Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PEVS 2024, Dirut PLN Papar Ekosistem Kendaraan Listrik ke Presiden

PEVS 2024, Dirut PLN Papar Ekosistem Kendaraan Listrik ke Presiden

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 5 Mei 2024
  • visibility 55
  • comment 1 komentar

Loading

Jakarta, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi booth PLN (Persero) dalam perhelatan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024, di JIExpo Kemayoran pada Jumat, 3 Mei 2024. Menyambut Presiden secara langsung, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan kesiapan PLN mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik/electric vehicle (EV) di tanah air.

Presiden Jokowi mengatakan pameran kendaraan listrik PEVS ini dapat meningkatkan minat masyarakat pada kendaraan listrik. Dia melihat industri kendaraan listrik di tanah air punya potensi besar dan akan terus tumbuh di masa depan.

“Pameran kendaraan listrik (PEVS) ini sangat menarik. Saya melihat ada banyak jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga mobil, bahkan bus dan truk juga ada. Misalnya, untuk kendaraan bermotor listrik, kapasitas produksi kita adalah 1,6 juta per tahun. Saat ini, yang telah diproduksi di sini baru sekitar 100 ribu, menunjukkan masih ada peluang besar untuk pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Selain itu, Presiden Jokowi mengemukakan pentingnya pengembangan industri pendukung untuk menopang ekosistem kendaraan listrik. Presiden menekankan bahwa target terdekat adalah pembangunan pabrik baterai.

“Bulan depan itu pabrik industri baterai sudah mulai berproduksi. Sehingga harapan kita, ini ekosistem segera terbangun, segera terbentuk. Dan juga kita senang bahwa sekarang untuk sepeda motor listrik yang berproduksi di sini sudah 59 pabrik. Bangunan besar ekosistem EV ini betul-betul harus kita jaga, jangan sampai ada hambatan-hambatan,” imbuh Jokowi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menanggapi bahwa PLN mendukung penuh langkah pemerintah membangun ekosistem EV. Dalam hal ini, PLN sudah memulai pembangunan infrastruktur kendaraan listrik seperti penyediaan charging station yang tersebar di berbagai daerah.

Sampai hari ini tercatat telah ada 1.370 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), 9.886 stasiun pengisian listrik umum (SPLU) dan 2.182 stasiun penukaran baterai listrik umum (SPBKLU).

“PLN juga berinovasi mengembangkan 2.000 unit SPKLU pada tiang listrik pole mounted yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap Darmawan.

Selain itu, Darmawan juga memaparkan infrastruktur non-fisik yang telah dikembangkan PLN. Dalam hal ini PLN menghadirkan fitur EV Digital Services (EVDS) di Super Apps PLN Mobile.

Melalui fitur ini PLN memudahkan para pengguna EV untuk mengetahui keberadaan charging station terdekat, layanan test drive, mengajukan pemasangan layanan home charging, marketplace untuk membeli EV, hingga mengatur rencana perjalanan jauh. Menu Trip Planner ini akan otomatis memberikan rekomendasi titik-titik SPKLU yang dilalui sesuai rute perjalanan.

Dukungan ekosistem EV yang kian masif tercermin pada periode arus mudik dan arus balik libur Lebaran 1445 H lalu. Sebelumnya, SPKLU hanya tersedia pada beberapa rest area di jalur Trans Sumatra-Jawa. Saat ini, PLN memastikan seluruh rest area telah tersedia SPKLU.

“Minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik semakin meningkat. Oleh karena itu, PLN menjawab kebutuhan itu dengan menyediakan fasilitas SPKLU di setiap titik strategis dan seluruh rest area tol di jalur mudik. Tingginya animo masyarakat tercermin dari meningkatnya jumlah transaksi dan konsumsi listrik SPKLU,” pungkas Darmawan.

Tercatat, realisasi H-7 sampai dengan H+7 Idul Fitri 2024, jumlah transaksi di SPKLU mencapai 11.377 transaksi atau meningkat 5 kali lipat dibandingkan tahun 2023 yang sebanyak 2.275 transaksi dengan realisasi konsumsi listrik mencapai 226,5 mega watt hour (MWh), atau meningkat 5,2 kali lipat dibandingkan tahun 2023 sebesar 43,5 MWh.(*)

Sumber (*/tim PLN)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • CIS Timor & SIAP SIAGA Simulasi Tanggap Bencana di Kupang

      CIS Timor & SIAP SIAGA Simulasi Tanggap Bencana di Kupang

      • calendar_month Sab, 7 Des 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 77
      • 1Komentar

      Loading

      Kabupaten Kupang adalah salah satu Kabupaten di Provinsi NTT, sebagai salah satu daerah yang memiliki topografi dataran tinggi, rendah dan pesisir yang sangat rentan terhadap beberapa jenis ancaman. Hal ini diperparah dengan fenomena perubahan iklim.   Kupang | Berdasarkan data dan informasi bencana Indonesia (DIBI) BNPB, dari tahun 2000 – 2022 terdapat 38.660 kejadian bencana […]

    • Gubernur VBL Ingin Jadikan NTT Sebagai ‘Smart Province’

      Gubernur VBL Ingin Jadikan NTT Sebagai ‘Smart Province’

      • calendar_month Sel, 28 Mei 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 58
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Untuk menjadi generasi penerus bangsa maka kita harus menjunjung kedisiplinan yang tinggi, cerdas dan memiliki karakter yang baik,” ujar Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam pertemuan bersama para siswa SMP Kristen Citra Bangsa di ruang rapat Gubernur pada Senin, 27 Mei 2019 Gubernur VBL menekankan bahwa pendidikan yang hebat akan […]

    • Bencana di NTT & NTB, Presiden Instruksi Penanganan & Ucap Belasungkawa

      Bencana di NTT & NTB, Presiden Instruksi Penanganan & Ucap Belasungkawa

      • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 56
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah memerintahkan jajaran terkait untuk segera melakukan penanganan terhadap bencana banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). “Saya telah memerintahkan kepada Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, […]

    • Jalan Alternatif Longsor Takari Selesai, Jalur Trans Timor Lancar

      Jalan Alternatif Longsor Takari Selesai, Jalur Trans Timor Lancar

      • calendar_month Jum, 17 Mar 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 65
      • 0Komentar

      Loading

      Takari, Garda Indonesia | Sebulan pasca-longsor di Takari, Desa Noelmina Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang pada 17 Februari 2023, yang menutup jalan nasional Trans Timor tepatnya di Kilometer 72,3; pemerintah pun berinisiatif membuka jalur alternatif sepanjang 580 meter dan didukung oleh masyarakat pemilik lahan di sekitar lokasi. Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi meresmikan jalur alternatif […]

    • Detikcom Awards Nilai PLN Punya Peta & Terdepan dalam Transisi Energi

      Detikcom Awards Nilai PLN Punya Peta & Terdepan dalam Transisi Energi

      • calendar_month Jum, 22 Sep 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 67
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) meraih penghargaan kategori perusahaan terdepan dalam wujudkan transisi energi. Penghargaan yang diberikan dalam ajang Detikcom Awards 2023 ini diterima PLN karena memiliki peta jalan yang jelas dan sukses mendorong transisi energi melalui penggunaan energi bersih di Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung Staf Khusus Presiden RI sekaligus CEO Trans Digital […]

    • Jaksa Agung Dorong Penegakan Hukum Humanis Via Program ‘Jaga Desa’

      Jaksa Agung Dorong Penegakan Hukum Humanis Via Program ‘Jaga Desa’

      • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 41
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Sesuai perintah direktif Presiden ‘Membangun Indonesia dari Pinggiran’ yaitu desa sebagai garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. Kemudian, perintah tersebut ditindaklanjuti oleh Jaksa Agung ST Burhanudin dengan menginstruksikan jajarannya guna melakukan pendampingan dan pengawalan program Dana Desa agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan. “Jangan sampai mereka (aparat desa) karena ketidaktahuannya menjadi […]

    expand_less