Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemerintah Abai, Anak Muda Manggarai Galang Dana Perbaikan Jalan

Pemerintah Abai, Anak Muda Manggarai Galang Dana Perbaikan Jalan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

Loading

Salah satu anak muda, Jefri Pamput kepada media ini pada Kamis, 28 Agustus 2025, mengatakan sudah banyak pengendara sepeda motor yang nyaris terjatuh dan terancam kehilangan nyawa akibat kerusakan fasilitas infrastruktur publik itu.

 

Manggarai | Sekelompok anak muda di Kampung Raci, Desa Wae Codi, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menghelat aksi pengumpulan uang receh untuk memperbaiki ruas jalan yang telah mengalami kerusakan sangat parah selama bertahun-tahun. Inisiatif sekelompok anak-anak muda muncul setelah jalan tersebut tak kunjung diperbaiki pemerintah.

Kerusakan jalan ini menghubungkan ketiga desa di antaranya; Desa Golo Woi, Latung dan Golo Lanak. Selain itu, jalan tersebut merupakan jalur akses utama menuju ibu kota Kecamatan Cibal Barat.

Meskipun jalan tersebut telah mengalami kerusakan sangat parah selama bertahun-tahun. Akan tetapi Pemda Manggarai terkesan tutup mata dan mengabaikan jeritan masyarakat.

Pantauan media ini di Lapangan pada Kamis, 28 Agustus 2025, terlihat sekelompok anak muda yang sedang melakukan perbaikan ruas jalan yang nampak seperti kali mati. Sementara salah satu dari mereka memegang kardus bertulisan Mie Sedap Goreng, menahan setiap pengendara yang lewat jalan tersebut meminta uang receh.

Hasil dari sumbangan setiap para pengguna yang lewat pun dipergunakan untuk pengadaan material berjenis semen.

Salah satu anak muda, Jefri Pamput kepada media ini pada Kamis, 28 Agustus 2025, mengatakan sudah banyak pengendara sepeda motor yang nyaris terjatuh dan terancam kehilangan nyawa akibat kerusakan fasilitas infrastruktur publik itu.

Menurut Jefri, ketimbang kita berpangku tangan dan terus berharap uluran tangan pemerintah, anak-anak muda akhirnya berinisiatif memperbaiki jalan secara swadaya. Perbaikan jalan dilakukan seperti melapisi dengan adukan semen atau cor. “Sudah bertahu-tahun kami hidup dalam keadaan seperti ini. Kami sudah bosan menikmati infrastruktur fasilitasi umum yang dibangun oleh pemerintah seperti kali mati ini. Kami nyaris jatuh akibat jalan tidak dikerjakan pemerintah. Ini jalan Provinsi NTT.” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 28 Agustus 2025 di lokasi itu.

“Setiap hari kami melintasi jalan dengan yang sudah rusak parah ini. Setiap hari pula kami jungkir balik. Dan terancam kehilangan nyawa. Kami sudah bosan dengan keadaan seperti ini,” imbuhnya.

Jefri menjelaskan, berkat sumbangan setiap pengendara roda dua (motor) maupun roda empat (mobil) yang melintasi jalan tersebut, mereka dapat memperbaiki jalan.

Dikatakan Jefri, dalam penggalangan dana untuk perbaikan jalan tidak menentukan standar, tetapi tergantung kebaikan dari setiap pengendara. “Jadi berapa pun mereka kasih ya kami terima. Ada yang kasih seribu (Rp1000) kami tetap terima. Nah itu uang mereka kasih seadanya mereka,” terangnya.

Pengguna jalan saat melintas

Ia membeberkan, masyarakat dari 132 desa dan 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai, sejauh memiliki kerinduan besar akan jalan yang baik, namun kerinduan itu pun tak kunjung sampai hingga saat ini.

Hal ini mencerminkan pemerintah Kabupaten Manggarai sejauh ini terus mengabaikan jeritan masyarakat atas kehancuran infrastruktur jalan yang menghubungkan antara Kampung, antara desa, Kecamatan, hingga Kabupaten.

Kata dia, hampir semua infrastruktur fasilitas umum seperti jalan di Kabupaten Manggarai, itu jalan provinsi, maupun kabupaten di setiap kecamatan, semuanya mirip dengan kali mati saat musim kemarau. Sedangkan pada saat musim hujan tiba nanti akan nampak puluhan kumbangan kerbau yang dibangun oleh Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit, sebagai bentuk mewujudkan misi membangun Manggarai sejahtera.

Katanya, dalam perbaikan jalan secara swadaya pemerintah setempat maupun Kecamatan apalagi pemerintah kabupaten, tidak ada sepeser pun memberikan sumbangan. Padahal setiap hari mereka melintas jalan itu.

“Tidak ada sumbangan dari pemerintah. Pengadaan material benar-benar murni sumbangan para pengendara yang melewat tadi. Benar Kaka tidak ada dari pemerintah ini murni sumbangan para pengendara,” ungkapnya.

“Jalan ini diperbaiki dengan cara menggalang dana. Dan hasil Galang dana ini kami langsung beli material. Kami sudah berapa kali beli semen tadi ini yang keempat sak sudah semen uang hasil sumbangan dari pengendara yang lewat,” sambungnya.

Ia menuturkan, inisiatif ini bermula keprihatinan mereka masing-masing dan sering kali melihat pengendara yang nyaris terjatuh. Dikarenakan melihat kondisi kerusakan jalan yang semaki parah dan kerap memicu kecelakaan serta menghambat aktivitas warga. Mereka satu-persatu saling mengajak untuk memperbaiki dengan cara swadaya. Sementara untuk dana pengadaan material melakukan aksi penggalan secara sukarela.

“Dari pada kami protes dan mengeluh dengan pemerintahan yang kemudian tidak ada hasilnya, mendingan kami protes secara diam-diam dengan kerja seperti ini dan ada hasilnya. Pemerintah itu lama sekali prosesnya” cetusnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk menarik perhatian pemerintah yang terkesan mengabaikan jeritan rakyat.(*)

Sumber (*/Ferdy Daud)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Belu : ASN Fokus Kerja, Mutasi itu Wewenang Baperjakat

    Sekda Belu : ASN Fokus Kerja, Mutasi itu Wewenang Baperjakat

    • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Mutasi adalah hal yang wajar dalam sebuah organisasi, termasuk pemerintahan. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta agar tetap fokus pada kerja dan tidak boleh terpengaruh dengan rencana mutasi. Demikian ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Belu, Johanes Andes Prihatin, S.E., M.Si. melalui pesan whatsApp yang […]

  • Presiden Jokowi Terima Vaksinasi Covid-19, Tak Ada Gejala Pascaimunisasi

    Presiden Jokowi Terima Vaksinasi Covid-19, Tak Ada Gejala Pascaimunisasi

    • calendar_month Rab, 13 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo pada Rabu pagi, 13 Januari 2021, di Istana Merdeka, Jakarta, menjadi orang pertama yang menerima vaksin dalam program vaksinasi massal secara gratis di Indonesia. Vaksinasi tersebut menjadi titik awal pelaksanaan vaksinasi nasional di Indonesia sebagai salah satu upaya penanganan pandemi Covid-19. Sekitar pukul 09.36 WIB, Presiden tampak berjalan […]

  • Gubernur Viktor Dorong Usaha Tambak Garam di Desa Nunkurus

    Gubernur Viktor Dorong Usaha Tambak Garam di Desa Nunkurus

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Loading

    Kab Kupang, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat mengunjungi Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 3 April 2019. Kunjungan Gubernur Viktor ini dalam rangka melihat dari dekat tambak garam yang dikelola oleh PT. Timor Livestock Lestari. “Sebagai Gubernur, saya sangat berterimakasih kepada PT. Timor Livestock Lestari yang mau […]

  • UMKM Binaan Bank NTT di Labuan Bajo Dikunjungi Hingga Pejabat Negara

    UMKM Binaan Bank NTT di Labuan Bajo Dikunjungi Hingga Pejabat Negara

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Siapa tidak kenal “Komodo Gift” sebuah pusat penjualan kain tenun terlengkap dan juga aksesoris khas NTT yang terletak di jalan Raymundus Rambu No 17 RT 03/013 Desa Batu Cermin Kecamatan Komodo, Labuan Bajo. UMKM milik Ibu Kendy ini, kini sudah menjadi ikon di destinasi super premium, Labuan Bajo. Setiap tamu […]

  • “Peluk Sehat” Gerakan Dinkes Manggarai Waspada KLB Diare

    “Peluk Sehat” Gerakan Dinkes Manggarai Waspada KLB Diare

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Loading

    Kadis Kesehatan Manggarai, Safrianus Haryanto Djehaut, M.Si. menegaskan bahwa seluruh tenaga kesehatan harus melihat upaya ini bukan sekadar sebagai tugas rutin, melainkan sebagai panggilan pengabdian yang sungguh-sungguh.   Ruteng | Guna mengantisipasi peningkatan kasus diare yang berpotensi berkembang menjadi kejadian luar biasa (KLB), Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai mengeluarkan surat edaran resmi kepada seluruh Kepala Puskesmas […]

  • LP2M Undana Edukasi Budaya Sadar Bencana di SD Kristen Rehobot Kupang

    LP2M Undana Edukasi Budaya Sadar Bencana di SD Kristen Rehobot Kupang

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | SD Kristen Rehobot Kupang yang berlokasi di tengah hamparan sawah dan sering menjadi korban terpaan angin putting beliung dan bencana banjir, memperoleh perhatian dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Nusa Cendana (Undana) bekerjasama dengan Kemenristek/BRIN. Hasil identifikasi masalah dan analisa situasi yang dilakukan oleh tim pelaksana LP2M Undana […]

expand_less