Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Pengasuhan Terbaik Anak, Tanggung Jawab 4 Pilar Utama Pembangunan Anak

Pengasuhan Terbaik Anak, Tanggung Jawab 4 Pilar Utama Pembangunan Anak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2020
  • visibility 67
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Merebaknya wabah Covid-19 yang telah menjadi masalah kesehatan dunia, juga menyebabkan kemungkinan terjadinya penelantaran anak.

Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, anak yang orang tuanya terinfeksi atau meninggal akibat virus covid-19 berpotensi akan kehilangan pengawasan dan pengasuhan inti yang akan berakibat buruk bagi tumbuh kembang anak.

“Salah satu bentuk kekerasan dan eksploitasi pada anak adalah pengabaian pengasuhan yang menyebabkan anak-anak terlantar. Dinamika kemajuan teknologi dan gaya hidup, perilaku orang-orang dewasa sekitarnya anak terkadang menempatkan anak pada situasi rentan dan perlakuan salah lainnya yang mengabaikan hak-hak anak,” ujar Menteri Bintang dalam Webinar “Keluargaku, Tanggung Jawabku” yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), pada Rabu, 8 Juli 2020.

Menteri Bintang menegaskan dibutuhkan dukungan dan kerja sama berbagai pihak dalam melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan dan perlakuan salah lainnya. Menurut Menteri Bintang, Tim penggerak PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) sebagai salah satu lembaga masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra Kemen PPPA dan bersinergi bersama.

“Untuk melindungi anak, kami (pemerintah) tidak bisa melakukan sendiri. 4 (empat) pilar utama pembangunan anak yaitu pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, dan media perlu bergandengan tangan dan komitmen bersama dalam memberi perlindungan serta pengasuhan terbaik bagi anak. Kami mohon kerja sama ibu-ibu PKK yang saya pikir ini mempunyai kekuatan yang sangat besar bisa membantu Kemen PPPA. Apalagi gerbong PKK ini ada sampai tingkat Dasawisma,” tegas Menteri PPPA, Bintang Puspayoga.

Menanggapi hal ini, perwakilan Tim penggerak PKK Pusat, Ervina Murniati Yuswandi menyatakan komitmen PKK di seluruh Indonesia mendukung Kemen PPPA dan berperan serta dalam memberdayakan perempuan dan melindungi anak dengan menggerakkan seluruh kader PKK untuk melakukan sosialisasi.

Pentingnya sinergi dan perhatian bersama seluruh elemen masyarakat juga didukung oleh penyanyi sekaligus ibu dari 2 anak, Andien Aisyah. Menurut Andien, untuk membesarkan seorang anak tidak cukup hanya dilakukan oleh orang tua si anak melainkan dibutuhkan tanggung jawab banyak pihak.

Suasana Webinar “Keluargaku, Tanggung Jawabku” yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), pada Rabu, 8 Juli 2020

“Sebuah ungkapan yang menyebut butuh satu kampung untuk membesarkan seorang anak itu benar banget, karena tidak bisa cuma keluarga. Walaupun keluarga itu unit yang paling utama, tapi anak kita akan bergaul dengan banyak anak lain dari latar belakang keluarga yang berbeda. Menjadi tanggung jawab kita semua bukan hanya keluarga tapi lingkungan, masyarakat dan semuanya ikut mempengaruhi,” ujar publik figur yang akrab disapa Andien ini.

Berbicara tentang pengasuhan di masa pandemi Covid-19, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Siti Atiqoh mengatakan beban terbesar diemban oleh perempuan karena harus memastikan gizi keluarga terjamin, kesehatan anak terpenuhi, dan mendampingi belajar anak. Walau demikian, Atiqoh berharap perempuan juga tidak lupa memikirkan dirinya sendiri.

“Saya selalu ingatkan kepada ibu-ibu agar jangan lupa bahagia, sisihkan waktu me time (waktu untuk diri sendiri). Jangan pernah merasa bersalah ketika kita menyisihkan waktu satu jam untuk membahagiakan diri sendiri karena energi positifnya nanti akan bisa tertular kepada lingkungan,” kata Atiqoh.

Di sisi lain, Pendiri Yayasan Sejiwa Diena Haryana menjelaskan jika orang tua menghadapi sejumlah tantangan dalam hal pengasuhan di masa pandemi Covid-19, di antaranya meningkatnya kedekatan anak dengan gawai dan internet. Langkah menghadapinya, orang tua perlu menjadi ‘Top of Mind’ bagi anak agar anak mampu menangkal segala tantangan negatif dari luar yang bisa merusak bagi dirinya.

Dalam webinar tersebut, Diena juga membagikan tips agar orang tua menjadi utama di benak anak. “Orang tua harus belajar dan miliki literasi digital yang baik, paham tentang konten-konten di internet, memahami cara-cara mendampingi anak dengan bijak di dunia maya, dan banyak bermain dengan anak, serta mampu mengajak anak berdiskusi dan mengingatkan akan potensi buruk dari adiksi. Buatlah kesepakatan dengan anak sehingga mereka aman di dunia maya, dan upayakan anak mengakses gawai di ruang yang aman dan terlihat, agar anak dapat diawasi dari potensi predator anak dan eksploitasi seksual pada anak,” ujarnya.

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau akrab di sapa Kak Seto juga membagikan jurus jitu bagi orang tua dalam menghadapi anak di antaranya, komitmen kuat, kompak dengan mitra, peduli pada hak anak, serta tidak pernah berhenti belajar dan tetap menjadi orang tua yang kreatif. Kak Seto meyakini jika relasi positif orang tua dan anak juga harus dibangun.

“Mari jalin relasi yang baik dengan putra dan putri, kembangkan kebiasaan senyum. Ingat, jangan sampai orang tua menghadapi berbagai masalah dan akhirnya konflik berkepanjangan karena anak akan sedih melihat orang tua penuh dengan keributan. Impian anak adalah memiliki rumah yang ramah anak. Anak-anak bukan hanya ingin cerdas atau kreatif, anak-anak juga ingin bahagia,” tutur Kak Seto.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selebrasi Unik HUT Ke-75 Kemerdekaan RI ala Kanwil Kemenkumham NTT

    Selebrasi Unik HUT Ke-75 Kemerdekaan RI ala Kanwil Kemenkumham NTT

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Cara unik, sederhana, namun meriah dilakukan oleh Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi NTT dalam memperingati dan merayakan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI. Beragam kegiatan lomba yakni membaca teks proklamasi, lomba kebersihan dan keindahan kantor antar-divisi, satgas pemasyarakatan dan imigrasi, termasuk lomba memasak nasi goreng dihelat selama rentang waktu sejak 17—28 […]

  • SIAGA Salur Beasiswa 800 Juta untuk Pelajar SMAK Regina Pacis

    SIAGA Salur Beasiswa 800 Juta untuk Pelajar SMAK Regina Pacis

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Bajawa | Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu menyatakan kesungguhan cinta mereka kepada generasi penerus bangsa di Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Regina Pacis Bajawa, Kabupaten Ngada. Tanda cinta itu diwujudkan pasangan ber-tagline SIAGA itu melalui bantuan pendidikan (beasiswa). Beasiswa yang diberikan jumlahnya lumayan fantastis, yakni berjumlah Rp800 juta lebih […]

  • Nia Nitti Menderita Sakit Kista Selama 15 Tahun

    Nia Nitti Menderita Sakit Kista Selama 15 Tahun

    • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Nia Daniati Nitti (35), warga RT 19/RW 09, Dusun V, Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami penderitaan panjang. Sejak berusia 20 tahun, putri pertama dari pasangan Fransiskus Runesi dan Mariance Runesi-Nitti ini menderita sakit kista. “Saat itu keluarga sempat membawa Nia ke rumah sakit […]

  • Usai Diperiksa Penyidik Polres, Anggota DPRD Belu Resmi Jadi Tersangka

    Usai Diperiksa Penyidik Polres, Anggota DPRD Belu Resmi Jadi Tersangka

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Usai diperiksa penyidik Polres, oknum anggota DPRD Belu fraksi Partai Gerindra berinisial MMNB, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) atas kasus dugaan tindak pidana penghinaan ringan terhadap 9 orang warga Kuneru, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua. Demikian disampaikan Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh dalam […]

  • Presiden Jokowi Ajak Kerja Sama Pusat dan Daerah dalam Penanganan Covid-19

    Presiden Jokowi Ajak Kerja Sama Pusat dan Daerah dalam Penanganan Covid-19

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Loading

    Batam, Garda Indonesia | Menghadapi dampak pandemi global Covid-19, Presiden Joko Widodo mengajak kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi erat antara keduanya amat dibutuhkan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari Covid-19 hingga ke daerah-daerah. “Yang paling penting menurut saya bagaimana kerja sama antara pemerintah pusat sampai pemerintah daerah yang paling bawah. Dari yang […]

  • Ratusan Ribu Tenaga Kerja Asosiasi Jasa Konstruksi Terancam PHK

    Ratusan Ribu Tenaga Kerja Asosiasi Jasa Konstruksi Terancam PHK

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian PUPR telah menerbitkan Surat Keputusan No 1410/KPTS/M/2020 tertanggal 4 September 2020 tentang asosiasi badan usaha jasa konstruksi, asosiasi jasa konstruksi dan asosiasi terkait rantai pasok jasa konstruksi terakreditasi. Surat keputusan hasil kerja tim akreditasi Ditjen Bina Konstruksi kementerian PUPR tersebut telah menimbulkan keresahan di masyarakat jasa konstruksi Indonesia, atas kondisi […]

expand_less