Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Radikalisme Kaum Intoleran Sudah di Depan Pintu Tapi Negara Masih Ragu

Radikalisme Kaum Intoleran Sudah di Depan Pintu Tapi Negara Masih Ragu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 9 Agu 2020
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Rudi S Kamri

Penyerangan yang berujung tiga orang luka di Mertodranan, Pasar Kliwon, Kota Solo yang terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2020, bagi saya adalah letupan kecil dari rentetan peristiwa tragis yang akan berujung pada pusaran bom waktu yang akan membelah negeri ini. Pembiaran yang selalu berulang terjadi semakin menahbiskan suatu realita bahwa negara sering tidak hadir untuk melindungi keberagaman Indonesia.

Pembubaran brutal oleh massa dalam peristiwa malam midodareni (ritual adat Jawa sehari sebelum pernikahan) di kediaman keluarga Habib Segaf di Solo bukan sekadar peristiwa anarkisme semata tapi merupakan ancaman serius terhadap budaya Nusantara warisan adiluhung dari leluhur kita. Kalau aparat keamanan negara melihat kejadian Sabtu malam kelabu di Solo tersebut hanya merupakan kejadian salah paham atau anarkisme semata ini salah besar. Bagi saya kejadian tersebut adalah gerakan intoleransi yang merajalela dan ancaman serius terhadap eksistensi budaya.

Sikap pemaksaan kehendak sekelompok orang dengan menyalahgunakan dalil agama merupakan serangan teror yang masif bagi Kebinekaan Indonesia. Agama sering dibenturkan dengan keragaman budaya. Mereka lupa, jati diri bangsa yang tercermin dari keragaman budaya Nusantara bahkan sudah ada saat agama belum masuk ke negeri ini. Keberadaan agama harusnya menaungi pelestarian nilai-nilai luhur budaya, bukan malah memberangus eksistensinya. Dalam tata kehidupan masyarakat, agama adalah langit dan budaya adalah bumi yang kita diami. Jadi sangat tidak masuk akal kalau ‘langit’ dibenturkan dengan ‘bumi’.

Negara harus hadir melindungi keberagaman budaya Nusantara. Dan sampai saat ini peran negara ke arah itu terlihat masih jauh dari harapan. Setiap ada peristiwa anarkisme yang bersifat intoleran, baik penyerangan ritual budaya maupun gangguan ibadah agama tertentu, aparat negara seolah ragu untuk bertindak tegas. Keraguan ini akhirnya menjadi pupuk subur bagi sekelompok orang untuk tetap melakukan radikalisme.

Beberapa penceramah agama yang memprovokasi masyarakat untuk bersikap intoleran pun seakan dibiarkan menggelar panggung di mana-mana. Pemerintah dari pucuk pimpinan tertinggi sampai pimpinan di daerah hanya sibuk membangun narasi normatif tanpa bertindak apa-apa. Dalam format politik malah terlihat ormas yang memiliki massa besar dan sering bertindak anarkis justru seolah dipelihara. Semuanya untuk hanya sekedar untuk mendapatkan dukungan politik. Yang terjadi ormas-ormas tersebut lebih sering menjadi kelompok penekan untuk meningkatkan posisi tawar.

Sampai kapan gerakan intoleransi dan anarkisme yang bertopeng agama terus merajalela di negeri ini?

Sampai kita menemukan sosok pemimpin negara yang tegas, nasionalis, tidak berpikir pragmatis, tidak membangun politik dinasti dan tegak lurus melindungi Kebinekaan dan nilai-nilai luhur Pancasila. Entah sampai kapan, yang jelas kita sama-sama merindukan sosok pemimpin setangguh itu.

Salam SATU Indonesia

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Krisis Pasokan Batu Bara” PLN Siapkan Pengamanan Pasokan Berlapis

    “Krisis Pasokan Batu Bara” PLN Siapkan Pengamanan Pasokan Berlapis

    • calendar_month Kam, 27 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PLN memastikan tidak ada lagi krisis pasokan batu bara untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Pasalnya, kini langkah pengamanan berlapis telah dilakukan PLN dengan dukungan pemerintah. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo pada rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, pada Rabu, 26 Januari 2022, menjelaskan salah satu […]

  • Ikatan Sarjana Katolik Indonesia Wajib Miliki Ciri Khas

    Ikatan Sarjana Katolik Indonesia Wajib Miliki Ciri Khas

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id-Gubernur 2 NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM meminta Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) menampilkan ciri khas tertentu. Kekhasan tersebut hendaknya didasarkan pada prinsip-prinsip dasar yang hakiki. “Kalau kita tidak mempunyai ciri khas, kita tidak bisa membedakan mana ikatan sarjana katolik, mana ikatan sarjana lainnya, ada ciri khasnya,” kata Gubernur 2 NTT saat […]

  • MSC & Bill Gates Foundation Jajak Kerja sama dengan Bank NTT

    MSC & Bill Gates Foundation Jajak Kerja sama dengan Bank NTT

    • calendar_month Sel, 13 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pada Selasa siang, 13 Desember 2022, bertempat di kantor pusat; Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, bersama Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe dan sejumlah pimpinan lainnya, menerima kunjungan tim dari MicroSave Consulting (MSC) dan The Bill and Melinda Gates Foundation (BGMF). Dalam surat resmi yang ditujukan ke Bank NTT, MSC […]

  • Pakar Tantang Aparat Periksa Luhut Terkait Toba Pulp Picu Banjir Sumatra

    Pakar Tantang Aparat Periksa Luhut Terkait Toba Pulp Picu Banjir Sumatra

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    Pernyataan itu disampaikan I Wayan Titib Sulaksana menanggapi desakan aktivis lingkungan agar aparat penegak hukum memeriksa Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan.   Jakarta | Pakar Hukum Pidana Universitas Airlangga, I Wayan Titib Sulaksana, menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Ia menekankan hukum tidak boleh tebang pilih dengan […]

  • Mensesneg Apresiasi Revitalisasi Listrik PLN di Istana Kepresidenan

    Mensesneg Apresiasi Revitalisasi Listrik PLN di Istana Kepresidenan

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno meresmikan hasil revitalisasi kelistrikan di Istana Kepresidenan Jakarta yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) pada Selasa, 1 Agustus 2023. Revitalisasi ini menjadi sejarah baru karena dilakukan untuk pertama kalinya secara signifikan sejak renovasi terakhir pada zaman Pemerintahan Presiden […]

  • AKLAMASI! Polikarpus Do Kembali Pimpin Forum TBM NTT

    AKLAMASI! Polikarpus Do Kembali Pimpin Forum TBM NTT

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Sesuai pasal 22 Tata Cara Pencalonan Ketua Forum TBM Provinsi Nusa Tenggara Timur ayat 2, “Bakal calon ketua Forum TBM NTT mengajukan diri dan dicalonkan minimal oleh 2 (dua) pengurus daerah Forum TBM secara tertulis dan dipertegas pada pasal 23 Tata Cara Pemilihan dan Penetapan Ketua Forum TBM Provinsi Nusa Tenggara Timur ayat 8, “Jika […]

expand_less