Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Warga di PLTP Ulumbu Poco Leok Dapat Pelatihan Hortikultura dari PLN

Warga di PLTP Ulumbu Poco Leok Dapat Pelatihan Hortikultura dari PLN

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghelat pelatihan hortikultura untuk para petani dari sejumlah kampung di wilayah PLTP Ulumbu, Poco Leok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 10—11 Agustus 2023.

Pelatihan yang merupakan program ketahanan pangan dengan tema Desa Berdaya tanggung jawab sosial budaya (TJSL) PLN Peduli ini dihadiri oleh warga setempat yang berasal dari Desa Mocok, Desa Mesir, dan Desa Ponggeok, dengan total 50 peserta yang terdiri dari 7 gendang.

Pelatihan hortikultura ini secara khusus menyasar petani dan anggota kelompok wanita tani (KWT) Kartika Lao, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, dengan tujuan membuka wawasan petani hortikultura, terutama bagi mereka yang baru merintis, guna melahirkan petani hortikultura yang mandiri.

Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Camat Langke Rembong, Emil Ndahur; Assistant Manager Perizinan dan Umum PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2, Lalu Irlan Jayadi; pelatih hortikultura, Lambertus Enga; serta para petani di kawasan sekitar PLTP Ulumbu di Poco Leok.

Lalu Irlan Jayadi mengatakan pihak PLN telah merumuskan skema dalam upaya membangun dan memberdayakan masyarakat sekitar Poco Leok, seperti halnya yang tengah dan telah dilakukan kepada masyarakat di sekitar kawasan operasional lainnya di seluruh Indonesia.

“Yang kita lakukan sekarang adalah membantu masyarakat untuk membangun ketahanan pangan. Warga dari wilayah Poco Leok, dilatih untuk bagaimana menanam horti yang baik,” ujarnya.

Dengan visi tersebut, Lalu Irlan Jayadi menekankan, PT PLN (Persero) punya rencana jangka panjang dalam program Desa Berdaya yang dapat bermanfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam hal ini, warga sekitar wilayah PLTP Ulumbu di Poco Leok.

“Setelah ini, apa yang hendak dilakukan dan dikembangkan petani, PLN siap dukung. Karena program kita pasti berkelanjutan nantinya,” ucap Lalu Irlan Jayadi.

Sementara itu, Camat Emil Ndahur, tak memungkiri budidaya hortikultura erat kaitannya dengan mata pencaharian masyarakat Poco Leok, sehingga pelatihan ini menggugah antusiasme masyarakat sekitar.

Lewat program ini, Camat Emil Ndahur berharap para peserta nantinya mampu mengelola dan menjalankan bisnis hortikultura dengan lebih baik, sehingga tanaman yang dibudidaya tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi, tapi juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi petani.

“Ini berkaitan dengan kehidupan petani sehari-hari. Sehingga penting untuk tahu bagaimana menghasilkan horti yang lebih baik seperti di tempatnya Pak Lambertus ini. Kita belajar dari orang lain juga,” ujar Camat Emil Ndahur.

Pada pelatihan ini, para peserta dibimbing untuk membuat pupuk kompos/organik yang mudah, murah, dan sederhana. Selain itu, para petani yang hadiri dalam pelatihan diajarkan cara memilih benih, mengelola lahan, menanam, merawat, memelihara, sampai memasarkan hasil panen.

Mentor sekaligus pemilik usaha hortikultura, Lambertus Enga, menegaskan dirinya tak akan pikir panjang dalam membagikan pengetahuan dan pengalaman yang ia miliki sehubungan dengan bisnis hortikultura, terlebih apabila hal itu dibutuhkan untuk kemajuan dan kemandirian petani di NTT.

“Terima kasih kepada PLN yang bantu fasilitasi kegiatan ini. Saya siap bagi pengalaman dan praktik yang sudah saya lakukan selama ini kepada petani dari kawasan Poco Leok,” ucapnya.

Lambertus Enga mengatakan, sampai saat ini, Manggarai belum bisa memenuhi kebutuhan horti dalam jumlah yang cukup dan berkelanjutan. Ketidakcukupan itu, menurut Lambertus Enga, disebabkan lantaran budidaya tanaman hortikultura tidak dilakukan secara terencana dan terorganisasi dengan baik. Hal itu berpengaruh pada pasokan yang tidak sesuai dengan kemauan pasaran. Padahal, Manggarai sangat potensial untuk usaha hortikultura.

“Zaman ini tidak bisa lagi mengusahakan sesuatu secara tradisional. Kalau sekadar untuk konsumsi, mungkin bisa. Tetapi untuk bisnis, mau tidak mau, harus secara profesional,” ucap Lambertus Enga.

Merespons kegiatan tersebut, General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengungkapkan bahwa program TJSL ini merupakan bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat. Di samping itu, pelatihan ini merupakan wujud komitmen PLN untuk tetap peduli dan memerhatikan roda perekonomian masyarakat sekitar wilayah pengembangan geotermal.

GM Abdul Nahwan mengatakan, melalui program PLN Peduli, dapat melahirkan kawasan desa tangguh binaan PLN yang lebih sejahtera serta dapat berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Melalui program Desa Berdaya diharap bisa menjadi role model optimasi potensi desa berbasis SDG’s (Sustainable Deveopment Goals),” ucap Abdul Nahwan.(*)

Sumber (*/PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, KPK “Dipermalukan” Presiden Prabowo

    Lagi, KPK “Dipermalukan” Presiden Prabowo

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani KPK sudah senyum-senyum, buruannya bisa dijebloskan ke penjara. Begitu usai vonis, presiden malah membebaskan buruannya itu. KPK berlari mengejar koruptor kelas kakap. Kadang memanjat bukit berkas, menyeberangi sungai audit, bahkan menyelam jauh ke dalam lautan data transaksi mencurigakan. Semua itu memakan biaya miliaran, memeras otak penyidik sampai kering, menghabiskan malam-malam tanpa […]

  • OJK NTT Gencarkan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Informal di Sabu Raijua

    OJK NTT Gencarkan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Informal di Sabu Raijua

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Tim OJK NTT
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Loading

    Wakil Bupati Sabu Raijua Thobias Uly menyambut baik dan mengapresiasi OJK NTT atas dihelatnya edukasi literasi keuangan bagi para pekerja informal.   Seba | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pekerja informal melalui kegiatan edukasi bertema “Dari Kerja Keras Menuju Hidup Cerdas: Wujudkan Pekerja Informal […]

  • ODP Covid-19 di Kota Kupang 14 Orang, ASN Kerja di Rumah Hingga 4 April

    ODP Covid-19 di Kota Kupang 14 Orang, ASN Kerja di Rumah Hingga 4 April

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Sejak tanggal 3—18 Maret 2020 kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Nusa Tenggara Timur NTT ada 24 orang yang sebelumnya hanya 15 orang,” terang Kadis Kesehatan Provinsi NTT, drg. Domi Minggu Mere dalam sesi update informasi tentang penyebaran Covid-19 pada Kamis, 19 Maret 2020 di Media Center Kantor Gubernur NTT. […]

  • Tradisi Penangkapan Ikan Paus dan Pariwisata Budaya

    Tradisi Penangkapan Ikan Paus dan Pariwisata Budaya

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Drs. Ignatius Sinu, MA. Dosen Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Sulit dipungkiri Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki potensi pariwisata yang luar biasa, baik itu wisata alam maupun wisata budaya di setiap kabupaten. Sumba memiliki atraksi budaya unik, Flores dengan obyek wisata alam, seperti Komodo di Manggarai Barat, Liang Bua yang menyimpan manusia kerdil […]

  • HUT Ke-64 NTT di Sumba, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

    HUT Ke-64 NTT di Sumba, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) UIW NTT dan PLN UP3 Sumba menyiapkan pasokan kelistrikan dan infrastruktur kelistrikan di beberapa lokasi agenda Funtastic Fest 2022 memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dilaksanakan di Kabupaten Sumba Barat Daya. Pengamanan pasokan listrik ini sama seperti gelaran-gelaran ajang yang sempat dilaksanakan sebelumnya, […]

  • Gunung Merapi Erupsi, Kolom Abu Terpantau Setinggi 5.000 Meter

    Gunung Merapi Erupsi, Kolom Abu Terpantau Setinggi 5.000 Meter

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Yogyakarta, Garda Indonesia | Gunung Merapi bererupsi dengan tinggi kolom erupsi ± 5.000 meter dari puncak pada Jumat, 27 Maret 2020 pukul 10.56 WIB, sebagaimana menurut laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo menyampaikan erupsi tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo […]

expand_less