Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata dan Budaya » Ogok Manai, Mahkota Unik Nan Indah Perempuan Suku Mentawai

Ogok Manai, Mahkota Unik Nan Indah Perempuan Suku Mentawai

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
  • visibility 90
  • comment 0 komentar

Loading

Tak jarang pula Ogok Manai dilengkapi daun kemangi hutan di bagian belakang kepala, berfungsi sebagai pewangi alami yang menambah daya tarik tersendiri bagi pemakainya.

 

Ogok Manai merupakan hiasan kepala khas yang digunakan oleh kaum perempuan dari Suku Mentawai, khususnya di Pulau Siberut, Sumatera Barat. Mahkota ini bukan sekadar hiasan, tetapi sarat makna budaya dan identitas.

Mahkota unik nan indah ini dikenakan saat perayaan khusus, seperti pesta perkawinan, ritual Sikerei, atau bahkan dalam kehidupan sehari-hari oleh sebagian perempuan.

Ogok Manai tidak sekadar aksesori, namun sarat akan nilai simbolis yang mendalam dalam tradisi Mentawai.

Sebagai salah satu bagian dari warisan budaya yang terus dilestarikan hingga kini, Ogok Manai tampil unik dengan berbagai macam bentuk. Umumnya terbuat dari kombinasi bulu burung, bulu ayam, manik-manik, benang wol, hingga daun puring yang segar. Tak jarang pula Ogok Manai dilengkapi daun kemangi hutan di bagian belakang kepala, berfungsi sebagai pewangi alami yang menambah daya tarik tersendiri bagi pemakainya.

Ciri dan bentuk Ogok Manai

Adapun Ogok Manai terbuat dari bahan alami seperti bunga, daun, dan serat pohon (misalnya daun pandan atau kelapa). Bentuknya menyerupai mahkota atau ikat kepala lebar yang dipenuhi bunga berwarna cerah.

Biasanya Ogok Manai dibuat secara manual dengan teknik merangkai dan mengikat bahan tumbuhan segar.

Fungsi dan makna Ogok Manai

Ogok Manai merupakan simbol kecantikan dan kehormatan perempuan Mentawai, terutama dalam acara adat. Dipakai saat upacara pernikahan, pesta adat, atau ritual penting lainnya.

Ogok Manai pun melambangkan hubungan harmonis dengan alam, karena seluruh materialnya diambil dari lingkungan sekitar, serta menunjukkan status sosial atau peran perempuan dalam upacara.

Ogok Manai sering dipadukan dengan pakaian adat yang disebut kebaya Mentawai (walau berbeda dari kebaya Jawa) dan kain tenun atau sarung.

Selain itu, dalam budaya Mentawai, perempuan juga memakai tato tradisional (titi) dan hiasan tubuh lain yang menjadi penanda umur, status, dan momen kehidupan.(*)

Sumber (*/Goodnews+ ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMP Katolik Giovanni Kupang Memanggil Alumni

    SMP Katolik Giovanni Kupang Memanggil Alumni

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    SMPK Giovanni Kupang telah mencetak puluhan ribu lulusan yang kini telah bekerja dan berkarya di berbagai instansi/lembaga pemerintah maupun swasta di dalam negeri maupun luar negeri.   Kupang | Pada Jumat, 1 Agustus 2025, SMP Katolik Giovanni Kupang (sebelumnya bernama SMK Katolik Frater Kupang) bakal berusia 75 tahun. Dari sekolah yang hanya memiliki tiga ruang […]

  • Gubernur Viktor Laiskodat : “Kita Hebat Namun Perlu Konsolidasi!”

    Gubernur Viktor Laiskodat : “Kita Hebat Namun Perlu Konsolidasi!”

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Mbay-Nagekeo, Garda Indonesia | “Kita ini hebat-hebat tapi belum mampu konsolidasi. Kita perlu konsolidasi kekuasaan, konsolidasi anggaran dan konsolidasi informasi. Mari kita bangun sejarah baru, buat daerah jadi lebih hebat lagi”, tegas Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam pertemuannya bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Nagekeo, bertempat di Aula Kantor Bupati Nagekeo, Rabu, 1 Mei […]

  • George Hadjoh Minta Maaf dan Berpesan Kepada Fahrensy Funay

    George Hadjoh Minta Maaf dan Berpesan Kepada Fahrensy Funay

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang periode 2022—2023, George Melkianus Hadjoh meminta maaf kepada masyarakat. Ucapan tersebut disampaikannya pada perhelatan festival rakyat HUT Ke-78 Republik Indonesia pada Senin malam, 21 Agustus 2023 di lapangan pantai Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Permohonan maaf George Hadjoh tersebut disampaikannya […]

  • Presiden Kukuhkan 68 Pelajar Jadi Anggota Paskibraka 2021, Ini Daftarnya

    Presiden Kukuhkan 68 Pelajar Jadi Anggota Paskibraka 2021, Ini Daftarnya

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Jokowi  bertindak sebagai pembina upacara pengukuhan anggota Paskibraka yang akan bertugas pada saat Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2021 di Istana Merdeka, Jakarta. Sementara pemimpin upacara merupakan anggota Paskibraka 2021 dari DKI Jakarta, Febitri Nur Tsabitah. Ia juga mewakili rekan-rekannya untuk memegang bendera Merah Putih […]

  • Jokowi Tinjau Lumbung Pangan di Sumba & Resmikan Bendungan Napun Gete

    Jokowi Tinjau Lumbung Pangan di Sumba & Resmikan Bendungan Napun Gete

    • calendar_month Sel, 23 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo pada Selasa pagi, 23 Februari 2021, bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka kunjungan kerja. Bersama rombongan terbatas lepas landas menuju Kabupaten Sumba Barat Daya dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB. Setibanya di Bandar Udara Tambolaka, Kabupaten […]

  • Apakah Covid-19 Benar-benar Ada? Dokter Reisa: Ini Jenis Ketiga & Bisa Desain Vaksin

    Apakah Covid-19 Benar-benar Ada? Dokter Reisa: Ini Jenis Ketiga & Bisa Desain Vaksin

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebagian masyarakat ingin memahami seluk beluk mengenai virus SARS-CoV-2 penyebab Coronavirus disease 2019 atau Covid-19. Salah satu pertanyaan yang masuk melalui laman http://covid19.go.id dan kanal media sosial yakni keberadaan Covid-19. “Apakah Covid-19 benar-benar ada?” demikian ucap dokter Reisa Broto Asmoro menyampaikan pertanyaan dari warga yang menanyakan keberadaan penyakit itu. Covid-19 merupakan penyakit menular […]

expand_less