Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Prestasi Bank NTT, Andil Semua Pihak

Prestasi Bank NTT, Andil Semua Pihak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 27 Mei 2022
  • visibility 180
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Dua tahun terakhir (2021—2022), Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT, selalu mendapat tempat spesial dan berdiri sederetan dengan bank-bank besar tanah air. Penghargaan itu datang dari berbagai lembaga, di antaranya lembaga penerbitan yang fokus pada dunia perbankan, maupun kepercayaan dari Bank Indonesia (BI) untuk menjadi salah satu dari 20 bank tanah air, pelaksana BI Fast, di awal tahun kemarin.

BI Fast adalah layanan terbaru Bank Indonesia yang menyasar segmen transfer antar maupun interbank dengan biaya yang relatif sangat murah, yakni hanya Rp.2.500 per transaksi, sebelumnya lebih mahal.

Prestasi ini tentu saja memantik reaksi positif berbagai kalangan. Tak terkecuali, pakar ekonomi asal Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang, Dr. James Adam.

“Keberhasilan yang dicapai oleh Bank NTT 2 tahun terakhir ini seperti air yang mengalir tanpa bisa terbendung. Beberapa hari lalu, kita mendengar bahwa Bank NTT meraih predikat BUMD terbaik dalam bidang keuangan,” tegasnya pada Rabu,25 Mei 2022.

Bagi kita masyarakat yang kurang paham akan dunia perbankan dan keuangan, imbuh James Adam, tentu hal ini dianggap biasa saja dan lumrah bagi bank sebagai lembaga keuangan. Namun, informasi tentang keberhasilan Bank NTT melalui berbagai penghargaan yang diterima, bagi para ekonom atau analis perbankan akan tergugah untuk mengkaji lebih mendalam apa saja pemantiknya.

James Adam pun mulai mengurut secara sederhana mulai dari pergantian manajemen Bank NTT dua tahun lalu, yakni ketika RUPS Rote Ndao akhirnya mengesahkan Harry Alexander Riwu Kaho sebagai direktur utama. Tidak sampai di situ, melainkan diikuti dengan keseriusan pemegang sama untuk merombak serta melengkapi seluruh struktur badan pengurus.

Hingga kini, direksi dalam komposisi lengkap yakni Direktur TI & Operasional, dijabat oleh Hilarius Minggu, Direktur Dana, Johanis Landu Praing, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe dan Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh.

“Dari rekam jejak selama ini dan melalui kajian dalam perspektif ekonomi manajemen, saya dapat menemukan satu jawaban yang tentu tidak membuat kaget, sebab bagi ekonom itu adalah salah satu phenomenon. Ternyata domain factor yang saya temukan adalah leadership. Dari semua keberhasilan hingga mencapai modal inti minimum Rp. 1,9 triliun di akhir tahun kemarin  ternyata andil pemimpin paling dominan,” urai James serius.

Ada hal penting yang bisa digarisbawahi, imbuh James Adam, yakni Dirut Alex Riwu Kaho dan para direksi lainnya sangat bagus dan tepat dalam menata dan mengontrol seluruh proses manajemen perbankan. Sejumlah bukti seperti ada rewarding bagi yang berhasil dan punishment bagi yang tidak berhasil.

Selain itu, gebrakan sistem perbankan yang dibuat luar biasa pesatnya dalam konteks pengumpulan dana masyarakat dan penertiban kredit. Terbukti miliaran tunggakan kredit berhasil ditarik. Ini adalah capaian spektakuler yang tidak semua bisa melakukannya.

“Saya pun ingin menggarisbawahi bahwa peranan Gubernur NTT (Viktor Bungtilu Laiskodat) dalam hal ini sebagai pemegang saham pengendali (PSP) sangat luar biasa dalam memberi kebijakan dan dukungan bagi para direksi Bank NTT sehingga pengelola bank bangkit dan bergerak dalam satu irama yang sama. Hal ini termasuk andil dari para pemegang saham,” beber James Adam.

Dari sejumlah butir di atas, pakar ekonomi asal Universitas Citra Bangsa Kupang ini berpendapat bahwa direktur utama sebagai top manager adalah seorang designer yang hebat. Apalagi didukung oleh para direksi yg mumpuni dalam bidangnya. PSP adalah advisor unggul yang mempunyai big vision bagi daerah ini, didukung oleh para pemegang saham yang telah memberi arahan atau direction terbaik.

“Semoga Bank NTT tetap menjadi yang terbaik bagi pembangunan perekonomian di NTT,” tandasnya. (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumba Jadi Target Operasi Human Trafficking

    Sumba Jadi Target Operasi Human Trafficking

    • calendar_month Kam, 14 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – Direktur Lembaga Padma Indonesia (Pelayanan Advokasi Untuk Keadilan.dan Perdamaian Indonesia) sekaligus Koordinator Pokja MPM (Kelompok Kerja Menentang Perdagangan Manusia) dan Ketua Satgas Anti Human Trafficking Partai Golkar NTT, Gabriel Goa, menyatakan mendukung total kerja keras Kanit Tipiter Polres Sumba Barat Bripka Martin Jurumana,SH dan jajaran Polres Sumba Barat. Sesuai berita yang dirilis […]

  • Selamat Pagi

    Selamat Pagi

    • calendar_month Jum, 5 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Hari ini, Jumat, 5 Maret 2021, pukul 06.16 WITA, saat kunikmati pagi di Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Suhu berkisar 18—20 derajat Celcius dengan balutan kabut lumayan menusuk rusuk, dinginnya udara pagi ini yang membangunkan diriku dari tidur malam pada pukul […]

  • SMPK Santo Yoseph Kupang; Sekolah Berbasis Ekologis

    SMPK Santo Yoseph Kupang; Sekolah Berbasis Ekologis

    • calendar_month Sel, 31 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – SMP Katolik Santo Yoseph didirikan pada tanggal 6 Januari 1966. Kala itu digagas oleh seorang tokoh awam Katolik, Bapak Yos Djogo,B.Sc. , yang keseharianya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Pertanian NTT. SMP Katolik Santo Yoseph; Sekolah milik Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang berlokasi di Jalan E.R.Herewila No. 27 RT […]

  • Pesta Narkoba dengan 5 Perempuan, Sekda Nias Utara Ditangkap

    Pesta Narkoba dengan 5 Perempuan, Sekda Nias Utara Ditangkap

    • calendar_month Sel, 15 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara, Yafeti Nazara (57), ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan di tempat hiburan Bosque (sebelumnya disebutkan Scorpio) di Jalan Haji Adam Malik, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, pada Minggu dini hari, 13 Juni 2021. Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, mengungkapkan, Yafeti ditangkap saat polisi melakukan […]

  • Kabiro Humas Pemprov NTT : PDP Meninggal di Mabar Bukan Covid-19

    Kabiro Humas Pemprov NTT : PDP Meninggal di Mabar Bukan Covid-19

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kita menyampaikan dukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga atas meninggalnya 1 (satu) Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Komodo Labuan Bajo (Rumah Sakit Rujukan Covid-19), pada Rabu, 25 Maret 2020 sekitar pukul 05.30 WITA,” ungkap Kabiro Humas dan Protokol Setda Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. Jelamu Ardu Marius kepada […]

  • DPRD Kota Kupang Batalkan Anggaran Sepihak, Pemkot Tak Mau Bersidang

    DPRD Kota Kupang Batalkan Anggaran Sepihak, Pemkot Tak Mau Bersidang

    • calendar_month Sen, 23 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sidang DPRD Kota Kupang membahas Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2021 menuai polemik. Pasalnya, sejumlah anggaran untuk program prioritas Pemkot Kupang dihapus seluruhnya tanpa meminta penjelasan dan klarifikasi dari Pemkot Kupang. Hal ini menjadi salah satu alasan Pemkot Kupang tidak mau lagi bersidang. Dalam surat […]

expand_less