Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PDI Perjuangan Nilai Gelar Pahlawan Soeharto Abaikan Sejarah Kelam

PDI Perjuangan Nilai Gelar Pahlawan Soeharto Abaikan Sejarah Kelam

  • account_circle melihatindonesia
  • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
  • visibility 182
  • comment 0 komentar

Loading

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa gelar Pahlawan Nasional merupakan penghargaan moral tertinggi negara yang seharusnya diberikan kepada tokoh tanpa catatan kelam dalam sejarah bangsa.

 

Jakarta | Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, menilai pemerintah telah mengabaikan aspirasi masyarakat yang menolak penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Ia menilai keputusan tersebut bertentangan dengan semangat reformasi dan tidak mempertimbangkan catatan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) pada masa Orde Baru.

Menurut Andreas, gelombang penolakan dari masyarakat seharusnya menjadi bahan pertimbangan serius sebelum pemerintah menetapkan keputusan itu.

Ia menyesalkan bahwa berbagai suara keberatan yang datang dari kelompok masyarakat sipil dan korban pelanggaran HAM seolah diabaikan.

“Sudah berapa banyak penolakan dari kelompok masyarakat bahkan dari rakyat Indonesia sendiri terhadap pemberian gelar pahlawan bagi Soeharto. Tapi pemerintah seperti tuli dan mengabaikan,” ujarnya, Senin, 10 November 2025.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa gelar Pahlawan Nasional merupakan penghargaan moral tertinggi negara yang seharusnya diberikan kepada tokoh tanpa catatan kelam dalam sejarah bangsa.

Ia menilai, pemberian gelar kepada Soeharto justru berpotensi membuka luka lama bagi korban dan keluarga yang terdampak pelanggaran HAM di masa lalu.

“Pemerintah seharusnya mendengarkan aspirasi masyarakat, bukan justru menutup telinga terhadap kritik dan sejarah kelam bangsa,” tambah Andreas.

Ia juga mengingatkan bahwa semangat reformasi yang lahir setelah tumbangnya rezim Orde Baru pada 1998 seharusnya menjadi pijakan moral dalam menentukan siapa yang layak mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto dalam upacara Hari Pahlawan di Istana Negara pada 10 November 2025.

Keputusan ini memicu pro dan kontra di publik, terutama dari kalangan aktivis HAM, akademisi, dan tokoh reformasi yang menilai langkah tersebut sebagai kemunduran dalam upaya menjaga memori kolektif bangsa atas sejarah kelam masa lalu.(*)

 

 

  • Penulis: melihatindonesia
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahan Ilalang di Dekat Tol Kanci Cirebon Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

    Lahan Ilalang di Dekat Tol Kanci Cirebon Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kebakaran lahan berupa ilalang terjadi di Desa Kanci, blok Sigagla, Kecamatan Astana Japura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu, 25 Agustus 2019. Agus Wibowo, Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB menyampaikan berdasarkan kronologi kejadian sebelumnya, api dari ilalang kering yang merembet ke pinggir jalan raya arah Tol Kanci hingga […]

  • Hari Listrik Nasional ke-76, PLN Luncurkan Tambah Daya Hanya 202 Ribu

    Hari Listrik Nasional ke-76, PLN Luncurkan Tambah Daya Hanya 202 Ribu

    • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menyambut Hari Listrik Nasional ke-76 pada 27 Oktober 2021, PT PLN (Persero) meluncurkan promo Super Dahsyat Hari Listrik Nasional yang berlaku mulai 1—31 Oktober 2021. Melalui promo ini, pelanggan bisa menambah daya listrik dengan harga lebih murah yaitu hanya Rp 202.100. (Dua ratus dua ribu seratus rupiah) Harga spesial ini berlaku […]

  • Tutut Soeharto Gugat PTUN Menkeu Purbaya Soal Larangan ke Luar Negeri

    Tutut Soeharto Gugat PTUN Menkeu Purbaya Soal Larangan ke Luar Negeri

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 308/G/2025/PTUN.JKT pada Jumat, 12 September 2025, hanya empat hari setelah Purbaya dilantik menggantikan Sri Mulyani.   Jakarta | Putri Presiden RI ke-2 Soeharto, Siti Hardiyanti Hastuti Rukmana atau Tutut Soeharto, resmi menggugat Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Gugatan tersebut terdaftar dengan […]

  • Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB)  Mengawal Kupang Menuju Kota Layak Anak

    Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB) Mengawal Kupang Menuju Kota Layak Anak

    • calendar_month Sab, 7 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB) bekerja secara nasional dan punya panduan nasional dan menjadi kontributor dengan mengajak para mitra dan stakeholder untuk berkontribusi kepada pemerintah agar terciptanya Kota Layak Anak (KLA). Program Gerakan Ramah Anak yang menyasar di 3 (tiga) pilar yakni Gereja, Sekolah dan LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial) /Panti Asuhan […]

  • Mendagri Wajibkan Daerah Punya UPTD, Menteri PPPA Minta Dinas Bekerja Cepat

    Mendagri Wajibkan Daerah Punya UPTD, Menteri PPPA Minta Dinas Bekerja Cepat

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menyampaikan apresiasi himbauan yang disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tirto Karnavian terkait pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di seluruh provinsi di Indonesia dalam upaya perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan. “Sudah ada pernyataan Bapak Mendagri, bahwa pimpinan daerah baik Bupati, Wali Kota, […]

  • Capaian Kinerja BNN Kota Kupang Tahun 2023

    Capaian Kinerja BNN Kota Kupang Tahun 2023

    • calendar_month Jum, 29 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang memaparkan capaian kinerja selama tahun 2023. Dengan situasi “Darurat Narkoba” terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika pada saat ini, BNN Kota Kupang bersama Polresta Kupang Kota, Kodim 1604 Kupang, Lembaga Permasyarakatan, Kejaksaan Negeri Kupang, Pengadilan Negeri Kupang, Pemkot Kupang beserta OPD dan lembaga/instansi terkait […]

expand_less