesia

    Silem Serang—dari Pemabuk hingga Juara Nasional Tinju Indonesia

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perhelatan tinju dunia yang bertajuk ‘The Border Battle 2019’, telah usai namun masih mengisahkan banyak hal menarik yang menjadi inspirasi bagi banyak orang. Kisah inspiratif ini lahir dari para petinju Indonesia yang mengambil bagian dalam event Internasional yang diselenggarakan di GOR Flobamora Kupang, pada tanggal 5—7 Juli 2019. Silem Serang, salah […]

  • Mengapa Jakarta Selalu Banjir?

    Mengapa Jakarta Selalu Banjir?

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Dr. Andang Bachtiar Ada berbagai pertanyaan masyarakat tentang kondisi subsurface (bawah permukaan tanah kota Jakarta), kondisi gerakan tanah dan kegempaan di wilayah yang menjadi ibukota republik ini. Jawabannya, teluk Jakarta adalah daerah ketinggian tektonik yang membuat lempeng tanah di wilayah ini turun terus menerus. Setidaknya, demikian pendapat pakar Geologi DR. Andang Bachtiar. Pendapat itu […]

expand_less